Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Kesehatan Reproduksi

HUBUNGAN HARGA DIRI DENGAN PERILAKU PEMELIHARAAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA SANTRI PUTRI DI PONDOK PESANTREN KABUPATEN JEMBER Nahdah Khoirotul Ummah; Tantut Susanto; Latifa Aini Susumaningrum
Jurnal Kesehatan Reproduksi Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI VOLUME 10 NO. 1 TAHUN 2019
Publisher : Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (284.884 KB) | DOI: 10.22435/kespro.v10i1.1397

Abstract

Abstract Background: Girl’s adolescent who live in Islamic boarding schools need behavioral maintenance facilities regarding reproductive health. Girl’s adolescent development during reproductive growth will be associated with the acceptance of self-esteem. Objective: The study purpose was to understand about the relationship of self-esteem and adolescent reproductive health maintenance behaviors of students in Darussholah Boarding Schools Jember. Method: This study used cross-sectional with 281 adolescent aged 12-18 with convenience sampling. Rosenberg Self-esteem Scale (RSES) was used to measure self-esteem, and reproductive health care questionnaire was to measure reproductive health maintenance behaviors. Chi-square was performed to analyze the objective of study. Results: The results showed that among 281 adolescents were identify have a low self esteem (85%) and (74%) of less maintenance reproductive health behaviors. There is a significant relationship between the self-esteem and adolescent reproductive health maintenance behaviors among girl’s adolescent in Darussholah Boarding Schools Jember (χ2 = 96.34; p-value = 0.001). Girl’s adolescent with low self-esteem are more likely 35.414 time to have less reproductive health care (OR = 35.414; 95% CI = 90,145-13,913). Conclusion: Acceptance of proportional self-esteem should be improved to maintenance. Therefore, facilities in Islamic boarding schools need to be provided to realize a clean and healthy should the maintenance of reproductive. Keywords: Self esteem, maintainance of reproductive behavior, female adolscent, boarding schools Abstrak Latar belakang: Remaja putri yang tinggal di pondok pesantren selama proses hygiene perseorangan memerlukan fasilitas pemeliharaan perilaku kesehatan reproduksinya. Perkembangan remaja selama tumbuh kembang kesehatan reproduksi akan berkaitan dengan penerimaan harga dirinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harga diri dengan perilaku pemeliharaan kesehatan reproduksi remaja santri putri di Pondok Pesantren Darussholah Jember. Metode: Desain penelitian cross-sectional dilakukan pada 281 remaja berusia 12-18 tahun dengan convenience sampling. Kuesioner digunakan untuk mengukur karakteristik remaja. Kuisioner Rosenberg Self-esteem Scale (RSES) digunakan untuk mengukur harga diri, dan kuesioner pemeliharaan kesehatan reproduksi digunakan untuk mengukur perilaku pemeliharaan kesehatan reproduksi. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa remaja memiliki harga diri rendah (85%) dan perilaku pemeliharaan kesehatan reproduksi yang kurang (74%). Ada hubungan yang signifikan antara harga diri dengan perilaku pemeliharaan kesehatan reproduksi remaja santri putri di Pondok Pesantren Darussholah Jember (χ2= 96,34; p-value= 0,001). Remaja santri putri dengan harga diri rendah berpeluang 35,414 kali memiliki pemeliharaan kesehatan reproduksi kurang (OR= 35,414; 95% CI= 13,913-90,145). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara peran keluarga dengan pengetahuan dan SADARI pada remaja putri di Kecamatan Jelbuk. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pendidikan dan promosi kesehatan pada keluarga supaya dapat menjalankan peran keluarga dengan lebih baik dan menjadi sumber informasi tentang SADARI bagi remaja putri. Kata kunci: harga diri, pemeliharaan kesehatan reproduksi, remaja putri, pondok pesantren
POLA KOMUNIKASI KELUARGA DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA TUNARUNGU DI SEKOLAH LUAR BIASA KECAMATAN PATRANG KABUPATEN JEMBER Livia Dwi Ramadhani; Tantut Susanto; Latifa Aini Susumaningrum
Jurnal Kesehatan Reproduksi Vol 10 No 1 (2019): JURNAL KESEHATAN REPRODUKSI VOLUME 10 NO. 1 TAHUN 2019
Publisher : Puslitbang Upaya Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.782 KB) | DOI: 10.22435/kespro.v10i1.1404

Abstract

Abstract Background: Deaf adolescent during their development needs special attention particularly parents, to prevent risk for sexual behavior. Risk for sexual behavior among deaf adolescent related to the role of parents can be facilitated by families on how families communicate issues regarding reproductive health of deaf adolescents. Objective: The purpose of this study was to analyze the relationship between the family communication patterns and risky sexual behavior in Disabled Children School, Patrang regency of Jember district Method: A cross-sectional study was conducted among 53 deaf adolescent aged 11-20 with convenience sampling. A questionnaire was used to identify the sociodemography of participants while the data family communication patterns of was obtained by using the Family Communication Patterns Questionnaire and Adolescents Reproductive Health (ARH) Questionnaire to measure risky sexual behavior. Spearman test was performed to analyze the objective of the study. Results: There is a correlation between family communication patterns and risky sexual behavior in Disabled Children School, Patrang regency of Jember district (r = -0,301; p-value= 0,029). Conclussion: Family communication patterns received by deaf adolescents determine their sexual behavior. Deaf adolescents with dysfunctional family communication patterns tend to show risky sexual behavior. Keywords: family communication pattern, risk for sexual behavior, deaf adolescents Abstrak Latar belakang: Remaja tunarungu selama tumbuh kembangnya membutuhkan perhatian khusus terutama orang tua, untuk mencegah perilaku seksual berisiko. Perilaku seksual berisiko di kalangan remaja tunarungu berkaitan dengan peran orang tua dan dapat difasilitasi oleh keluarga terkait bagaimana keluarga mengkomunikasikan masalah kesehatan reproduksi remaja tunarungu. Tujuan: Mengetahui hubungan antara pola komunikasi keluarga dengan perilaku seksual berisiko pada remaja tunarungu di Sekolah Luar Biasa Kecamatan Patrang Kabupaten Jember. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional dilakukan pada 53 remaja tunarungu berusia 11-20 tahun dengan convenience sampling. Instrumen menggunakan kuesioner Pola Komunikasi Keluarga dan Kuesioner Adolescents Reproductive Health (ARH) untuk mengukur perilaku seksual berisiko. Hasil: Ada hubungan antara pola komunikasi keluarga dengan perilaku seksual berisiko pada remaja tunarungu di Sekolah Luar Biasa Kecamatan Patrang Kabupaten Jember (r = -0,301; p-value= 0,029). Kesimpulan: Pola komunikasi keluarga yang diterima oleh remaja tunarungu menentukan perilaku seksualnya. Remaja tunarungu dengan pola komunikasi keluarga disfungsional cenderung menunjukan perilaku seksual yang berisiko. Kata kunci: pola komunikasi keluarga, perilaku seksual berisiko, remaja tunarungu
Co-Authors Abdul Kholis Achmad Ali Basri Aji, Rizki Rama Amalda, Adela Hery Prasilia Animas Debby Sugesti Andriani Anisa Kirnawati Annisah Dwi Intan Annisah Dwi Intan Firdausi Nuzula Aprinia Fajar Sukmawati Ardani, Ni Ketut Ardhani, Ni Ketut Aridatama, Yuan Ferdi Armita Iriyana Hasanah Asaluna, Magnis Asma Yudhi Efendi Atik Rohmawati Mulyaningsih Ayu Pricilia Fatimah Bafidz Arifahmi Bachtiyar Balqis, Ummi Malikal Dewi Negeri Atika Diana Kholida Diana Kholida Diana Kholida Diana Kholida Dita Dityas Hariyanto Dwi Linda Aprilia Aristi Dwiyanti, Faradilah Mulya Eka Afdi Septiyono Emi Wuri Wuryaningsih Enggal Hadi Kurniyawan Erti Ikhtiarini Dewi Fahruddin Kurdi Fauziah, Wahyuni Ferdiana, Intan Nahdia Firmansyah, Yudha Ferdian Fitri, Lisca Nurmalika Frihatin Al Isnaini Hanny Rasni Hany Rasni Hardianto, Widodo Hardika, Beva Pramasty Indri Andriani Insyaf Prawita Sari Insyaf Prawita Sari Istifada, Rizkiyani Itsna Abidah Mardiyah Khoirun Nasikhin Kholidi, Mokhlas Kusumadani, Fahra Lailiyatul Munawaroh Lantin Sulistiyorini, Lantin Lina Nur Khumairoh Livia Dwi Ramadhani Mashuda, Hagum Maulita, Firsilia Reza Miftahurroziqin, Moch. Azzam Mokhlas Kholidi Muhamad Zulfatul A’la Muhammad Alfin Maulana Muhammad Nur, Kholid Rosyidi Mulia Hakam Muqodimatul Masruro Muqodimatul Masruro Mutia Nur Maulida Sandy Myla Alisa Novita Sari Nahdah Khoirotul Ummah Nasikhin, Khoirun Niken Asih Laras Ati Nur Widayati NURUL AZIZAH Oktaviana, Essa Rani Peni Perdani Juliningrum, Peni Perdani Penulis Hanny Rasni Permatasari, Resi Prastica, Vinanda Maria Putra, Andhika Satriya Putra, Ricky Aprileo Pratama Putri, Galuh Yulia Asmara Putri, Okky Oktaviyana Qudsyiyah, Roro Dewi Rahayu, Sri Puji Rahmadiar, Verina Sari Rahmawati, Iis Ratna Sari Hardiani Risa Wargiana Risha Putri Mahardika Rismawan Adi Yunanto Rizanti, Ayunda Puteri Rofiatul Nur Jannah Rohmah, Siti Nailatul Roro Dewi Roro Dewi Qudsyiyah Safitri, Yessi Eka Salman Farisi Salsabila, Kirana Putri Salsabila, Nadia Putri Sinta Kholifah Mar'ah Konitatillah Slamet Siswoyo slamet Siswoyo Slamet Siswoyo Slamet Siswoyo Syafriansyah, Fahmi Essa Talapessy, Elsa Yolanda Tantut Susanto Try Nurhayati Ulfi Bini’Matillah Vivi Oktaviana Wulandari Wantiyah Wantiyah Widodo, Ramadhan Rifandy Windi Noviani Yahtarita ulfia Adisiwi Yeni Fitria Yerry Pristiwandono Yurin Ainur Azifa