Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

OTORITAS KEPALA DESA DALAM PEMBERHENTIAN PERANGKAT DESA DI DESA TANJUNG BULAN ULU KABUPATEN OGAN KOMERING ULU SELATAN Karenina, Bella Sapta; Apriani, Reni; Junaidi, Heri
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.10535

Abstract

Penelitian ini menganalisis otoritas kepala desa dalam pemberhentian perangkat desa di Desa Tanjung Bulan Ulu, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan. Permasalahan penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya indikasi ketidaksesuaian antara prosedur pemberhentian yang berlaku dengan praktik di lapangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana otoritas kepala desa digunakan serta bagaimana mekanisme pemberhentian perangkat desa dilaksanakan. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara mendalam kepada sejumlah informan, yang terdiri atas kepala desa, pihak kecamatan, perangkat desa yang masih menjabat maupun yang telah diberhentikan, kepala dusun Desa Tanjung Bulan Ulu, serta pihak dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara administratif proses pemberhentian perangkat desa telah mengikuti ketentuan yang berlaku, namun secara substantif masih terdapat ketidaksesuaian antara alasan pemberhentian dengan kondisi di lapangan yang dapat dikaitkan dengan teori Otoritarianisme dari Altemeyeer karya Triyo Utomo. Dominasi kekuasaan kepala desa dalam proses pemberhentian yang berdampak pada rendahnya transparansi dan dan akuntabilitas pemerintahan desa. Mekanisme pemberhentian secara formal telah berjalan, namun implementasinya belum optimal dan masih dipengaruhi oleh kekuasaan personal kepala desa.
Strategi Komunikasi Kolaboratif SMA Puspita Air Kumbang Kabupaten Banyuasin Untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran Siswa Pratama, Yogi; Junaidi, Heri; Ningsih, Chairunnisah Putri Ayu
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya komunikasi kolaboratif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa di tengah dinamika pendidikan modern yang menuntut partisipasi aktif seluruh elemen pendidikan. Permasalahan komunikasi di lingkungan sekolah sering kali menyebabkan rendahnya efektivitas pembelajaran, kurangnya keterlibatan siswa, serta lemahnya koordinasi antara kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi kolaboratif yang diterapkan di SMA Puspita Air Kumbang Kabupaten Banyuasin dalam meningkatkan kualitas pembelajaran siswa serta mengidentifikasi hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah, dewan guru, dan pengurus OSIS yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori komunikasi kolaboratif Stephen W. Littlejohn dan Karen A. Foss yang menekankan proses pembangunan makna bersama melalui interaksi partisipatif, dialogis, dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi kolaboratif diterapkan melalui pembelajaran berbasis diskusi, koordinasi lintas mata pelajaran, keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, pelatihan guru, serta komunikasi terbuka antara pihak sekolah dan siswa. Strategi tersebut berdampak positif terhadap peningkatan partisipasi siswa, kemampuan komunikasi, motivasi belajar, dan kualitas pembelajaran secara keseluruhan. Namun demikian, implementasi strategi komunikasi kolaboratif masih menghadapi hambatan berupa rendahnya rasa percaya diri siswa, perbedaan kemampuan akademik, keterbatasan fasilitas pembelajaran, dan kurangnya waktu untuk koordinasi secara intensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi kolaboratif memiliki peran penting dalam menciptakan pembelajaran yang partisipatif, efektif, dan berkualitas apabila dikelola secara terbuka dan berkelanjutan.