Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Peran Media Poster dalam Membentuk Karakter Gemar Membaca pada Pembelajaran PPKn Siswa Kelas X di SMA Hang Tuah 4 Surabaya Nur Azlinda Herawati; Suhari Suhari
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.342

Abstract

Rendahnya minat baca seseorang umumnya disebabkan oleh lingkungan yang kurang mendukung akses terhadap bahan bacaan  yang menarik, serta minimnya variasi dalam kurikulum dan metode pengajaran. Membangun kebiasaan membaca bukanlah tugas yang mudah. Upaya ini memerlukan dorongan yang berkelanjutan dan pengembangan minat membaca siswa untuk meningkatkan pemahaman mereka terhadap bacaan. Oleh karena itu, diperlukan bahan ajar yang sesuai, dan salah satunya adalah poster. Media ini penting untuk mendorong budaya membaca, khususnya di kalangan siswa SMA Hang Tuah 4 Surabaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Untuk mengetahui peran Media Poster dalam membentuk karakter gemar membaca siswa kelas X di SMA Hang Tuah 4 Surabaya; 2) Untuk mengetahui aspek-aspek dalam meningkatkan karakter gemar membaca melalui penggunaan media poster pada pembelajaran PPKn; dan 3) Mengidentifikasi hambatan yang dihadapi siswa dan guru dalam penggunaan poster sebagai media untuk membentuk kebiasaan membaca. Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Hang Tuah 4 Surabaya. Subjek dalam penelitian ini yaitu pejabat sekolah, guru dan siswa. Teknik pengumpulan data meliputi dokumentasi, wawancara, dan observasi. Adapun Teknik analisis data yang digunakan yaitu dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan poster untuk mendorong budaya membaca di kelas X pada pelajaran PPKn telah berhasil meningkatkan antusiasme membaca siswa. Aspek-aspek untuk meningkatkan kebiasaan membaca telah berhasil diterapkan dan konsisten dengan metrik yang valid. Hambatan siswa dan guru dalam menggunakan media poster, bagi siswa yaitu perbedaan gaya belajar yang berbeda-beda. Bagi guru, kurangnya keterampilan desain grafis dan keterbatasan fasilitas. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi yaitu peningkatan pemahaman materi dengan lebih cepat melalui visualisasi yang menarik, meningkatkan antusiasme siswa untuk mengeksplorasi berbagai sumber bacaan termasuk perpustakaan daring, meningkatkan frekuensi membaca dengan adanya kegiatan literasi wajib setiap minggu, serta menambah durasi membaca siswa.
Peran Media Poster Pada Pembelajaran PPKn Untuk Meningkatkan Karakter Peduli Lingkungan Siswa Kelas XI Sma Negeri 1 Menganti Goldensia Katarina Nay; Suhari Suhari
Action Research Journal Indonesia (ARJI) Vol. 7 No. 2 (2025): Action Research Journal Indonesia (ARJI)
Publisher : PT. Pusmedia Group Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61227/arji.v7i2.343

Abstract

Peduli lingkungan adalah sikap serta tindakan yang bertujuan untuk mencegah kerusakan lingkungan alam dan sekitarnya serta berusaha untuk memperbaiki kerusakan yang terlah terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sikap peduli lingkungan yang dimiliki siswa SMA Negeri 1 Menganti, untuk menemukan upaya meningkatkan karakter peduli lingkungan melalui media poster pada pembelajaran PPKn pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Menganti, dan menemukan faktor pendukung dan penghambat upaya untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan melalui media poster pada pembelajaran PPKn siswa kelas XI SMA Negeri 1 Menganti. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teori indikator peduli lingkungan. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan atau metode deskriptif kualitatif. Data dan sumber data penelitian ini ada dua yakni data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunaka teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi dalam pengumpulan data. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan.  Penelitian ini dilaksanakan  di SMA Negeri 1 Menganti yang berlokasi  di Jl. Raya Boteng RT.10/RW.4, Buduran, Putat Lor, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, Jawa Timur pada tanggal 1 oktober  hingga 29 November 2024 . Hasil dari penelitian ini sikap peduli lingkungan yang dimiliki siswa SMA Negeri 1 Menganti sudah cukup baik yang dibuktikan dengan siswa sudah mempunyai kesadaran diri tentang kondisi lingkungan; penggunaan media poster sebagai media pembelajaran PPKn dikatakan sangat efektif karena dengan bantuan poster, maka siswa akan lebih mudah menangkap maksud dari isi poster tersebut, terutama poster yang berisi tentang kepedulian lingkungan yang membuat karakter anak semakin terbentuk; faktor pendukung peran media poster untuk meningkatkan karakter peduli lingkungan adalah adanya profil pelajar Pancasila, sedangkan faktor penghambatnya adalah pengaruh lingkungan sekitarnya, kurangnya kesadaran diri, dan kurangnya antisipasi dari siswa itu sendiri. Kontribusi dari hasil penelitian ini adalah memberikan pemahaman baru tentang pentingnya membentuk karakter peduli lingkungan di kalangan siswa melalui media poster yang efektif dan mudah di pahami, serta  dapat dijadikan sebagai  referensi bagi guru PPKn dalam merancang pembelajaran  yang inovatif  sesuai dengan profil pelajar Pancasila, dengan mempertimbangakan faktor penghambat dan pendukung yang ada di sekolah.
Nurturing Global Synergy Through Education, Culture, And Community Enggagement Sabariah; Rufii; Adi Bandono; Suhari; Dani
IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services Vol. 7 No. 1 (2026): IJECS: Indonesian Journal of Empowerment and Community Services
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/ijecs.v7i1.7852

Abstract

ABSTRACT Education plays a strategic role in fostering social cohesion and global synergy through the strengthening of intercultural competencies, dialogue, and cross-community collaboration. However, in practice, challenges remain, including unequal access, low community participation, and the suboptimal integration of local cultural values in learning processes. These conditions may hinder the development of global literacy and sustainable community engagement. This community service program aims to enhance the synergy between education, culture, and society through a participatory approach involving schools, teachers, students, and the wider community. The intervention was implemented through joint needs identification, collaborative planning, culturally based activities (such as outreach sessions, knowledge-sharing forums, and teacher–student collaboration), teacher capacity building, and participatory evaluation. The results indicate an increase in teachers’ and participants’ understanding of global literacy and local cultural values, improved collaborative skills among teachers and university students, and higher active participation of the school community in learning activities. Measurable indicators of achievement include active engagement throughout all program sessions, the establishment of a sustainable collaboration model between the university and the partner school, and the development of a follow-up action plan for program continuation at At-Toyyibah School. This program produces outputs in the form of a locally based collaborative education model, enhanced teacher capacity in global literacy-based learning, and strengthened multi-stakeholder networks that support program sustainability. Overall, the activities contribute to strengthening the synergy between education, culture, and community in promoting inclusive and sustainable global citizenship. Keywords: Inclusive Education, Global Synergy, Community Engagement, Local Culture, Community Empowerment
Penguatan Sikap Toleransi dan Kebhinekaan dalam Kehidupan Berbangsa Suhari Suhari; Akhmad Qomaru Zaman; Irnawati Irnawati; Flavintus Risando; Mayta Nur Azizah
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2026): MEI-JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/d4r94140

Abstract

Keberagaman suku, agama, budaya, dan latar belakang sosial merupakan karakteristik bangsa Indonesia yang perlu dijaga melalui penguatan sikap toleransi dan kebhinekaan sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mampu meningkatkan pemahaman peserta didik mengenai nilai-nilai Pancasila serta memperkuat rasa sikap toleransi dan kebhinekaan dalam kehidupan berbangsa. Kegiatan dilaksanakan melalui Olimpiade Pendidikan Pancasila Tingkat Kabupaten Sidoarjo diselenggarakan di SMP Negeri 2 Sidoarjo dengan melibatkan peserta didik SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Sidoarjo. Metode yang digunakan adalah service learning yang meliputi tahap identifikasi kebutuhan, perencanaan, pelaksanaan kegiatan, refleksi, dan evaluasi. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan melalui pemberian pengarahan, pelaksanaan olimpiade berbasis digital, interaksi antar peserta, serta sesi refleksi mengenai nilai-nilai toleransi dan kebhinekaan. Peserta mengikuti seluruh rangkaian program dengan antusias dan menunjukkan pemahaman yang baik terhadap materi Pendidikan Pancasila, nilai toleransi, serta pentingnya menjaga rasa persatuan dalam keberagaman. Selain meningkatkan wawasan kebangsaan peserta, kegiatan ini juga memberikan pengalaman sosial yang mendorong tumbuhnya sikap saling menghargai, menghormati perbedaan, dan membangun hubungan yang positif antar peserta dari berbagai sekolah. Olimpiade Pendidikan Pancasila dapat menjadi salah satu alternatif program penguatan karakter yang efektif dalam menumbuhkan sikap toleransi dan kebhinekaan pada peserta didik.
Relationship between Family Support and Welfare Psychology of Prisoners During the Covid-19 Pandemic Suhari; Yuni Darmawati; Rizka Yunita
Health and Technology Journal (HTechJ) Vol. 1 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : KHD Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/htechj.v1i2.39

Abstract

The high death rate due to Covid-19 does not only cause physical symptoms and illnesses but also has a major impact on well-being which includes mental health, including inmates at Class IIB Lumajang Penitentiary. The increasing number of inmates every year makes prison capacity overload. Low family support can lead to a person's psychological condition while serving a prison period, such as sadness, loneliness, and so on. The aim of the study was to determine the relationship between family support and the psychological well-being of inmates during the Covid 19 pandemic at Class IIB Lumajang Prison. The method used is correlation with cross-sectional design. The population in this study were all 529 inmates at Class IIB Lumajang prison in 2021 and the sample size was 228 respondents, using the simple random sampling technique. Retrieval of data using a questionnaire sheet family support and psychological well-being. The data obtained were then coded, scored, tabulated, and analyzed using the Spearman rank test. The results showed that most of the 120 respondents (52.6%) had good family support, and the psychological well-being of the majority of 135 respondents (59.2%) was in the sufficient category. The results of calculations with the Spearman rank test obtained p=0.000. Because p<0.05, there is a relationship between family support and the psychological well-being of prisoners during the Covid-19 pandemic at Class IIB Lumajang Prison in 2021. From the results of this study, it is hoped that respondents will be able to seek support from peers and prison staff to improve their psychological well-being and it is hoped that Class II B Lumajang prison officers will maximize their role to interact more deeply with prisoners.
Pengembangan Media Video Gerak Tari Sparkling Surabaya pada Mata Pelajaran Seni Budaya bagi Siswa SMP Rahajeng Lukitarini; Iskandar Wiryokusumo; Suhari
Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang in collaboration with APSTPI and IPTPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um039v5i12020p67

Abstract

Dance learning in general uses the method of imitating the movements given by the teacher. The teacher's limited ability to provide dance practice in class makes students are required to carry out dance practice independently. learn the motion of Sparkling dance in Surabaya. From the development of this video media produces Learning Videos of Sparkling dance in Surabaya as a tool for learning dance in the art of culture. The test subjects in the development of video media are material experts, media experts and design experts as well as junior high school students. Data collection techniques using questionnaire and test instruments.The results of the development of this video media based on expert review of the material is good, the design expert review is very good, and the media expert review is very good, the results of individual trials are good, the results of small group trials are good , and large group trials are good. With the media development of a variety of Sparkling Surabaya dance motion videos can improve student learning outcomes through pre-test results and test posts on junior high school students.
Job stress as mediating factor for creating employee performance: A Literature Review Suhari Mukti; Tri Wulida Afrianty; Arik Prasetya
International Journal of Artificial Intelligence Research Vol 6, No 1.1 (2022)
Publisher : Universitas Dharma Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.976 KB) | DOI: 10.29099/ijair.v6i1.332

Abstract

role of job stress as a variable that mediates the effect of workload and work environment on employee performance. This study applies various theories, namely the theory of Job Demand Resources (JDR), and Conservation of Resources (COR) to explain the relationship between variables. As a literature study article, this article contributes to developing a conceptual framework on how to combine two different perspectives of Job Demand Resources (JDR), and Conservation of Resources (COR). This article is important for management and further research considering that not many previous studies have used this theoretical framework to test a similar research model. This study has limitations in obtaining research that examines workload, work environment in research with employee performance. However, this research brings out a new framework that illustrates the contribution of job stress to employee performance through workload and work environment.
Development of a Water Cycle E-module Assisted by a Flipbook Application for 5th Grade Elementary School Students Dwi Nastiti Atiyah; Rufi’i Rufi’i; Suhari Suhari
Teknodika Vol 23, No 2 (2025): Teknodika
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/teknodika.v23i2.101194

Abstract

This study aims to develop a water cycle E-module assisted by the Flipflop for fifth grade elementary school students. The use of technology not only provides flexibility during the learning process but also fosters active participation and enhances student interactivity, thereby creating a more meaningful learning experience. The research method used is research and development (R&amp;D) with ADDIE model (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). The data collection techniques used in this study were observation, interviews, and questionnaires. Data collection instruments consist of observation sheets, interview guidelines, and student response questionnaires. The results of the study showed that the developed water cycle e-module was valid and practical to use. The research results from media experts obtained a percentage of 94.2% and material experts 98.5% which fell into the very valid category. Furthermore, in terms of practicality, the teacher obtained a result of 88.2% in the very practical category and when the small-scale trial obtained a percentage of 73.2% in the practical category and the limited-scale trial obtained a percentage of 80.7% in the practical category.
Edutechnoentrepreneurship Training for Kindergarten Teachers and Parents in Creating a Technology-Based Creative Learning Environment Sabariah Sabariah; Rufi'i Rufi'i; Adi Bandono; Suhari Suhari; Roberto Roberto; M. Lis Haryanto; Aas Setiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Thawalib Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Penelitian Thawalib
Publisher : STAI Publisistik Thawalib Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54150/thame.v5i1.903

Abstract

The Edutechnoentrepreneurship training aims to enhance educators' and parents' digital proficiency in the innovative, interactive, and secure application of educational technology to facilitate early childhood learning. The Community Service Program commenced with a needs assessment, the creation of materials, and the formulation of practice-oriented activities. The activities took place in person at the Tambaksari Subdistrict Hall in Surabaya, utilizing Participatory Action Research (PAR) lectures, discussions, and question-and-answer sessions, facilitated by an LCD projector, a laptop, and an audio system. The training yielded substantial improvements in participants' comprehension and abilities. Educators and guardians utilized child-appropriate educational applications and created straightforward digital media, including instructional videos, interactive worksheets, and educational games, to enhance children's cognitive and linguistic development. Moreover, participants' understanding of digital safety improved, as evidenced by the adoption of parental control mechanisms and prudent screen time management. The training enhanced collaboration between schools and homes via communication on digital platforms. Participants' mindsets transitioned toward enhanced innovation, propelled by creative facilitators. Children exhibited heightened enthusiasm, confidence, and active engagement in the learning process. Despite challenges including limited devices and the necessity for continuous support, the program successfully cultivated an innovative, secure, and sustainable digital learning ecosystem.
Kesadaran Hak dan Kewajiban Kerja melalui Role Play PBL pada Murid SMKN 3 Surabaya Nonik Fatimatuz Zahroh; Vani Soraya; Muh. Ikbar Alfaruk; Laila Puspitasari; Mohammad Solehudin; Suhari Suhari; Suyono Suyono; Sugeng Ariyanto
ANTHOR: Education and Learning Journal Vol 5 No 3 (2026): Anthor 2026
Publisher : Institut Teknologi Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/anthor.v5i3.553

Abstract

Rendahnya pemahaman murid mengenai hak dan kewajiban kesiapan kerja dapat menyebabkan rendahnya kesiapan menghadapi dunia kerja. Pembelajaran Pendidikan Pancasila masih didominasi pendekatan teoritis sehingga murid kesulitan menghubungkan materi dengan situasi ketenagakerjaan dalam konteks nyata. Penelitian tindakan kelas ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan kesadaran hak dan kewajiban kerja murid kelas X TPM 1 SMKN 3 Surabaya melalui penerapan role play berbasis Problem Based Learning (PBL) dalam pembelajaran deep learning. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dalam desain PTK dua siklus dengan tiga pertemuan. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur, observasi, dan dokumentasi terhadap lima informan yang dipilih secara purposif. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan role play berbasis PBL meningkatkan pemahaman murid terhadap hak dan kewajiban kerja. Sebelum bertindak, pemahaman murid masih bersifat umum dan belum terkait dengan konteks dunia kerja. Setelah pembelajaran dilaksanakan, murid mampu memahami konsep hak dan kewajiban dengan situasi ketenagakerjaan, memahami mekanisme pemanggilan hak pekerja secara hukum, serta menyusun langkah-langkah penyelesaian masalah secara lebih sistematis. Pembelajaran juga meningkatkan partisipasi dan antusiasme murid selama proses pembelajaran berlangsung. Temuan penelitian menunjukkan bahwa integrasi role play berbasis PBL mengutarakan deep learning efektif meningkatkan kesadaran hukum ketenagakerjaan dan kesiapan kerja murid SMK.