Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Permodelan Struktur dan Arsitektur Pekerjaan Gedung untuk Mendukung Pengaplikasian Building Information Modeling Herlambang, Bagus; Winanda, Lila Ayu Ratna; Sunarwadi, Hadi Surya Wibawanto
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 10 No. 1 (2025): Jurnal Teknik Sipil MACCA (FEBRUARI 2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/ed1z6c91

Abstract

Pembangunan proyek konstruksi merupakan proses yang kompleks dengan berbagai tahapan yang harus direncanakan secara matang agar mencapai target biaya, waktu, dan kualitas yang diharapkan. Perencanaan proyek berperan penting dalam mengestimasi biaya serta menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB) guna memastikan pengeluaran tetap terkontrol. Kompleksitas pembangunan melibatkan banyak aspek, termasuk struktur dan arsitektur yang harus diterapkan secara presisi dan terstruktur. Kesalahan dalam perencanaan dapat menyebabkan keterlambatan, pembengkakan biaya, serta potensi kegagalan konstruksi. Oleh karena itu, pemanfaatan teknologi dalam perencanaan, seperti Building Information Modeling (BIM), menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proyek. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk memodelkan sistem struktur dan arsitektur gedung dalam 3D dengan menggunakan Revit versi 2024 yang merupakan salah satu aplikasi untuk penerapan BIM. Tahapan analisis dilakukan dengan memodelkan pekerjaan struktur meliputi pondasi borepile, pilecap, sloof, kolom, balok, rabat beton, plat lantai, dan sturktur tangga, dan untuk permodelan pekerjaan arsitektur meliputi pasangan dinding, partisi, permodelan granit, permodelan plafond gypsum, permodelan jendela, dan pintu. Hasil permodelan menunjukkan seluruh pekerjaan struktur dan arsitektur yang ditinjau dapat digambarkan secara 3D secara detail pada masing-masing bagian pekerjaan. Hasil ini mendukung untuk analisis volume pekerjaan yang bisa digunakan untuk menyusun Rencana Anggaran Biaya (RAB).
PEMODELAN 3D SEBAGAI BENTUK IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) PADA PROYEK KONSTRUKSI JEMBATAN Winanda, Lila Ayu Ratna; Putri, Khoyru Nisya Salsabila; Manaha, Yosimson Petrus; Yudianto, Eri Andrian
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 13 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ze02td83

Abstract

Penerapan Building Information Modeling (BIM) dalam proyek infrastruktur telah menjadi pendekatan yang semakin penting untuk meningkatkan efektivitas perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi BIM menggunakan perangkat lunak Tekla Structures pada proses pengendalian proyek pembangunan jembatan. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan memanfaatkan data sekunder berupa dokumen as-built drawing, shop drawing, serta data pendukung dari pihak kontraktor. Analisis dilakukan dengan pemodelan menggunakan  alat bantu software Tekla Structures untuk menghasilkan model 3D dan output berupa volume atau hasil quantity takeoff. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan BIM mampu meningkatkan akurasi gambar kerja, serta mendukung proses pengendalian waktu dan biaya secara lebih efektif dibandingkan metode konvensional. Hasil pemodelan menunjukkan 3D model telah memberikan output volume sebesar 274,1 m3 untuk beton dan untuk pembesian 24.343,4 kg  yang menunjukkan bahwa software Tekla Structures efektif digunakan sebagai alat pendukung manajemen konstruksi jembatan, khususnya dalam meningkatkan koordinasi, visualisasi, dan pengendalian mutu di lapangan.
IMPLEMENTASI BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) PADA KONSTRUKSI TRESTLE DERMAGA Winanda, Lila Ayu Ratna; Setiawati, Naffa Eka; Manaha, Yosimson Petrus; Mundra, I Wayan; Ma’ruf, Annur
Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ Vol. 13 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian, Penerbitan dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) UNSIQ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32699/ptywjy72

Abstract

Industri konstruksi di Indonesia hingga saat ini masih didominasi oleh metode konvensional dalam perencanaan dan pengelolaan biaya proyek, khususnya pada tahap perhitungan volume dan estimasi anggaran yang berbasis gambar dua dimensi dan perhitungan manual. Seiring dengan Revolusi Industri 5.0, penerapan Building Information Modeling (BIM) menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi, akurasi, dan transparansi dalam manajemen konstruksi. Tujuan penelitian ini adalah memodelkan 3D pada pembangunan yang ditinjau untuk efektifitas pengendalian volume secara presisi. Penelitian ini menerapkan BIM dan menggunakan alat bantu software Autodesk Revit 2024 untuk menghitung volume secara terintegrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi BIM sampai level 3D menghasilkan output berupa volume pekerjaan pengecoran sebesar: 2.201m3 dan pekerjaan pembesian sebesar: 341.754kg perhitungan volume yang lebih akurat karena kuantitas diperoleh langsung dari model 3D serta mampu memperbarui volume secara real-time ketika desain dirubah, sehingga meningkatkan efisiensi estimasi dan mengurangi risiko deviasi anggaran yang disebabkan oleh perubahan desain. Hasil pada software Autodesk Revit menunjukkan bahwa 4,41% lebih efektif daripada metode konvensional.
Analisis Ketidakpastian Durasi Menggunakan Metode PERT dan PDM Guna Mengantisipasi Risiko Pada Proyek Konstruksi Hermanto, Divo Reynandra; Winanda, Lila Ayu Ratna; Kartika, Deviany; Munasih, Munasih
Jurnal Talenta Sipil Vol 9, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v9i1.1251

Abstract

Duration uncertainty is a major problem in construction projects because it has the potential to cause delays in implementation and increase the risk of rework. Time planning that uses only one duration estimate is often unable to represent the dynamic variations in field conditions, resulting in an unrealistic schedule. Therefore, a scheduling approach is needed that can accommodate duration uncertainty while systematically describing the relationships between activities. This study aims to analyze the duration uncertainty of work and identify critical activities in order to anticipate the risk of construction project delays. The research method used is the integration of the Program Evaluation and Review Technique (PERT) and the Precedence Diagram Method (PDM). Data was obtained through interviews, field observations, and technical project document studies to determine optimistic, most likely, and pessimistic duration estimates (a–m–b). These estimates were processed using the PERT method to calculate the expected time, standard deviation, and variance of activities, then arranged in a PDM work network to determine the critical path. The results showed that the expected project duration was 225 days, with the highest level of uncertainty found in the B3 floor 6 steel beam work, which had a variance value of 2.250. The accumulated standard deviation of the critical path is 13.88 days with a variance root value of approximately ±4 days, indicating the potential for project duration deviations from the planned schedule. Therefore, it is recommended that activities with high variance on the critical path receive more intensive time control and supervision to minimize the risk of project delays.
Pendekatan Probabilistik Berbasis PERT dengan Visualisasi TFN pada Penjadwalan Proyek Konstruksi Khasanah, Ismatul; Winanda, Lila Ayu Ratna; Munasih, Munasih; Ma'ruf, Annur
Jurnal Talenta Sipil Vol 9, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v9i1.1250

Abstract

Uncertainty regarding the duration of activities is a major factor affecting the reliability of construction project schedules. Variability in resources, field conditions, material supplies, and other technical conditions often cause deviations between planned and actual durations. Therefore, this study aims to analyze project duration using the Program Evaluation and Review Technique (PERT) based on three-point estimates, namely optimistic (a), most likely (m), and pessimistic (b), and to visualize the duration range through Triangular Fuzzy Number representation to clarify the variation in estimates for each activity. The methods used in this study include collecting duration estimates (a, m, b) through structured interviews, calculating the Expected Time (te) for each activity, and compiling a work network using the Precedence Diagram Method (PDM) with Microsoft Project to determine the critical path and total project duration. The results of the study show that the total project duration is 170 days, with several activities on the critical path determining the project completion time, while probabilistic analysis results in a 70% chance of project completion within the target duration. The uncertainty of scheduling analysis can be resolved with a triangular fuzzy number visualization approach to extend the optimistic, most likely, and pessimistic time limits for each activity. Based on these results, this study is expected to encourage the application of PERT analysis based on three-point estimates visualized in the form of triangular distributions for each activity as a basis for setting target durations and making more realistic project acceleration decisions.
Risiko Ketidakpastian Durasi dengan Metode PERT pada Pekerjaan Struktur Atas Proyek Gedung Bertingkat Karimah, Alfira Dwi; Winanda, Lila Ayu Ratna; Munasih, Munasih; Erfan, Mohammad
Jurnal Talenta Sipil Vol 9, No 1 (2026): Februari
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/talentasipil.v9i1.1249

Abstract

Uncertainty in duration often occurs in superstructure work due to the interdependence of activities and dynamic changes in field conditions. Deterministic scheduling methods such as the Critical Path Method (CPM) are considered incapable of representing duration variations realistically, thus requiring a probabilistic scheduling approach. Therefore, this study aims to analyze the duration of superstructure work using the Program Evaluation and Review Technique (PERT) method supported by scheduling using Microsoft Project software. The PERT method was applied through three time estimates, namely optimistic time, most likely time, and pessimistic time, with data obtained through interviews and questionnaires with experienced experts in the field of construction. Based on the analysis results, the actual duration of the project implementation reached 487 days, while the expected duration based on the PERT method was 235 days with a Z-score value of 9.79, resulting in a 47% probability of completion within the expected duration. The significant difference between the ideal duration and the actual conditions in the field indicates a 53% risk of delay that must be faced by the implementer, so that the results of this study can be used as a basis for consideration in determining a more realistic and tolerable project duration. More accurate time planning can be achieved by reducing the risk of delays through controlling and accelerating critical path activities, thereby optimizing the chances of project completion.
PENENTUAN PEMANFAATAN LAHAN KOSONG MENGGUNAKAN METODE HIGHEST AND BEST USE Winanda, Lila Ayu Ratna; Donelly, Kevin Alexsander; Sunarwadi, Hadi Surya Wibawanto; Munasih, Munasih
Jurnal Qua Teknika Vol 16 No 01 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v16i01.4816

Abstract

Kabupaten Tulungagung menghadapi tantangan pengelolaan ruang dan pemeliharaan lahan seiring pertumbuhan populasi dan urbanisasi. Sebuah lahan kosong seluas 18.856 m² di Ruko Sultan Hasanudin terbengkalai. Penelitian ini menganalisis lahan kosong tersebut menggunakan metode Penggunaan Tertinggi dan Terbaik (HBU), dengan mempertimbangkan aspek fisik, hukum, pasar, dan penentuan alternatif. Hasil alternatif penentuan yang diperoleh alternatif ritel/supermarket, kantor dan dunia maya pusat.  
PENERAPAN METODE HIGHEST AND BEST USE PADA PENETAPAN ALTERNATIF TERBAIK PENGGUNAAN LAHAN Winanda, Lila Ayu Ratna; Prasetya, Yudhistira Yudha; Kartika, Deviany
Jurnal Qua Teknika Vol 16 No 01 (2026): Maret 2026
Publisher : Universitas Islam Balitar Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35457/quateknika.v16i01.4818

Abstract

Abstrak Studi kasus penelitian ini adalah aset lahan milik negara, khususnya lahan Pabrik Gula Padjarakan. Lahan milik negara ini sudah lama tidak beroperasi dan mencakup luas 55.200 m². Salah satu cara untuk menentukan pemanfaatan lahan Pabrik Gula Padjarakan adalah melalui metode Penggunaan Tertinggi dan Terbaik (HBU). Kriteria HBU meliputi aspek hukum, fisik, pasar, dan penentuan alternatif. Hasil dari penentuan alternatif menghasilkan pilihan untuk ritel, pasar modern, dan pusat perbelanjaan.