Claim Missing Document
Check
Articles

LEAD ACID BATTERY MODELING FOR ELECTRIC CAR POWER SOURCES Bambang Sri Kaloko
Indonesian Journal of Chemistry Vol 9, No 3 (2009)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.773 KB) | DOI: 10.22146/ijc.21508

Abstract

Successful commercialization of electric vehicles will require a confluence of technology, market, economic, and political factors that transform EVs into an attractive choice for consumers. The characteristics of the traction battery will play a critical role in this transformation. The relationship between battery characteristics such as power, capacity and efficiency, and EV customer satisfaction are discussed based on real world experience. A general problem, however, is that electrical energy can hardly be stored. In general, the storage of electrical energy requires its conversion into another form of energy. Electrical energy is typically obtained through conversion of chemical energy stored in devices such as batteries. In batteries the energy of chemical compounds acts as storage medium, and during discharge, a chemical process occurs that generates energy which can be drawn from the battery in form of an electric current at a certain voltage. A computer simulation is developed to examine overall battery design with the MATLAB/Simulink. Battery modelling with this program have error level less than 5%.
Pemodelan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro Di Desa Umbulan Naufal Nasrullah; Satryo Budi Utomo; Bambang Sri Kaloko
Jurnal JE-UNISLA : Electronic Control, Telecomunication, Computer Information and Power System Vol 7, No 2 (2022): JE-UNISLA
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/je-unisla.v7i2.827

Abstract

Pembangkit listrik tenaga mikrohidro memanfaatkan potensi energi air yang terdapat di lokasi setempat untuk menggerakan turbin yang dapat menghasilkan listrik. Air artesis di desa Umbulan berpotensi untuk membangkitkan listrik karena debit air sebesar 4600 liter/liter atau 4,6 m3/s, head air sebesar 7,5 m, dan tekanan air sebesar 34 bar. Pemodelan PLTMH menggunakan Simulink MATLAB, pada Simulink menggunakan blok Generator sinkron, HTG, sistem eksitasi, kesalahan 3 fasa, dan sumber 3 fasa. Dari pemodelan PLTMH tersebut, air artesis desa Umbulan mempunyai potensi yang menghasilkan daya sebesar 136.708 Watt dengan tegangan sebesar 400 V dan arus sebesar 341,77 A.     
ANALISIS EFISIENSI TRAFO TOROID STEP DOWN DENGAN MENGGUNAKAN MATERIAL INTI BESI SILICON STEEL DAN GALVALUM Titik Nurhana; Guido Dias Kalandro; Bambang Sri Kaloko
Jurnal JE-UNISLA : Electronic Control, Telecomunication, Computer Information and Power System Vol 7, No 2 (2022): JE-UNISLA
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/je-unisla.v7i2.844

Abstract

Trafo toroid merupakan salah satu jenis trafo yang memiliki bentuk inti bulat seperti donat. Prinsip kerjanya sama dengan trafo pada umumnya yaitu dengan menggunakan prinsip induksi elektromagnetik. Dalam bidang industri, trafo biasa digunakan untuk menaikkan tegangan (Step Up) dan menurunkan tegangan (Step Down). Trafo jenis toroid memiliki efisiensi yang lebih baik dibanding dengan trafo jenis lainnya karena bentuk inti yang bulat sehingga tidak ada kebocoran fluks magnetik. Efisiensi trafo dipengaruhi oleh lilitan dan material inti besinya. Penelitian mengenai pengaruh lilitan terhadap kinerja trafo telah banyak dilakukan, sehingga penelitian ini membahas tentang pengaruh material inti besi terhadap efisiensi. Material yang digunakan adalah Grain Oriented Silicon Steel dan seng talang galvalum. Dari kedua material tersebut, diambil nilai daya yang digunakan untuk membandingkan besar efisiensi yang dihasilkan dengan beberapa variasi beban dari tanpa beban, hingga beban lampu pijar 500 watt.
Maximum Power Point Tracking (MPPT) sebagai Pelacak Daya Puncak pada Panel Surya untuk Optimasi Pengisian Baterai Muhammad Zainal Rois; Riska Fitri Lestari; Bambang Sri Kaloko; Adi Mulyadi
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 8 No 2 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v8i2.32586

Abstract

Energi Matahari merupakan salah satu sumber energi terbarukan. Energi terbarukan merupakan salah satu dari energi alternatif sebagai pengganti bahan bakar untuk pembangkit listrik. Keunggulan panel surya yaitu ramah lingkungan karena tidak mempunyai limbah yang menyebabkan polusi. Selain itu perawatan panel surya relatif murah dan mudah dalam penerapannya. Tenaga listrik yang dihasilkan oleh sistem pembangkit listrik tenaga surya tergantung pada radiasi sinar matahari dan temperatur permukaan sel surya. Kedua parameter tersebut menyebabkan kurva karakteristik daya keluaran sel surya menjadi non-linier. Masalah utama penggunaan panel surya adalah efisiensi yang masih rendah. Memanfaatkan energi matahari didapatkan solusi yang mampu memaksimalkan tegangan yang disebut Maximum Power Point Tracker (MPPT). Maximum Power Point Tracker (MPPT) bertujuan untuk memaksimalkan daya Output yang diserap lebih optimal. Partial shading adalah Sebuah kondisi dimana panel surya menerima iridiasi yang berbeda. Partial shading menyebabkan penurunan efisiensi daya keluaran PV sehingga dapat menimbulkan kerusakan pada PV. Pencegahan kerusakan pada PV biasanya dilakukan pemasangan diode bypass namun adanya dioda bypass menyebabkan kurva karakterisistik daya-tegangan memiliki puncak lebih dari satu dan teralalu tinggi. Jika nilai tegangan tinggi menghasilkan nilai terlalu tinggi sehingga merusak komponen. Penelitian ini menyajikan usaha untuk meningkatkan efisiensi konversi energi oleh panel surya. Metode Perturb and Observe dengan simulasi MPPT menggunakan kontrol PID ditujukan untuk menghindari terjebak pada puncak daya yang lebih tinggi sehingga tidak merusak komponen dan lebih optimal dalam mendapatkan puncak daya-tegangan optimum. Efisiensi pengisian daya baterai menggunakan MPPT meningkat hingga 138% dibandingkan tidak menggunakan MPPT. Kata Kunci — Energi Matahari, MPPT, kontrol PID, Perturb and Observe.
Analisis Efisiensi Kinerja Motor BLDC Menggunakan Metode Kontrol Sliding Mode Observer PI Adi Mulyadi; Muhammad Zainal Rois; Bambang Sri Kaloko; Riska Fita Lestari; R. B. Moch. Gozali; Suprihadi Prasetyono
Jurnal Arus Elektro Indonesia Vol 8 No 3 (2022)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jaei.v8i3.34998

Abstract

Brushless DC (BLDC) motors are widely used and applied in industry but it is difficult to control BLDC motors. Basically, a Brusless DC (BLDC) motor or also known as a permanent magnet synchronous motor (PMSM) uses a hall sensor to determine the position and speed of the motor. The data on the value of the BLDC rotor speed (rpm) in the basic modeling of the BLDC motor as input from the sliding mode observer (SMO) method which is set in the BLDC rotor speed (rpm) set point. A sensorless method based on SMO is proposed to replace the hall-sensor device for estimating the rotor position and speed of BLDC motors. This study compares the value between the rotor speed (rpm) of BLDC without control and the rotor speed (rpm) of BLDC with control. PI control is one that determines the rotor speed efficiency of the BLDC. The most optimal value of Rotor Rotation Efficiency (rpm) using PI Control is at the rotor rotation speed of 2000 rpm and 2500 rpm or 100%. The value of Rotor Rotation efficiency (rpm) is greater, namely 100% or 2000 rpm from the 2000 rpm rotation speed set point for BLDC motor modeling using PI control when compared to BLDC motor modeling without PI control, namely 91.65% or 1833 rmp value from set point rotation speed 2500 rpm.
ANALISIS PERFORMANCE INVERTER FULL BRIDGE SATU FASA Novitasari Novitasari; Bambang Sri Kaloko; Suprihadi Prasetyono; Moch Ghozali; Guido Dias Kalandro
Jurnal JE-UNISLA : Electronic Control, Telecomunication, Computer Information and Power System Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/je-unisla.v8i1.985

Abstract

Technological advances are increasingly rapid and cannot be separated from the use of electricity for various types of electronic devices that use electrical energy. The use of electrical energy cannot be separated from DC and AC energy sources. The electric voltage itself can be done by changing or converting electrical energy from DC to AC using an inverter. The inverter itself is a device that can convert DC voltage to AC with a full bridge configuration that uses a transformer to get the best efficiency using a transformer, using an input voltage of 12 VDC to get 220 VAC by changing the value of the duty cycle used to find the results of the PWM wave and get the efficiency value. From these experiments it was then tested with 15W and 30W loads to get good efficiency values and wave output results.
Perancangan Inverter Satu Fasa Berbasis Arduino Menggunakan Metode SPWM Lia Santoso; Arizal Mujibtamala Nanda Imron; Bambang Sri Kaloko
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 22 No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v22i1.351

Abstract

Pada era berkembangnya teknologi saat ini, manusia tidak dapat terlepas dari kebutuhan energi listrik yang dapat menunjang pemakaian peralatan elektronik untuk setiap kegiatan rumah tangga maupun industri. Sebagian besar kebutuhan listrik memerlukan tegangan ac untuk mengidupkan peralatan listrik. Untuk tempat yang tidak terjangkau tegangan ac dapat menggunakan inverter sebagai alat konversi tegangan. Pada beberapa kasus, saat inverter melakukan konversi tegangan ditemukan beberapa kerusakan pada komponen dan penurunan kualitas output. Rancangan inverter pada paper ini menggunakan komponen yang menyesuaikan spesifikasi alat yang akan mengurangi timbulnya kerusakan pada rangkaian inverter. Arduino Nano digunakan sebagai pembangkit sinyal Pulse-Width Modulation (PWM). Penggunaan metode Sinusoidal Pulse-Width Modulation (SPWM) digunakan untuk menghasilkan tegangan dengan karakteristik gelombang sinus. Dari hasil yang didapatkan, inverter dapat bekerja dengan baik dan tidak mengalami kerusakan, namun output yang dihasilkan belum mencapai target spesifikasi, output tegangan dan arus yang dihasilkan memilki nilai kenaikan yang lebih stabil dan lebih tahan terhadap adanya tegangan jatuh.
APPLICATION OF STATIC SYNCHRONOUS COMPENSATOR (STATCOM) AS REACTIVE POWER CONTROL IN DFIG WIND FARM AND GRID INTERCONNECTION SYSTEMS Dedy Kurnia Setiawan; Widya Cahyadi; M Agung Prawira N; Bambang Sri Kaloko
Jurnal Media Elektro Vol 12 No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jme.v0i0.10230

Abstract

The most difficult aspect of optimizing a wind farm is creating an accurate wind farm model, especially if the farm is connected to the grid. The inconsistency and unpredictability of wind speeds exacerbates this issue. When dealing with wind farms, it is possible that the reactive power addition capabilities of individual wind turbines are insufficient to meet network requirements. This is due to cable losses and line losses between the wind farm and PCC. This study employs a doubly fed induction generator (DFIG) and a Static Synchronous Compensator (STATCOM) compensator to keep the output voltage amplitude more constant. Using two PI controller loops, the STATCOM will generate reactive (capacitive) power if the DFIG voltage is lower. The STATCOM will then absorb reactive (inductive) electricity if the DFIG system voltage is greater. STATCOM's ability to regulate the flow of reactive power can increase the network's stability. By optimizing the network's reactive power, the power factor is increased and stabilized up to 0.99. In addition, the system's harmonics never exceed the 5% limit specified by the IEEE 519-1992 standard.
Optimasi Kestabilan Daya Pembangkit Listrik Tenaga Surya dengan Support Vector Mechine (SVM) Muhammad Zainal Roisul A; Charis Fathul Hadi; Widhi Winata Sakti; Riska Fita Lestari; Bambang Sri Kaloko
ZETROEM Vol 5 No 2 (2023): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v5i2.3072

Abstract

Menipisnya sumber energi fosil (non-renewable) merupakan alasan utama dibutuhkan suatu energi alternatif sebagai pengganti sumber energi fosil. Sumber energi alternatif tersebut adalah sumber energi yang ramah lingkungan dan sumber energi tebarukan (renewable energy). Sumber daya energi surya sangat berpotensi untuk memproduksi energi listrik yang banyak dengan panel surya yang sepenuhnya dari sistem panel surya yang di hybrid dengan sumber energi dari PLN sebagai sumber energi listrik. Sistem hybrid menghubungkan jaringan phase dan netral pada dua relay untuk menghindari short circuit yang terjadi pada dua sumber PLN dan PLTS. Pemodelan Support Vector Mechine (SVM) untuk men-switching antara PLN dan sistem PLTS. Sistem SVM melakukan prediksi yang didapatkan dari data sensor tegangan dan arus saat kondisi close loop. Pembebanan diisi dengan 3 variabel lampu LED 5 Watt dan prediksi SVM berupa kondisi stabil dan tidak stabil digambarkan dengan angka 1 dan 0. Sistem SVM menghasilkan tingkat akurasi mencapai 98% pada pengujian data set dan 97% saat kondisi variatif dengan sudut panel surya sebesar 60°, 90°, dan 120°. hal tersebut dibuktikan dengan pengujian data yang diambil dari kondisi saat diujikan pada relay dengan kesalahan prediksi error 3% pada kondisi siang hari.
Sistem Kontrol Sudut Blade Turbin Savonius dengan Metode Regresi Linier Berganda untuk Optimasi Pembangkit Listrik Tenaga Angin Amin, Muhammad Zainal Roisul; Kaloko, Bambang Sri
Techné : Jurnal Ilmiah Elektroteknika Vol. 23 No. 1 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer Universitas Kristen Satya Wacana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31358/techne.v23i1.378

Abstract

Solusi paling ideal untuk mengatasi ketergantungan terhadap energi fosil adalah dengan mengembangkan energi terbarukan. Salah satu sumber energi terbarukan adalah tenaga angin. Energi angin merupakan energi bersih yang tidak akan mencemari lingkungan selama proses produksi. Turbin yang cocok untuk kecepatan angin rendah adalah turbin angin sumbu vertikal Savonius karena torsi awalnya yang tinggi. Turbin memiliki bentuk dan struktur yang sederhana, disusun menyerupai huruf S. Kecepatan angin yang tidak menentu inilah yang menyebabkan turbin angin vertikal dengan bentuk rotor Savonius S cocok dan efektif sebagai generator untuk output yang maksimal. Rotor Savonius S memiliki keunggulan dibandingkan Savonius U karena pada Savonius S lebih banyak angin yang mengenai rotor mengalir ke bilah rotor sehingga memberikan energi tambahan. Pada penelitian sebelumnya, prototipe kincir angin Savonius S dibuat dari bahan sederhana, tanpa mengendalikannya untuk menghasilkan daya yang optimal. Angin yang masuk dan mampu menggerakkan turbin masih berubah-ubah, sehingga perlu dikontrol agar kecepatan angin tetap konstan. Pengendalian ini bertujuan untuk menghasilkan nilai power yang optimal dengan sudut bukaan blade high pitch sesuai dengan power optimum yang diharapkan.