Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JURNAL EDUCATION AND DEVELOPMENT

PENGEMBANGAN BUKU BERJENJANG LEVEL B UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA SISWA SLOW LEARNER KELAS 1 SEKOLAH DASAR Imraatur Rafiáh Rochani Triastuti; Kisyani Laksono; Titik Indarti
Jurnal Education and Development Vol 9 No 1 (2021): Vol.9.No.1.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (192.542 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan buku bacaan berjenjang level B sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan membaca siswa Slow Learner kelas 1 sekolah dasar. Buku bacaan yang dihasilkan sebanyak tiga buku dengan judul yang berbeda, yaitu Rumahku, Meme suka sayur wortel dan Popi tak punya teman. Desain penelitian dan pengembangan yang dipilih dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan yang mengadaptasi model 4-D dari Thiagarajan. Sugiyono mengatakan bahwa R & D merupakan metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keefektifan produk tersebut. Produk yang didesain dalam penelitian ini yaitu berupa buku bacaan berjenjang level B diharapkan dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa Slow Learner kelas 1 sekolah dasar. Hasil pengembangan buku berjenjang level B yang digunakan dalam penelitian ini meliputi Define, Design, Develope, Disseminate. Hasil validasi ahli isi sebesar 87%, validasi ahli kebahasaan 92% dan validasi kegrafikan sebesar 89%, dengan kriteria sangat valid. Kepraktisan produk ini dinilai hasil aktivitas guru sebesar 96%, aktivitas siswa sebesar 83,5%, dan respon siswa siswa sebesar 97,5 dengan katagori sangat baik. Keefektifan produk dinilai dari tes keterampilan membaca menggunakan pretest dan posttest yang menggunakan rumus n-gain. Hasil pretest sebesar 29,2 dengan katagori tidak tuntas, sedangkan posttest sebesar 83,3 dengan katagori tuntas. Ketuntasan tersebut mengacu pada ketuntasan minimal siswa yang ditentukan oleh rapat dewan guru sebesar > 75. Berdasarkan data-data tersebut terdapat peningkatan rata-rata nilai keterampilan membaca sebelum dan sesudah diterapkannya buku berjenjang level B . Peningkatan kemampuan membaca siswa Slow Learner kelas 1 sekolah dasar berkatagori tinggi dengan nilai skor rata-rata n-gain sebesar 0,6.
VARIASI BAHASA MADURA DI KECAMATAN MUNCAR, BANYUWANGI: KAJIAN DIALEKTOLOGI DIAKRONIS Istri May Astuti; Kisyani Laksono; Syamsul Sodiq
Jurnal Education and Development Vol 9 No 2 (2021): Vol.9.No.2.2021
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (414.505 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini berfokus pada variasi bahasa Madura di Kabupaten Banyuwangi, khususnya di Kecamatan Muncar, Desa Kedungrejo dan Desa Tembokrejo. Pemilihan kedua desa tersebut karena dianggap dapat mewakili desa yang memiliki dusun lebih sedikit, selain itu terdapat etnis Madura sejak pemerintahan Belanda yang telah berimigrasi ke Banyuwangi. Oleh karena itu, masyarakat etnis Madura yang berada di dusun tersebut benar-benar merupakan masyarakat yang lahir di Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan variasi dari morfologi, morfofonemik, sintaksis, leksikal, relasi histroris, dan pemertahanan bahasa etnis Madura di kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi.
MAKNA CHENGYU 成语:KAJIAN PRAGMASEMANTIK, Teddy Kusworo; Kisyani Laksono; Maria Mintowati
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (762.139 KB)

Abstract

Chéngyǔ成语merupakan idiom dalam bahasa Mandarin, telah ada sejak ribuan tahun dalam sejarah bangsa Tiongkok. Sebagai ungkapan beku, mempunyai makna kias yang holistik dan mendalam. Tujuanpenelitian ini adalah mendeskripsikan maknakonotatifchéngyǔdantindak tuturan ilokusi.Penelitian ini menggunakan metodedeskriptif kualitatif dan teknik pengumpulan data baca dan catat. Sumber data diperoleh dari buku, 100 CommonChineseIdioms and Set Phrases, berupa teks ceritaterbentuknyachéngyǔ.Penelitian iniberfokus pada teks sejarah dan dianalisis dengan teori Dell Hymes.Hasil penelitian pada 30 chéngyǔteks sejarahmemiliki makna konotasi yang mengandung nilai rasa positif maupun negatif. Dalampenelitian iniditemukanmakna konotasi positif dan negatif makna konotasi dengan jumlah hampir samabanyaknya, yaitu 14 konotasi positif, 15 konotasi negatif, 1 konotasi netral.Makna dan maksud dalam chéngyǔ saling berkaitan,maksud tuturanberfungsi sebagai nasihat, pujian, sindiran, dan diplomasi. Tindak tutur ilokusiyang ditemukan beragamtuturanyang dapat menumbuhkan pengaruh sesuai teori Searle, yaitu 12 asertif, 5 direktif, 8 ekspresif, 4 komisif, dan 1 deklarasi.Dalam penelitian ini, tindak tutur ilokusi asertif merupakan terbanyak, hal ini sejalan dengan teks sejarah yang terikat oleh kebenaran dari proposisi yang diungkapkan baik kebenaran positif maupun negatif.