Claim Missing Document
Check
Articles

Studi Peramalan Beban PT. PLN (PERSERO) APJ Jember dengan Menggunakan Metode Backward Propagation Neural Network dan Teknik Participatory Prospective Analysis Wahyu Septiyan Kurniadi; Bambang Sri Kaloko; Triwahju Hardianto
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 7 No 2 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v7i2.25498

Abstract

Abstrak Diperlukannya suatu sistem peramalan yang akurat sangat dibutuhkan dalam perencanaan pertumbuhan energi listrik di Indonesia yang mayoritas pembangkitan energi listrik masih menggunakan bahan bakar fosil dengan total 85,05% dari keseluruhan energi yang dihasilkan hingga Mei 2020. Dengan peramalan dapat diketahui kapan waktu yang tepat untuk penambahan kapasitas dari jaringan transmisi, distribusi dan sistem pembangkitan energi listrik. Pertumbuhan energi listrik di Indonesia juga dipengaruhi oleh pertumbuhan penduduk dan perekonomian. Untuk mengetahui pertumbuhan beban di Kabupaten Jember digunakan jaringan saraf tiruan dengan metode Backward Propagation Neural Network dan teknik Participatory Propective Analysis yang menggunakan variabel berupa pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan perekonomian Kabupaten Jember. Adapun didapat dari hasil pelatiha berupa nilai error sistem sebesar 0.0098012% dengan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 2,649% dimana nilai error terkecil sebesar -0.00372% pada bulan Mei 2020 dan nilai error terbesar sebesar 20.189% pada bulan Oktober 2018. Didapat juga hasil peramalan beban pada tahun 2021 dari bulan Januari 2021 sampai dengan bulan Mei 2021 dengan nilai error total sebesar 19,2% dengan selisih beban terbesar pada bulan Januari sebesar 51.177.681,23 Watt dan terkecil pada bulan Mei sebesar 5.832.254,501 Watt. Kata Kunci — Backward Propagation Neural Network, Participatory Prospective Analysis, Pertumbuhan Energi Listrik. Abstract The need for an accurate forecasting system is urgently needed in planning the growth of electrical energy in Indonesia, where the majority of electrical energy generation still uses fossil fuel with a total of 85.05% of the total energy produced until May 2020. With forecasting it can be known when the right time is to increase capacity of the transmission, distribution and generation system of electrical energy. The growth of electrical energy in Indonesia is also influenced by population and economic growth. To determine the load growth in Jember Regency, an artificial neural network is used with the Backward Propagation Neural Network method and the Participatory Prospective Analysis technique that uses variables in the form of population growth and economic growth in Jember Regency. As for the results obtained from the training in the form of a system error value of 0.0098012% with a Mean Absolute Percentage Error (MAPE) value of 2.649% where the smallest error value is -0.00372% in May 2020 and the largest error value is 20.189% in October 2018. Also obtained the results of load forecasting in 2021 from January 2021 to May 2021 with a total error value of 19.2% with the largest load difference in January of 51,177,681.23 Watts and the smallest in May of 5,832,254,501 Watts. Keywords — Backward Propagation Neural Network, Electrical Energy Growth, Participatory Prospective Analysis.
RANCANG BANGUN SEPIC CONVERTER UNTUK PANEL SURYA DENGAN MPPT INC SEBAGAI PENGISIAN BATERAI SEPEDA LISTRIK Arif Baihaqiy; Triwahju Hardianto; Bambang Sri Kaloko; Moch Gozali; Bambang Sujanarko
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v6i2.19642

Abstract

Panel surya merupakan pembangkit listrik yang dapat merubah energi cahaya matahari menjadi energi listrik. Pada anel surya bekerja berdasarkan prinsip kerja dari sebuah semikonduktor p-n junction, karena pada sel surya menggunakan sebuah silikon sebagai bahan utama dalam penyusunnya. Tetapi dalam pembangkitannya, panel surya sangat bergantung pada kondisi cuaca, sehingga pada penyaluran menuju beban menjadi tidak maksimal. Sehingga perlu ditambahkan metode untuk memperoleh daya maksimal yakni menggunakan maximum power point tracker (MPPT). Algoritma ini akan diterapkan pada switching SEPIC converter berupa gelombang PWM dari mokrokontroler Arduino dengan frekuensi 62,5 kHz agar dapat menaikkan tegangan atau menurunkan tegangan sesuai dengan setpoint. Baterai yang digunakan adalah dengan kapasitas 48 Volt 12 Ah. SEPIC converter akan menaikkan tegangan dari panel surya yang dirangkai secara seri (masing-masing 100Wp) sebesar 31-39 Volt menjadi 55 Volt. Total waktu yang dibutuhkan selama pengisian baterai adalah 8,75 jam. Pada saat pengujian dengan beban 300 Ohm diperoleh efisiensi sebesar 99% dengan duty cycle sebesar 65% dan efisiensi paling buruk adalah berada pada duty cycle 10% dengan nilai efisiensi sebesar 29%.
Sistem Pengaturan Laju Aliran Air Pada Plant Water Treatment Dengan Kontrol Fuzzy - PID Mohamad Rizky Ekocahya Farhandianto; Bambang Sri Kaloko; Dedy Kurnia Setiawan
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 3 No 1 (2017)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v3i1.5547

Abstract

Pada umumnya, pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro menggunakan Electronic Load Control (ELC) atau yang biasa disebut dengan dummy loads yang berfungsi sebagai beban komplemen yang dapat membuat nilai penggunaan beban selalu konstan. Hal ini bertujuan untuk membuat penggunaan beban sebanding dengan daya pembangkitan generator untuk menjaga kecepatan putaran rotor supaya tetap stabil pada nilai 1500 rpm dan frekuensi stabil pada nilai 50 Hz. Penggunaan ELC memiliki kekurangan yakni terdapat daya dan volume air yang terbuang pada sistem dummy loads. Dari kekurangan tersebut, maka diperlukan metode kontrol untuk membuat penggunaan daya menjadi lebih efisien. Pada penelitian ini akan merancang sistem PLTMH yang disimulasikan dengan kontrol yang dapat mengatur katup untuk keluaran debit air untuk putaran turbin dan generator yang disesuaikan dengan daya beban pemakaian. Pada penelitian sebelumnya, pengaturan katup aliran debit air menggunakan kontrol berbasis PID sedangkan pada penelitian ini menggunakan kontrol berbasis fuzzy logic control. Sehingga kedua kontrol akan dibandingkan untuk mengetahui respon kontrol dalam menstabilkan nilai frekuensi dan nilai tegangan serta untuk mengetahui apakah kecepatan rotor dan frekuensi akan kembali stabil saat terjadi kenaikan beban atau penurunan nilai beban pemakaian. Hasil penelitian ini, dapat diketahui bahwa kontrol PID dan kontrol Fuzzy mampu menstabilkan nilai frekuensi dan tegangan. Namun terdapat perbedaan pada respon waktu untuk mencapai nilai stabil. Ketika terjadi perubahan beban, kontrol PID memerlukan waktu sekitar 100 sekon untuk mencapai frekuensi 50 Hz artinya, kecepatan rotor akan stabil pada nilai 1500 rpm saat mencapai waktu sekitar 100 sekon dan tegangan yang dihasilkan masih memiliki nilai drop untuk stabil pada 220 volt sedangkan kontrol fuzzy mampu menstabilkan frekuensi 50 Hz atau mencapai kecepatan rotor 1500 rpm hanya dalam waktu sekitar 20 sekon. Kemudian tegangan pada kontrol fuzzy mampu tetap stabil sebesar 220 volt.
Desain Sepeda Statis Sebagai Pemanen Energi untuk Pengisian Baterai Hafis Alif Bhardani; Bambang Sri Kaloko; RB. Moch. Gozali; Dedy Kurnia Setiawan
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 8 No 1 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v8i1.28290

Abstract

Di zaman yang sangat maju ini penggunaan elektronik sangat berkembang dengan pesat dan untuk mengaktifkan elektronik tersebut membutuhakn pasokan listrik. Sumber pasokan energi listrik terbesar menggunakan sumber daya mineral yaitu batu bara. Efek dari pembangkit listrik tenaga uap ini memiliki banyak efek dari sisi lingkungan. Dan sumber dari pembangkita listrik tenaga uap suatu saat akan habis dikarenakan mengambil sumber daya bumi dan tidak bisa diperbarui. Untuk mengurangi penggunakan pembangkit listirk tenaga uap maka diperlukannya energi terbarukan. Energi terbarukan ini berupa memanfaatkan energi kinetik pada putaran roda statis yang di couple dengan generator DC sehinnga dapat menghasilkan energi listrik. Tegangan yang dihasilkan oleh generator akan diturunkan terlebih dulu dengan buck concverter agar tegangan dapat mengisi baterai. Dari pengujian yang dilakukan, daya rata-rata yang dihasilkan selama 15 menit mengayuh sepeda untuk mengisi baterai yaitu 5.67 W dengan putaran rata-rata generator sebesar 865.58 rpm. Dari perhitungan yang dilakukan waktu yang dibutuhkan untuk mengisi baterai sebesar 2.5 Ah dengan arus rata-rata yang masuk sebesar 1.13 A maka waktu pengisian dari baterai keadaan kosong hingga penuh membutuhkan waktu 2.21 jam. Kata Kunci — Sepeda Statis , Baterai Litium-ion
DESAIN SISTEM MONITORING PADA GENERATOR INDUKSI SATU FASA BERBASIS RASPBERRY PI Marsandi Arfianto; Samsul Bachri; Bambang Sri Kaloko
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 1 No 2 (2015)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tenaga listrik sekarang ini sudah menjadi suatu kebutuhan primer bagi setiap penduduk, terutama didaerah perkotaan. Saat ini pembangkit listrik berdaya rendah semakin berkembang dengan memanfaatkan sumber daya mikrohidro dan angin sebagai energi penggerak yang ramah lingkungan. Biasanya pada pembangkit listrik berdaya rendah menggunakan generator induksi satu fasa yang memiliki konstruksi yang sederhana. Dalam pengoprasiannya nilai keluaran dari generator mengalami fluktuasi baik pada tegangan, arus maupun frekuaensi dikarenakan nilai beban yang tidak stabil. Oleh karena itu, dibutuhkan suatu sistem yang dapat memonitoring kinerja generator dan mengontrol pembebanannya.Kata Kunci — generator, monitoring, raspberry pi
PENGUJIAN KARAKTERISTIK BATERAI LITHIUM-ION DENGAN METODE FUZZY DENGAN BEBAN BERVARIASI Thofiq Puji Cahyono; Triwahju Hardianto; Bambang Sri Kaloko
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 6 No 3 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v6i3.19708

Abstract

The use of lithium-ion batteries today is very popular among the electronics world. Lithium-ion batteries are commonly used in electric vehicles to store electric energy electric vehicles. Government will also make inroads on electric vehicles. The Indonesian government targets that by 2020 it will carry 13 million electric vehicles and by 2030 will reach 100 million. Electric vehicles have no emissions or exhaust gases like conventional vehicles now. Electric vehicles also do not cause environmental pollution because they do not have exhaust gases and do not cause very noisy noise. In the study using fuzzy method and without using fuzzy method and done comparison with simulation results on simulink matlab. The results of lithium-ion battery testing when using fuzzy control with constant current 1,11 ampere obtained a capacity of 2,6 Ah and experienced a battery temperature increase of 2,44 celsius.While testing without using controls with a 10 watt lamp load obtained a battery capacity of 2,07 Ah and a battery temperature increase of 2,71 celsius. And when compared to simulations on simulink matlab obtained a capacity of 2,7 Ah. Keywords — Lithium-ion Batteries, Fuzzy Inference System, constant current.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGISI BATERAI LEAD ACID BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA328 DENGAN SUMBER STAND-ALONE PV SYSTEM Yanu Arif Santoso; Dedy Kurnia Setiawan; Bambang Sri Kaloko
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 2 No 1 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PV panel merupakan penghasil energi listrik yang sangat ramah lingkungan dan mudah untuk penggunaan dalam skala rumah tangga. Penggunaan PV panel cocok untuk mensuplai beban puncak atau pada malam hari, dengan menggunakan baterai sebagai penyimpanan energi. Namun pada pengaplikasiannya diperlukan menejemen pengisian baterai agar dapat terkontrol serta baterai dapat berusia panjang. Solusi untuk permasalahan menejemen baterai dilakukan melalui penelitian ini yang membahas mengenai sistem pengisi baterai. Rangkaian sistem pengisi baterai pada penelitian ini terdiri dari mikrokontroler ATMega328, buck converter, sensor arus dan tegangan. Parameter yang mejadi acuan perancangan buck converter adalah membutuhkan frekuensi sebesar 31 kHz, tegangan input 13-22.6V dan tegangan output 12-14.7 V, arus output yang dihasilkan sebesar 2 A, serta dengan ΔIO sebesar 0.3 dan ΔVO sebesar 0.3. Metode yang digunakan pada sistem pengisi baterai ini menggunakan metode decreament dan increament. Penelitian ini dilakukan dua kali pengujian. Pengujian ke-1 proses charging dari baterai kosong sampai terisi penuh. Proses ini membutuhkan waktu selama 2 jam 50 menit dengan arus sebesar 2 A. Pengujian ke-2 proses charging selesai dalam waktu 2 jam 40 menit. Penggunaan arus sebesar 2 A bertujuan untuk menjaga kondisi baterai dalam keadaan baik dan bisa berumur panjang.
PURWARUPA PENGATURAN KECEPATAN GENERATOR DC PEMBANGKIT LISTRIK PICOHYDRO BERBASIS PID Dwi Aryadi Sudibya Sihombing; Widyono Hadi; Bambang Sri Kaloko
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 6 No 2 (2020)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v6i2.19770

Abstract

The study used PID to control the direction of dc motor spin on faucets to regulate water. No controller has oscillations, because the system is nonlinear. Controlled by functionality is the best way for nonlinear systems. PID is the best choice for achieving tasks. Kp 20 Ki 10 and Kd 1. When the voltage is less than 12V, pid responds to increase voltage, logic on relay chanel one is 0 and 1 on relay chanel two. Chanel one relay NC, relay chanel two NC to NO so the motor rotates to the left up to voltage 12V then PID stops. When the voltage is more than 12V, pid responds to lower the voltage. logic relay chanel one is 1 and 0 on the relay chanel two. Relay chanel one NC becomes NO, relay chanel two NC, so the motor rotates to the right. PID response is inversely proportional to voltage.
RANCANG BANGUN KONTROL PID PADA SPEED OBSERVER GENERATOR DC BERBASIS ARDUINO UNO M. Galih x Adi P.; Bambang Sri Kaloko
ROTOR Vol 10 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.41 KB) | DOI: 10.19184/rotor.v10i1.5151

Abstract

In this study discusses the development of observer to the generator speed direct current (DC) that is controlled using the rotary encoder sensor built using the Arduino UNO with recording capability of the two systems is also compared. Testing is done to see readings observer error indicates that the observer is sufficient with an average error of 0.81% of the speed sensor readings in this case be used as a standard. Application of PID control as the control of the speed observer DC generators that keep the generator speed setpoint despite the load current increases. Referring to the curve of speed and power relations in the prime mover speed setpoint is to improve the reliability and performance of the DC generator. PID control makes speed generator is stable at voltage setpoint. PID parameters used are Kp = 0.77, Ki = 0.0083 and Kd = 0.0096. After applying PID control value obtained rise time of 0.51 s, the steady-state error 1:28%. Testing is done by giving a resistive load to the setpoint speed of 1500 rpm, 2000 rpm and 3000 rpm and load variations that are used 50 Ω and 25 Ω. For steady-state error value obtained supreme 17:21% when the setpoint of 3000 rpm and the lowest was 0.004% at 2000 rpm setpoint. The highest value of recovery time on a setpoint of 3000 rpm that can not be returned to the setpoint and the lowest was 0.6 s current setpoint 1500 rpm. Keywords: Arduino Uno R3, DC Generator, PID, Speed Observer
MAPPING OF ELECTROCHEMISTRY AND NEURAL NETWORK MODEL APPLIED IN STATE OF CHARGE ESTIMATION FOR LEAD ACID BATTERY USED IN ELECTRIC VEHICLE Bambang Sri Kaloko; Soebagio Soebagio; Mauridhi H. Purnomo
Indonesian Journal of Chemistry Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (307.719 KB) | DOI: 10.22146/ijc.21401

Abstract

Analytical models have been developed to diminish test procedures for product realization, but they have only been partially successful in predicting the performance of battery systems consistently. The complex set of interacting physical and chemical processes within battery systems has made the development of analytical models of significant challenge. Advanced simulation tools are needed to be more accurately model battery systems which will reduce the time and cost required for product realization. As an alternative approach begun, the development of cell performance modeling using non-phenomenological models for battery systems were based on artificial neural networks (ANN) using Matlab 7.6.0(R2008b). ANN has been shown to provide a very robust and computationally efficient simulation tool for predicting state of charge for Lead Acid cells under a variety of operating conditions. In this study, the analytical model and the neural network model of lead acid battery for electric vehicle were used to determinate the battery state of charge. A precision comparison between the analytical model and the neural network model has been evaluated. The precise of the neural network model has error less than 0.00045 percent.