Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

SOSIALISASI OLAHRAGA PICKLEBALL DI SINJAI Arifuddin Usman; M. Adam Mappaompo; Iskandar Iskandar; Ians Aprilo; Poppy Elisano Arfanda
Jurnal Gembira: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 01 (2026): FEBRUARI 2026
Publisher : Media Inovasi Pendidikan dan Publikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Sosialisasi Olahraga Pickleball di Kabupaten Sinjai dilaksanakan oleh Prof. Dr. H. Arifuddin Usman, M.Kes dan Dr. M. Adam Mappaompo, M.Pd dari Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar (UNM). Kegiatan ini berlangsung di SMA Negeri 1 Sinjai dan diikuti oleh siswa, guru Pendidikan Jasmani, serta perwakilan dari Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sinjai. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan olahraga Pickleball sebagai cabang olahraga baru yang menggabungkan unsur tenis meja, bulutangkis, dan tenis lapangan. Pickleball dinilai sangat cocok dikembangkan di lingkungan sekolah karena mudah dimainkan, menyenangkan, dan dapat meningkatkan kebugaran jasmani serta kerja sama tim. Selama kegiatan, peserta mendapat penjelasan mengenai sejarah, peraturan, dan teknik dasar permainan Pickleball. Selain sosialisasi melalui pemaparan materi, juga dilakukan demonstrasi dan praktik langsung agar peserta memahami cara bermain secara benar Hasil Kegiatan 1. Siswa dan guru menunjukkan minat besar terhadap olahraga Pickleball. Banyak peserta yang aktif mencoba teknik dasar seperti servis, voli, dan rally.2. Peserta memahami konsep dan aturan dasar permainan Pickleball serta mampu mempraktikkan beberapa teknik dasar dengan baik setelah pelatihan singkat.3. Kepala sekolah serta perwakilan Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sinjai memberikan apresiasi dan dukungan agar olahraga Pickleball dapat dikembangkan lebih luas di sekolah-sekolah.4. Akan dilakukan kegiatan lanjutan berupa pelatihan intensif untuk guru PJOK dan pembentukan klub Pickleball sekolah sebagai upaya membangun minat dan pembinaan jangka panjang di Kabupaten Sinjai. Kegiatan sosialisasi ini berjalan dengan sukses dan mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan olahraga Pickleball dapat menjadi alternatif olahraga baru yang menyenangkan, mendukung pembelajaran PJOK, dan mendorong terciptanya budaya hidup sehat serta aktif di kalangan pelajar Kabupaten Sinjai.
Basic Heading Techniques Training for FIKK UNM Students as the Foundation of Individual Abilities M. Said Zainuddin; Arifuddin Usman; Ahmad Zakaria; Benny Badaru; Awaluddin Awaluddin
Jurnal Perjuangan dan Pengabdian Masyarakat : JPPM Vol. 2 No. 2 (2026): 31 Mei 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Pejuang Republik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66968/0a3n2366

Abstract

This community service initiative aims to enhance safe and effective fundamental heading skills among FIKK UNM students, serving as a cornerstone for individual soccer proficiency. The program addresses the critical need for technical mastery to mitigate the risk of repetitive subconcussive head injuries by integrating biomechanical principles and neck muscle strengthening protocols. The training is delivered through a systematic progression, transitioning from sensory adaptation to structured and directed static and dynamic techniques. The anticipated outcomes include the attainment of superior technical competence and a comprehensive understanding of FIFA safety protocols (SCAT6/CRT6) as a benchmark for professional conduct on the field. Accurate worthless, easy to read, and concise, followed by up to 5 keywords, separated by semicolons.
ANALISIS KETERAMPILAN OLAHRAGA PETANQUE SULAWESI SELATAN M. Said Zainuddin; Arifuddin Usman; Muhammad Kamal; Ikhwan Abduh; Andi Sultan Brilin Susandi Eka Wahyudhi
Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education Vol 10 No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/tjsspe.v10i1.2017

Abstract

Penguasaan keterampilan dasar pada setiap cabang olahraga mutlak harus dimiliki untuk meraih prestasi termasuk pada cabang olahraga petanque. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterampilan olahraga Petanque Sulawesi Selatan. Penelitian yang di lakukan mengadopsi jenis penelitian kuantitatif yang mendeskripsikan hasil penelitian yang ditemukan. Teknik pengumpulan data dilakuakn denga tahap yakni tahap persiapan instrument keterampilan shooting dan pointing dan pada tahap kedua adalah tahap pengumpualan data dilapangan dengan pendekatan observasi dan mencatat hasil yang di capai oleh sampel. Sampel dalam penelitian ini adalah atlet Petanque Sulawesi Selatan yang berjumlah 30 atlet yang di tetapkan dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif frekuensi yang menggunakan 5 pengkategorian. Berdasarkan hasil analisis data menunjukan bahwa secara umum tingkat keterampilan olahraga petanque atlet Petanque Sulawesi Selatan termasuk kategori “cukup” baik pada keterampilan shooting maupun pointing dengan nilai rata-rata sebesar 35.30. dari hasil analisis tersebut maka dapat disimpulakn bahwa keterampilan dasar bermaian olahraga petanque atlet Sulawesi selatan masih dalam kategori “cukup” hasil penelitian ini dapat dijadikan bahan evalusi bagi pengurus, paletih dan atlet dalam melakukan pendekatan dan metode latihan yang tepat guna meraih prestasi yang lebih baik.
Analisis Hubungan Golongan Darah dan Kategori Usia Terhadap Kecepatan Lari Sprint Jarak Pendek Arimbi; Arifuddin Usman; Poppy Elisano Arfanda; Sanrebayu; Wahyana Mujari Wahid
HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary Vol. 4 No. 3 (2026): HORIZON: Indonesian Journal of Multidisciplinary
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/hijm.v4i3.5572

Abstract

Running speed is influenced by various physiological and biological factors, but empirical evidence regarding the role of simple genetic indicators such as blood type and age in young adults still shows mixed results. This study aims to analyze the relationship between blood type and age on running speed as an important component of physical performance. This study used a quantitative design with an observational analytical approach. The study subjects consisted of 129 respondents aged 20–32 years who were selected based on certain inclusion criteria. Blood type was determined through serological testing, while running speed was measured using a 60-meter dash test with a digital timer. Data analysis was performed using One-Way ANOVA and Kruskal–Wallis tests to examine differences in running speed based on blood type and age. The results showed that blood type had no significant relationship with running speed (p > 0.05), although there was variation in the mean between groups. Age also showed no significant relationship with running speed (p > 0.05), but there was a tendency for decreased performance in respondents aged over 30 years. These findings indicate that blood type and age in the young adult range are not dominant factors in determining running speed, so other factors such as training, physical condition, and lifestyle need to receive more attention in developing physical performance
BENTUK LATIHAN TEKNIK DASAR SEPAKBOLA BAGI SISWA SSB PERSIGOWA Arifuddin Usman; M. Said Zainudddin; M. Adam Mappaompo; Muhammad Al Shiroth Arifuddin; Muhammad Tauhid Al Islami Arifuddin
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 03 (2026): MEI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknik dasar sepakbola pada siswa SSB Persigowa melalui penerapan model latihan yang sistematis, terstruktur, dan terukur. Permasalahan utama mitra meliputi rendahnya penguasaan teknik dasar seperti passing, control, dribbling, dan shooting, belum adanya program latihan berbasis periodisasi, serta belum diterapkannya sistem evaluasi kemampuan siswa secara kuantitatif. Kondisi ini berdampak pada rendahnya performa siswa dalam latihan maupun kompetisi. Solusi yang ditawarkan adalah penerapan model latihan berbasis station-based training yang membagi aktivitas ke dalam beberapa stasiun teknik, pengadaan alat bantu latihan seperti target net, agility ladder, dan mini hurdle, serta penerapan sistem monitoring melalui pre-test dan post-test. Kegiatan dilaksanakan selama delapan minggu dengan pendekatan latihan progresif sesuai karakteristik usia pembinaan. Selain itu, dilakukan pelatihan dan pendampingan kepada pelatih dalam menyusun program latihan dan menggunakan instrumen evaluasi keterampilan. Hasil yang diharapkan adalah peningkatan akurasi passing dan shooting minimal 15–20%, peningkatan kemampuan kontrol dan dribbling, serta tersusunnya modul latihan dan sistem evaluasi berbasis data. Program ini juga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi pelatih serta efektivitas proses pembinaan. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pembinaan sepakbola usia dini, membentuk karakter disiplin dan kerja sama siswa, serta memperkuat sistem pembinaan yang berkelanjutan di lingkungan SSB Persigowa .
Latihan Peningkatan Kecepatan Dalam Bermain Sepakbola Marbo FC M. Said Zainuddin; Arifuddin Usman; Muhammad Kamal; M. Imran Hasanuddin; Sufitriyono Sufitriyono
LITERA ABDI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Januari
Publisher : PT. Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/lajpm.v1i1.12

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengimplementasikan program latihan kecepatan yang efektif untuk pemain tim sepak bola Marbo FC. Metode pelatihan kecepatan yang dikembangkan dan diuji coba dalam pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja pemain dalam beroperasi di lapangan. Melalui pengumpulan data awal, tinjauan literatur, pengembangan program latihan, dan implementasi program, pengabdian ini menunjukkan bahwa metode pelatihan kecepatan efektif dalam meningkatkan kecepatan beroperasi pemain sepak bola. Hasil pengabdian menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam waktu total dan waktu operasi total pemain antara kelompok yang menggunakan metode pelatihan kecepatan dan kelompok kontrol. Selain itu, waktu operasi total, waktu dribbling total, dan waktu reaksi total juga menunjukkan peningkatan yang signifikan pada kelompok yang menggunakan metode pelatihan kecepatan. Hasil ini menunjukkan bahwa metode pelatihan kecepatan dapat menjadi alat yang efektif dalam pengembangan keterampilan fisik dan teknis pemain sepak bola, terutama dalam hal meningkatkan kecepatan beroperasi. Kesimpulannya, pengabdian ini memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan program latihan kecepatan yang efektif untuk meningkatkan kinerja pemain sepak bola. Diharapkan hasil pengabdian ini dapat memberikan manfaat bagi para pelatih, staf kebugaran, dan pemain dalam pengembangan program latihan yang lebih efektif dan berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja para pemain.
Strategi Integratif Massage dalam Pengembangan Prestasi Atlet Sepak Bola M Said Zainuddin; Arifuddin Usman; Juhanis Juhanis; Akbar Sudirman; M. Imran Hasanuddin
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 5 No. 1 (2025): November-April
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v5i1.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran massage olahraga dalam persiapan atlet sepak bola, dengan fokus pada manfaat dan penerapannya dalam program pelatihan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif, yang melibatkan wawancara mendalam dengan pelatih, fisioterapis, dan pemain, serta survei untuk mengukur persepsi mereka terhadap massage. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 80% pemain merasa lebih cepat pulih setelah sesi massage, dan 70% melaporkan peningkatan performa selama latihan dan pertandingan. Selain itu, wawancara dengan pelatih dan fisioterapis mengungkapkan bahwa 90% dari mereka percaya bahwa massage membantu mengurangi risiko cedera dan meningkatkan fleksibilitas otot. Analisis tematik dari data yang dikumpulkan mengidentifikasi tema utama seperti pemulihan fisik, pengurangan ketegangan otot, dan peningkatan sirkulasi darah. Dampak psikologis dari massage juga diakui, dengan banyak pemain melaporkan perasaan lebih tenang dan fokus setelah terapi. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penerapan massage olahraga secara teratur merupakan elemen krusial dalam program pelatihan atlet sepak bola elit, yang tidak hanya mendukung pemulihan fisik tetapi juga kesehatan mental atlet. Dengan demikian, disarankan agar tim sepak bola mengintegrasikan teknik-teknik massage ke dalam rutinitas pelatihan mereka untuk mencapai performa optimal dan meminimalkan risiko cedera. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pengembangan praktik terbaik dalam pelatihan atlet serta menjadi referensi untuk penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh terapi fisik dalam olahraga.
Optimalisasi Performa Sepak Bola Melalui Latihan Kinestetik Terintegrasi M Said Zainuddin; Arifuddin Usman; Ahmad Zakaria
Indonesian Journal of Physical Activity Vol. 5 No. 2 (2025): Mei-Oktober
Publisher : PT Mediatama Zayna Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59734/ijpa.v5i2.149

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas protokol latihan kinestetik terintegrasi dalam mengoptimalkan performa sepak bola melalui peningkatan kapasitas eksplosif, koordinasi neuromuskular, kontrol postural, dan keterampilan teknis secara simultan. Desain randomized controlled trial melibatkan 24 pemain sepak bola semi-profesional (18-25 tahun) di Lapangan Sinjai Bersatu, Sinjai, Indonesia (Januari-Maret 2025). Subjek dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=12) yang menjalani latihan kinestetik terintegrasi dan kelompok kontrol (n=12) dengan program konvensional selama 8 minggu. Protokol terintegrasi mengadaptasi prinsip deep jump exercises vertikal-horizontal dengan komponen plyometrik, proprioseptif, koordinatif, dan kognitif. Variabel yang diukur meliputi kapasitas eksplosif (sprint 30m, vertical jump), variabel kinetik (kelincahan, change of direction), keterampilan teknis (ball juggling, shooting accuracy), dan kontrol postural (single-leg stance, Y-balance test). Analisis mixed 2×2 ANOVA menunjukkan efek interaksi signifikan pada mayoritas variabel (p < 0.001, η²p = 0.59-0.84). Kelompok eksperimen mengalami peningkatan superior dibanding kontrol dalam sprint 30m (8.7% vs 3.1%), vertical jump (37.3% vs 8.5%), kelincahan Illinois (15.5% vs 3.6%), dan ball juggling (69.2% vs 18.2%). Latihan kinestetik terintegrasi terbukti secara signifikan lebih efektif mengoptimalkan performa sepak bola holistik dibanding metode konvensional melalui sinergi adaptasi neuromuskular dan transfer training effects optimal.