Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Etos Kerja dan Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai dalam Perspektif Islam (Studi Pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jambi) Septi Utami, Nazariya; , Ridhwan; Isnaeni, Nurida
Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 6 No. 1 (2025): Bertuah: Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jsie.v6i1.1038

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh etos kerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dalam perspektif islam pada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Jambi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner yang diberikan kepada pegawai BAPPEDA sebagai sampel dalam penelitian. Teknik pegambilan sampel dalam penelitian ini adalah teknik non probability sampling, dengan sampel berjumlah 87 orang. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder serta data diolah menggunakan program SPSS versi 25 dan microsoft excel 2016. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda, uji asumsi klasik, uji koefisien determinasi (R2 ), uji parsial (t), dan uji simultan (F). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa secara parsial, menunjukkan bahwa variabel etos kerja islam berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung > ttabel sebesar 11,047 > 1,988. Sedangkan, variabel motivasi kerja islam bepengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai thitung > ttabel atau 2,215 > 1,988. Selain itu hasil analisis uji f menunjukkan bahwa etos kerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai Fhitung > Ftabel atau 158,418 > 3,95 dengan nilai Sig 0,000 < 0,05. Oleh karena itu berarti etos kerja dan motivasi kerja berpengaruh terhadap kinerja pegawai sebesar 78,5%, sedangkan sisanya sebesar 21,5% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak dibahas pada penelitian ini.
Penguatan Modal Usaha UMKM Melalui Model Tanggung Renteng dan Pengembangan Inkubator Bisnis pada Pengusaha Home Industri dan UMKM di Desa Siulak Deras Mudik Kecamatan Gunung Kerinci Ridhwan, Ridhwan; Isnaeni, Nurida; Fitri, Lucky Enggrani; Amri, Ary Dean
BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2022): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (November 2022)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jppm.v1i1.22578

Abstract

Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pelatihan mengenai penguatan modal usaha UMKM melalui model tanggung renteng dan pengembangan inkubator bisnis kepada masyarakat di Kecamatan Gunung Kerinci guna meningkatkan modal usaha. Hal ini dikarenakan masih banyaknya para pelaku usaha yang keterbatasan modal di Kecamatan Gunung Kerinci. Pencapaian tersebut dilakukan melalui pelatihan dengan metode ceramah dan diteruskan sesi tanya jawab. Hasil menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat berjalan dengan lancar. Peserta sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat Kecamatan Gunung Kerinci dapat menerapkan dan menjalankan model tanggung renteng dan pengembangan inkubator bisnis dalam meningkatkan penguatan modal usaha.
Sosialisasi Pengembangan Halal Tourism di Kecamatan Gunung Tujuh Kerinci Kabupaten Kerinci Fitri, Lucky Enggrani; Isnaeni, Nurida; Amri, Ary Dean; Lubis, Paulina; Yolanda, Mela; Nurdinia, Rahma
BangDimas Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (Maret 2023)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/jppm.v2i1.25978

Abstract

Kegiatan Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk pemahaman dan pengetahuan unit BUMDes dan masyarakat tentang pengembangan halal tourism dengan dilakukannya sosialisasi serta adanya peningkatan peran masyarakat secara langsung dalam berbagai proses dan pelaksaaan sosialisasi halal tourism di Kecamatan Gunung Tujuh, Kabupaten Kerinci dikarenakan kurangnya Pengetahuan dan pemahaman mengenai halal tourism. Pencapaian tersebut dilakukan melalui pelatihan dengan metode diskusi dan diteruskan sesi tanya jawab. Hasil menunjukkan bahwa program pengabdian masyarakat berjalan dengan Lancar. Peserta sangat antusias mengikuti rangkaian Kegiatan tersebut. Melalui pelatihan ini diharapkan masyarakat Kecamatan Gunung Tujuh memahami mengenai halal toursm, serta dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehingga mampu meningkatkan penjualan yang pada akhirnya dapat meningkatkan pendapatan Pengusaha Indsutri bagi masyarakat di Kecamatan Gunung Tujuh.
Penerapan Sistem Kerjasama bagi Hasil Kebun Kelapa antara Pemilik Lahan dan Pekerja dalam Perspektif Ekonomi Islam di Desa Tanjung Solok Kabupaten Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi Sari, Melta Vatmala; Isnaeni, Nurida; Aprizal, Yusuf Zaini
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is about "Implementation of the Coconut Plantation Profit Sharing Cooperation System between landowners and workers in the Islamic Economic Perspective in Tanjung Solok Village, Tanjung Jabung Timur Regency, Jambi Province". This study aims to determine the implementation of the coconut plantation profit sharing cooperation system between landowners and workers in the Islamic Economic perspective in Tanjung Solok Village, Tanjung Jabung Timur Regency, Jambi Province. This thesis uses a qualitative approach with observation, interview and documentation data collection techniques, data analysis techniques are carried out with data reduction. The results of this study indicate that the coconut plantation profit sharing system in Tanjung Solok Village is implemented based on an oral agreement born from family deliberations and local customs. Cultivators bear all labor and maintenance costs, while the proceeds from the sale of coconuts are divided equally between landowners and cultivators. This agreement is not limited by time and can be continued by heirs if one party dies, although in practice there has been fraud from the cultivators. This cooperation has advantages such as opening up employment opportunities, sharing the risk of crop failure, and increasing plantation productivity. The socio-economic relationship between the parties is also closely connected. However, weaknesses remain, such as the potential for unclear agreements, the risk of deviation, lack of supervision, and uncertainty in the distribution of results because it is only based on verbal agreements. Therefore, a written agreement and increased legal awareness are needed so that this cooperation runs better. The profit sharing system for coconut plantations in Tanjung Solok Village is not yet fully in accordance with Islamic law. Several provisions such as the time limit, type, and nature of the musaqah contract are often not clearly stated, which causes disputes in the distribution of results and does not comply with the requirements for the validity of the contract according to Islamic law.
PENGARUH LITERASI KEUANGAN SYARIAH, DAN TEKNOLOGI E-BANKING TERHADAP KEPUTUSAN MASYARAKAT MENGGUNAKAN PRODUK-PRODUK BANK SYARIAH (Studi Guru SMP dan SMA IT Ash-Shiddiqi Batang Hari) Nurida Isnaeni; Paulina Lubis; Vina Nuratika
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 3 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v2i3.1218

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh literasi keuangan syariah dan teknologi e-banking terhadap keputusan masyarakat menggunakan produk-produk bank syariah pada guru SMP dan SMA IT Ash-Shiddiqi Batang Hari. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. untuk menguji dan menganalisis data yang diperoleh dari hasil kuesioner dengan jumlah responden sebanyak 61 orang guru digunakan alat uji SPSS. Teknik pengambilan sampel yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik sampling jenuh karena populasi yang digunakan pada penelitian ini relatif kecil. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan syariah dan teknologi e-banking secara bersama-sama berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan masyarakat menggunakan produk bank syariah. Koefisien determinasi menunjukkan bahwa 64.3% variasi keputusan masyarakat menggunakan produk bank syariah dapat dijelaskan oleh literasi keuangan syariah dan teknologi e-banking.
ANALISIS RESPON PELAKU UMKM MAKANAN DI KOTA JAMBI TERHADAP PENERAPAN KEWAJIBAN SERTIFIKASI HALAL: Studi Kasus Pelaku Usaha Mikro Makanan Di Kota Jambi Isnaeni, Nurida; Fitri, Lucky Enggrani; Corina
Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi Vol. 2 No. 4 (2024): Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Neraca: Jurnal Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/neraca.v2i4.1226

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana respon pelaku usaha mikro terhadap penerapan kewajiban sertifikasi halal yang terdapat di dalam Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal terhadap kewajiban sertifikasi halal produk makanan di Kota Jambi. Penelitian ini menggunakan Pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu primer dan sekunder. Teknik Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi,wawancara dan dokumentasi. Hasil ini penelitian ini menunjukkan bahwa pertama, Respon pelaku usaha mikro makanan tentang kewajiban sertifikasi halal sebagian sudah memahaminya walaupun secara rinci belum tersampaikan. Kedua, Respon pelaku usaha mikro makanan terhadap adanya kewajiban sertifikasi halal menunjukkan bahwa para pelaku usaha sangat setuju karena dengan adanya sertifikasi halal yang diwajibkan oleh pemerintah maka parakonsumen mendapatkan jaminan kehalalan dari suatu produk makanan disajikan. Adapun faktor penghambat pelaku usaha belum emnggunakan sertifikasi halal ialah faktor internal dan faktor eksternal.Faktor internal yaitu; faktor kurangnya kesadaran konsumen pengetahuan kewajiban sertifikasi halal,biaya sertifikasi halal sedangkan Faktor Eksternal yaitu; Kurangnya sosialisasi serta informasi pelaku usaha mikro tentang sertifikasi halal. Dengan Lahirnya UU Nomor 33 tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal pada dasarnya sudah mengatur secara detail terkait proses pengajuan sertifikasi halal, akan tetapi pada pelaksanaanya masih ditemukan hal-hal yang menjadi faktor penghambat bagi pelaku usaha makanan terutama dalam hal alur pendaftaran yang pada idealnya harus bisa lebih efektif dan efisien.
Analysis of Halal Standards and Poultry Slaughterhouse Strategies as A Guarantee of Product Protection for Consumers at Pak Kus Poultry Slaughterhouse , M. Abasri; Isnaeni, Nurida; Enggrani Fitri, Lucky
Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Bertuah: Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jsie.v6i2.1241

Abstract

This study aims to determine how the implementation of halal standards for Pak Kus poultry slaughterhouses, what are the obstacles in implementing halal standards for Pak Kus poultry slaughterhouses, and what strategies are used in implementing halal standards for Pak Kus poultry slaughterhouses. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that Pak Kus poultry slaughterhouses still face various challenges in implementing halal standards, such as lack of understanding of certification procedures, limited facilities, and lack of supervision from related institutions. However, poultry slaughterhouse owners carry out strategies such as providing training to workers, improving infrastructure and collaborating with halal certification institutions. With better implementation of halal standards, it is hoped that Pak Kus poultry slaughterhouses can obtain halal certification and continue to increase consumer trust and loyalty.
Inovasi dan Kreativitas Untuk Optimalisasi Pengolahan Nanas Khas Tangkit Jambi oleh Kube Mega Buana Melalui Pendampingan Teknologi dan Pemasaran Digital Berbasis Prinsip Ekonomi Syariah Isnaeni, Nurida; Lubis, Paulina; Dean Amri, Ary; Zami Aprizal, Yusuf; Pratama, Aditya; Arfah, Arfah; Ramadhani Surya, Natasya
JPM MOCCI : Jurnal Pengabdian Masyarakat Ekonomi, Sosial Sains dan Sosial Humaniora, Koperasi, dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 2 (2025): (September)
Publisher : PT. Alahyan Publisher Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61492/jpmmocci.v3i2.411

Abstract

Innovation and creativity are the main keys in increasing the competitiveness of Tangkit Jambi's pineapple processing managed by KUBE Mega Buana. Through the use of appropriate technology and digital marketing strategies, various significant outputs have been achieved. Pineapple processed products are developed with new variants that are more innovative, accompanied by improved packaging quality so that they are able to meet modern market standards. The application of digital marketing based on social media and marketplaces has also expanded the distribution reach, which was originally limited to the local scope, now reaching regional markets. Furthermore, strengthening halal branding developed in accordance with sharia economic principles increases consumer confidence and provides added value to products. The increase in the capacity of KUBE members can be seen from skills in business management, technology utilization, and consistency in maintaining product quality. These results show that the integration of innovation, technology, and sharia values not only encourages the economic growth of business groups, but also strengthens the position of Tangkit pineapple as a regional leading commodity with wider development potential.
Tata Kelola Zakat, Infaq, dan Sedekah Terhadap Kesejahteraan Anak Asuh di Panti Asuhan Izzati Jannah Kota Jambi Yantara Anggara, Nofri; Isnaeni, Nurida; Lubis, Paulina
Bertuah Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam Vol. 6 No. 2 (2025): Bertuah: Jurnal Syariah dan Ekonomi Islam
Publisher : STAIN Bengkalis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56633/jsie.v6i2.1263

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana tata kelola Zakat, Infak, dan Shadaqah, kendala dan hambatan yang dihadapi Panti Asuhan Izzati Jannah serta upaya yang dapat dilakukan dalam memenuhi kebutuhan anak asuh oleh Panti Asuhan Izzati Jannah Kota Jambi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini ialah penelitian kualitatif pendekatan deskriptif serta menggunakan SWOT sebagai teknik analisis. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pada proses kegiatan tata kelola dana ZIS dalam memenuhi kesejahteraan anak asuh adalah mengelola dana Panti yang terdiri dari dana Zakat, Infak, dan Shadaqah. Sumber penerimaan dana Infak berasal dari masyarakat kelurahan selamet, dari Kantor Dinas Sosial, donatur dinas Kota Jambi dengan kendala dan hambatan yang dihadapi Panti dalam sumber pendanaan ZIS untuk memenuhi kebutuhan terhadap anak asuh dalam proses pelaporan keuangan panti asuhan yang belum dilaporkan dengan proses pembukuan dengan baik sehingga sampai saat ini laporan keuangan panti asuhan tidak dibuat, dan upaya yang dilakukan dalam memenuhi kebutuhan anak asuh yakni dengan memberikan pemenuhan penyediaan pendidikan yang berkualitas, dengan mengetahui dan membandingkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman yang menciptakan empat tata kelola zakat, infaq, dan sedekah terhadap kesejahteraan anak asuh antara lain: (1) Strategi SO (Strenght-Opportunities) Pengurus Panti dapat membuat kegiatan program anak asuh dari saldo yang cukup, (2) Strategi WO (Weakness-Opportunities) Optimalisasi pengurus dalam memberikan penguatan pelatihan kepada para pengurus panti, (3) Strategi ST (Strenght-Threat) Pengurus memberikan fasilitas yang senyaman mungkin kepada para anak panti asuhan, (4) Strategi WT (Weakness-Threat) Pengurus menjaga dan mengelola keuangan dengan baik dan transparansi.