Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH PERSEPSI KEGUNAAN DAN PERSEPSI KEMUDAHAN TERHADAP MINAT PENGGUNAAN BRImo (BRI mobile) (Pada Pedagang Sembako di Pasar Tanjung Kabupaten Jember) Edwina Nisrina Salsabila; Hety Mustika Ani; Mukhamad Zulianto
Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 19 No. 3 (2023): JBK-Jurnal Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Badung Bali: Politeknik Negeri Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31940/jbk.v19i3.206-215

Abstract

This study aims to analyze the factors that can influence the perception of staple food traders in the Tanjung market about interest in using BRImo through attitude towards using, using the TAM (Technology Acceptance Model) approach. These factors include perceived usefulness, perceived ease of use, and attitude towards using as Intervening variables. This research was conducted by distributing questionnaires to food traders in Tanjung market, Jember regency. Sample determination in this study used the Simple Random Sampling method.  The questionnaire was distributed to 109 food traders in Tanjung market who qualified as samples and analyzed using SPSS (Statistical Package for the Social Sciences).The test showed that: (1) perceived usability had a significant effect on interest in use; (2) perceived convenience has a significant effect on interest in use; (3) attitude toward using has a significant effect on interest in use; (4) perceived usefulness of interest through attitude toward using has a significant effect; (5) The perception of ease of interest through attitude toward using does not have a significant effect.
Difference Ability Think Critical Using Learning Models Discovery Learning with Problem-Based Learning Eka Stya Wardani; Hety Mustika Ani; Oktavisanti Mardiyana, Lisana
Basic and Applied Education Research Journal Vol. 5 No. 1 (2024): Basic and Applied Education Research Journal
Publisher : Future Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11594/baerj.05.01.02

Abstract

The low ability to think critically students results Study students who don't meet the minimum completeness criteria. This matter is caused by insufficient selection of learning models so that students have difficulty in studying. Study this aims to know the difference in ability to think critically by using the Discovery Learning model and the Problem-based learning model (case study on basics of marketing subject for class X Marketing at SMKN 1 Jember). Study this uses all overpopulation class X PM. The sample is a selection process using a purposive sampling technique. The research methods used​ are quantitative with an experimental design. The technique used for collecting capability data is critical is a test. Research results show that data analysis using the Independent Sample t-test with a level significance of 0.05 results calculations obtained​ is 0.000 < 0.05 which means there is a significant influence.​ From the results, be concluded that there is a considerable difference​ in ability to think critically between class experiments using Problem-Based Learning and classroom learning models controlled using the Discovery Learning model.
Perhitungan Job Order Costing dalam Menentukan Harga Pokok Produksi Batik Sugitan Probolinggo Galey Riza Achmadan; Dwi Herlindawati; Hety Mustika Ani; Irmadatus Sholekhah; Ariza Arisandi
Monex: Journal of Accounting Research Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/monex.v15i1.9326

Abstract

Penelitian bertujuan menganalisis bagaimana sistem perhitungan biaya pesanan digunakan untuk menentukan biaya produksi produk di CV. Batik Sugitan Probolinggo, serta mengevaluasi dampaknya terhadap akurasi penetapan harga jual. Studi ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif, dengan mengumpulkan data dari dokumen-dokumen terkait produksi dan catatan biaya, serta melalui wawancara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa perusahaan memasukkan biaya bahan baku dan tenaga kerja langsung dalam perhitungannya, tetapi tidak sepenuhnya memasukkan biaya overhead pabrik. Ketika dibandingkan dengan metode perhitungan biaya penuh, terdapat perbedaan yang signifikan, dengan metode perhitungan biaya penuh menunjukkan biaya produksi yang lebih tinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa perhitungan biaya yang belum komprehensif berpotensi menyebabkan laba perusahaa  lebih rendah dari yang diperkirakan serta harga jual belum sepenuhnya mencerminkan biaya produksi aktual. Kontribusi penelitian ini terletak pada penyediaan bukti empiris mengenai pentingnya penerapan metode full costing bagi usaha manufaktur skala menengah dalam meningkatkan akurasi perhitungan biaya, mendukung penetapan harga yang lebih tepat, serta memperkuat kualitas pengambilan keputusan manajerial.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN GENIALLY TERHADAP KEAKTIFAN SISWA PADA MATERI PERAN PELAKU EKONOMI Delvy Agustina; Hety Mustika Ani; Lisana Oktavisanti Mardiyana; Sela Rachmawati; Prima Ratna Sari
Jurnal Pendidikan Sultan Agung Vol 6, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Sultan Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30659/jp-sa.6.2.354-363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh penggunaan media Genially terhadap keaktifan siswa pada materi peran pelaku ekonomi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan Quasi Experimental Design. Pemilihan sampel menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 69 siswa dari SMA Negeri 5 Jember, yaitu 33 siswa dari kelas X-8 sebagai kelas eksperimen dan 36 siswa dari kelas X-6 sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar observasi keaktifan siswa, wawancara, dokumentasi, dan lembar observasi keerlaksanaan sintaks model Problem Based Learning (PBL). Analisis data menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji Independent Sample T-Test, dan uji N-Gain. Hasil menunjukkan bahwa kelas X-8, sebagai kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran Genially, memiliki tingkat aktivitas siswa yang lebih tinggi dengan skor rata – rata 53,27% dibandingkan dengan kelas X-6 dengan sor rata – rata 40,78%, sebagai kelas kontrol yang menggunakan media pembelajaran PowerPoint. Hasil uji Independen Sample T-test menghasilkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0.000 < 0.05, artinya H1 diterima dan H0 ditolak. Hasil uji N-Gain untuk rata-rata memperoleh skor 0,60, sehingga penggunaan media pembelajaran Genially dapat mempengaruhi keaktifan siswa dengan kriteria sedang. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media Genially memiliki pengaruh positif dalam meningkatkan keaktifan siswa. 
Pengaruh Promosi Flash Sale Terhadap Pembelian Impulsif Dimediasi Oleh Emosi Positif Pada Shopee Farhan Aditya Maulana; Hety Mustika Ani; Irmadatus Sholekhah
Jurnal Edukasi (Ekonomi, Pendidikan dan Akuntansi) Vol 14, No 1 (2026): Transformasi Bisnis Berkelanjutan
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/je.v14i1.23176

Abstract

Kajian ini memiliki tujuan guna menganalisis dampak promosi flash sale pada pembelian impulsif dengan emosi positif sebagai variabel mediasi pada produk fashion di Shopee. Metode kajian yang diterapkan ialah explanatory research dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 110 mahasiswa S1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Jember yang aktif menggunakan aplikasi Shopee dan pernah membeli produk fashion saat promosi flash sale. Teknik pengambilan sampel menerapkan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan menerapkan metode Structural Equation Modeling Partial Least Square (SEM-PLS) dengan bantuan software SmartPLS 3.2.9. Perolehan kajian ini mengindikasikan bahwasanya promosi flash sale berpengaruh positif serta signifikan pada emosi positif, namun tidak berdampak langsung pada pembelian impulsif. Emosi positif terbukti berpengaruh signifikan terhadap pembelian impulsif serta memediasi hubungan antara flash sale dan pembelian impulsif. Kajian ini menegaskan bahwasanya strategi promosi akan lebih efektif apabila mampu membangkitkan emosi positif konsumen.
IMPLEMENTATION OF ENTREPRENEURSHIP EDUCATION DEVELOPING CREATIVE THINKING OF GRADE XI VOCATIONAL STUDENTS THROUGH CREATIVE PROJECTS Alfiatul Ma’rifah; Hety Mustika Ani; Tiara Tiara; Sela Rachmawati
EDUNOMIA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol. 6 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/edunomia.v6i2.11106

Abstract

ABSTRACT Entrepreneurship education in vocational high schools plays a crucial role in preparing students for work or entrepreneurship by developing their creative thinking skills. Low creative thinking skills cause students to be less innovative, passive, and uncompetitive. This study aims to describe the implementation of entrepreneurship education in the Creative Project and Entrepreneurship subject in shaping students' creative thinking skills. This study uses a qualitative descriptive approach implemented at SMK Negeri 1 Jember. The research participants consisted of Creative Project and Entrepreneurship subject teachers, as well as four students from class XI at the Industry. Data collection techniques include interviews, observations, and documents. Data analysis included data reduction, data presentation, and conclusion. Data validity was obtained through source triangulation. The results of the study indicate that the implementation of entrepreneurship education in the Creative Project and Entrepreneurship subject, utilizing business opportunities material, was carried out according to process standards, including planning, implementation, and assessment. Creative thinking skills were measured through aspects of fluency, flexibility, originality, and elaboration. Keywords: creative project and entrepreneurship; creative thinking skills; entrepreneurship education; vocational student ABSTRAK Pendidikan kewirausahaan SMK memiliki peran strategis dalam menyiapkan peserta didik agar siap bekerja maupun berwirausaha melalui pengembangan kemampuan berpikir kreatif. Namun, rendahnya kemampuan berpikir kreatif siswa menyebabkan kurangnya inovasi, sik ap pasif, serta rendahnya daya saing. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan kewirausahaan pada mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan dalam membentuk kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian menggunakan pendeka tan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Jember. Partisipan penelitian terdiri atas satu guru mata pelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan serta empat siswa kelas XI Industri. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, obser vasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan kewirausahaan pada materi peluang usaha telah dilaksanakan sesuai standar proses pembelajaran yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Kemampuan berpikir kreatif siswa berkembang melalui empat aspek, yaitu kelancaran, keluwesan, orisinalitas, dan elaborasi. Simpulan penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Projek Kreatif dan Kewirausahaan berperan positif dalam membentuk kemampuan berpikir kreatif siswa SMK. Kontribusi penelitian ini memberikan penguatan secara konseptual dan praktis terhadap pengembangan pendidikan kewirausahaan sebagai sarana peningkatan kemampuan berpikir kreatif dalam konteks pendidikan vokasi. Kata Kunci : kemampuan berpikir kreatif; pendidikan kewirausahaan; projek kreatif dan kewirausah