Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Proceedings Series of Educational Studies

Paradigma Pendidikan Era Learning Society 5.0: Model STEAM sebagai Internasional Best Practice dalam Smart Education Ghasa Faraasyatul ‘Alam; Ali Imron; Achmad Supriyanto; Mustiningsih Mustiningsih
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7870

Abstract

Abstract: The era of the industrial revolution which has now reached 5.0 demands changes in all aspects marked by the use of digital technology. This research aims to prepare education for the era of learning society 5.0 in the challenges of new paradigms in the context of the 21st century skill picture which can later be of long-term benefit to be able to improve the quality of education and unite international level education and the application of modern technology as a whole at various levels of education that have also implemented best practices for learning models in a related educational institution. Researchers use a type of literature study approach by applying the literature review method to be able to get the latest information and quality data with the most accurate and reliable sources. Data that has been collected and neatly arranged will soon be analyzed using systematic steps, including identifying research topics, determining the focus of literature, searching for research supporting sources, assessing the quality of sources, presenting research results, and drawing conclusions. There are four research results of the educational paradigm of the learning society 5.0 era, including: (a) International best practices in education; (b) Changes in the role of educators; (c) Optimization of smart education; and (d) Implementation of the STEAM model.Keywords: educational paradigm, learning society 5.0, STEAM model, international best practice, smart educationAbstrak: Era revolusi industri yang kini sudah mencapai 5.0 menuntut adanya perubahan dalam segala aspek ditandai dengan adanya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mempersiapkan pendidikan era learning society 5.0 dalam tantangan-tantangan paradigma baru pada konteks gambaran keterampilan abad ke-21 yang nantinya dapat bermanfaat jangka panjang untuk dapat meningkatkan mutu pendidikan serta menyatukan pendidikan tingkat internasional dan penerapan teknologi modern secara menyeluruh diberbagai jenjang pendidikan yang juga sudah mengimplementasikan best practice untuk model-model pembelajaran di suatu lembaga pendidikan terkait. Peneliti menggunakan jenis pendekatan studi pustaka dengan menerapkan metode literature review untuk bisa mendapatkan informasi terbaru serta data yang berkualitas dengan sumbersumber terakurat dan terpercaya. Data yang sudah terkumpul dan tertata rapi akan segera dilakukan analisis dengan menggunakan langkah-langkah sistematis antara lain adalah melakukan identifikasi topik penelitian, menentukan fokus dari literatur, pencarian sumber-sumber penunjang penelitian, penilaian kualitas sumber, penyajian hasil penelitian, dan penarikan kesimpulan. Terdapat empat hasil penelitian paradigma pendidikan era learning society 5.0 antara lain: (a) Internasional best practice dalam pendidikan; (b) Perubahan peran pendidik; (c) Optimalisasi smart education; dan (d) Implementasi model STEAM.Kata kunci: paradigma pendidikan, learning society 5.0, model STEAM, internasional best practice, smart education
Optimalisasi Peran Dan Fungsi Wali Kelas Dalam Manajemen Peserta Didik Di Sekola Ridwan Ali; Ali Imron; Sunarni Sunarni
Proceedings Series of Educational Studies 2023: Prosiding Seminar Nasional Peran Manajemen Pendidikan untuk Menyiapkan Sekolah Unggul Era Lear
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um083.7897

Abstract

Abstract: The frequency of interaction between homeroom teachers and students and parents/guardians aswell as the level of homeroom involvement in overcoming student problems and providingappropriate solutions are important factors in student management in schools. The resul ts of theliterature review show that frequent and positive interactions between homeroom teachers andstudents and parents/guardians can increase learning motivation, parental participation ineducation, and reduce deviant behavior. However, overly frequent and excessive interactions canhave the opposite effect, such as reducing students' confidence and increasing anxiety. Homeroomteachers also have an important role in overcoming student problems and providing appropriatesolutions to address various student problems. However, the level of homeroom involvement canvary depending on factors such as experience, motivation, and ability. Therefore, support andtraining are needed for homeroom teachers to improve their skills and involvement in helpingstudents overcome problems and achieve better results. It is important to find the right balance inthe frequency of interactions and ensure that those interactions are of good quality and positive tosupport the achievement of student learning goals.Keywords: frequency of homeroom interaction; quality of homeroom interaction; homeroomengagement levelAbstrak: Frekuensi interaksi antara wali kelas dengan siswa dan orang tua/wali murid serta tingkat keterlibatan wali kelas dalam mengatasi permasalahan siswa dan memberikan solusi yang tepat merupakan faktor penting dalam manajemen peserta didik di sekolah. Hasil literature review menunjukkan bahwa interaksi yang sering dan positif antara wali kelas dengan siswa dan orang tua/wali murid dapat meningkatkan motivasi belajar, partisipasi orang tua dalam pendidikan, dan mengurangi perilaku menyimpang. Namun, interaksi yang terlalu sering dan berlebihan dapat memiliki efek yang berlawanan, seperti mengurangi kepercayaan diri siswa dan meningkatkan kecemasan. Wali kelas juga memiliki peran penting dalam mengatasi masalah siswa dan memberikan solusi yang tepat untuk mengatasi berbagai masalah siswa. Namun, tingkat keterlibatan wali kelas dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti pengalaman, motivasi, dan kemampuan. Oleh karena itu, dukungan dan pelatihan diperlukan bagi wali kelas untuk meningkatkan keterampilan dan keterlibatan mereka dalam membantu siswa mengatasi masalah dan mencapai hasil yang lebih baik. Penting untuk menemukan keseimbangan yang tepat dalam frekuensi interaksi dan memastikan bahwa interaksi tersebut berkualitas baik dan positif untuk mendukung pencapaian tujuan belajar siswa.Kata kunci: frekuensi interaksi wali kelas; kualitas interaksi wali kelas; tingkat keterlibatan wali kelas