Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Tradisi Ondangan di Cigugur: Analisis Nilai Moderasi Beragama Berdasarkan Teori Empat Pilar Moderasi Beragama Abdul Mun'em Choiri; Fikrul Maarif Saleh; Ida Farida; Irfandi Andika Putra; Irma Riyani; Salma Fauziah
Panangkaran: Jurnal Penelitian Agama dan Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2025)
Publisher : LP2M UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/panangkaran.v9i2.4053

Abstract

This study delves into the Ondangan tradition of Cigugur, a cultural practice rich in communal and spiritual significance, through the lens of the Four Pillars of Religious Moderation. The Ondangan tradition, deeply rooted in the social fabric of Cigugur offers a unique window into how religious moderation can be practiced and upheld in a diverse society. By employing a descriptive-qualitative approach, this research uncovers how the four pillars—national commitment, tolerance, non-violence, and cultural accommodation—are intricately woven into this tradition. The findings reveal that Ondangan not only nurtures social cohesion and mutual respect among diverse religious groups but also embodies a living example of how local traditions can harmonize with broader religious values. This study highlights the Ondangan tradition as a powerful model for fostering inclusivity, promoting peace, and preserving cultural identity in a pluralistic world.
Synthesizing Hadith Criticism and Linguistics: An SFL-Based Validation of Al-Wahidi’s Asbab al-nuzul Narrations Riyani, Irma; Yuliyanti , Ai Yeni; Mu'min, Mu'min
Diroyah : Jurnal Studi Ilmu Hadis Vol. 10 No. 1 (2025): Diroyah: Jurnal Studi Ilmu Hadis
Publisher : Prodi Ilmu Hadis Fakultas Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/diroyah.v10i1.36107

Abstract

This study proposes a novel interdisciplinary framework for validating the Asbab al-nuzul database in Al-Wahidi’s seminal work by utilizing Systemic Functional Linguistics (SFL). While the significance of Asbab al-nuzul (occasions of revelation) is paramount for Qur’anic contextualization, traditional hadith transmissions often encounter issues of linguistic ambiguity and structural inconsistency. This research moves beyond a purely quantitative assessment to emphasize the theoretical utility of SFL as a rigorous validation tool. By systematically segmenting transmission events specifically those utilizing formal phrases such as Akhbarana and Haddatsana into discrete categories of speaker, recipient, and content, this approach effectively resolves ambiguities within the chain of narration. Using Surah Al-Baqarah as a case study, the analysis demonstrates how identifying these thematic and interpersonal elements allows for a more reliable verification of hadith integrity. The findings conclude that SFL analysis provides a robust, qualitative framework for clarifying the reliability of asbab al-nuzul transmissions, thereby supporting more accurate thematic exegesis (Mawdlu'i). This study offers a scalable methodology for modern Islamic scholarship, enabling a deeper, linguistically grounded validation of classical religious texts
Penguatan Skema Inklusi Keuangan Sebagai Upaya Meminimalkan Peran Bank Keliling Dalam Mewujudkan Keluarga Sejahtera (Studi Kasus Kelurahan Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Provinsi Jawa Barat) Trisna Winata, Ari; Ningrum, Asri Oktaviana; Cahyani, Kamila Nur; Listiawati, Listi Listiawati; Anwar, Luthfi Miftahul; Riyani, Irma
Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada masyarakat Vol. 8 No. 2 (2025): Jurnal Al-Khidmat : Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat LP2M UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jak.v8i2.39729

Abstract

Pada beberapa daerah di Indonesia, khususnya di Kelurahan Cigugur, permasalahan keuangan akan memengaruhi dalam perwujudan keluarga yang sejahtera. Adanya peningkatan pada kebutuhan hidup yang tidak seimbang dengan pemasukan seringkali mendorong masyarakat untuk meminjam pada rentenir atau bank keliling. Sehingga menimbulkan masalah baru, apalagi peminjaman uang melalui bank keliling seringkali dikenakan bunga yang cukup tinggi. Solusi inklusi keuangan dalam hal ini diharapkan dapat memberikan solusi berupa program Rekasalira, sebuah program yang diprakasai oleh Bapak Aang di Cigugur bekerjasama dengan RT, RW dan ibu-ibu Majlis Ta'lim. Penelitian ini akan membahas penguatan skema inklusi keuangan dalam program Rekasalira sebagai upaya meminimalkan bank keliling untuk mewujudkan keluarga sejahtera di Kelurahan Cigugur. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, yang akan melihat secara langsung bagaimana program Rekasalira dapat meminimalkan peran bank keliling untuk masyarakat Kelurahan Cigugur.