Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PEMANFAATAN CYBER EXTENSION SEBAGAI MEDIA INFORMASI OLEH PENYULUH PERTANIAN DI KABUPATEN BOGOR ( Utilization of Cyber Extension as Information Media by Agricultural Counselor in the District of Bogor) Abung Supama Wijaya; Sarwititi Sarwoprasodjo; Kudang Boro Seminar
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 13 No. 1 (2015): Februari 2015
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (516.632 KB) | DOI: 10.46937/13201510380

Abstract

ABSTRACTThis study aims to analyze the characteristics and relations of counselor, obstacle of media use, information seeking phases on Cyber Extension and Cyber Extension utilization. The information stages intended use the theory of information seeking, namely: starting, chaining, browsing, differenciating, monitoring, and extracting. This study is conducted to 61 counselors in the Regent/District of Bogor, originationg from three different BP3K. This study is a quantitative research utilizing questionnaires as the research  instrument and applying Spearman rank statistic test to analyze the relation between the characteristics of a counselor, the obstacle of media use for information seeking process, and Cyber Extension utilization. The study results state that the characteristics of a counselor has a definite relation with the information seeking phases on the age and motivation indicators. The obstacle of media use has a definite relation with the information seeking phase, and the information seeking phase in Cyber Extension has a definite and positive relation with the utilization of Cyber Extension. Keywords: Cyber Extension, Information Seeking, Counselor  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik dan hubungan penyuluh, hambatan penggunaan media, tahapan pencarian informasi pada Cyber Extension dan pemanfaatan Cyber Extension. Tahapan informasi yang diamksud menggunakan teori pencarian informasi yaitu, starting, chaining, browsing, differentiating, monitoring dan extracting. Penelitian ini dilakukan kepada 61 penyuluh di Kabupaten Bogor yang berasal dari tiga BP3K yang berbeda.  Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan kuesioner sebagai instrumen penelitian dan menggunakan uji statistik rank Spearman untuk menganalisis hubungan antara karakteristik penyuluh, hambatan penggunaan media untuk proses pencarian informasi dan, penggunaan Cyber Extension. Hasil penelitian menunjukan bahwa karakteristik penyuluh memiliki hubungan nyata dengan tahapan pencarian informasi  pada indikator umur dan motivasi. Hambatan penggunaan media  berhubungan nyata dengan tahapan pencarian informasi dan tahapan pencarian informasi pada Cyber Extension berhubungan positif dan sangat nyata dengan pemanfaatan Cyber Extension.Kata kunci: Cyber Extension, Pencarian Informasi, Penyuluh
Cyber Extension: Penggunaan Media dan Kelancaran Pencarian Informasi di Kalangan Penyuluh Pertanian Kabupaten Bogor Abung Supama Wijaya; Sarwititi Sarwoprasodjo; Diah Febrina
Jurnal Komunikasi Pembangunan Vol. 17 No. 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.81 KB) | DOI: 10.46937/17201926841

Abstract

Current sustainable development of agriculture is one of which depends on the capacity of agricultural extension workers. The development of information technology contributes to the means for increasing this capacity. Cyber Extension, which is the embodiment of Law No. 16 of 2006 concerning agricultural extension systems, is expected to be fully utilized by extension agents throughout Indonesia. This is so that the instructors can provide information and develop innovations in agriculture. This study aims to explain the use of media and the stage of information seeking by instructors in Bogor district. The concept used in this research is Cyber Extension, media use and the smoothness of information retrieval. This study uses a quantitative descriptive approach with data collection techniques through surveys. A total of 61 agricultural instructors in Bogor Regency were interviewed through a closed questionnaire. In the media use variable, the results of the study show that the extension agent's ability to access is good while the availability of facilities and operational costs are still in the less category. When the smoothness of the information search process is in the smooth category.
Peningkatan Keterampilan Desain Grafis Menggunakan Aplikasi Canva Bagi Guru PAUD di Kabupaten Bogor Abung Supama Wijaya; Wahyu Budi Priatna; Hudi Santoso; Hari Otang Sasmita; Bayu Suriaatmaja Suwanda; Ika Sartika; David Rizar Nugroho
Surya Abdimas Vol. 6 No. 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/abdimas.v6i3.1943

Abstract

Peningkatan keterampilan dalam bidang desain grafis menggunakan aplikasi Canva bagi guru-guru Pendidkan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bogor ini bertujuan memberikan pengetahuan serta keterampilan dasar desain untuk digunakan dalam bidang pendidikan. Pelatihan ini merupakan salah satu sesi yang diberikan dalam rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dengan tema peningkatan kompetensi tenaga kependidikan PAUD berbasis teknologi dan komunikasi oleh program studi komunikasi Sekolah Vokasi IPB bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor. Metode pelatihan yang dilakukan dengan menggunakan ceramah, demonstrasi, dan latihan dengan mekanisme penyampaian secara tatap muka. Hasil dari pelatihan ini peserta sangat antusias selama mengikuti pelatihan, peserta mengerti dan memahami dasar-dasar desain aplikasi Canva untuk digunakan dalam bidang pendidikan, serta peserta mampu memproduksi desain media pembelajaran yang kreatif dan menarik yang di publikasikan pada whatsapp group dan media sosial. Dapat disimpulkan bahwa program PkM ini telah mampu memberikan manfaat yang sangat besar dan tepat sasaran bagi guru PAUD di Kabupaten Bogor. Bentuk pelatihan seperti ini merupakan bentuk yang sangat efektif untuk memberikan penyegaran dan tambahan wawasan serta pengetahuan baru khususnya dalam bidang desain grafis yang digunakan dalam mendukung media pembelajaran untuk guru PAUD.
Strategi Peningkatan Efektivitas Akun Instagram @beacukaibogor dalam Penyampaian Informasi Kepabeanan dan Cukai Haza Liz Indry Bachtiar; Abung Supama Wijaya
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 5 No. 3 (2025): EduTIK : Juni 2025
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/edutik.v5i3.11814

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan strategi efektivitas akun instagram Bea Cukai Bogor dalam penyampaian informasi kepabeanan dan cukai. penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, studi Pustaka, dan dokumentasi. Teori yang digunakan yaitu teori asumsi uses and gratification. Selain itu penelitian ini juga menggunakan analisis faktor yang memengaruhi efektivitas media sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis efektivitas akun instagram bea cukai bogor dalam menjangkau dan memberikan pemahaman kepada publik mengenai informasi kepabeanan dan cukai, mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhi efektivitas akun instagram bea cukai bogor sebagai media informasi kepabeanan dan cukai, memberikan rekomendasi strategi peningkatan efektivitas akun instagram bea cukai bogor. Hasil penelitian menunjukan bahwa akun instagram bea cukai bogor sudah efektif dalam menjangkau dan memberikan pemahaman kepada publik mengenai informasi kepabeanan dan cukai, namun masih perlu adanya evaluasi terhadap tema, format konten, maupun waktu publikasi agar tidak ada ketimpangan atau perbedaan engagement yang sangat siginifikan pada akun instagram Bea Cukai Bogor. Dapat disimpulkan bahwa peningkatan strategi sangat diperlukan untuk efektivitas akun instagram agar informasi dapat tersampaikan dengan baik dan memenuhi kebutuhan khalayak. ABSTRACT This study aims to improve the effectiveness strategy of the Bogor Customs Instagram account in delivering information on customs and excise. This research uses a qualitative descriptive method with data collection techniques including in-depth interviews, observation, literature study, and documentation. The theory used is the Uses and Gratifications theory. In addition, this study also analyzes factors influencing the effectiveness of social media. The objectives of this research are to Analyze the effectiveness of the Bogor Customs Instagram account in reaching and providing public understanding of customs and excise information, Identify the factors that influence the effectiveness of the Instagram account as an informational media on customs and excise, provide strategic recommendations to enhance the effectiveness of the Bogor Customs Instagram account. The results show that the Instagram account of Bogor Customs has been effective in reaching and educating the public about customs and excise information. However, it still requires evaluation of content themes, formats, and publication timing to avoid disparities or significantly unequal engagement across its posts. It can be concluded that strategy enhancement is crucial to ensure the effectiveness of the Instagram account, so that information can be communicated properly and meet audience needs.
Analisis Resepsi Followers Akun Instagram @radarbogor.id dalam Konsumsi Berita Lokal Josephine Lahagu; Abung Supama Wijaya
Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Juni: Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan 
Publisher : Asosiasi Profesi Telekomunikasi dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/router.v3i2.421

Abstract

Social media has become one of the main channels for disseminating information, including local news relevant to people’s daily lives. This study aims to analyze the reception of followers of the Instagram account @radarbogor.id in consuming local news. The research used a qualitative approach with a reception analysis method based on Stuart Hall’s theory, which classifies audience responses into dominant-hegemonic, negotiated, and oppositional positions. Data collection was conducted through in-depth interviews with three informants who actively follow the account. The results show that the followers tend to interpret the content from dominant-hegemonic and negotiated positions. They consider the @radarbogor.id account to be a reliable and up-to-date news source, though some still independently verify the information. Factors that influence positive reception include the informative nature of the content, visually appealing design, and simple language. However, criticism was noted regarding the poor audio quality in video uploads, which can affect audience engagement. This study concludes that social media followers are not passive consumers but active interpreters of media messages who critically evaluate the information they receive.
Analisis Resepsi Followers Akun Instagram @radarbogor.id dalam Konsumsi Berita Lokal Josephine Lahagu; Abung Supama Wijaya
Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan Vol. 3 No. 2 (2025): Juni : Router : Jurnal Teknik Informatika dan Terapan 
Publisher : Asosiasi Profesi Telekomunikasi dan Informatika Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62951/router.v3i2.421

Abstract

Social media has become one of the main channels for disseminating information, including local news relevant to people’s daily lives. This study aims to analyze the reception of followers of the Instagram account @radarbogor.id in consuming local news. The research used a qualitative approach with a reception analysis method based on Stuart Hall’s theory, which classifies audience responses into dominant-hegemonic, negotiated, and oppositional positions. Data collection was conducted through in-depth interviews with three informants who actively follow the account. The results show that the followers tend to interpret the content from dominant-hegemonic and negotiated positions. They consider the @radarbogor.id account to be a reliable and up-to-date news source, though some still independently verify the information. Factors that influence positive reception include the informative nature of the content, visually appealing design, and simple language. However, criticism was noted regarding the poor audio quality in video uploads, which can affect audience engagement. This study concludes that social media followers are not passive consumers but active interpreters of media messages who critically evaluate the information they receive.
Peran Humas Kemnaker RI dalam Meningkatkan Komunikasi Pelayanan Publik Melalui Portal Pusat Bantuan Kemnaker.go.id Hervina Afrianti Rahayu; Abung Supama Wijaya
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Media Public Relation (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jmp.v5i1.2544

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut instansi pemerintah, termasuk Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI), untuk meningkatkan pelayanan publik yang responsif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui penguatan peran hubungan masyarakat (humas) dalam komunikasi digital, khususnya melalui Portal Pusat Bantuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Humas Kemnaker RI dalam meningkatkan komunikasi pelayanan publik digital melalui portal tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap aktivitas humas, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari hasil literatur seperti jurnal, dan buku. Penelitian ini menggunakan teori Computer-Mediated Communication (CMC) sebagai landasan untuk memahami interaksi digital antara instansi pemerintah dan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Humas Kemnaker memiliki peran yang penting sebagai fasilitator, dan komunikator antara masyarakat dan pemerintah. Selain itu, dalam menjalankan tugasnya humas juga melakukan mekanisme eskalasi pengaduan, dengan meneruskan pertanyaan atau permasalahan yang bersifat teknis kepada unit terkait agar dapat ditangani secara lebih tepat. Meskipun demikian, tantangan masih ditemukan dalam hal literasi digital masyarakat dan keterbatasan sumber daya manusia. Oleh karena itu, peran Humas Kemnaker RI disini sangat penting dalam mendukung transformasi pelayanan publik digital. Penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan peningkatan sosialisasi menjadi kunci keberlanjutan komunikasi pelayanan publik yang efektif di era digital.
STRATEGI HUMAS PERUMDA TIRTA PAKUAN DALAM MEMBANGUN KEPERCAYAAN PUBLIK MELALUI MEDIA RELATIONS Nur Indah Fitria; Abung Supama Wijaya
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Media Public Relation (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jmp.v5i1.2546

Abstract

Strategi adalah suatu perencanaan yang disusun dengan tujuan mencapai target tertentu. Hal inilah yang dilakukan oleh humas untuk membangun citra dan kepercayaan publik terhadap sebuah organisasi, khususnya pada lembaga layanan publik seperti Perumda Tirta Pakuan. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana Humas Perumda Tirta Pakuan menerapkan strategi media relations dalam mengelola komunikasi dengan publik untuk membangun kepercayaan publik. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi, ditemukan bahwa humas aktif menggunakan platform Instagram sebagai media komunikasi dua arah dengan masyarakat. Selain itu, relasi dengan media massa tetap dijaga melalui rilis berita dan konferensi pers. Hasil dari penelitian ini menunjukkan media relations yang dijalankan secara terstruktur dan berbasis komunikasi dua arah mampu meningkatkan kepercayaan publik serta memperkuat citra Perumda Tirta Pakuan sebagai institusi yang responsif dan transparan.
ANALISIS STRATEGI KOMUNIKASI DIGITAL HUMAS KEMNAKER DALAM MERESPONS FLUKTUASI VIEWERS TIKTOK Ratu Chiandita; Abung Supama Wijaya
Journal Media Public Relations Vol. 5 No. 1 (2025): Journal Media Public Relation (JMP)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jmp.v5i1.2558

Abstract

Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi digital yang diterapkan oleh Humas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker) dalam merespons fluktuasi jumlah viewers pada platform TikTok. Menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi kasus deskriptif, penelitian ini mengungkap bagaimana Kemnaker memanfaatkan media sosial, khususnya TikTok, sebagai saluran komunikasi publik yang lebih efektif untuk menjangkau audiens muda, terutama dalam penyampaian informasi terkait ketenagakerjaan. Penelitian ini menemukan bahwa Humas Kemnaker konsisten memproduksi konten edukatif yang dikemas secara visual dan menarik, menggabungkan elemen hiburan dan edukasi (edutainment), serta beradaptasi dengan tren populer untuk meningkatkan jangkauan dan keterlibatan audiens. Tantangan yang dihadapi Kemnaker adalah fluktuasi performa konten yang dipengaruhi oleh cara kerja algoritma TikTok dan kebutuhan untuk menyesuaikan konten dengan tren yang sedang berlangsung. Meskipun telah menerapkan strategi komunikasi berbasis visual dan interaktif, konten yang lebih informatif terkadang memiliki jangkauan yang rendah dibandingkan dengan video ringan yang mengikuti tren. Penelitian ini menyarankan bahwa strategi konten yang lebih adaptif dan berbasis data analitik sangat diperlukan untuk mempertahankan perhatian audiens serta memperbaiki kinerja distribusi konten di TikTok.
Pemanfaatan Podcast Oleh Diskominfo Kota Bogor Sebagai Sarana Komunikasi Dalam Sosialisasi Program Pemerintah Regita Aura Maharani; Abung Supama Wijaya
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan podcast oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo)Kota Bogor sebagai sarana komunikasi dalam menyosialisasikan program pemerintah, serta mengidentifikasi faktor-faktoryang memengaruhi efektivitasnya. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, penelitian inimengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa podcast seperti Bilik Sipatahunan, Mutiara Qolbu, dan Go-SHIP telah diluncurkan dengan formatmenarik dan konten relevan, namun belum sepenuhnya dikenal oleh masyarakat luas, terutama kelompok usia di atas 40tahun. Faktor pendukung efektivitas podcast meliputi akses mudah dan fleksibel, format komunikasi yang santai, serta timkreatif yang kompeten. Sementara itu, faktor penghambatnya mencakup rendahnya literasi digital, kurangnya promosi,dan keterbatasan anggaran. Diskominfo Kota Bogor perlu meningkatkan promosi dan edukasi digital, serta melakukanevaluasi sistematis untuk mengoptimalkan peran podcast sebagai media komunikasi publik yang inovatif dan efektif