Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Usaha Ternak Sapi Perah di Kelompok Usaha Bersama (KUB) Tirtasari Kresna Gemilang: Identifikasi Sumber Daya dan Kajian Aspek Kerentanan: Dairy Cattle Farming Business at the Joint Business Group (KUB) Tirtasari Kresna Gemilang: Resources Identification and Vulnerability Aspect Study Amam Amam; Moh. Wildan Jadmiko; Pradiptya Ayu Harsita; Roni Yulianto; Nur Widodo; Soetriono Soetriono; Moh. Setyo Poerwoko
Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Veterinary Science) Vol. 10 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Peternakan dan Veteriner Tropis (Journal of Tropical Animal and Ve
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/jipvet.v10i1.90

Abstract

Resources have an important role in livestock farming business, while the aspect of vulnerability can hamper the development of livestock farming business. The purpose of this study is to identify the resources of dairy cattle farming business and examine its effects on the aspects of vulnerability. The resources of this study consisted of economic resources, environmental resources, and social resources. The research was conducted in June-September 2019 at the Joint Business Group (KUB) of Tirtasari Kresna Gemilang which is located in Malang District, East Java Province. The 174 respondents are all dairy farmers who are the members of the group. The data collection methods used are Focus on Group Discussion (FGD), observation, and survey. The survey method was carried out through interviews and questionnaires. Data were analyzed using the Partial Least Square (PLS) method. The results showed that the vulnerability aspect of dairy cattle farming business was positively and significantly affected by economic and environmental resources (0,249 and 0,317, respectively). On the other hand, social resources had a negative influence, although it was not significant to the vulnerability aspect of dairy cattle farming business. The conclusion of the research shows that the aspect of the vulnerability of dairy cattle farming business is influenced by economic, environmental, and social resources by 29.5%.
KAJIAN SISTEM AGRIBISNIS KOPI ARABIKA DI DESA SUKOREJO KECAMATAN SUMBERWRINGIN KABUPATEN BONDOWOSO Alvin Dwi Hariyono Dede Cristantoa; Soetriono Soetriono; Joni Murti Mulyo Aji
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal BioIndustri: VOL. 1 NO. 1 (2018)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v1i1.95

Abstract

Sistem agribisnis yang terdiri dari beberapa subsektor dimana setiap subsektor memiliki peran dalam kegiatan agribisnis kopi arabika. Perbaikan dan peningkatan sistem agribisnis kopi arabika merupakan hal yang penting bagi pelaku agribisnis kopi arabika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem agribisnis kopi arabika. Metode penentuan daerah penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive method). Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dan analitik. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis pendapatan, analisis nilai tambah metode hayami, dan analisis TOWS. Subsektor sarana input produksi terdiri dari penyediaan bibit unggul, pupuk, alat-alat usahatani, tenaga kerja dan modal. Subsektor usahatani memiliki pendapatan sebesar Rp 9.619.907,01 per Hektar dan nilai efisiensi sebesar 1,32. Subsektor pengolahan kopi gelondong merah menjadi kopi green bean memiliki nilai tambah sebesar Rp. 12.524,44/ kg, dan proses pengolahan kopi green bean menjadi kopi bubuk sebesar Rp 83.404,44/kg. Subsektor pemasaran yang efisien meliputi petani menjual kopi kepada UPH dan UPH menjual ke konsumen. Subsektor sarana penunjang meliputi Pemda Bondowoso, Bank Indonesia, Puslit, Bank Jatim, dan Perhutani. Strategi pengembangan di Desa Sukorejo adalah memanfaatkan bantuan dan pembinaan pemerintah dan stakeholder untuk memastikan dan menjaga penerapan MoU kluster kopi arabika dan pengolahan produk kopi arabika untuk menjaga dan meningkatkan kualitas harga kopi arabika.Kata kunci: sistem agribisnis, kopi arabika, pendapatan, nilai tambah, analisis TOWS
INOVASI PEMANFAATAN LIMBAH TANAMAN SEBAGAI MEDIA TANAM DALAM PENINGKATAN PRODUKTIVITAS DAN PRODUKSI KOMODITAS JAMUR Soetriono Soetriono; Djoko Soejono; Dimas Bastara Zahrosa; Ariq Dewi Maharani; Setiyono Setiyono; Sasmita Sari; Dano Quinta Revana
AGRIBIOS Vol 20 No 2 (2022): NOVEMBER
Publisher : Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/agribios.v20i2.2363

Abstract

Saat ini, permintaan pasar akan komoditas jamur kian meningkat. Peningkatan tersebut akan mendorong peningkatan dan inovasi dalam penggunaan media pertumbuhan komoditas jamur yang berasal dari limbah tanaman semusim maupun tahunan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui teknik budidaya (media, bibit, pemeliharaan dan pasca panen) komoditas jamur dan teknologi inovasi pemanfaatan berbagai limbah tanaman sebagai media tanam. Metode analisis yang digunakan meliputi deskriptif, dan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Jenis jamur yang digunakan jamur tiram putih (Pleorotus Ostre atus). Media tanam jamur menggunakan serbuk gergaji, jerami, alang-alang, kulit kopi diaplikasikan dengan jenis pupuk cair yang terdiri dari kontrol, pupuk Excelent, pupuk Strong, dan pupuk Amino Age. Hasil dari penelitian ini adalah nilai rata-rata hasil pemanfaatan berbagai limbah tanaman dengan tingkat produktivitas dan produksi komoditas jamur terbaik adalah waktu panen dalam interaksi kopi + kulit aminoase selama 21 hari; jumlah buah dalam serbuk gergaji + pupuk kuat sebanyak 102.4; berat buah dengan media serbuk gergaji sebesar 1,019.4 gr; ukuran buah dalam penambahan perlakuan pupuk strong adalah 15.976 cm.
Pengaruh Harga dan Pandemi Covid-19 Terhadap Permintaan dan Penawaran Bawang Merah di Indonesia Khaya Bastanta Parangin Angin Sukatendel; Soetriono Soetriono; Adang Agustian
JSEP (Journal of Social and Agricultural Economics) Vol 16 No 2 (2023): JURNAL SOSIAL EKONOMI PERTANIAN (J-SEP)
Publisher : University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jsep.v16i2.39310

Abstract

The excess supply of shallots due to the increase in harvest area in Indonesia in 2019-2020 resulted in a gap between supply and demand, resulting in price fluctuations over time. The price fluctuations that occurred plus the covid-19 pandemic in early 2020 caused low purchasing power and reduced household consumption. The study aims to determine the effect of prices and the Covid-19 pandemic on the demand and supply of shallots in Indonesia. The data used is time series data. Data analysis using multiple linear. The results showed that the demand for shallots in Indonesia increases every year because this commodity is always needed every day, but the demand for shallots is not matched by stable and evenly distributed production in each region every month. Prices and the covid-19 pandemic affect the demand for shallots in Indonesia significantly and significantly, there are also other factors, namely chili prices which have a negative effect on demand, and per capita income which has a positive effect on demand. Prices and the covid-19 pandemic partially have no significant effect on shallot supply in Indonesia. The variable that has the strongest influence on shallot supply in Indonesia is the harvest area variable.
KAJIAN SISTEM AGRIBISNIS KOPI ARABIKA DI DESA SUKOREJO KECAMATAN SUMBERWRINGIN KABUPATEN BONDOWOSO Alvin Dwi Hariyono Dede Cristantoa; Soetriono Soetriono; Joni Murti Mulyo Aji
JURNAL BIOINDUSTRI (JOURNAL OF BIOINDUSTRY) Jurnal BioIndustri: VOL. 1 NO. 1 (2018)
Publisher : Universitas Trilogi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31326/jbio.v1i1.95

Abstract

Sistem agribisnis yang terdiri dari beberapa subsektor dimana setiap subsektor memiliki peran dalam kegiatan agribisnis kopi arabika. Perbaikan dan peningkatan sistem agribisnis kopi arabika merupakan hal yang penting bagi pelaku agribisnis kopi arabika. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem agribisnis kopi arabika. Metode penentuan daerah penelitian ini dilakukan secara sengaja (purposive method). Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dan analitik. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis pendapatan, analisis nilai tambah metode hayami, dan analisis TOWS. Subsektor sarana input produksi terdiri dari penyediaan bibit unggul, pupuk, alat-alat usahatani, tenaga kerja dan modal. Subsektor usahatani memiliki pendapatan sebesar Rp 9.619.907,01 per Hektar dan nilai efisiensi sebesar 1,32. Subsektor pengolahan kopi gelondong merah menjadi kopi green bean memiliki nilai tambah sebesar Rp. 12.524,44/ kg, dan proses pengolahan kopi green bean menjadi kopi bubuk sebesar Rp 83.404,44/kg. Subsektor pemasaran yang efisien meliputi petani menjual kopi kepada UPH dan UPH menjual ke konsumen. Subsektor sarana penunjang meliputi Pemda Bondowoso, Bank Indonesia, Puslit, Bank Jatim, dan Perhutani. Strategi pengembangan di Desa Sukorejo adalah memanfaatkan bantuan dan pembinaan pemerintah dan stakeholder untuk memastikan dan menjaga penerapan MoU kluster kopi arabika dan pengolahan produk kopi arabika untuk menjaga dan meningkatkan kualitas harga kopi arabika.Kata kunci: sistem agribisnis, kopi arabika, pendapatan, nilai tambah, analisis TOWS
Peningkatan Nilai Tambah Komoditas Kelor melalui Pelatihan Teknologi Tepat Guna Pembuatan Sabun Kelor Alami di Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep Soetriono Soetriono; Djoko Soejono; Ariq Dewi Maharani; Dimas Bastara Zahrosa
MIMBAR INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 2 (2026): Februari - Agustus
Publisher : Biro Administrasi dan Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/mimbarintegritas.v5i2.8605

Abstract

Kabupaten Sumenep memiliki potensi komoditas kelor yang ketersediaan bahan bakunya melimpah, namun pemanfaatannya masih terbatas sehingga nilai tambah ekonominya belum optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan nilai tambah komoditas kelor melalui pelatihan teknologi tepat guna pembuatan sabun kelor alami di Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep Produk sabun kelor alami berbahan baku daun kelor sebagai produk inovasi turunan yang bernilai ekonomi. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas petani kelor dan kelompok wanita tani. Metode yang digunakan meliputi identifikasi potensi wilayah, sosialisasi, penyuluhan manfaat kelor, pelatihan dan praktik langsung peserta, serta pendampingan pengembangan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam pengolahan kelor menjadi produk non-pangan yaitu berupa sabun kelor alami (natural moringa soap) yang memiliki prospek pasar. Produk sabun kelor alami yang dihasilkan memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk unggulan lokal dan oleh-oleh khas Madura.
DAYA SAING KOPI ARABIKA DI MASA PANDEMI Soetriono Soetriono; Ariq Dewi Maharani; Dimas Bastara Zahrosa
SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 21, No 2 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/sepa.v21i2.60573

Abstract

During the COVID-19 pandemic, most of the export-oriented Arabica coffee plantations experienced production and productivity constraints due to decreased maintenance costs; besides, export opportunities were constrained by regulations issued by several countries requiring the product to be sterile from the COVID-19 virus. export. Based on the above phenomenon, this study aims to analyze the impact of the COVID-19 pandemic on Arabica coffee agribusiness, especially the profitability and competitiveness of Arabica coffee during the pandemic. The method used to select the area is the production center area around Mount Ijen, the Ijen Ring Region. The research is descriptive, combined research (mixed methods), and the method of collecting data uses primary and secondary data, as well as purposive sampling and incidental sampling with observation and interviews. The analysis tool uses competitiveness and policy with PAM (Policy Analysis Matrix). Arabica coffee during the pandemic is still profitable both financially (privately) and economically (socially), has great competitiveness and export opportunities, and is indicated to be able to compete with similar commodities, both imported and domestic products.
POTENSI AGROINDUSTRI BERBASIS KOMODITAS PERTANIAN DI KABUPATEN BLITAR Rita Hanafie; Soetriono Soetriono
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi komoditas pertanian sub sektor tanaman pangan dan hortikultura di Kabupaten Blitar yang layak dikembangkan menuju agroindustri dan memetakan sebaran dan klaster agroindustri di Kabupaten Blitar. Kabupaten Blitar dipilih dengan pertimbangan kondisi sumber daya alam yang mendukung agroindustri yang merupakan sumber pendapatan masyarakat; dan pemerintah daerah berupaya meningkatkan kesejahteraan pelaku agroindustri berbasis komoditas pertanian dan keluarganya. Jangka waktu kegiatan selama dua bulan, menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan analitik, teknik pengumpulan data secara triangulasi (gabungan), dan analisis data bersifat induktif. Metode pengambilan sampel menggunakan Teknik Non Random Purposive Sampling. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, survei dan FGD (Focus Group Discussion) dan metode analisis data menggunakan Analisis Location Quotient (LQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap kecamatan memiliki keunggulan komparatif (sektor basis) yang berbeda-beda dan saling melengkapi antar wilayah dan peta agroindustri tersebar cukup merata di berbagai wilayah kecamatan.