Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

PENGARUH EFIKASI DIRI DAN MANAJEMEN WAKTU TERHADAP KETERLIBATAN BELAJAR SISWA AKUNTANSI Yulikhe Indra Handayani; E Muhtar; Jaryanto Jaryanto
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 4, No 1 (2023): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v4i1.92775

Abstract

Abstract This study aims to examine: (1) the effect of self-efficacy on learning engagement of accounting students; (2) the effect of time management on learning engagement of accounting students; (3) the interaction effect of self-efficacy and time management on learning engagement of accounting students. The population of this study were students of class X, XI, and XII Accounting. A sample of 177 students was selected using stratified proportionate random sampling technique.. This type of research is causality quantitative research with descriptive methods. Data analysis used t test, F test, multiple regression analysis, and coefficient of determination. The results of this study show: (1) there is an influence between self-efficacy on learning involvement of accounting students as evidenced by the results of the t test which shows tcount> ttable, which is 4.757> 1.974 and a significance value of 0.000 <0.05; (2) there is an influence between time management on learning involvement of accounting students as evidenced by the results of the t test which shows tcount> ttable, which is 6.115> 1.974 and a significance value of 0.000 <0.05; (3) there is an influence between self-efficacy and time management on the learning involvement of accounting students as evidenced by the results of the F which shows Fcount> Ftable, which is 88.389> 3.05 and the significance value of the F test is 0.000 <0.05. The multiple regression equation is Y = 25.308 + 0.757X1 + 1.056X2. Keywords: self-efficacy, time management, student learning engagement Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menguji: (1) pengaruh efikasi diri terhadap keterlibatan belajar siswa akuntansi; (2) pengaruh manajemen waktu terhadap keterlibatan belajar siswa akuntansi; (3) interaksi pengaruh efikasi diri dan manajemen waktu terhadap keterlibatan belajar siswa akuntansi. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X, XI, dan XII Akuntansi. Sampel terpilih sebanyak 177 siswa dengan teknik stratified proportionate random sampling. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif kausalitas dengan metode deskriptif. Analisis data menggunakan analisis Uji t, uji F, analisis regresi berganda, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: (1) terdapat pengaruh antara efikasi diri terhadap keterlibatan belajar siswa akuntansi yang dibuktikan dengan hasil uji t yang menunjukkan thitung > ttabel, yaitu sebesar 4,757 > 1,974 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05; (2) terdapat pengaruh antara manajemen waktu terhadap keterlibatan belajar siswa akuntansi yang dibuktikan dengan hasil uji t yang menunjukkan thitung > ttabel, yaitu sebesar 6,115 > 1,974 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,05; (3) terdapat pengaruh antara efikasi diri dan manajemen waktu terhadap keterlibatan belajar siswa akuntansi yang dibuktikan dengan hasil F yang menunjukkan Fhitung > Ftabel, yaitu sebesar 88,389 > 3,05 dan nilai signifikansi uji F 0,000 < 0,05. Persamaan regresi berganda yaitu Y = 25,308 + 0,757X1 + 1,056X2. Kata Kunci : efikasi diri, manajemen waktu, keterlibatan belajar siswa
PENERAPAN GAMIFIKASI SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA AKUNTANSI PADA SALAH SATU SMK DI KARANGANYAR TAHUN AJARAN 2024/2025 Amelia Eka Nuraini; Muhtar Muhtar; Sri Sumaryati
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 6, No 2 (2025): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v6i2.116879

Abstract

AbstractThis study aimed to describe the improvement of students’ learning motivation. It was a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, with each cycle consisting of the stages of planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of the study were 17 students of Class XI Accounting and Financial Institution (AKL) at SMK in Karanganyar. The data collection techniques used were observation, questionnaires, and documentation. The validity of the instruments was tested using source triangulation, method triangulation, and construct validity. The data analysis techniques used were quantitative data analysis. The results of the study showed that the implementation of the gamification learning model improved students’ learning motivation. In the pre-action stage, 7 students (42%) had low learning motivation. In the first cycle, 12 students (70%) showed high learning motivation. In the second cycle, the number of students with high learning motivation increased to 14 students (83%). Therefore, it was concluded that the implementation of the gamification learning model improved students’ learning motivation.Keywords: Classroom Action Research, Gamification Learning Model, Students' Learning Motivation. AbstrakPenelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan peningkatan motivasi belajar siswa. Studi ini termasuk Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan melalui dua siklus, dengan tiap siklus mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, serta refleksi. Subjek penelitian ini ialah siswa kelas XI Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) salah satu SMK di Karanganyar dengan total 17 siswa. Teknik pengumpulan data yang dipergunakan yakni observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Uji validitas instrumen yang dipergunakan triangulasi sumber, triangulasi metode, serta validitas konstruk. Teknik analisis data mempergunakan kuantitatif. Temuan studi memperlihatkan bahwasanya penerapan model pembelajaran gamifikasi mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Dalam tahap pra tindakan proporsi siswa yang mempunyai motivasi belajar rendah sebanyak 7 siswa (42%). Pada tahap siklus I proporsi siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi sejumlah 12 siswa (70%). Pada tahap siklus II proporsi siswa yang mempunyai motivasi belajar tinggi meningkat menjadi 12 siswa (83%). Untuk itu bisa diambil simpulan bahwasanya penerapan model pembelajaran gamifikasi bisa meningkatkan motivasi belajar siswa.Kata kunci: Penelitian Tindakan Kelas, Model Pembelajaran Gamifikasi, Motivasi Belajar Siswa
HUBUNGAN ANTARA LITERASI DIGITAL DENGAN SELF-REGULATED LEARNING DI MASA PANDEMI COVID-19 PADA MAHASISWA Isti Yulianti; Muhtar Muhtar; Asri Diah Susanti
Jurnal Pengembangan Pendidikan Akuntansi dan Keuangan (JPPAK) Vol 1, No 2 (2020): JPPAK
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jppak.v1i2.59254

Abstract

ABSTRACT The research aims to examine the correlation between digital literacy with self-regulated learning during the covid-19 pandemic period of students. This research is used correlational quantitative method. The samples of the research are 148 students who are taken by proportionate stratified random sampling method. The method of collecting the data is used questionnaire. The method of analyzing the data is used correlation test and simple regression test. The results of the research showed that there was a positive and significant correlation between digital literacy with self-regulated learning during the pandemic. It was evidenced by: (1) simple correlation test results showed (rstat. = 0,478 > rtable = 0,1603) and a significance value of less than 0.05 (0.000 > 0.05). (2) the regression analysis with the equation model Y=22,414 + 0,425X were statistically significant with tstats. = 6,582 > ttable = 1,976, and significant value = 0.000 > 0.05. (3) the coefficient of determination (R2) of 22.9% showed that the digital literacy had an effect of 22.9% on self-regulated learning variables during the covid-19 pandemic period of students.Keywords: Digital Literacy, Self-Regulated Learning, Covid-19 Pandemic  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara literasi digital dengan self-regulated learning di masa pandemi covid-19 pada mahasiswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 148 mahasiswa yang diambil dengan metode proportionate stratified random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data penelitian ini menggunakan uji korelasi dan uji regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara literasi digital dengan self-regulated learning di masa pandemi. Hal ini dibuktikan dengan: (1) hasil uji korelasi sederhana menunjukkan (rhitung = 0,478 > rtabel = 0,1603) dan nilai signifikansi kurang dari 0,05 (0,000 < 0,05). (2) model persamaan Y= 22,414 + 0,425X signifikan secara statistik dengan nilai thitung = 6,582 > ttabel = 1,976, dan nilai signifikansi = 0,000 < 0,05. (3) koefisien determinasi (R2) sebesar 22,9% berarti variabel literasi digital memberikan pengaruh sebesar 22,9% terhadap variabel self-regulated learning di masa pandemi covid-19 pada mahasiswa. Kata Kunci: Literasi Digital, Self-Regulated Learning, Pandemi Covid-19 
HUBUNGAN KEMAMPUAN BERPIKIR KOMPUTASIONAL DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS DENGAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH AKUNTANSI KEUANGAN Alexandra Wijaya; Muhtar Muhtar; Binti Muchsini
Business and Accounting Education Journal Vol. 7 No. 2 (2026): Business and Accounting Education Journal
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/baej.v7i2.58166

Abstract

Tuntutan kompetensi abad ke-21 mengharuskan mahasiswa Pendidikan Akuntansi untuk beralih dari sekadar pembelajaran hafalan menuju penguasaan pemecahan masalah yang berorientasi pada kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher-Order Thinking Skills). Untuk mencapai kapabilitas tersebut, pengembangan instrumen kognitif berupa cara berpikir algoritmik dan evaluatif menjadi sangat krusial. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kemampuan berpikir komputasional dan berpikir kritis dengan kemampuan pemecahan masalah akuntansi keuangan pada mahasiswa Pendidikan Akuntansi. Penelitian kuantitatif dengan desain korelasional ini melibatkan 62 mahasiswa Universitas Sebelas Maret yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui instrumen tes esai berbasis studi kasus dan dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian membuktikan bahwa: (1) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan berpikir komputasional dengan kemampuan pemecahan masalah (r=0,480; Sig.=0,000<0,05); (2) terdapat hubungan positif dan signifikan antara kemampuan berpikir kritis dengan kemampuan pemecahan masalah (r=0,536; Sig.=0,000<0,05). Temuan ini memberikan implikasi teoretis berupa perluasan penerapan teori kognitivisme pada rumpun pendidikan ilmu sosial, serta implikasi praktis bagi pendidik untuk mentransformasi strategi instruksional dari pendekatan konvensional menuju pembelajaran yang menstimulasi penalaran terstruktur dan nalar kritis mahasiswa
The Disclosure of Akhlak Core Values: Social Responsibility Practice PT. Bank Syariah Indonesia Supporting SDG 16 Siti Jubaedah; Djoko Suhardjanto; E. Muhtar E. Muhtar; Setianingtyas Honggowati
Journal of Current Studies in SDGs Vol. 3 No. 3 (2027): September
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Sabilul Muttaqin Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63230/jocsis.3.3.289

Abstract

Objective: To examine the disclosure of akhlak core values in corporate social responsibility (CSR) practices at PT Bank Syariah Indonesia. The study highlights how Islamic ethical values contribute to responsible corporate practices and support Sustainable Development Goals (SDGs), particularly SDG 16 related to strengthening accountable and ethical institutions. Method: A quantitative research method using an interpretive paradigm with a phenomenological approach. Data were collected through structured and semi-structured interviews with managers of LAZNAS Bangun Sejahtera Mitra Umat and CSR program beneficiaries. Secondary data were obtained from institutional reports of LAZNAS Bangun Sejahtera Mitra Umat. Data analysis was conducted to understand the meaning and implementation of akhlak core values within CSR activities.  Results:  The findings reveal that akhlak core values are aligned with universal Islamic values based on the Al-Qur’an and Hadith. The disclosure of these values is reflected through three CSR pillars: educating the people, partnering with the people, and sympathizing with the people. Furthermore, six dimensions of akhlak values were identified: trustworthy, competent, harmonious, loyal, adaptive, and collaborative. Novelty: The study contributes to CSR and Islamic accounting literature by exploring ethical value disclosure as a foundation for sustainable corporate responsibility practices. The findings provide insights into how Islamic ethical principles can strengthen corporate accountability and support sustainable institutional development.