Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENINGKATAN KETAHANAN PANGAN DAN PEMENUHAN GIZI KELUARGA DI MASA PANDEMI COVID 19 Elis Susilawati; Sri Lestari kartikawati; Agus Sulaeman; Marita kaniawati; Supriyatini Kartadarma
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v1i2.645

Abstract

Ketahanan pangan dan permasalahan pemenuhan gizi di masa pandemik COVID-19 menjadi masalah baru di masyarakat karena masyarakat diharuskan melakukan physical distancing agar penyebaran virus tersebut dapat dikurangi. Tujuan pengabdian masyarakat adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai ketahanan pangan dan pemenuhan gizi keluarga di masa pandemic COVID 19. Metode yang dilakukan dalam ketahanan pangan yaitu dengan gerakan menanam pada lahan kosong yang terbengkalai dan pekarangan rumah menggunakan polybag serta pembuatan video mengenai pemenuhan gizi dengan menghemat pengeluaran tetapi tetap memenuhi syarat menu 4 bintang. Hasil kegiatan gerakan menanam sayuran diperoleh hasil yang sudah dirasakan warga dengan adanya pembagian hasil bercocok tanam i dan penyuluhan audio visual tentang tentang pemberian makan bayi, anak dan seluruh keluarga dengan selogan satu menu untuk satu keluarga dilakukan di RT 03 dan RT 04 RW 17 Desa Cibiru Wetan Kecamatan Cileunyi Kabupaten Bandung. Gerakan menanam melibatkan seluruh warga dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan, sedangkan penyuluhan pemenuhan gizi keluarga dengan belibatkan ibu-bu yang terlibat di pos yandu serta ibu-ibu yang memiliki balita. Kegiatan diharapakan akan terus berlangsung meskipun kegiatan pengabdian masyarakatnya sudah selesai dan memberikan manfaat dalam kondisi pandemik COVID 19.
REVIEW : THE EFFECT OF MEDICATION REMINDER APPLICATIONS ON MEDICATION COMPLIANCE IN TYPE 2 DIABETES MELLITUS PATIENTS Deni Hendra Alamsyah; Yani Mulyani; Marita Kaniawati
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 4 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i4.926

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) is a medical disorder that is characterized by elevated blood glucose levels. Its prevalence is increasing globally, with Indonesia projected to have 21.3 million type 2 DM patients by 2030. Medication compliance is crucial in managing diabetes, and medication reminder applications can effectively enhance patient adherence. We conducted a systematic review of 10 national and international journals from to 2013-2023 using PubMed, Google Scholar, and Science Direct, focusing on the following keywords: Diabetes, Medication Compliance, Medication Reminder Application. Our findings suggest that patient knowledge and compliance play a pivotal role in the success of therapy management and that medication reminder applications have a positive impact on enhancing medication adherence. Ensuring that patients with diabetes have access to these tools may improve treatment outcomes. Keywords: Diabetes Mellitus Type 2; Medication Compliance; Medication Reminder Application, Medication Adherence; Medication Reminder App
Efek Pemberian Ekstrak Etanol Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa L.) terhadap Inflamasi dan Disfungsi Endotel Kaniawati, Marita; Sulaeman, Agus; Nurfazri, Aulia; Susilawati, Elis; Auliyaa, Millata; Maia de Fatima Freitas, Floriana
JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol. 16 No. 1 (2024): Jurnal Farmasi Indonesia
Publisher : Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35617/jfionline.v16i1.238

Abstract

Obesitas dapat menyebabkan terjadinya pembesaran dan penambahan jumlah sel adiposa dalam tubuh serta penurunan kadar adiponektin. Adiponektin merupakan salah satu sitokin antiinflamasi. Obesitas juga berhubungan dengan disfungsi endotel vaskular, yang disebabkan oleh berkurangnya ketersediaan nitrit oksida (NO), sebagai akibat dari adanya peningkatan produksi stress oksidatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari ekstrak etanol bunga rosella (Hibiscus sabdariffa Linn) terhadap kadar adiponektin dan kadar NO serum pada model hewan obes yang diinduksi fruktosa. Metode penelitian disusun dengan Post Test Only Control Group Design menggunakan hewan uji tikus jantan Galur Wistar selama 60 hari. Penelitian ini menggunakan 6 kelompok perlakuan yaitu kelompok normal (diet normal), kelompok induksi (diet normal + fruktosa 60%), kelompok pembanding (diet normal + fruktosa 60% + orlistat), dan 3 kelompok uji (diet normal + fruktosa 60% + esktrak etanol bunga rosella 125 mg/kgBB, 250 mg/kgBB dan 500 mg/kgBB). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol bunga rosella memiliki efek menurunkan bobot badan dan meningkatkan kadar adiponektin dan NO serum. Sebagai kesimpulan ekstrak etanol bunga rosella dengan dosis 250 mg/kgBB dapat meningkatkan kadar adiponektin dan dosis 500 mg/kgBB merupakan dosis terbaik dalam memperbaiki disfungsi endotel.
ACCELERATION OF THE DECREASE OF STUNTING EVENTS THROUGH HEALTH PROMOTION MEDIA AT DESI MIDWIFE PMB CLINIC Kartadarma, Supriyatni; Yusita, Intan; Rofiasari, Linda; Kaniawati, Marita; Valiani, Cici; Agustina, Agustina
Indonesian Journal of Community Development Vol 1, No 2 (2021): Indonesian Journal of Community Development
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/ijcd.v1i2.40545

Abstract

During this Pandemic, we must prevent the spread of Covid-19 but still pay attention to efforts to reduce morbidity and mortality in infants. The existence of the Covid-19 pandemic in Indonesia that affects health service activities, one of which is not holding the posyandu program, brings its own concerns for all sectors related to health policies, especially for parents who have infants under five in their growth and development period who require supervision. Based on data from the Bandung City Health Office in 2019, it was reported that there were 9 toddlers with malnutrition in Derwati Village.
DAMPAK MEROKOK PADA RHEUMATOID ARTHRITIS: TINJAUAN LITERATUR: THE IMPACT OF SMOKING ON RHEUMATOID ARTHRITIS: A LITERATURE REVIEW Priana, Eka; Marita Kaniawati
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol. 25 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Volume 25 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i1.1525

Abstract

Rheumatoid arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun yang ditandai dengan adanya peradangan kronis pada sendi. Meskipun etiologi penyakit ini tidak diketahui secara pasti, penelitian sebelumnya telah menunjukkan adanya kontribusi faktor genetik dan lingkungan dalam patologi RA. Merokok merupakan faktor lingkungan yang paling berpengaruh secara signifikan dalam perkembangan dan keparahan penyakit ini. Tujuan dari tinjauan ini adalah untuk memberikan gambaran mengenai pengaruh merokok terhadap RA. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa intensitas maupun durasi merokok memiliki hubungan langsung dengan peningkatan risiko perkembangan RA. Selain itu, terdapat peningkatan kadar antibodi rheumatoid factor dan anticitrullinated peptide antibodies pada pasien RA yang memiliki kebiasaan merokok, dimana antibodi tersebut berhubungan dengan penghancuran sendi. Namun sebaliknya beberapa penelitian melaporkan adanya penurunan frekuensi RA pada pasien merokok. Hal tersebut disebabkan oleh kandungan nikotin pada rokok yang mempunyai efek inhibitori salah satunya dengan cara memodulasi respons imun, menekan produksi sitokin pro-inflamasi Tumor Necrosis Factor alfa (TNF-a) yang banyak ditemukan pada pasien RA, telah dibuktikan secara in vivo dan in vitro. Pengaruh asap rokok dan nikotin pada perkembangan RA perlu diteliti lebih lanjut untuk memberikan gambaran patogenesis dan pemahaman yang lebih baik lagi.
- PERBANDINGAN EFEKTIVITAS LANSOPRAZOLE DENGAN ESOMEPRAZOLE PADA TERAPI HELICOBACTER PYLORI DAN GASTROESOPHAGEAL REFLUX DISEASE : TINJAUAN LITERATUR: - Saputra, Erwin Yuliana; Kaniawati, Marita
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol. 25 No. 1 (2025): Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada Volume 25 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v25i1.1547

Abstract

Helicobacter pylori (H. pylori) dan Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan dua kondisi gastrointestinal yang umum dan memerlukan penanganan yang efektif untuk mencegah komplikasi serius. Salah satu terapi utama yang digunakan adalah Proton Pump Inhibitors (PPI), seperti lansoprazole dan esomeprazole, yang berperan dalam eradikasi H. pylori serta pengelolaan GERD. Meskipun kedua obat ini memiliki mekanisme kerja yang serupa, efektivitas dan efisiensinya dapat bervariasi, sehingga perbandingan antara keduanya menjadi relevan dalam praktik klinis. Oleh karena itu, tinjauan ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan efektivitas lansoprazole dan esomeprazole berdasarkan berbagai studi terkini terkait eradikasi H. pylori dan pengobatan GERD. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa baik esomeprazole maupun lansoprazole terbukti efektif dalam terapi H. pylori dan GERD, namun esomeprazole menunjukkan efektivitas yang lebih baik dalam beberapa kondisi klinis tertentu serta lebih cost-effective dibandingkan lansoprazole.
Aktivitas Ekstrak Etanol Daun Kate Mas (Euphorbia heterophylla Desf.) pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar yang Resistensi Insulin Susilawati, Elis; Syihabbudin, Nazar; Kaniawati, Marita
Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology Vol 12 (2025): Vol. 12 Suppl. 2 (2025)
Publisher : Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/ijpst.v12s2.59555

Abstract

Euphorbia heterophylla. Desf (kate mas) menunjukkan aktivitas penurunan glukosa darah, serta memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi ekstrak etanol daun Euphorbia heterophylla Desf (EEH) sebagai anti resistensi insulin dalam pengelolaan diabetes mellitus tipe 2 (DMT2). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui efek dan dosis efektif Ekstrak Etanol Daun Kate Mas (Euphorbia heterophylla Desf), disingkat EEH, terhadap tikus yang diinduksi makanan tinggi karbohidrat, lemak, dan fruktosa 30%. Metode penelitian dilakukan secara in vivo menggunakan 24 tikus jantan putih galur wistar yang dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif, EEH 50 mg/KgBB, 100 mg/KgBB, dan 200 mg/Kg BB dengan melakukan tes  kadar glukosa darah (KGD), pengukuran konstanta tes toleransi insulin (KTTI) dan histopatologi sel pankreas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EEH pada semua kelompok dapat menurunkan KGD (92,25 mg/dL±7,04 untuk 50 mg/KgBB; 99,75 mg/dL±13,57 untuk 100 mg/Kg BB; 117,00 mg/dL ±0,85 untuk 200 mg/Kg BB; dan 89,00 mg/dL ±5,34 untuk metformin) dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif (132,00 mg/dL ±7,16). EEH 50 mg/Kg BB secara signifikan dapat meningkatkan sensitivitas insulin (3,95±0,53) dibandingkan dengan kelompok negatif (1,24±0,98). Hasil histologi pankreas menunjukan EEH pada semua kelompok uji dapat menurunkan jumlah nekrosis sel pankreas dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif.  Kesimpulannya, EEH memiliki potensi untuk dieksplorasi lebih lanjut untuk aktivitas dalam meningkatkan sensitivitas insulin.
REVIEW: DEVELOPMENT OF NATURAL MATERIALS AS BREAST CANCER ANTICANCER Kaniawati, Marita; Cintiya Dewi , Silvy; Azzah Wulandari, Yulinda; Dimas Alamanda, Vidiana
International Journal Multidisciplinary (IJMI) Vol. 2 No. 1 (2025): International Journal Multidisciplinary
Publisher : Antis-Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61796/ijmi.v2i1.280

Abstract

Objective: This study aims to review various efforts in developing anticancer therapies based on medicinal plants and synthetic compounds, particularly for breast cancer, which has high prevalence and mortality rates. Method: Data were collected through a literature review of scientific journals published between 2010 and 2020. The study analyzed the potential of various medicinal plants and bioactive compounds using both experimental and computational approaches.  Results: The review revealed that medicinal plants such as soursop leaves, galangal, moringa leaves, Kasumba Turate flowers, and red dragon fruit peels exhibit significant anticancer potential. Their activities include cytotoxicity, proliferation inhibition, and apoptosis induction in T47D and MCF-7 breast cancer cells. Additionally, an in silico approach was employed to evaluate bioactive compounds like galangin and quercetin, which demonstrated potential interactions with specific molecular targets such as HER-2 and SIRT1. Novelty: This study highlights the importance of exploring both natural and synthetic anticancer compounds to develop more effective and safer therapies. The integration of in silico analysis provides a deeper understanding of molecular interactions, supporting the advancement of targeted breast cancer treatments.
AKTIVITAS ANTIINFLAMASI DAN ANTIOKSIDAN KOMBINASI EKSTRAK ETANOL BUNGA ROSELA (Hibiscus sabdariffa) DAN DAUN PEGAGAN (Centella asiatica) PADA TIKUS WISTAR JANTAN DENGAN OBESITAS Kaniawati, Marita; Sulaeman, Agus; Susilawati, Elis; Zinan, Daula Zahra; Irviansyah, Cepy Okta
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v10i1.2323

Abstract

One of the triggers for obesity is high fat and high carbohydrates foods which increase Free Fatty Acid (FFA) and Reactive Oxygen Species (ROS), that trigger oxidative stress and chronic inflammation, which play a role in various degenerative diseases. This study aims to determine the potency and effective dose of ethanol extract of roselle flowers (Hibiscus sabdariffa) and gotu kola leaves (Centella asiatica) combination on oxidative stress (represented by Malondialdehyde or MDA) and its effect on inflammation (represented by Tumor Necrosis Factor-α or TNF-α). This research used in vivo experimental preventive method using 35 mice which were divided into normal group, induction group, comparison group curcumin 1.8 mg/kgBW, test group 1 EDP 200 mg/kgBW, test group 2 EBR 250 mg/kgBW, test group 3 EBRDP 125:200 mg/kgBW and test group 4 EBRDP 250:100 mg/kgBW. MDA levels were measured using UV-Vis spectrophotometry at 532 nm and TNF-α levels were measured using an ELISA kit on the 60th day. The results showed a decrease in blood MDA levels in EDP 200 mg/kgBW, EBR 250 mg/kgBW and EBRDP 250: 100 mg/kgBW and in liver MDA levels in EDP 200 mg/kgBW and EBRDP 250:100 mg/kgBW. The study also showed decreasing TNF-α levels in EDP 200 mg/kg BW, EBR 250 mg/kgBW, and the combination of EBRDP dose 125:200 mg/kgBW. In conclusion, the combination of EBRDP dose 250:100 mg/kgBW is the most effective dose in reducing MDA levels. The combination of EBRDP dose 125:200 mg/kgBW is the most effective dose in suppressing TNF-α levels.
A Review : Pengembangan Obat Rheumatoid Arthritis (RA) dengan Berbagai Pendekatan Amelia, Ferda; Kaniawati, Marita; Gabriela Da Costa Soares, Fidelia s; Languwila, Indrawati; Dwi Fatma, Ira; Jefry, Jefry; Efraim Lian, Kevin; Irene Welmince Bokotei, Martini; Taofiq Putra Pratama, Muhamad; Septri Rahmawati, Nabila; Kasihtheisya, Naida; Subakti, Nanda; Dodit Rinaldi, Muhammad
Jurnal Medika Farmaka Vol 3 No 1 (2025): Jurnal Medika Farmaka
Publisher : LP4M STIKes Karsa Husada Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33482/jmedfarm.v3i1.59

Abstract

Introduction: Rheumatoid Arthritis (RA) is an autoimmune disease characterized by chronic inflammation of the joints, which can lead to cartilage damage and disability. Not all standard medications for RA therapy are efficient for all patients and long-term use can cause serious side effects. Therefore, it is necessary to develop drugs for RA involving various approaches, both pharmacological and non-pharmacological. Method: This article review is based on references to several articles from online databases published nationally and internationally. Result: From the article search, there were 10 articles discussing RA drug development from various approaches. Conclusion: Based on the review of articles carried out, there is drug development using a pharmacological approach including the use of natural ingredients such as purslane tea, red betel leaf extract, secang plants and curcumin, nanotechnology-based innovations such as composite hydrogel and MTX nanocarriers, a drug repurposing approach to the discovery of new drugs alpha-linolenic acid and Belatacept as well as non-pharmacological approaches with complementary therapies such as red ginger and warm betel compresses. Keywords: Drug development, treatment, rheumatoid arthritis