Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pembuatan Dan Peyuluhan Manfaat Virgin Coconut Oil Dalam Bidang Kesehatan Sebagai Alternatif Pengobatan Herbal Pada Kelurahan Kalegowa Kabupaten Gowa Miladiarsi; Wahdaniar; Ade Irma; Hijral Aswad; Juniati Binti Lukman; Alief Ihram Fatany; Arafah Nurfadillah; Tenri Ayu Adri
Jurnal Dharma Jnana Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL DHARMA JNANA
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.18 KB)

Abstract

Virgin coconut oil (VCO) adalah minyak kelapa yang diekstraksi dan bermanfaat bagi kesehatan. VCO dibuat dengan kopra, atau daging kelapa kering yang dikeluarkan dari cangkang dan ditekan untuk mengekstrak minyak alami. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pembuatan dan pemanfaatan VCO sebagai alternatif pengobatan herbal. Kegiatan ini dilakukan di kelurahan Kalegowa yang keseharian masyarakatnya sering meakukan kegiatan di kantor lurah dengan memanfaatkan sumberdaya alam yang ada dan mudah untuk didapatkan. Metode yang dilakukan pada pengabdian ini yaitu memberikan solusi dan pengetahuan khususnya di bidang kesehatan mengenai pemanfaatan VCO sebagai obat alternatif herbal. Melalui kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat untuk memahami tehnik pembuatan VCO dan manfaatnya. Peserta dalam program pengabdian ini sangat antusias untuk menerima dan meaksanakan setiap tahapan yang diajarkan.
Pemanfaatan Website Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Dalam Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik Ismawan, Dana; Irma, Ade
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 1 No 2 (2024): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v1i2.70

Abstract

Kajian ini membahas tentang pemanfaatan website resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dalam mendorong terwujudnya keterbukaan informasi publik. Lahirnya Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik memberikan ruang bagi masyarakat untuk memenuhi haknya dalam partisipasi, pengambilan keputusan atau pembuatan kebijakan oleh pemerintah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yakni metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui teknik wawancara, observasi, dan studi kepustakaan.  Penelitian ini mengkaji keterbukaan informasi publik pada website pemerintah berdasarkan aspek keterbukaan informasi publik yaitu memuat  informasi yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala, informasi yang wajib diumumkan secara serta-merta, dan informasi yang wajib tersedia setiap saat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum, kuantitas dan kualitas muatan informasi publik yang ditampilkan dalam website resmi Pemerintah Kabupaten Aceh Barat sudah cukup baik. Namun demikian, masih diperlukan berbagai upaya peningkatan dari isi informasi dalam portal website, sekaligus peningkatan kapasitas pengetahuan, wawasan, keterampilan bagi petugas penyediaan dan pelayanan informasi publik, sehingga hal tersebut dapat semakin mengoptimalisasi pemanfaatan website serta mempercepat proses pelayanan informasi kepada masyarakat.
Strategi Kampanye Politik Di Media Sosial Partai PAN dan PSI Rijalussaumi, Rijalussaumi; Irma, Ade
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 2 No. 2 (2025): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v2i2.284

Abstract

Penelitian ini membahas strategi kampanye politik di media sosial yang diterapkan oleh Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), dua partai politik Indonesia dengan pendekatan komunikasi yang berbeda. Media sosial telah menjadi arena baru dalam komunikasi politik modern, menggantikan banyak peran media konvensional dalam menyampaikan pesan politik kepada publik, terutama generasi muda yang aktif secara digital. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur ilmiah, dokumen partai, serta konten media sosial resmi PAN dan PSI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAN cenderung menggunakan strategi kampanye yang bersifat formal, informatif, dan konservatif, dengan penekanan pada nilai-nilai keagamaan dan nasionalisme. Sebaliknya, PSI lebih agresif dalam memanfaatkan media sosial dengan gaya komunikasi yang progresif, visual yang menarik, dan responsif terhadap isu-isu aktual. PSI juga lebih efektif dalam membangun interaksi digital dengan pemilih muda. Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan kampanye digital sangat dipengaruhi oleh segmentasi audiens, gaya komunikasi, dan konsistensi narasi politik. Strategi kampanye di media sosial bukan hanya soal eksistensi daring, tetapi juga kemampuan membentuk persepsi publik dan mendorong partisipasi politik secara lebih luas.
Penggunaan Akun Second Instagram Sebagai Media Ekspresi Diri Remaja Di Era Digital Lisa, Hayatul; Irma, Ade
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 1 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i1.277

Abstract

Komunikasi merupakan bagian esensial dalam kehidupan manusia, yang terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Salah satu wujud perkembangan tersebut adalah hadirnya media sosial yang memungkinkan komunikasi tidak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Di antara berbagai platform yang ada, Instagram menjadi salah satu media sosial yang paling populer, terutama karena kekuatannya dalam menyampaikan pesan melalui konten visual. Dalam praktiknya, banyak pengguna Instagram yang tidak hanya memiliki satu akun, tetapi juga membuat akun kedua (second account) untuk tujuan tertentu. Fenomena ini menunjukkan adanya dinamika baru dalam perilaku komunikasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi motivasi individu dalam menggunakan second account di Instagram. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan yang memenuhi kriteria tertentu, seperti aktif menggunakan Instagram dan memiliki akun kedua selama minimal dua tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa second account digunakan sebagai ruang personal yang lebih privat dan bebas dari tekanan sosial. Para informan merasa lebih leluasa mengekspresikan diri, membagikan cerita emosional, serta berinteraksi dengan lingkungan yang lebih terbatas dan aman. Namun demikian, fenomena ini juga membawa konsekuensi sosial, seperti meningkatnya kecenderungan untuk menutup diri dari lingkungan luas serta potensi penyalahgunaan identitas anonim. Dengan demikian, keberadaan second account tidak hanya menjadi bentuk ekspresi diri yang lebih otentik, tetapi juga mencerminkan tantangan baru dalam menjaga etika dan tanggung jawab dalam komunikasi digital. Studi ini diharapkan dapat memperkaya pemahaman tentang dinamika penggunaan media sosial dan memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi komunikasi yang lebih sadar dan inklusif di era digital.
Media Massa dan Regulasi Penyiran: Studi Kritis atas Peran KPI Aceh dalam menjaga Nilai Lokal dan Syariat Islam Nova, Acik; Irma, Ade
WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol 2 No 3 (2025): WATHAN: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/wathan.v2i3.337

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis peran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Aceh dalam mengatur dan mengawasi isi siaran media massa guna menjaga nilai-nilai lokal dan implementasi syariat Islam di wilayah Aceh. Sebagai daerah yang memiliki status otonomi khusus, Aceh menerapkan prinsip-prinsip syariat dalam berbagai aspek kehidupan sosial, termasuk dalam ranah penyiaran. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka dan wawancara mendalam terhadap sejumlah informan kunci, penelitian ini menganalisis bagaimana KPI Aceh menjalankan fungsi pengawasan serta tantangan yang dihadapi dalam menghadapi arus globalisasi media dan dominasi konten nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KPI Aceh memiliki komitmen untuk menjaga integritas budaya dan agama lokal melalui regulasi penyiaran, namun efektivitasnya masih terhambat oleh keterbatasan sumber daya manusia, dukungan teknis, serta lemahnya koordinasi lintas lembaga. Di sisi lain, terdapat kebutuhan mendesak untuk membangun kesadaran kolektif antara masyarakat, lembaga penyiaran, dan pemerintah daerah dalam menciptakan ekosistem media yang sehat, edukatif, dan sesuai dengan karakteristik sosial-religius masyarakat Aceh. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kapasitas kelembagaan KPI Aceh serta peningkatan peran masyarakat sebagai mitra pengawasan untuk mewujudkan penyiaran yang berbasis nilai lokal dan syariat Islam secara lebih optimal.
Memaknai Slogan Feminis Gen Z Di Instagram: Analisis Semiotika Atas Narasi Kesetaraan Gender Dalam Perspektif Islam Hakim, Teuku Zikril; Irma, Ade
FATHIR: Jurna Studi Islam Vol 2 No 3 (2025): FATHIR: Jurnal Studi Islam
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/fathir.v2i3.360

Abstract

Penelitian ini menganalisis fenomena slogan-slogan feminis viral di kalangan Gen Z di Instagram seperti “mokondo”, “laki-laki provider” dan “selain donatur dilarang ngatur” melalui pendekatan semiotika Rolan Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa slogan-slogan tersebut secara denotatif mengkiritik patriarki, namun secara konotatif justru memperkuat steriotipe kapitalistik dan cenderung misandris. Dari perspektif Islam, fenomena ini bertentangan dengan prinsip kesetaraan gender dalam Al-Quran surat Al-Hujurat ayat 13, dan konsep relasi harmonis dalam surat Ar-Rum ayat 21. Penelitian ini menyimpulkan bahwa, perlu adanya rekontekstualisasi wacana feminism digital yang sejalan dengan nilai-nilai Islam tentang keadilan dan etika komunikasi.
Peran Komunikasi Antarpribadi Guru dalam Membangun Kedekatan dengan Siswa di Sekolah IT Mutiara Ilmu Lisa, Hayatul; Irma, Ade
Arini: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru Vol. 2 No. 2 (2025): ARINI: Jurnal Ilmiah dan Karya Inovasi Guru
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/arini.v2i2.444

Abstract

Komunikasi antarpribadi antara guru dan siswa memegang peranan penting dalam menciptakan proses belajar mengajar yang efektif dan bermakna, terutama di sekolah berbasis Islam terpadu seperti Sekolah IT Mutiara Ilmu. Latar belakang penelitian ini muncul dari kebutuhan untuk memahami bagaimana guru membangun kedekatan dengan siswa melalui komunikasi verbal, nonverbal, formal, dan informal, serta bagaimana hal tersebut memengaruhi motivasi dan hasil belajar siswa. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana komunikasi antarpribadi berlangsung antara guru dan siswa, bagaimana guru membangun kedekatan emosional dengan siswa, serta faktor-faktor apa saja yang memengaruhi efektivitas komunikasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi terhadap empat guru dan tiga siswa, serta analisis data secara tematik untuk menggambarkan fenomena komunikasi yang terjadi secara alami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang menerapkan komunikasi terbuka, empati, sikap positif, kesetaraan, dan prinsip adab, salam, serta ukhuwah mampu menciptakan suasana kelas yang nyaman dan mendukung partisipasi aktif siswa. Bentuk komunikasi nonverbal seperti senyuman, kontak mata, gestur, dan postur tubuh terbuka turut memperkuat pesan verbal serta membangun rasa aman psikologis bagi siswa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi antarpribadi yang efektif antara guru dan siswa tidak hanya meningkatkan semangat dan hasil belajar, tetapi juga membantu membentuk karakter, moral, dan hubungan sosial yang harmonis, sehingga menjadi faktor kunci keberhasilan pendidikan di Sekolah IT Mutiara Ilmu.
Komunikasi Antarpribadi Suami–Istri di Aceh Besar: Analisis Reflektif atas Konflik Kecil dalam Perspektif Komunikasi Islam Putri Amalia; Ade Irma
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 1 (2026): February : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i1.959

Abstract

Tingginya angka perceraian di Aceh Besar, yang didominasi oleh kasus cerai gugat akibat perselisihan dan pertengkaran terus-menerus, menunjukkan adanya persoalan serius dalam komunikasi antarpribadi pasangan suami–istri. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika komunikasi suami–istri melalui refleksi terhadap pengalaman konflik kecil dalam rumah tangga Muslim di Aceh Besar, dengan memadukan teori komunikasi interpersonal dan prinsip komunikasi Islam. Pendekatan yang digunakan ialah kualitatif reflektif, melalui catatan refleksi diri, observasi kontekstual, serta dokumentasi informal mengenai interaksi sehari-hari. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi, kategorisasi tematik, dan interpretasi dengan merujuk pada konsep self-disclosure, active listening, hambatan komunikasi emosional, komunikasi nonverbal, serta nilai-nilai komunikasi Islam seperti qaulan layyinan, qaulan kariman, dan musyawarah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik kecil sering dipicu oleh keterbatasan keterbukaan diri, gangguan emosional, serta misinterpretasi pesan nonverbal. Konflik mereda ketika pasangan menerapkan mendengarkan empatik, mengungkapkan kebutuhan secara jelas, dan mengelola emosi sesuai ajaran Islam. Integrasi teori komunikasi interpersonal dan nilai Islam terbukti mampu memperbaiki kualitas dialog, menurunkan eskalasi konflik, serta memperkuat keharmonisan rumah tangga. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik kecil tidak selalu menjadi indikator keretakan relasi, tetapi dapat menjadi sarana pertumbuhan ketika ditangani dengan komunikasi efektif dan nilai-nilai Islam. Kajian ini memberikan kontribusi dalam penguatan komunikasi keluarga Muslim dan membuka peluang penelitian lanjutan yang melibatkan lebih banyak pasangan di Aceh Besar.
Interpersonal Communication Style of Generation Z: The Role of Social Media in Relationship Patterns, Trust, and Self‑Disclosure Yuliana, Yuliana; Irma, Ade
ISTIFHAM Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Seutia Hukamaa Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71039/istifham.v4i1.128

Abstract

This study examines how social media influences interpersonal communication among Generation Z by focusing on three fundamental dimensions: digital relational patterns, trust formation, and self-disclosure mechanisms. Utilising a qualitative phenomenological approach, data were collected through in-depth interviews with eight informants aged 18–27 who actively utilise social media for interpersonal communication. The findings reveal that digital relationships develop rapidly through intense communication rhythms, yet remain fluctuating and highly contingent upon the continuity of messaging. Trust in digital interactions is established through the consistency between an individual’s online persona and offline behaviour, positioning authenticity as a crucial indicator of interpersonal credibility. Conversely, self-disclosure occurs selectively through audience-control features such as close friends, private messages, or secondary accounts, enabling users to express themselves in a sense of emotional security. The study concludes that social media functions not only as a communication tool but also as a social space that influences the dynamics of closeness, trust, and self-expression among Generation Z. These findings integrate Social Information Processing Theory, Social Penetration Theory, Impression Management, Warranting Theory, and the Online Disinhibition Effect to provide a more comprehensive understanding of digital interpersonal relationships among young generations.
Digital‑Era Parenting: Communication Patterns and Socio‑Emotional Development of Early Childhood Generation Alpha Nadya, Afla; Irma, Ade
ISTIFHAM Vol 4 No 1 (2026)
Publisher : Seutia Hukamaa Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71039/istifham.v4i1.130

Abstract

This study examines parental communication patterns in the development of socio-emotional skills among early childhood Generation Alpha in the digital era. Through a qualitative, phenomenological-critical approach involving 12 parents in Meulaboh, this research reveals three dominant communication patterns. The findings indicate: an integrative digital mediation combining active guidance with Islamic values; communication dissonance between ideal values and actual parental practices in digital contexts; and strategic technology appropriation for emotional-spiritual socialisation. The empirical findings were dialogically analysed with Qur'anic principles, particularly Q.S. Luqman regarding communication wisdom, Q.S. Al-Isra' concerning speech ethics, and Q.S. Al-Baqarah on moderation principles. This study contributes to the development of a value-based digital parenting model relevant to Indonesian Muslim families. Practical implications include the development of Islamic digital literacy programs that can assist parents in balancing technology use with children's holistic character development.