Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Nabatia

The Effects of Kiserit and Biofertilizer on Morphological Response and Yield of Rice Plants (Oryza sativa L.) under the SRI Method: Pengaruh Pemberian Pupuk Kiserit dan Pupuk Hayati terhadap Morfologi dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Metode SRI Aulia, Tisya; Kasim, Musliar; Rozen, Nalwida
Nabatia Vol 13 No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/nabatia.v5i2.1678

Abstract

Padi merupakan komoditas pangan penting di Indonesia. Intensifikasi pertanian harus diupayakan dengan mengombinasikan metode tanam dan pemberian pupuk yang tepat. System of Rice Intensification (SRI) merupakan salah satu metode tanam yang tepat karena memaksimalkan penggunaan udara, tanah, dan tanaman. Selain itu, pemberian pupuk kiserit dan pupuk hayati perlu dikaji lebih lanjut untuk melihat pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat interaksi dan menentukan dosis optimal pupuk kiserit dan pupuk hayati dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil padi pada metode SRI. Percobaan telah dilaksanakan pada bulan Februari hingga Juli 2025 di Nagari Singgalang, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) dua faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk kiserit (75, 150, dan 225 kg/ha), sedangkan faktor kedua adalah dosis pupuk hayati (0, 40, dan 80 kg/ha). Setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali, sehingga terdapat 27 unit satuan percobaan. Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA) pada taraf 5%. Apabila hasil uji F berbeda nyata, maka dilanjutkan dengan uji Duncan's Multiple Range Test (DMRT) pada taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukkan adanya interaksi yang signifikan antara pupuk kiserit dan pupuk terhadap parameter hayati tinggi tanaman, panjang akar, volume akar, dan bobot kering total. Kombinasi dosis 75 kg/ha kiserit dan 40 kg/ha pupuk hayati menghasilkan pertumbuhan yang terbaik. Pemberian pupuk kiserit dan pupul hayati memberikan pengaruh yang berbeda tidak nyata pada hasil tanaman padi.