Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

The Relationship Between Body Mass Index and Student Body Ability Index of Medical Faculty Jember University Adelia Handoko; Aris Prasetyo; Pipiet Wulandari; Kristianingrum Dian Sofiana; Jauhar Firdaus; Karisma Adya Pertiwi
Journal of Agromedicine and Medical Sciences Vol 7 No 3 (2021)
Publisher : Faculty of Medicine, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/ams.v7i3.23785

Abstract

Technological advances in recent years have had an impact on people's lifestyles. Almost all activities in various sectors can be carried out and accessed via smartphones. This causes a decrease in physical activity which can lead to obesity. Obesity is an imbalance of energy entering the energy used in the body resulting in the accumulation of excess lipids which can interfere with the health condition of the body. Body composition is an important part of determining one's physical fitness. Body composition can be seen from a person's Body Mass Index (BMI). This type of research is analytic observational with cross sectional research design. The data used by researchers is secondary data in 2018. The sampling technique used is purposive sampling. The sample used in this study was 127 people, consisting of 47 men and 84 women. Data were analyzed using SPSS version 26 through the Spearman Analysis Test with the results of p = 0.000 (p-value <0.05) for the relationship between BMI and IKB in the slow way and p = 0.002 (p-value <0.05) for the relationship between BMI with IKB the fast way. The conclusion that can be drawn from the results of the analysis is that there is a weak correlation between body mass index and body fitness index on the Havard Step Test fitness test for students of the Faculty of Medicine, University of Jember. Keywords: body mass index, harvard step test , physical fitness
Analisis Penggunaan Jumlah Bahan Aktif Pestisida dan Banyaknya Keluhan Masalah Kesehatan Pada Petani di Wilayah Agroindustri Jember Kristianningrum Dian Sofiana; Laksmi Indreswari; Jauhar Firdaus; Aris Prasetyo; Pulong wijang Pralampita; Supangat Supangat
Poltanesa Vol 23 No 1 (2022): Juni 2022
Publisher : P2M Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (476.333 KB) | DOI: 10.51967/tanesa.v23i1.1209

Abstract

Pestisida dapat menyebabkan masalah kesehatan baik akut ataupun kronik. Latar belakang dari penelitian ini adalah Penggunaan pestisida di kawasan agroindustri Jember yang tidak dapat dihindari.. Paparan pestisida pada petani Jember, baik paparan langsung ataupun tidak langsung, diduga menjadi salah satu penyebab munculnya masalah kesehatan.. Keterkaitan antar penggunaan bahan aktif pestisida dan masalah kesehatan pada petani di wilayah agroindustri jember perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan jumlah bahan aktif pestisida dengan banyaknya masalah kesehatan pada petani di wilayah Agroindustri Jember. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif observational dengan pendekatan cross-sectional. Populasi yang diambil adalah petani yang berada di kabupaten jember yang diwakili oleh 11 kecamatan. Besar sampel berjumlah 84 orang yang diambil dengan accidental sampling. Variabel yang diambil adalah jenis pestisida, jumlah bahan aktif yang dipakai, keluhan masalah kesehatan, Analisis menggunakan analisis unvaried dan bivariate menggunakan Chi square tes dengan p <0,05. Penggunaan bahan aktif yang digunakan selama penyemprotan mayoritas 1 bahan aktif 51,19% .Keluhan masalah kesehatan sebesar 52,38% dengan keluhan terbanyak adalah pusing sebesar 29,76%.Hasil Analisis jumlah bahan aktif saat penyemprotan dengan banyaknya keluhan kesehatan dengan menggunakan Chi Square tes, p= 0,009 dengan nilai p<0,05. Dari penelitian ini didapatkan ada hubungan penggunaan bahan aktif residu pestisida dengan keluhan masalah kesehatan pada petani di Jember. Petani yang terpapar kebanyakan tidak merasakan keluhan kesehatan.
THE EFFECT OF CONSUMPTION OF YOUNG COCONUT (COCOS NUCIFERA L) ON CHOLESTEROL LEVELS IN HEALTHY PEOPLE Aris Prasetyo; Alif Kufari; Septa Surya Wahyudi; Jauhar Firdaus; Adelia Handoko; Kristianingrum Dian Sofiana; Pipiet Wulandari
UNEJ e-Proceeding 2022: E-Prosiding Kolokium Hasil Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : UPT Penerbitan Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

High blood cholesterol levels are risk factors that cause an increase in Low Density Lipoprotein (LDL) that it can form clots and plaque in the vascular which will result in the formation of atherosclerosis. Galactomannan is a natural ingredient that can reduce blood cholesterol levels by inhibiting its absorption and forming hydrogen bonds with cholesterol. In Indonesia, a potential source of galactomannan is coconut (Cocos Nucifera L). This study aims to determine the effect of consumption of young coconuts on cholesterol levels in healthy people. This research is an experimental clinical trial study with a pretest-posttest design. The sample of this study was twenty healthy people aged 18-25 years consisting of 10 men and 10 women. The treatment is in the form of consumption of coconut with 250 gram coconut meat and 150 mL coconut water with administration once a day for 14 days. The beginning and the end of the treatment blood cholesterol level were examined. after the treatment of coconut, consumption obtained a decrease in blood cholesterol levels by 17 participants and 3 participants with an increase in blood cholesterol levels. it can be concluded that there is a significant influence on the consumption of young coconuts to reduce blood cholesterol levels in healthy people. Keywords: cholesterol, coconut, galactomanan
EFEK NEEM GUM (Azadiracthta indica) TERHADAP KADAR SGOT SGPT TIKUS WISTAR YANG DIINDUKSI DIAZINON Jauhar Firdaus; Zahrah Febianti; Muhammad Rijal Fahrudin Hidayat; Elly Nurus Sakinah
Journal of Nutrition College Vol 11, No 3 (2022): Juli
Publisher : Department of Nutrition Science, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jnc.v11i3.33384

Abstract

ABSTRAKLatar belakang: Indonesia sebagai negara agraris 33,48 juta penduduknya bekerja di sektor pertanian dengan kasus keracunan pestisida tercatat 771 kasus pada tahun 2016. Diazinon menjadi salah satu pestisida golongan organofosfat yang cukup banyak digunakan di Indonesia yang memiliki efek neurotoksik dan berpotensi menyebabkan stres oksidatif pada hepar. Neem gum (Azadirachta indica) memiliki kandungan polisakarida dan antioksidan yang dapat mengikat radikal bebas untuk mencegah kerusakan pada hepar.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek neem gum terhadap kadar SGOT SGPT tikus wistar yang diinduksi diazinon.Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental melalui pendekatan post test only dengan subjek tikus putih Rattus norvegicus strain wistar jantan sebanyak 25 ekor yang terbagi dalam 1 kelompok kontrol dan 4 kelompok perlakuan dosis larutan neem gum sebesar 3,75 gram/kgBB/hari, 7,5 gram/kgBB/hari, 15 gram/kgBB/hari, dan 30 gram/kgBB/hari.Hasil: Kadar SGOT dan SGPT tertinggi terdapat pada kelompok K dan kadar yang lebih rendah pada kelompok P1, P2, P3, dan P4 seiring penambahan dosis larutan neem gum yang diberikan. Hasil uji Anova kadar SGOT didapatkan signifikansi sebesar 0,013 dan uji Post Hoc terlihat perbedaan signifikan kadar SGOT kelompok P4 terhadap kelompok K sebesar 0,015.  Sedangkan hasil uji Anova kadar SGPT didapatkan signifikansi sebesar 0,014 dan uji Post Hoc terlihat perbedaan signifikan kadar SGPT kelompok P2, P3, dan P4 terhadap kelompok K berturut-turut sebesar 0,044, 0,034, dan 0,033.Simpulan: Larutan neem gum (Azadirachta indica) memiliki efek mencegah peningkatan kadar SGOT dan SGPT pada tikus yang diinduksi Diazinon.  Dosis yang dibutuhkan neem gum untuk mencegah peningkatan kadar SGOT sebanyak 30 gram/kgBB/hari dan dosis yang dibutuhkan untuk mencegah peningkatan kadar SGPT sebesar 7,5 gram/kgBB/hari, 15 gram/kgBB/hari, serta 30 gram/kgBB/hari dan tidak ada perbedaan efek yang signifikan diantara ketiga dosis tersebut. 
The Impact of Chronic Exposure to Organophosphate Pesticides on the Incidence of Primary Brain Tumors in Farmers: A Narrative Review Purwandhono, Azham; Tartila, Jasmine; Firdaus, Jauhar
AKSONA Vol. 4 No. 1 (2024): JANUARY 2024
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/aksona.v4i1.51648

Abstract

Highlight: Primary brain tumors have high mortality and morbidity rates. Organophosphate pesticides are commonly used by farmers. Chronic exposure to organophosphate pesticides can increase the incidence of primary brain tumors farmers.   ABSTRACT Introduction: Primary brain tumors have high mortality and morbidity rates. Its causes and risk factors have not been explored further. Several studies indicate that exposure to pesticides can be one of the main triggering factors. Organophosphate insecticide is one of the most common pesticides used by farmers. Chronic exposure to organophosphates is known to trigger an imbalance of reactive oxygen species (ROS) in the body by suppressing the acetylcholinesterase enzyme. Objective: This study aimed to determine the impact of chronic exposure to organophosphates in terms of the types of organophosphates used by farmers, frequency of usage, and duration of exposure, using a narrative review method. Methods: A literature search was conducted with multiple electronic databases, such as PubMed, ScienceDirect, Cochrane Library, and Springer. The keywords will be searched using the boolean operator method, while synonyms will be found in the Medical Subject Heading (MeSH) database. Articles were assessed using the Newcastle-Ottawa Scale (NOS) Questionnaire. Results: There were 1071 articles found, but only 14 were selected for review. The studies showed that there was a relationship between the type, frequency, and duration of organophosphate usage and the incidence and risk factors for primary brain tumors. Conclusion: Chronic exposure to organophosphate pesticides, either directly or indirectly, can increase the incidence of primary brain tumors in farmers. The influencing factors include the type, frequency, and duration of pesticide exposure. The most influential factor is the duration of chronic pesticide exposure by farmers. Pesticide reduction exposure is beneficial in preventing the incidence of primary brain tumors in farmers.    
Cerminan Semangat Hidup Anak-Anak Suriah dalam Lagu “Daqat Qalb (Risalah MIN Athfaal Suriah)” Firdaus, Jauharotul
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2021): 2021
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v5i3.2639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lagu “Daqat Qalb (Risalah Min Athfaal Suriah)”, menjelaskan cerminan kondisi sosial masyarakat dan semangat hidup anak-anak suriah dalam lagu tersebut. Lagu “Daqat Qalb (Risalah Min Athfaal Suriah)” merupakan salah satu lagu yang menyuarakan suara anak-anak suriah bahwa mereka menginginkan kehidupan yang normal serta mereka semangat untuk tetap hidup dan membuat perubahan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan pendekatan sosiologi sastra George Lukacks dimana peneliti mengkaji karya lagu “Daqat Qalb (Risalah Min Athfaal Suriah)” dan bagaimana hubungannya dengan fakta kehidupan sosial. Adapun Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif, dengan cara mengumpulkan data, mengolah data, menganalisis data, dan menyajikan data. Hasil dari penelitian ini adalah mengungkap kondisi sosial yang dicerminkan oleh kalimat-kalimat dalam lirik lagu “Daqat Qalb (Risalah Min Athfaal Suriah)” serta mengungkap kalimat yang merupakan cerminan semangat hidup anak-anak suriah dalam lagu tersebut.
The Effects of Giving Coconut Milk on Aortic Wall Thickness of Rats (Rattus norvegicus strain Wistar) Fed with High Fat Diet (HFD) Firdaus, Jauhar; Prasetyo, Aris; Wahyudi, Septa Surya; Haniefah, Yumna Rifda
Majalah Obat Tradisional Vol 28, No 3 (2023)
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mot.84939

Abstract

Atherosclerosis is a chronic disease due to fat accumulation in the blood vessel walls. Atherosclerosis is the leading cause of cardiovascular disease. Indonesian people’s habit of consuming coconut milk is suspected of causing dyslipidemia, a risk factor for atherosclerosis, by increasing low-density lipoprotein (LDL). However, other studies suggest that coconut milk can increase high-density lipoprotein (HDL), an antioxidant that prevents atherosclerosis. Because of the different findings, this study aims to determine the effects of coconut milk administration on the aortic wall thickness of rats (Rattus norvegicus strain Wistar) fed a high-fat diet (HFD). This true experimental study used samples of 28 male Wistar rats divided into seven groups. These groups consisted of the normal group (N), the negative control group (Kn), and five treatment groups that received coconut milk at various doses, including 2, 5, 3.75, 5, 7. 5, and 10 ml/kgBW/day. The results obtained were then analyzed using SPSS. The statistical tests used are the independent t-test, one-way ANOVA, LSD post hoc, Pearson correlation test, and regression test. Based on this study, the results showed that giving HFD for 45 days could cause the aortic wall to thicken. Meanwhile, giving an HFD accompanied by coconut milk for 45 days can prevent the thickening of the aortic wall, with the maximum effective dose that can be given being 9.75 ml/kg BW/day.
Maternal and Infant Mortality Rates’s Contributing Factors Description and Its Prevention in Kencong Healthcare Center, Jember Regency : A Descriptive Study Parti, Dita Diana; Firdaus, Jauhar; Sakinah, Elly Nurus; Lubis, Arinie Awindya; Pattipeilohy, Florence Marianty
Jurnal Ilmu Kesehatan dan Kesehatan Vol 8 No 01 (2024): FEBRUARY
Publisher : UNUSA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/mhsj.v8i01.4099

Abstract

Background: Maternal Mortality Rates (MMR) and Infant Mortality Rates (IMR) are two of the indicators on the success of health programs in Indonesia. Jember has become the district with the highest rate of maternal and infant deaths throughout 2020-2021. Methods: This research assessed the contributing factors of MMR and IMR in Puskesmas Kencong, Jember Regency. This study uses a qualitative descriptive research design. Data in this study were taken by conducting interviews to fill out questionnaires to mothers who had given birth at least once and the Coordinating Midwife and Head Midwife of PONED (Basic Emergency Neonatal Obstetrics Services) at the Puskesmas Kencong. Then the data from the questionnaires and interviews will be processed and then explained in the narrative. Results:. Based on data from questionnaires filled out by 37 respondents, as well as questions posed to the midwife, Puskesmas Kencong has fulfilled the requirements needed as a PONED Health Center according to PONED Guidelines. Conclusion: The PONED Health Center at Kencong Health Center has a low prevalence of MMR and IMR.
Resistant Starch Tipe 3 Modified Cassava Flour (MOCAF) Sebagai Prebiotik Pada Tikus Model Diabetes Mellitus Firdaus, Jauhar; Sakinah, Elly Nurus
Jember Medical Journal Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Faculty of Medicine, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (587.644 KB) | DOI: 10.19184/jmj.v1i1.149

Abstract

Prebiotik telah dikenal luas memiliki manfaat dalam kesehatan manusia. Sebagai prebiotik alternatif, resistant starch tipe 3 (RS3) memiliki beberapa kelebihan yakni tidak menyebabkan konstipasi maupun diare, RS3 juga menurunkan glukosa darah dan meningkatkan kadar Glucagon Like Peptide-1 (GLP-1) yang memiliki peran utama dalam mekanisme kontrol glukosa darah pada pasien dengan diabetes mellitus (DM). Salah satu bahan yang bisa digunakan sebagai sumber RS3 adalah Modified Cassava Flour (MOCAF). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran RS3 MOCAF sebagai prebiotik alternatif pada tikus diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan hewan coba tikus wistar jantan (Rattus novergicus) model diabetes dengan memberi injeksi streptozotocin (stz) sebanyak 35mg/KgBB secara intraperitoneal. Dilakukan pemeriksaan kadar glukosa darah pada awal penelitian dan setelah induksi stz untuk menentukan kondisi diabetes, dikatakan diabetes jika kadar glukosa darah lebih dari 200mg/dL. Diet RS3 diberikan sebanyak 20 gram/hari selama 4 minggu. Pemberian diet RS3 MOCAF mampu menurunkan kadar glukosa darah puasa dari 494 mg/dL menjadi107 mg/dLdan glukosa darah post prandial dari 526 mg/dL menjadi 96 mg/dL. Analisis mikrobiologi menunjukkan bahwa bakteri yang paling banyak tumbuh pada pemberian diet RS3 MOCAF adalah Lactobacillus Sp. RS3 MOCAF memiliki peran sebagai prebiotik dan mampu menurunkan kadar glukosa darah pada tikus model diabetes melitus.
Lokasi Lesi Sistem Saraf Pusat pada Pemeriksaan Magnetic Resonance Imaging Pasien Covid-19 dengan Stroke: Tinjauan Naratif Moh. Nur Indra Caesar; Muhammad Ihwan Narwanto; Jauhar Firdaus
Jember Medical Journal Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Faculty of Medicine, University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.169 KB) | DOI: 10.19184/jmj.v1i1.198

Abstract

Stroke dengan infeksi SARS-CoV-2 merupakan komplikasi penyakit yang serius. Fakta menunjukkan bahwa stroke memiliki persentase kematian sebesar 49%, sehingga stroke dengan infeksi SARS-CoV-2 memiliki risiko kematian yang lebih tinggi dengan manifestasi penyakit yang lebih parah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui lokasi pemeriksaan lesi pasien stroke dengan COVID-19 menggunakan Magnitude Resonance Imaging (MRI). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif analitik dengan menggunakan tinjauan literatur. Sumber data pada penelitian tinjauan literatur ini diambil dari artikel penelitian nasional dan internasional dengan menggunakan basis data PubMed, Science Direct, Cochrane Library, dan Portal Garuda. Hasil dari penelitian ini didapatkan 24 artikel yang memenuhi kriteria inklusi sebagai sampel. Data yang diekstraksi menunjukkan bahwa lokasi anatomi lesi sistem saraf pusat pada pasien stroke dengan infeksi SARS-CoV-2 yaitu pada cerebrum, cerebellum dan ganglia basalis. Lokasi lesi pada otak besar paling sering ditemukan di lobus frontal dan parietal, diikuti oleh lobus temporal. Dari penelitian ini dengan menggunakan metode tinjauan literatur didapatkan gambaran lesi hiperintensitas melalui pemeriksaan MRI dengan berbagai lokasi lesi mulai dari lobus frontalis, parietalis, temporalis, occipitalis, insula, dan basal ganglia, serta cerebellum. Munculnya lesi pada pasien stroke dengan COVID diduga akibat hiperkoagulabilitas yang menyebabkan tromboemboli dan pada pemeriksaan MRI tampak adanya gambaran lesi hiperintensitas.
Co-Authors Abu Khoiri Achmad Subagio Adelia Handoko Aisya, Meutia Citra Al Munawir Alif Kufari Alyssandra Afqorina Agung Amini, Stefia A. Andi Muhammad, Andi Angela, Patricia Angga Mardro Raharjo Aris Prasetyo Aris Prasetyo Azham Purwandhono Bagus Hermansyah Bagus Satrio Pambudi Bagus Satrio Pambudi, Bagus Satrio Baidowi, Ivan Iqbal Caesarina, Ancah Cahyana, Nugraha Wahyu Cicih Komariah Dini Agustina Dita Diana Parti El Milla, Kardiana Izza Elly Nurus Sakinah, Elly Nurus Emilia Angelica ENNY SUSWATI Erma Sulistyaningsih Fambudi, Stela S. Habibbur Rochman Salim Hairrudin Hairrudin Handoko, Adelia Haniefah, Yumna Rifda Heni Fatmawati Ida Srisurani Wiji Astuti Inke Kusumastuti Irawan Fajar Kusuma Karim, Muhdie Karisma Adya Pertiwi Komang Dewi Fridayanti Kristianingrum Dian Sofiana Kristianingrum Dian Sofiana kristianningrum dian Kristianningrum Dian Sofiana Laksmi Indreswari Laksmi Inreswari Lubis, Arinie Awindya Marchianti, Ancah CN. Maria Ulfa moh sholeh, moh Moh. Nur Indra Caesar Muhammad Fakhri Ali Muhammad Rijal Fahrudin Hidayat Nabiel, Rifaldy Ngurah Agung Reza Satria Nugraha Putra Nofica, Cheila Nurud Diniyah Pattipeilohy, Florence Pattipeilohy, Florence Marianty Pipiet Wulandari Pralampita, Pulong Wijang Prasetyo, Aris Putri, Dhiani E. Raharjo, Angga Rumastika, Nindya Shinta Sakinah, Elly N. Salshabilla, Dinda Syahva septa surya wahyudi, septa surya Setia, Bagus Sheilla Rachmania, Sheilla Sofiana, Kristianingrum Dian Sudarmanto, Yohanes Sudjarwo, Raisa sulihah, nurfaizah titisari Supangat Supangat Supangat Supangat Suryono Suryono T Ariani Widiastini Tartila, Jasmine Tristianti, Farmitalia Nisa Winanda, Leony Agnes Savira Wiwien Sugih Utami Wulan, Herlina Nur Yonas Hadisubroto Yudha Nurdian Yuli Hermansyah Yunita Armiyanti Zahrah Febianti Zahreni Hamzah