Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Efektivitas Pemberian ZPT Bawang Merah (Allium Cepa L.) terhadap Subkultur Tanaman Pisang Barangan (Musa Acuminata L.) secara In Vitro Julaiha, Julaiha; Kamal, Samsul; Rahmawati, Lina; Zuraidah, Zuraidah; Eriawati, Eriawati; Sari, Kurnia
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i1.11461

Abstract

Perbanyakan tanaman umumnya dilakukan secara generatif melalui biji, atau secara vegetatif melalui bagian tanaman. Namun, banyak tanaman yang sulit diperbanyak secara generatif, sehingga populasinya terus berkurang. Subkultur menjadi salah satu cara perbanyakan tanaman dalam kultur jaringan dengan pemindahan planlet yang masih sangat kecil (planlet muda) dari medium lama ke medium baru secara aseptic. Bawang merah (Allium cepa L.) salah satu zat pengatur tumbuh alternatif yang di tambahkan pada media tanam kultur jaringan pisang barangan (Musa acuminata L.) yang dapat memberikan pertumbuhan dan morfogenesis yang lebih baik bagi planlet tanaman. Tujuan penelitian untuk mengkaji pertumbuhan pisang barangan dengan pemberian larutan bawang merah dan konsentrasi yang baik pada pertumbuhan pisang barangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data yang di peroleh dari hasil penelitian ini menggunakan uji anava. Hasil uji F pada analisis sidik ragam menunjukkan bahwa pemberian larutan bawang merah pada pisang barangan berpengaruh sangat nyata terhadap jumlah akar umur 28 dan 84 hari setalah tanam (HST). Pemberian larutan bawang merah memberikan pengaruh nyata pada jumlah akar pada konsentrasi BP4 (MS + larutan bawang merah (5 ml/l).
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Canva pada Materi Pembelahan Sel Kelas XI SMA Negeri 1 Kuala Bireuen Syakila, Tjoet Aghnia; Kamal, Samsul; Zuraidah, Zuraidah; Rahmawati, Lina; Taib, Eva Nauli; Dewi, Cut Ratna
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i1.11554

Abstract

Pembelajaran biologi pada materi pembelahan sel di SMA Negeri 1 Kuala Bireuen masih menghadapi kendala, ditandai dengan rendahnya ketuntasan belajar siswa akibat penggunaan media konvensional yang kurang efektif. Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan media yang lebih atraktif dan mampu memvisualisasikan konsep abstrak. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran audiovisual berbasis Canva yang layak dan praktis pada materi pembelahan sel. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Data kelayakan produk dikumpulkan melalui angket validasi oleh ahli materi dan ahli media. Hasil validasi oleh ahli materi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 72,5% dengan kategori layak , sedangkan hasil validasi oleh ahli media mencapai 91% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, media yang dikembangkan dinyatakan valid dan praktis untuk digunakan sebagai penunjang pembelajaran. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya kajian lebih lanjut untuk mengukur efektivitas media terhadap hasil belajar siswa serta potensi pengembangannya pada materi biologi lainnya
Pengaruh Media Tanam terhadap Proses Aklimatisasi Planlet Aglaonema anyamanee Ul 'Izzah, Nida; Kamal, Samsul; Rahmawati, Lina; Zuraidah, Zuraidah; Zahara, Nurlia; Sari, Kurnia
Jurnal Jeumpa Vol 12 No 1 (2025): Jurnal Jeumpa
Publisher : Department of Biology Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33059/jj.v12i1.12193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh berbagai jenis media tanam terhadap proses aklimatisasi planlet aglonema (Aglaonema anyamanee). Aklimatisasi merupakan tahap penting dalam mikropropagasi untuk menyesuaikan planlet dengan kondisi lingkungan luar. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan empat perlakuan media tanam, yaitu tanah (kontrol), tanah+cocopeat (1:1), tanah+arang sekam (1:1), dan tanah+kompos (1:1), dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi tinggi batang, jumlah daun, dan persentase hidup pada umur 41 sampai 69 HST. Hasil analisis menunjukkan bahwa media tanam memberikan pengaruh nyata terhadap seluruh parameter pertumbuhan. Perlakuan T3 (tanah+kompos) menghasilkan pertumbuhan tertinggi pada tinggi batang (7.40 cm), lebar daun (5.23 cm), dan panjang daun (5.97 cm). perlakuan T0 dan T1 menunjukkan jumlah daun tertinggi (7.33 helai). Semua perlakuan menunjukkan persentase hidup sebesar 100%, menandakan bahwa seluruh media tanam mendukung kelangsungan hidup planlet. Media tanam berbasis kompos berdasarkan penelitian ini direkomendasikan sebagai pilihan terbaik untuk aklimatisasi Aglaonema anyamanee.
Habitat Deterioration of The Golden Horn Bill (Aceros undulatus) in Tahura Pocut Meurah Intan Kamal, Samsul; Mulyadi, Mulyadi
Biotik Vol 13 No 1 (2025): JURNAL BIOTIK
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/biotik.v13i1.29488

Abstract

Pocut Meurah Intan Forest Park, also referred to as Tahura Pocut Meurah Intan, is a protected region located in Aceh Province. The transformation of forested lands into single-crop plantations is leading to significant alterations in the ecological environment. The practice of wood gathering through logging in various sections of the Tahura Pocut Meurah Intan region is interfering with the natural habitats of numerous animal species. This research aimed to assess the habitat loss of the golden hornbill (Aceros undulatus) within Tahura Pocut Meurah Intan. The approach employed for this investigation was an exploratory survey. Data was gathered through a combination of techniques, including the line transect method, concentration count method, and quadrat method. Findings indicated that the habitat degradation affecting the golden hornbill (Aceros undulatus) in Tahura Pocut Meurah Intan was alarmingly severe. In 2021, the extent of habitat damage in the Tahura Pocut Meurah Intan area rose to 2 hectares of primary forest and 21 hectares of tree canopy loss.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw dalam Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar Siswa di MAT Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Ulfa, Nabilla; Kamal, Samsul; Hanim, Nafisah; Taib, Eva Nauli; Eriawati, Eriawati
Pedagogika: Jurnal Ilmu-Ilmu Kependidikan Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/ped.v5i1.1729

Abstract

This study aims to determine the motivation and learning outcomes of students with the application of the Jigsaw type cooperative learning model on human respiratory system material at MAT Daarut Tahfizh Al-Ikhlas. This study used a true experimental design with a pretest-posttest control group type of research. Class XI-3 as the experimental class used the Jigsaw model, while class XI-2 as the control class used conventional learning. Data collection techniques were carried out through motivation questionnaires and learning outcomes tests, then analyzed by independent sample t-test. The results showed a significant increase in student motivation and learning outcomes in the experimental class. The average N-Gain value of the experimental class was 0.72 (high category), while the control class was 0.43 (medium category). The students' learning motivation score in the experimental class also reached the “very high” category. Thus, the Jigsaw type cooperative learning model proved effective in improving students' motivation and learning outcomes.
Keanekaragaman Jenis Burung di Kawasan Jaboi Kecamatan Sukajaya Kota Sabang Aceh Muzkiati, Muzkiati; Kamal, Samsul; Ahadi, Rizky; Agustina, Elita; Hanim, Nafisah
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11635

Abstract

This study aims to identify bird species and analyze the diversity, species richness, evenness, and dominance of birds in the Jaboi area, Sukajaya District, Sabang City. The method used was direct survey through visual observation and recording of birds found across various habitat types during the study period. The results revealed 21 bird species from 13 families with a total of 128 individuals. The house sparrow (Passer domesticus) was the most abundant species with 30 individuals, while some species such as the white-bellied sea eagle (Haliaeetus leucoryphus), spotted dove (Spilopelia chinensis), and emerald dove (Chalcophaps indica) were each represented by only one individual. The family Columbidae dominated the bird population with 19%. The Shannon diversity index (Ĥ) was 2.405, indicating moderate diversity, while the species richness index was 3.916, reflecting a moderate level of richness. The evenness index (E) was 0.803, suggesting a fairly even distribution of individuals across species, categorized as moderate to high. Additionally, the dominance index was 0.401, indicating that no single species dominated the bird community in the area. In conclusion, the Jaboi area in Sukajaya District, Sabang City, exhibits moderate bird diversity and richness with a relatively even distribution of individuals, and no species dominance, reflecting a balanced and stable community structure.
Populasi Burung Pycnonotidae Di Kawasan Kampus UIN Ar-Raniry, Banda Aceh Rambe, Ilyatul Izzah; Kamal, Samsul; Ahadi, Rizky; Hanim, Nafisah; Dewi, Cut Ratna
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12086

Abstract

Burung memiliki peran penting dalam ekosistem, di antaranya sebagai penyebar biji, penyerbuk, dan pengendali serangga, sehingga keberadaannya dapat dijadikan indikator kualitas lingkungan. Famili Pycnonotidae, khususnya Pycnonotus aurigaster dan Pycnonotus goiavier, merupakan kelompok burung yang umum ditemukan di berbagai tipe habitat dan memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi. Meskipun penelitian tentang keanekaragaman burung di kawasan kampus UIN Ar-Raniry telah dilakukan sebelumnya, kajian yang secara khusus menganalisis kepadatan populasi Pycnonotidae di lingkungan kampus masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepadatan populasi burung Pycnonotidae di kawasan kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Pengambilan sampel dilakukan pada enam stasiun pengamatan menggunakan metode Variable Circular Plot (VCP), sedangkan perhitungan jumlah spesies burung dilakukan dengan metode Timed Series Counts (TSCs). Hasil penelitian menemukan dua spesies Pycnonotidae dengan total 118 individu, terdiri atas P. aurigaster (77 individu) dan P. goiavier (41 individu). Nilai rata-rata kepadatan populasi sebesar 8,1 individu/km² yang tergolong kategori sedang. Kepadatan tertinggi tercatat di Stasiun 4 (1,9 individu/km²), sedangkan kepadatan terendah terdapat di Stasiun 6 (0,9 individu/km²). Variasi kepadatan dipengaruhi oleh kondisi vegetasi, ketersediaan pakan, dan intensitas aktivitas manusia. Hasil ini menegaskan bahwa kawasan kampus UIN Ar-Raniry berperan sebagai habitat potensial bagi burung Pycnonotidae, sehingga pengelolaan vegetasi yang bijak perlu dilakukan untuk mendukung konservasi burung di lingkungan perkotaan
RISET BIOLOGI BERBASIS STEM DI ERA METAVERSE Harahap, Fauziyah; Suriani, Cicik; Edi, Syahmi; Ningsih, Ayu Putri; Parasetya, Eko; Kamal, Samsul; Zahara, Nurlia; Armaniar, Armaniar
Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan Vol. 11 No. 1 (2023): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK XI 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/pbio.v11i1.19410

Abstract

Revolusi Industri 4.0 dan era society 5.0 saat ini sedang kita hadapi. Seiring dengan hal tersebut, maka riset biologi juga berkembang pesat. STEM berperan penting dalam menggali potensi Biodiversitas dan riset biologi melalui berbagai model pembelajaran yang mengasah kemampuan berfikir kritis, berfikir kreatif, berkomunikasi dengan baik, berfikir tingkat tinggi (HOTS), berkolaborasi dalam proses pendidikan. Pelaksanaan Project base learning, Problem Base Learning, inquiry learning, Discovery Learning, Case Methode menjadi terintegrasi dengan proses pendidikan melalui STEM. Metaverse menawarkan cara baru bagi pengguna khusunya pada bidang pendidikan  untuk berkolaborasi secara virtual dan berperan didalamnya. Di dunia riset dan edukasi, metaverse membawa dampak, khusunya pada Biodiversitas Indonesia yang dapat divisualisasikan secara virtual.Kata kunci: Revolusi Industri 4.0, STEM, Metaverse
PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM SISWA JENJANG PENDIDIKAN DASAR Samsul Kamal
Imamah: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana strategis merupakan bentuk upaya pihak madrasah dalam orientasi pencapaian keberhasilan pendidikan. Penelitian ini berupaya menganalisa penyusunan rencana strategis yang dilakukan oleh pihak MIS Blang Dalam. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi deskriptif analitis. Pemerolehan data dilakukan menggunakan teknik wawancara mendalam, observasi partisipan dan kajian dokumen. Selanjutnya, data dianalisis menggunakan teknik pemilahan data sesuai relevansi dengan tema penelitian, kemudian disajikan dalam format kualitatif, dan diverifikasi untuk ditarik kesimpulan. Uji keabsahan data menggunakan ketekunan pengamatan dan teknik triangulasi data. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa pertama, rencana strategis (renstra) dijadikan sebagai dasar dalam penyusunan program kelembagaan berkala (semester/tahunan) berdasarkan visi, misi, dan tujuan madrasah. Hal ini ditujukan untuk memperjelas rincian sasaran program, kebijakan internal madrasah, dan strategi pelaksanaannya. Kedua, rencana strategis sebagai dasar pelaksanaan program di MIS Blang Dalam. Ketiga, rencana strategis memiliki hubungan erat (saling berkaitan) dengan rencana operasional dalam upaya mencapai tujuan madrasah.
PENGARUH OUTSERT TERHADAP ALIRAN DAN PERPINDAHAN KALOR PADA ANNULAR HEAT EXCHANGER TIPE HORIZONTAL Ma'a, Mustaza; Kamal, Samsul; Pranoto, Indro
Jurnal Rekayasa Mesin Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/jrm.v15i1.1512

Abstract

In the industrial environment, there is a need to boost heat transfer. The flow manipulation method was selected because it is less expensive, simpler to use, and more accessible. It is wise to utilize a horizontal type annular heat exchanger because it is simple and easy to manufacture. Cold fluid from the reservoir tank is pumped through the annulus in a closed system. Cold fluid passes through the Omega rotameter before it enters the experiment apparatus. The cooling system allows cold fluid to leave through the outlet and return to the reservoir tank. There are five different cold fluid flow rates, ranging from 2.5 GPM to 5 GPM. A tubular heater with a 500 W heat rate is inserted in the annular heat exchanger's midsection. The flow inside the annulus is heated by this heater. According to the results of the experiments, utilizing outsert has the potential to increase the heat transfer coefficient (h) average 89,84%, Nusselt number (Nu) average 76,76%, and friction factor (f) average 55,48%. The flow regime, which starts out in laminar circumstances and transition to quasi-turbulent and turbulent conditions at Re = 8000, is also impacted by the presence of an outsert. The thermal performance factor (η) average 1,54, which demonstrates an increase in heat transfer.