Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 1 KUOK Elza Nora Yuliani; Zulfah Zulfah; Zulhendri Zulhendri
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (600.064 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v2i2.51

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan antara kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional di SMP Negeri 1 Kuok. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen, yaitu peneliti berperan langsung sebagai guru dalam proses pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Kuok yang berjumlah 66 orang dan objek penelitian ini adalah kemampuan pemahaman konsep matematis. Pengambilan data dalam penelitian ini mengunakan metode observasi, dokumentasi, dan tes. Dalam penelitian ini, pertemuan dilaksanakan selama enam kali, yaitu satu pertemuan dilaksanakan pre test, empat kali pertemuan dengan menggunakan model pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan satu pertemuan lagi dilaksanakan pos test. Data yang terkumpul dari hasil tes dianalisis dengan menggunakan uji tes”t”. Berdasarkan hasil analisis data, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran konvensional di SMP Negeri 1 Kuok. Ini dapat dilihat dari perbandingan to dengan tt. Pada taraf 5% menunjukkan bahwa to lebih besar dari tt (3,34 > 2,02). Dengan demikian dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kemampuan pemahaman konsep matematis siswa yang belajar menggunakan model kooperatif tipe Group Investigation (GI) dengan siswa yang belajar menggunakan pembelajaran konvensional.
PENGARUH STRATEGI REACT (RELATING, EXPERIENCING, APPLYING, COOPERATING, TRANSFERING) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 1 BANGKINANG Ulfa Santi Novri; Zulfah Zulfah; Astuti Astuti
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (748.757 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v2i2.52

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh strategi pembelajaran REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Bangkinang. Adapun rumusan masalahnya adalah “Apakah terdapat pengaruh signifikan pemahaman konsep matematis antara peserta didik yang belajar menggunakan strategi REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering) dan peserta didik yang memperoleh pembelajaran konvensional kelas VII di SMP Negeri 1 Bangkinang?”. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen yaitu peneliti berperan langsung sebagai guru dalam proses pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Bangkinang dan yang menjadi objek penelitian ini adalah pemahaman konsep matematis. Pengambilan data dalam penelitian ini mengunakan dokumentasi dan tes. Dokumentasi digunakan untuk mengetahui sejarah sekolah, keadaan guru dan peserta didik, sarana dan prasarana yang ada di sekolah. Sedangkan test dipergunakan untuk mengetahui tingkat pemahaman konsep matematika peserta didik. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh rata-rata untuk kelas eksperimen 80,046 sedangkan kelas kontrol 58,240 dan nilai thitung sebesar 4,314 sedangkan nilai ttabel pada taraf signifikan 5% = 2,00 maka thitung ≥ ttabel atau 4,314 ≥ 2, 00. Ini berati bahwa ha diterima dan ho ditolak. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat pengaruh strategi REACT (Relating, Experiencing, Applying, Cooperating, Transfering) terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis peserta didik kelas VII SMP Negeri 1 Bangkinang.
KEMAMPUAN REPRESENTASI MATEMATIS PESERTA DIDIK BANGKINANG DALAM MENYELESAIKAN SOAL PISA 2015 Zulfah Zulfah; Wida Rianti
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 2 No 2 (2018): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (746.449 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v2i2.56

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kemampuan representasi matematis peserta didik Bangkinang dalam menyelesaikan soal PISA 2015. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah tes berupa soal PISA 2015, pedoman wawancara yang sifatnya terbuka, dan nilai peserta didik. Teknik analisis data yang dilaksanakan yaitu mereduksi data, penyajian data, dan verifikasi data atau penarikan kesimpulan dari data yang dimiliki. Berdasarkan analisis data dari soal PISA 2015 yang dikategorikan soal representasi matematis yaitu soal nomor 10, 11, 14, 16, 25, 31, 38, dan 39 diperoleh beberapa informasi. Kemampuan representasi visual dari penyajian tabel, peserta didik sudah mampu menyajikan kembali data atau informasi dari suatu tabel menjadi bentuk lain seperti pola barisan. Pada representasi ini terdapat bermacam bentuk atau pola yang diberikan sehingga menunjukkan kemampuan representasi visual yang baik. Kemampuan representasi visual gambar dimana peserta didik membuat gambar bagian-bagian geometri untuk menyelesaikan permasalahan dan memfasilitasi penyelesaian masalah. Kemampuan representasi simbolik atau persamaan atau ekspresi matematika yang dimiliki peserta didik sudah dimiliki hampir sebagian peserta didik. Berdasarkan analisis lembar jawaban pada soal yang dikategorikan representasi verbal diperoleh kemampuan verbal (kata-kata atau teks tertulis) yang dimiliki sebagai besar peserta didik sudah baik. Peserta didik tersebut sudah mampu menuliskan langkah-langkah penyelesaian dengan baik dan teratur. Berdasarkan analisis lembar jawaban peserta didik, diketahui pada soal yang juga dikategorikan soal pemecahan masalah peserta didik mengalami kesulitan dalam membuat situasi masalah berdasarkan data atau representasi yang diberikan serta membuat persamaan atau model matematis dari representasi yang diberikan
Tahap Preliminary Research Pengembangan LKPD Berbasis PBL untuk Materi Matematika Semester 1 Kelas VIII SMP Zulfah Zulfah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 1 No 2 (2017): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.994 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v1i2.59

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah sebagai salah satu kemampuan matematis yang harus dimiliki peserta didik. Ada beberapa factor penyebab rendahnya kemampuan pemecahan masalah. Salah satunya adalah tidak tersedianya bahan ajar yang memudahkan siswa untuk tumbuh dan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah matematis secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Bahan Ajar Lembar Kerja Siswa (TMSW) berdasarkan Problem Based Learning (PBL) untuk semester pertama materi matematika yang valid, praktis, dan efektif. Jenis penelitian ini adalah penelitian desain. Penelitian ini menggunakan model Plomp yang terdiri dari tiga tahap, Untuk tahap pertama yaitu tahap awal penelitian dilakukan analisis kebutuhan, analisis peserta didik, analisis kurikulum, analisis konsep, serta analisis bahan ajar yang ada. Pada tahap prototipe, ia mulai merancang materi matematika berbasis TMSW berbasis PBL untuk semester pertama, kemudian melakukan evaluasi formatif untuk mengetahui validitas dan kepraktisan produk dalam bentuk TMSW berdasarkan PBL. Yang terakhir adalah tahap penilaian, tahap ini adalah untuk menguji kepraktisan dan efektivitas penilaian. Efektivitasnya bisa dilihat melalui eksperimen kuasi.
Pengembangan Bahan Ajar Mata Kuliah Aljabar Linear Dengan Menggunakan Maple Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Zulhendri Zulhendri; Adityawarman Hidayat; Zulfah Zulfah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.387 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v3i2.113

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan buku ajar mata kuliah Aljabar Linear dengan menggunakan Maple. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa semester 6 yang berjumlah 12 orang. Metode yang digunakan adalah penelitian pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap yaitu: (1) analisis, (2) perancangan, (3) pengembangan, (4) implementasi dan (5) implementasi. Produk penelitian ini adalah bahan ajar mata kuliah Aljabar Linear. Prototipe produk divalidasi oleh ahli desain dan ahli media, kemudian dilakukan uji perorangan dan uji kelompok. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan pedoman wawancara. Dari hasil kuesioner dan wawancara diketahui bahwa buku ajar yang dikembangkan layak diterapkan kepada mahasiswa.
Analisis Kemampuan Peserta Didik Smp di Bangkinang Melalui Penyelesaian Soal Pisa 2015 Zulfah Zulfah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2019): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.718 KB) | DOI: 10.31004/cendekia.v3i2.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah dan kemampuan penalaran peserta didik SMP di bangkinang yang berumur 14 – 15 tahun melalui penyelesaian soal PISA 2015 yang merupakan soal bertaraf internasional yangmana sebelumnya tidak pernah diberikan soal PISA 2015. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Pendekatan kualitatif dipilih dengan tujuan mengungkap secara lebih cermat kesalahan peserta didik dalam menyelesaikan soal PISA 2015. Selain itu, dengan pendekatan kualitatif peneliti dapat berkomunikasi langsung dengan responden untuk mengetahui kemampuan matematis peserta didik melalui penyelesaian soal PISA 2015. Berdasarkan analisis data yang dilakukan pada 120 orang peserta didik dengan menyelesaikan soal PISA 2015 pada kategori soal kemampuan pemecahan masalah peserta didik, sebagian besar pesera didik tidak bisa menjawab soal tersebut. Kendala terbesar yang dialami adalah peserta didik tidak mengetahui langkah penyelesaian yang harus dilakukan dalam menyelesaikan permasalahan yang diberikan. Pada soal kategori kemampuan penalaran, dimana soalnya masih bersifat penalaran induktif, maka peserta didik mampu menjawab dengan baik, namun untuk penalaran deduktif peserta didik tidak mampu memberikan kemungkinan jawabannya.
Analisis Buku Siswa Matematika SMA dari Indonesia dan China Pada Materi Peluang dan Statistik Aditya Purnama; Tommy Tanu Wijaya; Senja Noviani Dewi; Zulfah Zulfah
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.305

Abstract

Buku pelajaran menjadi salah satu peranan penting dalam meningkatkan kemampuan matematis dan hasil belajar siswa. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konten pada buku cetak yang banyak dipakai di Indonesia dan china. Objek pada penelitian ini adalah materi peluang dan statistik pada SMA kelas 12. Metode penelitian yang dipakai pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Textbook dianalisis dari beberapa aspek penting seperti susunan materi peluang dan statistic, pembagian jam mata pelajaran dan analisis yang dilakukan pada soal latihan. Hasil pada penelitian ini menunjukkan bahwa jam mata pelajaran di Indonesia lebih banyak 14 jam mata pelajaran dibanding di china. Susunan materi peluang dan statistik di Indonesia lebih banyak di banding susunan materi peluang dan statistic di Indonesia. Jumlah soal latihan pada Indonesian textbook lebih banyak dibanding chinese textbook. Tetapi jumlah type soal applying dan reasoning pada chinese textbook lebih banyak dibanding Indonesia textbook. siswa di Indonesia terbiasa dengan banyak latihan soal. Sedangkan siswa di china lebih fokus pada poin-poin penting dan meningkatkan kemampuan high order thinking (HOT) siswa. diharapkan penelitian ini dapat menjadi bahan pertimbangan pada penyusunan textbook pada kurikulum selanjutnya pada dua Negara.
Pengembangan Soal Matematika Berbasis Kearifan Lokal dan Daya Tarik Wisata Riau Pada Tahap Preliminary Research Zulfah Zulfah; Sri Ulfa Insani
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v4i2.311

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kebutuhan terhadap soal matematika berbasis kearifan lokal dan daya tarik wisata Riau, karakter peserta didik, kurikulum dan konsep di kelas VII dan VIII SMP/MTs. Hal ini perlu dilakukan sebagai dasar dalam pelaksanaan pengembangan soal matematika dengan konteks tersebut. Tahap preliminary research ini merupakan bagian dari penelitian pengembangan model Plomp yang terdiri dari preliminary research, prototyping phase, dan assessment phase. Adapun instrumen penelitian yang digunakan adalah daftar check, pedoman wawancara, dan catatan harian. Sekolah yang dijadikan sebagai subjek penelitian adalah SMPN 35 Pekanbaru, SMPN 3 Koto Kampar Hulu, MTs 6 Kampar dan lima sekolah lainnya. Berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan soal yang tersedia disimpulkan perlunya soal matematika dengan konteks tersebut, selain dapat dijadikan sebagai alat ukur kemampuan matematis peserta didik, juga dapat memberikan kesan kepada peserta didik terutama membentuk sikap yang baik sesuai dengan tujuan dari mata pelajaran matematika. Hasil analisis peserta didik diperoleh kesimpulan bahwa peserta didik tertarik dengan soal-soal matematika yang berkonteks tersebut, karena memang pada dasarnya mereka juga pernah ikut dalam pelaksanaan kearifan lokal tersebut, serta pernah mengunjungi daerah wisata yang ada di Provinsi Riau. Pada kurikulum kelas VII dan VIII seluruh materi dapat dikaitkan dengan konteks yang dimaksud. Berdasarkan analisis konsep terdapat susunan materi yang perlu dilakukan perbaikan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KUOK Fitria Hidayat; Zulhendri Zulhendri; Zulfah Zulfah
Journal on Education Vol 1 No 1 (2018): Journal On Education
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.841 KB) | DOI: 10.31004/joe.v1i1.7

Abstract

This study aims to determine whethe there is the influence of type TPS kooperatif learning model of mathematical problem solving ability junior high student in grade VII Negeri 1Kuok. This study is experimental study. Sampling technique using sampling techniques random. The subject of this study were grade students as aclass experiment VII D and grade students as a control class.Data collection techniques by doing dokumentasi, observation and test. In this study, meetings were held for five times, four meetings with implementing type models of cooperative learning TPS and one more meeting held posstest. To find out the result of the study investigatigators to manually calculate your own data. Based on the results obtained by use within the data, analyzed using the test “t” . analysis of data showed the value tcount = 8,79 and t table significant level of 5% and 1% at 2,01 and 2,68. This shows that (2,01<8,79>2,68), which means H0 rejected andHa accepted. Thus, itcan be concluded that there are type effect of cooperative learning model of problem solving TPS againt the students math class VII SMP Negeri 1 Kuok.
Using VBA Learning Media To Improve Students’ Mathematical Understanding Ability Tommy Tanu Wijaya; Zhou Ying; Liu Cunhua; Zulfah Zulfah
Journal on Education Vol 2 No 3 (2020): Journal On Education: Volume 2 Nomor 3
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v2i3.314

Abstract

Trigonometry is one of the basic of mathematics that is taught in high school. Students always thinks that trigonometry is a hard theory and this research aims to overcome the students’ problems by using VBA learning media base on the 6-question cognitive theory. This research will use the experiment method with a pre-test and post-test to see the difference on the students’ mathematics understanding ability that uses VBA learning media based on the 6-question cognitive theory and the one that uses traditional teaching method. The result of this research is that there is a difference and an increase in the students’ mathematics understanding ability that uses VBA learning media base on the 6-question cognitive theory compared to the students who uses traditional teaching method.
Co-Authors Adillah Azzahra Aditya Purnama Adityawarman Hidayat Agus Dermawan Ahmad Fauzan Allisa Maulidina Amir Luthfi Annisa, Salsa Fitri Aprina Dinta Astri Sundari Astuti Astuti Astuti Ayu Nur Avina Bunga Casandra Bunga Ervinasari Cahaya Amergus Citra Nur Syafitri Dayu Irmansyah Dedi Candra Desvia Amanda Januarti Dicky Ezaldi Dicky Ryan Dwi Novelena Dwi Viora Dwike Nur Utami Efri Hardian Ningsih Elsi Rahayu Putri Elza Nora Yuliani Eri Hakim Firmansyah Erisya Hermira Fajar Ramadani Fatiha Jumalfi Febriyanti Alicia Sianipar Fitria Hidayat Gita Nirmala Hafizah Risali Harpini Harpini Helma Lia Sapitri Husnul Khotimah Ika Juliana Imam Nasrulloh Irfan Firdaus Jamila Wati Jeni Kasman Edi Putra Kasman Ediputra Laksono Trisnantoro Liana Azara Rossa Lina Suryani Liu Cunhua Lussy Midani Rizki M Hafis M. Dino Parlaungan M. Rico Fahrul Meila Handaini Melani Felantini Putri Melma Rohani Mimis Saputra Mira Elviana Mohammad Fauziddin Molli Wahyuni Molly Wahyuni Mona Lisa Rahmadani Mutiara Nursandi Nazaruddin Nazaruddin Nelva Riza Nopri Herlinda Nova Anggraini Nur Fitriana Nur Padilah Nurfitriana Nurfitriana Nurhaliza Nurhaliza Nurhersya Fitri Nursyahfira Nursyahfira Nurul Istiqomah Nurul Rahma Prilia Padila Puja Marliana Putri Asilestari, Putri Putri Erlangga Putri Erna Lira Putri Umairah Rahma Oktaviani Rapika Andela Rastuti Rastuti Resa Aprinita Sari Resa Aprinita Sari Rian Aristi Rian, Dicky Rika Wulansari Rinieke Ammelia Risa Meilani Haryanto Risky Hidayah Risky Yusri Farmansyah Risma Susanti Rizal, Muhammad Syahrul Rizki Amalia Rizky, Lussy Midani Sair Sodikin Salsa Fitri Annisa Senja Noviani Dewi Septia Ningrum Silvira Andani Sinta Agustina Siska Mardhotillah Slamet Arifin Sri Ulfa Insani Sriyani Sriyani Suci Febriani Susilawati Susilawati Suzila Tommy Tanu Wijaya Toto Nusantara Ulfa Santi Novri Vivi Sahira Lestary Wida Rianti Yelvi Rahmadani Yeni Agustina Yenni Fitra Surya Yola Bidara Yola Malinda Yolanda Aprila Koto Yolanda Pahrul Yusi Ahadna Yusnira Yusuf Hanafi Zhou Ying Zulhendri