Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

EFEKTIFITAS PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMA Hasbia, Hasbia; Jahidin, Jahidin; Jamili, Jamili
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.96 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v1i2.13717

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh keterampilan berpikir kritis siswa melalui pembelajaran PBL materi perubahan lingkungan kelas X SMA Kartika XX-2 Kendari. Populasi Penelitian ini sebanyak 94 siswa kelas X MIA SMA Kartika XX-2 Kendari tahun ajaran 2017/2018. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas dengan menggunakan teknik non probability sampling dengan cara purposive sampling. Rancangan penelitian ini adalah Nonequivalent Control Group Design. Instrumen pengambilan data berupa tes essy. Data dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan statistik inferensial. Berdasarkan hasil penelitian pada kelas eksperimen pretest, posttest, dan N-gain masing-masing adalah 0,67 sedangkan pada kelas control 0,31. Data dianalisis dengan menggunakan uji t-test (independent sample t-test) pada taraf signifikan α 0,05. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan berpikir kritis melalui pembelajaran PBL terdapat pengaruh yang signifikan pada materi perubahan lingkungan di SMA Kartika XX-2 Kendari.Kata Kunci: Keterampilan Berpikir Kritis, PBL.
PENGARUH MODEL INKUIRI TERBIMBING TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA SMAN 10 DAN SMAN 11 KENDARI Haswan, Haswan; Jahidin, Jahidin; Analuddin, Analuddin
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.411 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v2i1.13758

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah  untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran inkuiri terbimbing terhadap keterampilan proses sians siswa pada materi Bakteri. Sampel penelitian berjumlah 112 siswa. Pengambilan sampel pada penelitian menggunakan teknik non probability sampling dengan cara purposive sampling yakni menentukan sampel sebanyak dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol dari beberapa kelas yang ada dari kedua sekolah. Jenis penelitian ini adalah quasi experiment. Desain penelitian yang digunakan adalah Nonequivalent Control Group Design. Peningkatan keterampilan proses sains ditunjukkan oleh nilai N-gain dari rerata nilai pretest dan posttest siswa. Nilai N-gain keterampilan proses sains yang dibelajarkan dengan model inkuiri terbimbing yakni SMAN 10 Kendari 0.59 dan SMAN 11 Kendari 0.53 sedangkan yang dibelajarkan dengan model pembelajaran langsung yakni pada SMAN 10 Kendari 0.45 dan SMAN 11 Kendari 0.45 dengan signifikan 0.00 pada α 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa model inkuiri terbimbing memberikan pengaruh signifikan terhadap keterampilan proses sains. Kata Kunci: inkuiri terbimbing, keterampilan proses sains
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN KETEREMPILAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP Makrawati, Makrawati; Jahidin, Jahidin; Ruslin, Ruslin
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.967 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v2i2.13726

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatanketerampilan berpikir kritis siswa yang mengikuti pembelajaran model PBL dan siswa yang mengikuti pembelajaran langsung.Metode dalam penelitian ini quasy experiment. Sampel dalam penelitian ini adalah kelas VIIISMPN 4 Kendari. Kelas perlakuan 59 siswa dan 61 siswa kelas kontrol. Data dianalisis secara deskriptif, menggunakan program SPSS. Hasil penelitianaspek berpikir kritis dari lima indikator yaitu penjelasan sederhana, keterampilan dasar, kesimpulan, penjelasan lebih lanjut dan strategi dan taktik nilai post-test model PBL lebik baik dibandingkan dengan pembelajaran langsung. Kesimpulanpenelitian iniadalah terdapat perbedaan yang signifikan peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa yang diajar dengan PBL memiliki nilai lebih tinggi dari siswa yang diajar dengan pembelajaran langsung. Kata Kunci:Model PBL,Keterampilan Berpikir Kritis, Siswa SMP.
DESKRIPSI PENGUASAAN KONSEP IPA MATERI UJIAN NASIONAL SISWA SMP KABUPATEN MUNA PADA TAHUN 2014 SAMPAI 2018 Asriani, Sitti; Jahidin, Jahidin; Safiuddin, La Ode
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.889 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v2i1.13750

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui : 1) Tingkat pemahaman konsep IPA siswa dalam setiap pokok bahasan pada materi ujian nasional; 2) Pokok bahasan mana yang dianggap sulit dan mudah dipahami oleh siswa pada materi ujian nasional. Jenis penelitian berupa penelitian kualitatif dengan memberikan analisis deskriptif tentang data yang sudah ada untuk menjawab permasalah yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Persentase siswa yang menjawab benar untuk setiap materi ujian nasional tahun 2013/2014 – 2017/2018 di Kabupaten Muna secara umum lebih baik dibandingkan dengan nilai skala nasional ; 2) Tingkat penguasaan kompetensi dasar soal ujian nasional siswa di Kabupaten Muna dari tahun 2014-2018 mengalami penurunan. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa: 1) Tingkat pemahaman konsep IPA peserta ujian nasional SMP di Kabupaten Muna mengalami penurunan dari tahun 2014-2018; 2) Pokok bahasan yang dianggap sulit oleh siswa dalam ujian nasional tahun 2014 adalah tata surya, tahun 2015-2018 materi mekanika, tata surya, gelombang, listrik, dan magnet; 3) Pokok bahasan yang dianggap mudah oleh siswa dalam ujian nasional tahun 2014 adalah fisika: alat ukur, tahun 2015 materi fisika: pengukuran dan mekanika, tahun 2016-2018 materi makhluk hidup dan lingkungannya.Kata Kunci: penguasaan konsep, ujian nasional, IPA SMP, Kabupaten Muna
PENERAPAN STRATEGI PBL BERBANTU ALAT PERAGA UNTUK MENGEMBANGKAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF, PEMAHAMAN KONSEP DAN RETENSI SISWA MATERI SISTEM EKSRESI Asriwaty, Asriwaty; Jahidin, Jahidin; Muzuni, Muzuni
-
Publisher : Halu Oleo University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2527.453 KB) | DOI: 10.33772/biofiskim.v1i2.13319

Abstract

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah  untuk menguji efektifitas model Problem Based Learning berbantu alat dalam mengembangkan keterampilan metakognitif, pemahaman konsep, dan retensi siswa terhadap pembelajaran konvensional. Sampel penelitian terdiri dari 40 siswa kelas XI dari SMAN 1 Uepai yang terdistribusi pada dua kelas parallel. Desain penelitian menggunakan Posttest Nonequivalent Kontrol Group Design.  Data penelitian diperoleh melalui: (1) Tes pemahaman konsep dan tes retensi,  (2) Lebar inventori keterampilan metakognitif diadaptasi dari MAI dan SEMLY-S. Data dianalisis menggunakan Microsoft Excel 2013 dan SPSS 16.00 pada  Hasil analisis data menunjukkan bahwa model PBL memiliki kekuatan yang sangat tinggi untuk mengembangkan keterampilan metakognitif, pemahaman konsep dan retensi siswa pada materi sistem eksresi. Keefektifan pembelajaran biologi dengan strategi PBL menjadi lebih tinggi dengan bantuan alat peraga. Hasil uji hipotesis Independent Samples T Test menunjukan bahwa rata-rata nilai keterampilan metakognitif, pemahaman konsep, dan retensi siswa yang diajar dengan strategi PBL lebih tinggi daripada rata-rata nilai siswa yang diajar dengan pembelajaran konvensional. Selain itu, penerapan strategi PBL mendapat respon yang positif dari siswa yang diajar dengan strategi tersebut Kata Kunci: strategi problem based learning, alat peraga, keterampilan metakognitif, pemahaman konsep
PRAKTIK PENANGGULANGAN RISIKO BENCANA GEMPA BUMI PARTISIPATIF DI DESA WAWORAHA, KABUPATEN KONAWE Haraty, Syamsul Razak; Rubaiyn, Al; Salihin, L. M. Iradat; Jahidin, Jahidin; Saleh, Fitra; Hidayat, Ahmad
....-....
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Disaster management practices are very important in Waworaha Village which is geographically prone to disasters. This service is in the form of assistance for participatory disaster management practices in Waworaha Village which is intended to organize and provide disaster-prone information services, especially related to the preparation of disaster risk assessments, as well as community-based disaster-prone information communication and education in the village and organize and provide disaster prevention and preparedness service activities. Based on the history of disaster events, natural disasters that occur in Waworaha Village are earthquakes. The earthquake disaster risk of Waworah Village is included in the low and medium categories. As a form of prevention and preparedness, a disaster risk reduction forum and local training activities were established. This has made Waworaha Village a disaster resilient village.
PENINGKATAN KAPASITAS MASYARAKAT UNTUK PENGEMBANGAN WISATA PESISIR DESA WAWATU KABUPATEN KONAWE SELATAN Sawaludin, Sawaludin; Hidayat, Ahmad; Nurgiantoro, Nurgiantoro; Hasan, Erzam S.; Haraty, Syamsul R.; Jahidin, Jahidin
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5899

Abstract

Pengembangan pariwisata desa pesisir memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Keberhasilan pengembangan wisata desa pesisir sangat bergantung pada kapasitas dan keterlibatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengembangan wisata desa pesisir yang berkelanjutan. Metode pelaksanaan kegiatan yang digunakan adalah perencanaan partisipatif yang melibatkan masyarakat pada desa Wawatu yang telah mengembangkan pariwisata secara aktif. Pengumpulan data dilakukan melalui survei berbasis data spasial dan pemotretan udara menggunakan DRONE, wawancara parsial, observasi, dan penyediaan data spasial untuk penentuan spot kawasan wisata baru. Data dianalisis dengan pendekatan kualitatif untuk mengidentifikasi upaya peningkatan kapasitas masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa peningkatan kapasitas masyarakat dilakukan melalui beberapa bentuk, antara lain pelatihan keterampilan memasak kuliner lokal, pendampingan dalam pemilihan lokasi wisata pesisir yang baru, penyusunan rencana spot pemancingan bagi wisatawan, dan pengembangan wisata melalui pemilihan lokasi Camping Ground. Strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan partisipasi, pengetahuan, dan keahlian masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan pariwisata desa pesisir secara berkelanjutan. Sosialisasi untuk penguatan partisipatif kepada pemerintah dan masyarakat yaitu pentingnya koordinasi dan kolaborasi dalam perencanaan kawasan pesisir. Peningkatan kapasitas masyarakat merupakan kunci dalam pengembangan wisata desa pesisir yang berkelanjutan.
Hubungan Gaya Belajar dengan Kemampuan Berpikir Kreatif dalam Menyelesaikan Proyek Pembelajaran Materi Pertumbuhan dan Perkembangan Peserta Didik Di SMAN 8 Kendari Sabilu, Murni; Safilu, Safilu; Sirih, M; Arifin, Kasman; Jahidin, Jahidin; Amiruddin, Amiruddin; Zubaidah, Dwi Nurhidayah; Rayani, Nur; Nurrijal, Nurrijal
Jambura Edu Biosfer Journal Vol 6, No 1 (2024): Jambura Edu Biosfer Journal
Publisher : Fakultas MIPA Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34312/jebj.v6i1.24485

Abstract

Salah satu aspek yang kurang diperhatikan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran adalah gaya belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan antara gaya belajar dan kemampuan berpikir kreatif pada siswa kelas XII IPA di SMAN 8 Kendari. Tiga tipe gaya belajar, yaitu visual, auditorial, dan kinestetik, diidentifikasi sebagai variabel penelitian. Selain itu, pentingnya pengembangan kemampuan berpikir kreatif sebagai potensi setiap individu juga diperhatikan. Penelitian dilakukan dengan memberikan angket gaya belajar dan angket kemampuan berpikir kreatif kepada peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tipe gaya belajar kinestetik dengan kemampuan berpikir kreatif siswa kelas XII IPA di SMAN 8 Kendari. Hubungan ini bersifat positif dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,468, menunjukkan tingkat hubungan sedang. Sementara itu, tipe gaya belajar auditorial dan visual tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Penemuan ini memberikan kontribusi dalam pemahaman pentingnya memahami gaya belajar kinestetik dan mengintegrasikannya dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar dalam merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan gaya belajar siswa, sehingga dapat memaksimalkan potensi kreatif mereka dalam mencapai tujuan pembangunan nasional di bidang pendidikan.Kata kunci: Gaya Belajar, Berpikir Kreatif, Strategi Pembelajaran, Biologi
Media Facebook pada Keterampilan Menulis Narasi di Kelas XI SMA Jahidin, Jahidin; Pohan, Jusrin Efendi; Sitorus, Friska Ria
Jurnal Educatio FKIP UNMA Vol. 10 No. 4 (2024)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/educatio.v10i4.9622

Abstract

Permasalahan menulis siswa sekolah menengah atas dilatarbelakangi ketimpangan antara materi yang diajarkan dengan model pembelajaran yang diterapkan. Siswa terlalu dominan diajarkan teori-teori belajar menulis, dibandingkan latihan siswa menulis. Hal inilah membuat pembelajaran menulis selalu rendah dilihat dari hasil belajarnya. Siswa terpaku pada teori menulis, mengakibatkan siswa hanya hebat dalam teori belajarnya, bukan pada kemampuan siswa menulis teksnya. Permasalahan ini tidak serta merta kekurangan guru dalam membelajarkan siswa, tetapi guru terpusat pada model pembelajaran konvensional. Disinilah perlu adanya perubahan paradigma belajar siswa ke arah pembelajaran digital yang memuat kreativitas siswa yang diberikan kebebasan seluas-luasnya. Salah satu platform pembelajaran online adalah belajar melalui media facebook. Media ini tidak sekadar sarana komunikasi hanya melihat hiburan saja, tetapi dapat dilakukan sebagai wadah untuk publikasi siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksprimen nonequivalent control group design, subjek diambil dari populasi tertentu dan dilakukan pretest kemudian dikenai treatment. Setelah dikenai treatment, subjek tersebut diberikan posttest untuk mengukur pengaruh perlakuan pada kelompok tersebut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan skala dan tes (pretest-posttest). Skala merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab. Tes dilaksanakan sebelum dan sesudah siswa diberi perlakuan pada mata pelajaran bahasa Indonesia di dalam kelas untuk mengetahui hasil belajar siswa. Pemberian tes dilakukan sebanyak dua kali, yaitu sebelum pembelajaran pretest dan posttest dilakukan setelah threatment (perlakuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa media facebook sangat berpengaruh pada pembelajaran menulis narasi ditandai dengan hasil maksimum kelas eksprimen memperoleh 78,5% dan nilai minimum 60,7%.
HAKIKAT KEDUDUKAN DAN FUNGSI BAHASA INDONESIA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA DAN BERNEGARA Jahidin, Jahidin
CULTURAL EDUCATION JOURNAL OF LITERATURE AND CULTURE Vol 11 No 1 (2024): Jurnal Edukasi Kultura
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Language is a regular system of sound symbols used to express feelings and thoughts that are used by members of a society to work together, interact, and to communicate with other humans either through gestures, namely gestures, speech i.e. everyday speech. The purpose of this article is to explain the position of the nature of language and the philosophy of language taken from several expert opinions to further explain the material. Language development is an increase in the ability to master communication tools, both verbally, in writing and using sign signs. The relationship of philosophy to language, is a system of symbols that is not only an empirical sequence of sounds , it has a nonempirical meaning. In the development of its use, Indonesian has two kinds of functions, namely as a national language and an official state language. As a national language, Indonesian is used as a tool to unite the Indonesian nation. Meanwhile, as the official language of the state, Indonesian is a language used for government administration activities, especially for official activities.