Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Implementasi Building Information Modeling (BIM) Pada Konstruksi High Risk Building Akbar, Mochammad Nuril Faizal; Winanda, Lila Ayu Ratna; Manaha, Yosimson Petrus
Jurnal Talenta Sipil Vol 8, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v8i1.855

Abstract

Almost all construction companies in Indonesia use conventional methods in planning, including volume analysis. The weakness of the conventional method is that it requires more time with low precision. The need for updating the implementation to the planning results is also difficult to do. Therefore, the purpose of this research is to implement Building Information Modeling (BIM), which is a method to display virtual construction before physical construction begins, based on the Autodesk Revit application. Analysis using the Autodesk Revit application automatically generates a work volume of 4,333,885m³ for concrete work and 666,338.61kg for reinforcement work in the case under review. The results of the analysis show that the application of Building Information Modeling (BIM) in construction projects can simplify and accelerate the design process.
PENERAPAN METODE SIMPLEKS UNTUK OPTIMALISASI PENGGUNAAN ALAT BERAT PADA PEKERJAAN GALIAN DAN PENGANGKUTAN Majid, Haqya; Lila Ayu Ratna Winanda; Munasih
Jurnal Teknik Sipil Vol. 10 No. 1 (2025): De'Teksi : Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/deteksi.v10i1.1035

Abstract

Most construction projects currently use heavy equipment during their implementation. The purpose of using heavy equipment is to make it easier to do work so that work can be done more easily and quickly. The Babon River is a river that crosses the city of Semarang with a watershed area of ​​119,417 km2 and a length of around 17 km starting from downstream of Pucang Gading Dam to the estuary passing Karang Roto Dam. The condition of the Babon River, which is experiencing channel narrowing and shallowing, has reduced the capacity of the river's cross-section to carry flood discharge, so that during the rainy season, floods often occur which inundate the area around the Babon River. Therefore, it is necessary to normalize the Babon River so that its function continues to run well so that it can overcome flooding in the area around the Babon River. Through the preparation of this journal the author tries to analyze the productivity of each heavy equipment used, namely: PC-200 Excavator, Hitachi ZX210LC-5g Long Arm Excavator + pontoon, Hino FG 260 JJ Dump Truck, Hino 136 HD Dump Truck, and Dump Truck Hino FM 260 JD. Based on the analysis results, the productivity results of the PC-200 Excavator were: 228.3 m3/hour, the productivity of the Hitachi ZX210LC-5g Long Arm Excavator + pontoon: 73.6 m3, the productivity of the Hino FG 260 JJ Dump Truck: 17.54 m3/hour, Hino 136 HD Dump Truck productivity: 11.76 m3/hour, Hino FM 260 JD Dump Truck productivity: 25.23 m3/hour. Keywords: Heavy Equipment, Heavy Equipment Optimization, Heavy Equipment Productivity
PENGEMBANGAN REST AREA DESA KEMANTREN BERBASIS TEKNOLOGI BIM UNTUK MENDUKUNG PEMBERDAYAAN EKONOMI UMKM LOKAL Sunarwadi, Hadi Surya Wibawanto; Kartika, Deviany; Ratnawinanda, Lila Ayu; Erfan, Mohammad
PROFICIO Vol. 6 No. 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.4584

Abstract

Building Information Modeling (BIM) telah menjadi pendekatan penting dalam industri konstruksi modern karena kemampuannya untuk mengintegrasikan berbagai disiplin dalam satu model digital kaya informasi. Teknologi ini memungkinkan visualisasi yang realistis, koordinasi lintas disiplin yang lebih baik dan efektif, estimasi biaya yang akurat, dan pengelolaan proyek yang efisien. Selain itu, BIM mendukung keberlanjutan dengan meminimalkan dampak lingkungan dan mengoptimalkan efisiensi energi, menjadikannya relevan di era digitalisasi konstruksi. Jurnal ini membahas implementasi BIM dalam kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk menghasilkan dokumen perancangan berbasis BIM sesuai dengan aturan Standar Nasional Indonesia (SNI) konstruksi. Kegiatan ini dilakukan untuk mendukung pembangunan gedung Masjid di salah satu institusi pendidikan vokasional di Kabupaten Malang. Melalui pendampingan intensif kepada mitra, program ini mencakup pengembangan sistem database konstruksi berbasis digital, serta simulasi penerapan dokumen perancangan struktur. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi BIM membantu mitra memahami penerapan standar konstruksi yang lebih baik dan meningkatkan kualitas perencanaan proyek. Digitalisasi konstruksi berbasis BIM ini menjadi langkah strategis dalam menjawab tuntutan regulasi dan tantangan industri modern.
APPLICATION OF CLASH DETECTION ANALYSIS IN APARTMENT BUILDING Rakha Radhitya Putra Yudiyanto; Lila Ayu Ratna Winanda; Hadi Surya Wibawanto Sunarwadi; Deviany Kartika
PARENTAS: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 11 No. 1 (2025): Journal Parentas Edisi Januari-Juni 2025
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/parentas.v11i1.19731

Abstract

The advancement of technology in Indonesia can be felt by many business people, one of which is from the construction sector. which used to use conventional methods including in the modeling process, as well as the error analysis process during the construction project planning process. error analysis process during the construction project planning process, because conventional methods tend to take a long time and have a low level of accuracy. low level of accuracy. Therefore, this research was carried out using the integration of between Building Information Modeling (BIM) using Clash Detection analysis to show the clash of Detection analysis to show the clash that occurs between the structure and the architecture of the building to be planned to avoid errors. architecture of the building to be planned in order to avoid errors based on integration between Autodesk Revit and Autodesk Naviswork. By Clash Detection analysis obtained the results, the clash that clashes that occurred as many as 298 clashes, which means that clashes have been found between components that can reduce the efficiency of components that can reduce development efficiency in construction projects
EVALUASI PENGENDALIAN WAKTU DAN BIAYA MENGGUNAKAN METODE CRITICAL PATH METHOD (CPM) DAN FAST TRACK Ahmad Dahlan; Ir. Togi H. Nainggolan; MS. Lila Ayu Ratna Winanda, ST.,MT
SONDIR Jurnal Sondir
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (239.471 KB) | DOI: 10.36040/sondir.v3i1.2587

Abstract

Perkembangan dunia konstruksi di Indonesia semakin berkembang pesat seiring dengan meningkatnya kebutuhan sarana dan prasarana infrastruktur serta fasilitas lain demi menunjang aktifitas penduduk di Indonesia, yang membuat persaingan antar sesama penyedia jasa konstruksi semakin ketat. Proyek pembangun jembatan Syarif Tua kabupaten jembrana dipilih sebagai studi kasus karena mengalami keterlambatan pada pelaksanaan proyek konstruksinya. Data studi ini menggunakan data sekunder pada proyek, yaitu : penjadwalan proyek (Time Schedule) dan Rencana anggaran biaya. Dari data tersebut, kemudian metode fast track diterapkan agar dapat mereduksi waktu dan biaya pelaksanaan proyek sehingga dapat mempercepat pelaksanaan proyek. Dari hasil perhitungan menggunakan program bantu Microsoft Office Project pada penjadwalan normal atau tanpa fast track, waktu pelaksanaan proyek selama 245 hari. Setelah mengalami fast track tahap pertama proyek dapat selesai selama 224 hari sehingga jika menggunakan penjadwalan fast track tahap pertama waktu yang di reduksi sebesar 21 hari waktu normal. Pada fast track tahap kedua waktu yang dapat direduksi sebesar 14 hari dari waktu fast track tahap pertama. Setelah mengalami fast track tahap Kedua proyek dapat selesai selama 210 hari. Total besarnya percepatan waktu pelaksanaan yang di reduksi oleh fast track tahap pertama dan tahap kedua sebesar 35 hari atau sebesar 14%. Sedangkan pada biaya tidak langsung juga terjadi penghematan (efisiensi) sebesar Rp. 120.114.855 dari total biaya proyek awal Rp. 8.703.977.618 menjadi Rp. 8.583.862.763
KAJIAN FAKTOR – FAKTOR PENYEBAB KECELAKAAN KONSTRUKSI Prayitno Osmar Dangga; Munasih; Lila Ayu Ratna Winanda
SONDIR JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v5i1.3635

Abstract

Tingkat pengetahuan, pemahaman, dan penerapan oleh pihak-pihak yang terkait untuk pencegahan keselamatan kerja sangat rendah. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengidentifikasiakan faktor-faktor yang menyebabkan kecelakaan konstruksi dam untuk mengetahui hubungan antar faktor yang teridentifikasi. Penelitian ini dilakukan penelusuran literature dan kejadian kecelakaan dengan cara melakukan pencarian faktor-faktor penyebab kecelakaan kerja pada konstruksi dengan menggunakan acuan dari penelitian terdahulu, berita media cetak dan elektronik, setelah itu melakukan penelusuran terhadap berita-berita kecelakaan konstruksi yang telah terjadi pada 10 tahun terakhir dalam bentuk sintesa uraian dan table untuk mencari hubungan antar factor, apakah factor tersebut mempunyai hubungan searah atau timbal balik dengan bantuan aplikasi Ventana simulation (Vensim) PLE yang digunakan untuk mengukur hubungan antara faktor penyebab kecelakaan dengan melihat diagram caustik.Hasil analisis kecelakaan yang dominan terjadi, faktor dominan penyebab kecelakaan, hubungan antar faktor dalam causatik diagram menunjukan kejadian kecelakaan konstruksi yang sering terjadi dalam 10 tahun terakhir yang terangkum dari tahun 2015 sampai 2019 merupakan kejadian kecelakaan yang dimana memakan korban jiwa seperti luka-luka ringan bahkan meninggal dunia, adapaun kecelakaanya konstruksi terjadi pada proyek MRT, Jalan tol, jembatan, dan underpass dan yang sering terjadi adalah kecelakaan pada proyek jalan tol. Adapun factor-faktor yang menyebabkan kecelakaan kerja adalah tidak dilibatkannya tenaga ahli K3 konstruksi dan penggunaan metode pelaksanaan yang kurang tepat, lemahnya penguasaan K3, kurang emadainya kualitas dan kuantitas, ketersediaan peralatan perlindungan diri, kurang disiplinya para tenaga kerja dalam mematuhi ketentuan dalam K3
ANALISIS REKAYASA NILAI PADA PROYEK GEDUNG : (Studi Kasus Pada Gedung Rawat Inap 5 Lantai RSUD Dr. Iskak Tulungagung) Ajeng Tantri Anugerahini; Lila Ayu Ratna Winanda; Munasih
SONDIR JURNAL SONDIR
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/sondir.v5i2.4620

Abstract

Pengendalian biaya proyek merupakan hal yang penting dan harus diperhatikan dalam pembangunan sebuah proyek konstruksi. Pemilihan desain dan bahan juga berpengaruh terhadap mutu dan kualitas bangunan tersebut. Oleh karena itu perlu dilakukan peninjauan kembali dengan mengkaji ulang desain awal proyek dengan cara mereduksi dan mengidentifikasi biaya-biaya yang tidak perlu tanpa mengurangi kualitas dan fungsi bangunan. Analisis rekayasa nilai pada Pembangunan Gedung Rawat Inap 5 Lantai RSUD Dr. Iskak Tulungagung dilakukan pada pekerjaan arsitektur dikarenakan beberapa item pekerjaan mempunyai biaya yang tinggi pada pekerjaan kusen pintu dan jendela. Penelitian dilakukan dengan mencari alternatif-alternatif penganti material desain awal lalu akan diseleksi menggunakan analisa keuntungan dan kerugian. Selanjutnya akan diperoleh beberapa alternatif yang akan dianalisis lebih lanjut menggunakan metode Multi Criteria Discussion Making (MCDM) yaitu analisis kriteria non biaya dengan metode Analysis Hierarchy Process (AHP) dan analisis kriteria biaya dengan metode Life Cycle Cost (LCC). Dari hasil penelitian didapatkan alternatif penganti desain awal 5 jenis pekerjaan yaitu meliputi pekerjaan pintu P1 yaitu alternatif 1, pekerjaan pintu P3 alternatif 1, pekerjaan pintu PB1 alternatif 1, pekerjaan jendela J1 alternatif 3, dan pekerjaan jendela J4 yaitu alternatif 3. Besar penghematan yang diperoleh dari analisis sebesar Rp. 305.337.079,36. Total biaya keseluruhan proyek adalah Rp. 33.405.874.877,09 setelah dilakukan analisis rekayasa nilai menjadi Rp. 33.100.537.797,73 dengan penghematan sebesar 0,91 %. Biaya desain awal item pekerjaan yang terpilih (analisis rekayasa nilai) adalah Rp. 847.417.988,50 berubah menjadi Rp. 542.080.909,14 dengan penghematan sebesar 36,03%. Berdasarkan hasil penelitian ini, analisis rekayasa nilai terbukti memberikan penghematan biaya sesuai dengan fungsi bangunan.
Pemodelan 3D pada Bangunan Gedung Guna Mendukung Implementasi Bim 5D pada Proyek Konstruksi Yudiayanto, Rakha Radhitya Putra; Winanda, Lila Ayu Ratna; Sunarwadi, Hadi Surya Wibawanto; Kartika, Deviany
Jurnal Talenta Sipil Vol 8, No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v8i2.877

Abstract

Nowadays, many have developed in terms of technology and many other sectors. The use of The use of the latest technology also has a big impact on the construction business in Indonesia. Indonesia. Technological developments in the construction sector also have an impact on increasing the value of development efficiency. BIM can overcome work delays and minimize errors in calculating costs on some construction work Therefore, the purpose of this research is to modeling the structural system in three dimensions (3D) on the building as part of the Building Information Modeling (BIM) implementation. The method used in this research is by modeling working drawings and materials previously obtained from working drawings and materials previously obtained from the project used as the object of research into a three-dimensional (3D) object. object of research into a three-dimensional (3D) object using relevant and appropriate software, which will support the implementation of the project to support BIM Implementation. implementation of the project to support the Implementation of 5D BIM on construction projects. Construction project. The results showed that the three-dimensional (3D) structural system can be modeled (3D) structural system can be modeled on the work of columns, beams, foundations, stairs, ramp, and floor plate. The results of this research are expected to support implementation of BIM at least up to 5D level so that it can be known the cost efficiency of thecost efficiency in building work 
ANALISIS KEBUTUHAN LAHAN PARKIR UNTUK RENCANA PEMBANGUNAN GEDUNG PARKIR DI WILAYAH SANTERA DELAPONTE Isa, Mochamad Anas Ataroqy; Winanda, Lila Ayu Ratna; Wijayaningtyas, Maranatha
JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil Volume 8, Nomor 3, Agustus 2025
Publisher : Prodi Sarjana Teknik Sipil, FT, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmts.v8i3.33276

Abstract

The construction of a parking building in the Santerra de Laponte tourism area requires a comprehensive analysis of parking needs and visitor behavior to ensure adequate facilities. This study is a case study using a quantitative approach, conducted through direct field surveys. The analysis includes daily parking volume, average parking duration, parking capacity, design effectiveness, and future parking demand projections. The results show that the parking building is designed with three floors on a 4,225 m² plot, capable of accommodating a total of 1,052 light vehicles. A double-sided parking layout with a 90° angle is implemented to enhance capacity and vehicle circulation efficiency. The peak parking volume occurs between 13:00 and 14:00, with 86 cars and 305 motorcycles. The average parking duration is 1.904 hours for cars and 1.669 hours for motorcycles. The building's maximum capacity can handle up to 400 cars per hour with an effective capacity of 118 vehicles, and 1,502 motorcycles per hour with an effective capacity of 871 vehicles. It is expected that this parking facility will support the development of the tourism sector without parking-related issues, while also improving comfort and accessibility for visitors. Abstrak Pembangunan gedung parkir di kawasan wisata Santerra de Laponte membutuhkan analisis komprehensif terkait kebutuhan parkir dan pola perilaku pengunjung guna memastikan fasilitas yang tersedia memadai. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan kuantitatif yang dilakukan melalui survei langsung di lapangan. Analisis mencakup volume parkir harian, rata-rata durasi parkir, kapasitas parkir, efektivitas desain, serta proyeksi kebutuhan parkir di masa depan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gedung parkir dirancang tiga lantai di atas lahan seluas 4.225 m² dan mampu menampung total 1.052 kendaraan ringan. Sistem parkir yang diterapkan adalah pola dua sisi dengan sudut 90° untuk meningkatkan kapasitas dan efisiensi sirkulasi kendaraan. Volume parkir tertinggi tercatat pada pukul 13.00–14.00 dengan jumlah 86 mobil dan 305 sepeda motor. Rata-rata durasi parkir mencapai 1,904 jam untuk mobil dan 1,669 jam untuk sepeda motor. Kapasitas maksimum gedung parkir dapat menampung hingga 400 mobil per jam dengan kapasitas efektif 118 kendaraan, serta 1.502 sepeda motor per jam dengan kapasitas efektif 871 kendaraan. Diharapkan, gedung parkir ini dapat menunjang pengembangan sektor pariwisata tanpa terhambat oleh permasalahan parkir, serta meningkatkan kenyamanan dan aksesibilitas bagi pengunjung.
Analisis Optimasi Percepatan Waktu Proyek Konstruksi untuk Mengatasi Keterlambatan Jadwal Kartika, Deviany; Lila Ayu Ratna Winanda; Jeremy Irawan
Jurnal Teknik Sipil Info Manpro Vol 14 No 2 (2025): JURNAL INFOMANPRO
Publisher : Pascasarjana Teknik Sipil Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/infomanpro.v14i2.16176

Abstract

Keterlambatan dalam proyek konstruksi sering kali menjadi tantangan utama yang dapat mempengaruhi biaya, kualitas, dan keberlanjutan proyek. Keterlambatan yang terjadi harus segera diatasi agar target proyek tersebut tidak terganggu.Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi percepatan (crashing) pada proyek Paket Rehabilitasi Drainase Perkotaan Kecamatan Kertosono.Proyek rehabilitasi drainase ini penting untuk dilakukan karena cuaca yang cukup ekstrim saat ini, bahkan terdapat banjir dibeberapa tempat. Proyek mengalami keterlambatan hingga minggu ke-5 akibat berbagai faktor teknis dan non-teknis, sehingga untuk mengatasi keterlambatan tersebut, dilakukan analisis percepatan dengan dua metode, yaitu penambahan jam lembur dan penambahan sumber daya tenaga kerja.Dari hasil perhitungan, baik percepatan dengan menambah 2 jam lembur maupun penambahan sumberdaya berupa pekerja dan tukang sama-sama menghasilkan waktu penyelesaian akhir total sebesar 53 hari. Oleh karena menghasilkan hasil waktu yang sama, maka direkomendasikan melakukan percepatan dengan menambah sumberdaya, dengan kenaikan biaya total sebesar 2.290%dari rencana awal, serta penurunan waktu sebesar 11.667% dari waktu rencana. Sehingga penambahan sumberdaya adalah aksi yang paling optimal untuk dilakukanPerbandingan kedua metode menunjukkan bahwa penambahan sumber daya lebih ekonomis dibandingkan penambahan jam lembur, meskipun keduanya menghasilkan percepatan yang sama.Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya pemilihan metode percepatan yang tepat untuk mengoptimalkan biaya dan waktu dalam penyelesaian proyek yang tertunda. Implementasi strategi crashing yang efisien dapat menjadi solusi untuk mengurangi dampak keterlambatan proyek, sekaligus memastikan penyelesaian sesuai dengan target yang telah ditetapkan.