Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Medicina

PENGARUH AIR SABUN DAN DETERJEN TERHADAP DAYA TETAS TELUR AEDES AEGYPTI Sudarmaja, I Made
Medicina Vol 39 No 1 (2008): Januari 2008
Publisher : Medicina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Demam berdarah dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti merupakan masalah kesehatan yang makin menjadi perhatian dengan kasus yang terus ada sepanjang tahun, walaupun tidak musim penghujan. Ini terkait dengan keberadaan vektornya yang terus ada sepanjang tahun dan berhubungan pula dengan keberadaan tandon yang mengandung air, baik air jernih dan mungkin pula air limbah rumah tangga seperti air sabun dan air deterjen. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui kemampuan menetas telur Aedes aegypti bila kontak dengan kedua jenis air limbah tersebut. Penelitian eksperimental ini dengan rancangan acak lengkap mendapatkan bahwa rata-rata telur yang menetas menjadi larva pada hari ke-7 pada kelompok kontrol sebanyak 14,48%, pada air sabun dalam konsentrasi 0,5 gram/liter sebanyak 58,9% dan pada air sabun dalam konsentrasi 1 gram/liter sebanyak 42,77 % . Uji statistik mendapatkan bahwa air sabun pada kedua konsentrasi mempercepat dan meningkatkan jumlah larva yang terbentuk bila dibandingkan dengan kontrol. Pada air yang mengandung detergen konsentrasi 1,75 gram/liter dan 3 gram/liter tidak ditemukan telur Aedes aegypti yang menetas.
Seroprevalens serta faktor-faktor risiko toksoplasmosis pada penduduk di Desa Kubu Kabupaten Karangasem Bali Laksmi, Dewa Ayu; Sudarmaja, I Made; Swastika, I Kadek; Damayanti, Putu Ayu Asri; Diarthini, Ni Luh Putu Eka
Medicina Vol 47 No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Medicina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.586 KB)

Abstract

Toksoplasmosis menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat di seluruh dunia karena dapat menyebabkan kelainan kongenital pada neonatus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan prevalens dan mengidentifikasi faktor-faktor risiko toksoplasmosis pada penduduk di Desa Kubu Karangasem. Sampel serum dikumpulkan dari penduduk di beberapa banjar secara consecutive. Kuesioner diberikan untuk memperoleh data tentang demografi dan faktor risiko toksoplasmosis. Faktor risiko yang diteliti adalah kontak dengan tanah, kebiasaan pola makan termasuk konsumsi daging mentah atau setengah matang, sayuran yang tidak dicuci, dan sumber air minum. Besar sampel dalam penelitian ini adalah 106 orang dengan usia rerata 45,20 (SB 17,03) tahun. Prevalens IgG anti-Toksoplasma gondii di Kabupaten Kubu adalah 13,2%. Seroprevalens tertinggi toksoplasmosis dalam penelitian ini adalah 20%, ditemukan pada usia 50-59 tahun. Prevalens kelompok usia reproduksi (20-49 tahun) pada populasi penelitian adalah 15%. Faktor risiko yang signifikan terkait dengan toksoplasmosis adalah sumber air minum. Disimpulkan bahwa seroprevalens toksoplasmosis pada penduduk di Desa Kubu Kabupaten Karangasem Bali sebesar 13,3%, dan sumber air minum merupakan faktor risiko yang terkait. Toxoplasmosis has become one of public health problem worldwide because it can cause congenital malformation in newborn. The objective of this study was to determine the seroprevalence and to identify risk factors of toxoplasmosis in population of Kubu district Karangasem. We collected serum samples consecutively from resident of several banjar in Kubu. A questionnaire was administered to elicit data on demographics and practices considered to be risk factors for toxoplasmosis. Risk factor that had been evaluated in this study were contact with soil, food pattern habits including consumption of rare/ improperly cooked meat and unwashed vegetables, drinking water sources. The total sample in this study were 106 people with an average age of 45.20 (SD 17,03) years. Seroprevalence of IgG anti- Toksoplasma gondii in Kubu district was 13.2%. The highest seroprevalence of toxoplasmosis in this study was 20%, found in the age 50-59 years. The prevalence of reproductive age group (20-49 years ) in the study population was 15%. Risk factors significant associated with toxoplasmosis was source of drinking water. We conclude that seroprevalence of toxoplasmosis in population of Kubu district Karangasem was 13.2%, and source of drinking water was a significant risk factor.
Co-Authors A.A Indah Suadnyani A.A Indah Suadnyani Abdulhadi FA Adiputra, I Komang Hotra Agilan Sethupathy Amaral, Meriana Barreto Amelia, Irene Anak Agung Ayu Mirah Adi Ariwati, Ni Luh Ayu Surasmiati, Ni Made Bagus Komang Satriyasa Cokorda Agung Wahyu Purnamasidhi Daondy Friarsa Soeharto Dewa Ayu Agus Sri Laksemi Dewa Ayu Agus Sri Laksmi Divya Nirmala, Putu Ayu Edwin Adrianta Surijah Eka Sutyawan, I Wayan I Gusti Agung Ayu Chintya Cahyarini I Gusti Agung Dwi Putri Anjani I Gusti Ayu Prapti Adnyani I Gusti Ayu Prapti Adnyani I Gusti Kamasan Arijana I Kadek Swastika I Ketut Tunas I Made Bakta I Made Jawi I NYOMAN MANTIK ASTAWA I Putu Dema Prasetya I Putu Dodik Supartha I Wayan Ardyan Sudharta Putra I Wayan Putu Sutirta Yasa I Wayan Sugiritama Ida Ayu Dewi Wiryantini Ida Ayu Ide Larassanthi Pratiwi Ida Ayu Sintya Pratiwi Ida Bagus Putra Manuaba Ivy Cerelia Valerie Kadek Adit Wiryadana Kadek Yuda Dira Pratama Ketut Suryana Ketut Teddy Bayu Pradinata kumara, i made bagus bayu L. Ariwati Luh Ariwati Luh Putu Ratna Sundari Lusi Martha Indrayani Made Lady Adelaida Made Martha Pradnyana Made Sushmita Dharmasuari Maretta Rosabella Purnamasari Maretta Rosabella Purnamasari Maria Krishnandita N.L Ariwati N.L.P.E. Diarthini Ni Luh Ariwati Ni Luh Ariwati Ni Luh Jayanti Wulan Sari Ni Luh Komang Sumi Arcani Ni Luh Putu Eka Diarthini Ni Luh Putu Eka Diarthini, Ni Luh Putu Eka Ni Luh Rustini Ni Made Laksmi Utari Ni Made Linawati Ni Made Suasti Wulanyani Ni Nyoman Agustianingsih Ni Putu Akopita Devi Ni Putu Tamara Bidari Suweta Nurulhuda Binti Embong P.A.A. Damayanti Pandango, Ivana Griselarosa Koni Pratisthita Sukadana, I Made Ananda Prajna Putu Ari Paramitha Widiani Putu Ayu Asri Damayanti Putu Ayu Larasati Putu Bagus Onicha Baskaranatha Putu Diah Saraswati Rahayu Putu Indah Budi Apsari REFAYANTI, NI MADE ERNITA Saraswati Devi, Ni Made Kumbha Mella Shabrina Inderjit Sri Laksemi, Dewa Ayu Agus SugengO Juwono Mardihusodo Widiyanti, I Gusti Ayu Wulansari Manuaba, Ida Ayu Ratih Wulanyani Wulanyani