Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Early Childhood Education: Integrative Holistic Early Childhood Development Program Implementation Apriyansyah, Chandra; Awaluddin Tjalla; Ari Saptono; Hartati, Sofia; Jalal, Fasli; Sukatmi, Sri; Ismail , Mazeni; Lia Kurniawaty
Jurnal Pendidikan Anak Vol 6 No 2 (2024): Child Education Journal August
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v6i2.5990

Abstract

This study aims to observe how the Integrative Holistic Early Childhood Development Program is implemented in ECCE units. The survey's conclusion that Bogor Regency's use of Integrative Holistic ECCE is still subpar served as the impetus for this investigation. This study uses a descriptive, qualitative research design. The PAUD unit in Bogor Regency hosted the study for three months, from March to May 2024. This study includes principals and instructors as subjects. Qualitative descriptive analysis is the data analysis method that is applied. Data reduction, data visualization, conclusion drafting, and data verification are among the stages of data analysis. Using triangulation, the data's veracity is verified. According to the study's findings, principals and teachers have a positive attitude toward PAUD HI, employ effective strategies or methods in their programs, and work together with the government, non-governmental organizations, parents, and the private sector. However, one of the main challenges in putting PAUD HI programs into practice in ECCE units is the lack of funding, facilities, and teaching staff, as well as a lack of resources for the learning environment and parent involvement. The study's conclusion The Integrative Holistic Early Childhood Development (PAUD HI) program faces a number of obstacles during implementation. To overcome these obstacles, the community, government, and educational institutions must work together well, actively involve parents, improve infrastructure and human resources, and conduct periodic evaluations.
CASE STUDY OF FATHERLESS: THE ROLE OF FATHERS IN EARLY CHILDHOOD CARE Nurjanah, Novita Eka; Jalal, Fasli; Supena, Asep
Kumara Cendekia Vol 11, No 3 (2023): Kumara Cendekia
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/kc.v11i3.77789

Abstract

Pentingnya peran ayah dalam pengasuhan anak bukanlah topik yang baru dalan penelitian di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Kondisi yang ada di Indonesia, peran ayah dalam pengasuhan belum optimal hal ini dikarenakan masih adanya budaya patriarki bahwa peran pengasuhan menjadi tanggung jawab ibu; adanya pernikahan dini; dan adanya anak yang tidak tinggal bersama orang tua.  Hasil observasi awal ditemukan bahwa salah satu kecamatan di Boyolali menunjukkan bahwa tidak adanya kehadiran ayah atau fatherless dalam pengasuhan anak berdampak pada perkembangan anak usia dini. Di daerah ini masih menganut budaya patriarki yang kuat yaitu pengasuhan sepenuhnya merupakan peran ibu dan ayah berperan untuk mencari nafkah. Berdasarkan fenomena tersebut, penting dilakukan penelitian untuk mengkaji ketidakhadiran ayah atau fatherless dalam pengasuhan anak usia dini. Partisipan dalam penelitian ini adalah satu anak dari orang tua yang menikah dini di salah satu kecamatan Kota Boyolali. Anak ini berada dalam pengasuhan yang masih menganut budaya patriarki dan orang tua belum matang dalam memberikan pengasuhan kepada anak. Pendekatan strategi studi kasus tunggal digunakan untuk mendeskripsikan secara mendalam fatherless yang ada. Analisis tematik dari hasil wawancara mendalam terhadap orang tua digunakan dalam analisis data penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ayah tidak memiliki peran dalam mengasuh anak, waktu bersama anak sangat minim, dan adanya paham budaya patriarki bahwa pengasuhan anak dilakukan sepenuhnya oleh ibu. Hal ini berdampak pada tidak adanya kelekatan antara anak dengan ayah, tidak optimalnya kemandirian anak, dan adanya gangguan kontrol perilaku anak.