Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

IMPLEMENTASI TEXT MINING UNTUK ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP TEMPAT WISATA DI INDONESIA Yohanes Hans Kristian; Kestrilia Rega Prilianti; Paulus Lucky Tirma Irawan
Jurnal Simantec Vol 7, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/simantec.v7i2.6710

Abstract

Pariwisata merupakan salah satu sektor unggulan Indonesia yang perlu dijaga dan dikembangkan untuk meningkatkan daya tariknya. Untuk itu diperlukan informasi preferensi masyarakat terkait suatu tempat wisata tertentu yang bisa didapat salah satunya dari media sosial Twitter menggunakan text mining. Pada penelitian ini telah dibuat aplikasi untuk melakukan analisis preferensi masyarakat terhadap tempat wisata di Indonesia dengan menerapkan text mining menggunakan analisis sentimen dan analisis faktor dengan studi kasus candi Borobudur dan candi Prambanan. Algoritma Naive Bayes Classifier (NBC) digunakan pada analisis sentimen, dan metode Principal Component Analysis (PCA) digunakan pada analisis faktor. Dari penelitian yang sudah dilakukan didapatkan hasil akurasi klasifikai sebesar 100% untuk topik candi Borobudur, 80.59% untuk topik candi Prambanan, dan 90.48% untuk akurasi rata-rata menggunakan algoritma NBC. Metode PCA menghasilkan 10 faktor positif dan 7 faktor negatif untuk topik candi Borobudur, sedangkan untuk topik candi Prambanan didapatkan 8 faktor positif dan 3 faktor negatif. Seluruh faktor yang terbentuk telah divalidasi dan diinterpretasikan oleh pakar. Dapat disimpulkan jika aplikasi yang dibuat dapat digunakan untuk mengetahui informasi preferensi masyarakat terhadap tempat wisata di Indonesia.
Desain Sistem Pakar untuk Evaluasi Pertumbuhan Tanaman In Vitro Hasil Kultur Jaringan Berbasiskan Citra Digital dan Sistem Inferensi Fuzzy Kestrilia Rega Prilianti
INKOM Journal Vol 7, No 1 (2013)
Publisher : Pusat Penelitian Informatika - LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14203/j.inkom.214

Abstract

Tulisan ini mepresentasikan sebuah desain sistem pakar untuk mengevaluasi pertumbuhan tanaman in vitro hasil teknologi kultur jaringan. Sistem pakar yang dibangun digunakan untuk memfasilitasi peneliti dalam melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan dan memelihara pertumbuhan tanaman hasil teknologi kultur jaringan. Input dari sistem adalah citra digital dari tanaman dan beberapa informasi lain yang akan diberikan oleh peneliti. Citra digital tanaman selanjutnya akan diproses secara otomatis untuk mendapatkan data intensitas warna khusus bagian daun dan batang. Data intensitas ini selanjutnya menjadi input bagi mesin inferensi fuzzy yang selanjutnya akan menghasilkan aturan-aturan yang digabungkan dengan aturan-aturan lain yang telah ada di dalam basis pengetahuan. Selanjutnya, dengan mekanisme  forward chaining sistem pakar memberikan rekomendasi mengenai tindakan penanganan yang tepat untuk suatu kondisi tanaman tertentu. Hasil uji coba menunjukkan bahwa rekomendasi yang diberikan oleh sistem cukup memuaskan dengan rata-rata keakuratan rekomendasi penanganan mencapai 89%.Kata kunci: citra digital, sistem inferensi fuzzy, sistem pakar, kultur jaringan, non-destructive evaluation
Rancang Bangun Aplikasi Penjadwalan Bimbingan PKL dan Skripsi Berbasis Android Vincentius Adhien Nugroho; Paulus Lucky Tirma Irawan; Kestrilia Rega Prilianti
SMATIKA JURNAL Vol 6 No 01 (2016): Smatika Jurnal : STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM STIKI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2023.188 KB) | DOI: 10.32664/smatika.v6i01.49

Abstract

PKL dan Skripsi merupakan karangan ilmiah yang wajib ditulis oleh mahasiswa sebagai salah satu bagian dari persyaratan akhir pendidikan akademisnya. Pengerjaan PKL dan Skripsi melibatkan proses penemuan jawaban untuk suatu pertanyaan atau solusi suatu masalah, menemukan dan menginterpretasikan fakta baru, menguji teori guna merevisi teori atau hukum yang sudah diterima berdasarkan fakta baru tersebut, dan merumuskan teori yang baru. Dalam melaksanakan PKL dan Skripsi, mahasiswa akan menjalani proses pembimbingan dengan seorang atau lebih dosen pembimbing yang memiliki kompetensi terkait dengan bidang penelitian yang akan dikerjakan. Model pembimbingan konvensional masih memiliki banyak kendala dalam praktiknya, seperti kesulitan dalam pengaturan waktu proses bimbingan, proses pencatatan perkembangan kegiatan penelitian yang tidak dilakanakan dengan konsisten sehingga berdampak pada terhambatnya proses pengerjaan PKL dan Skripsi. Dalam penelitian ini telah berhasil dikembangkan sebuah aplikasi perangkat bergerak berbasis Android yang dapat digunakan untuk membantu dosen dan mahasiswa dalam melakukan proses pembimbingan PKL dan Skripsi dengan lebih efektif dan efisien.
Rancang Bangun Sistem Informasi Geografis Untuk Pemetaan Hasil Produksi Susu (Studi Kasus: Koperasi “SAE” Pujon) Mochamad Subianto; Kestrilia Rega Prilianti; Theodore Zakharia Widjaja
SMATIKA JURNAL Vol 8 No 02 (2018): SMATIKA Jurnal STIKI Informatika Jurnal
Publisher : LPPM STIKI MALANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.296 KB) | DOI: 10.32664/smatika.v8i02.201

Abstract

Aplikasi multiplatform Sistem Informasi Geografis (SIG) yang berbasis lokasi untuk memudahkan beberapa stakeholder seperti peternak, pos, dan koperasi untuk memantau naik turunnya setoran susu, pemetaan peternak, dan automasi input setoran susu beserta proses rekapitulasi yang dimana selama ini masih bersifat manual. Aplikasi ini dibuat dengan menggunakan studi kasus pada salah satu sentra produksi susu yang telah terkenal selama bertahun-tahun, yaitu koperasi “SAE” Pujon. Penelitian ini menggunakan beberapa tools seperti Sistem Informasi Geografis yang berhubungan langsung dengan data dan database spasial, Mysql untuk pembuatan database aplikasi, dan penggunaan poligon dan marker sebagai penanda pada API Google untuk pemetaan peternak. Fungsi utama dari aplikasi ini adalah peternak dapat mengecek history setoran susu dan bayaran mereka, input setoran susu, grading kualitas susu, mengecek performa setiap peternak, bis, dan pos. Pendapat pengguna hasil dari kuisioner menyatakan kalau aplikasi ini memuaskan dilihat dari berbagai aspek seperti kelancaran, user interface, user friendly, kualitas aplikasi, dan kepuasan secara umum. Kemudian mayoritas koresponden juga menyatakan kalau aplikasi ini baru pertama kali ditemui dan mereka akan merekomendasikan aplikasi ini kepada orang yang akan membutuhkan.
Multispectral Imaging and Convolutional Neural Network for Photosynthetic Pigments Prediction Kestrilia Prilianti; Ivan C. Onggara; Marcelinus A.S. Adhiwibawa; Tatas H.P. Brotosudarmo; Syaiful Anam; Agus Suryanto
Proceeding of the Electrical Engineering Computer Science and Informatics Vol 5: EECSI 2018
Publisher : IAES Indonesia Section

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (768.207 KB) | DOI: 10.11591/eecsi.v5.1675

Abstract

The evaluation of photosynthetic pigments composition is an essential task in agricultural studies. This is due to the fact that pigments composition could well represent the plant characteristics such as age and varieties. It could also describe the plant conditions, for example, nutrient deficiency, senescence, and responses under stress. Pigment role as light absorber makes it visually colorful. This colorful appearance provides benefits to the researcher on conducting a nondestructive analysis through a plant color digital image. In this research, a multispectral digital image was used to analyze three main photosynthetic pigments, i.e., chlorophyll, carotenoid, and anthocyanin in a plant leaf. Moreover, Convolutional Neural Network (CNN) model was developed to deliver a real-time analysis system. Input of the system is a plant leaf multispectral digital image, and the output is a content prediction of the pigments. It is proven that the CNN model could well recognize the relationship pattern between leaf digital image and pigments content. The best CNN architecture was found on ShallowNet model using Adaptive Moment Estimation (Adam) optimizer, batch size 30 and trained with 15 epoch. It performs satisfying prediction with MSE 0.0037 for in sample and 0.0060 for out sample prediction (actual data range -0.1 up to 2.2).
PENINGKATAN KREATIVITAS DAN PRODUKTIVITAS KEGIATAN MEMBATIK DI KELURAHAN TLOGOMAS MALANG Melany Agustina; Anitarakhmi Handaratri; Kestrilia Rega Prilianti; Sultan Arif Rahmadianto
JAST : Jurnal Aplikasi Sains dan Teknologi Vol 1, No 2 (2017): JAST
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.538 KB) | DOI: 10.33366/jast.v1i2.722

Abstract

Batik is one of Indonesian culture heritage that should be preserved.In almost every Indonesia region has batik. Not only batik Jogja or Solo whose name is s become incredibly global, other areas in Indonesia also has batik. Recently, ‘membatik’ community in Kelurahan Tlogomas do not have pattern and a special color which is feature of Malang city .Therefore, activities devotion to community aims to bring training motives and color batik to enrich batik pattern.With community members not more than 10 peoples, this work is hoped can be seeds entrepreneurship that produces advantage. Devotion to community’ team provide socialization, assistance equipment and materials, and created special account to help introduce and markets batik Tlogomas. This activity is also to keep cultural heritage through the improvement of the creativity and productivity membatik activities. Keywords : batik, tlogomas, pattern, color, malang
Pemberdayaan Usaha Kecil Menengah (UKM) Melalui Implementasi E-Commerce di Kelurahan Tlogomas Paulus Lucky Tirma Irawan; Kestrilia Rega Prilianti; Melany
Jurnal SOLMA Vol. 9 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.876 KB) | DOI: 10.29405/solma.v9i1.4347

Abstract

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia kini memegang peranan yang cukup penting untuk menggerakkan roda perekonomian negara. Hal ini terutama disebabkan oleh pertumbuhan UMKM yang demikian pesat sehingga membawa dampak positif terhadap perekonomian daerah yang semakin lama semakin dapat menunjukkan kemandiriannya seperti di Kelurahan Tlogomas. Cukup banyak warga Tlogomas yang mempunyai usaha sampingan dalam bentuk UMKM. Sejauh ini pemasarannya terbatas pada tetangga dan teman di sekitarnya. Meskipun telah memanfaatkan media sosial, pertumbuhan UMKM di Tlogomas terbilang lambat. Oleh karena itu, melalui program Ipteks bagi Masyarakat, Universitas Ma Chung telah melakukan pendampingan untuk pembentukan organisasi pengelola UMKM di Tlogomas. Demi mempermudah pengelolaan, dikembangkan pula sebuah media online etlogomas dalam bentuk e-commerce sebagai wadah bagi warga Tlogomas mengembangkan UMKM-nya. Untuk dapat mempertahankan eksistensinya dan terus berkembang secara berkelanjutan, etlogomas masih memerlukan dukungan dalam bentuk pendampingan dan pelatihan baik bagi pengelola e-commerce maupun para warga pemilik UMKM. Oleh karena itu, telah dilaksanakan pula program pendampingan dan pelatihan bagi kelurahan Tlogomas dengan harapan etlogomas dapat menjadi organisasi mandiri yang mampu meningkatkan perekonomian warga Tlogomas.
Pemberdayaan Kelompok Masyarakat melalui Usaha Keripik Pisang di Desa Tegalweru, Kecamatan Dau, Malang Yuyun Yuniati Yuniati; Melany Melany; Kestrilia Rega Prilianti; Rokiy Alfanaar
JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia) Vol 5, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (264.963 KB) | DOI: 10.33366/japi.v5i1.1794

Abstract

Salah satu cara untuk meningkatkan daya saing daerah adalah melalui peningkatan nilai ekonomi produk lokal. Pemanfaatan potensi berupa sumber daya alam secara optimal akan memberikan dampak dalam memacu roda perekonomian di daerah tersebut. Desa Tegalweru yang terletak di Kota Malang, Jawa Timur kaya akan sumber alam seperti cabe, buah tomat, jeruk, dan pisang. Saat panen raya tiba, masyarakat telah memiliki tradisi untuk memanfaatkan dan mengolah hasil buminya sehingga bernilai jual lebih tinggi. Salah satu usaha yang saat ini dikembangkan adalah keripik pisang. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan pendanaan Ma Chung Abdimas Grant (MAG), tim pengabdi memilih kelompok pembuat keripik pisang ini sebagai mitra dalam kegiatan pengabdian pada masyarakat skim IbDM (Ipteks Bagi Desa Mitra). Dalam waktu delapan bulan tim bekerja untuk meningkatkan daya saing produk hasil keripik pisang melalui perbaikan kualitas produk, pengurusan ijin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), dan strategi promosi.
RANCANG BANGUN APLIKASI KLASIFIKASI TINGKAT KEMATANGAN SANGRAI KOPI MELALUI CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN CNN (CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK ) BERBASIS ANDROID Edward Hendryawan Michael; Kestrilia Rega Prilianti; Mochamad Subianto
Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi Vol. 1 No. 1 (2020): September - Sainsbertek Jurnal Ilmiah Sains & Teknologi
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakProses sangrai kopi merupakan proses yang penting, bahkansecara persentase proses sangrai berpengaruh sebesar hingga 30%dalam sumbangan aroma dan rasa. Namun selama ini prosessangrai kopi hanya dapat dilakukan oleh seseorang yang sudahahli dalam menyangrai kopi sehingga dapat menentukan tingkatkematangan kopi yang benar dan tepat. Selain itu dalammenentukan tingkat kematangan sangrai kopi masih banyakberdasarkan pendapat subjektif seseorang. Di Indonesia sendiritingkat kematangan sangrai kopi dikategorikan ke dalam tigatingkatan yaitu light roast, medium roast, dan dark roast. Makadari itu penulis, merancang sebuah aplikasi yang mampumengklasifikasikan tingkat kematangan sangrai kopi. Aplikasi inibertujuan untuk dapat membantu standarisasi dalam menentukantingkat kematangan sangrai kopi bagi orang-orang yang mencobamelakukan sangrai kopi secara mandiri. Aplikasi ini dibentukdalam bentuk aplikasi pada perangkat mobile android untukmemudahkan pengguna sehingga dapat digunakan kapanpundisaat yang diinginkan. Pada penelitian ini dilakukan percobaanmenggunakan kombinasi arsitektur CNN antara LeNet5,AlexNet, MiniVGGNet dengan fungsi optimasi ADAM, SGD,dan NADAM. Penelitian ini berhasil menghasilkan model denganakurasi tertinggi hingga 98% menggunakan kombinasi antaraLeNet5 dengan fungsi optimasi ADAM. Model inilah yangdigunakan sebagai opsi standar pada aplikasi ketika melakukanklasifikasi sangrai kopi.Kata kunci: sangrai, kopi, android, LeNet5, AlexNet,MiniVGGNet, ADAM, SGD, NADAMAbstractThe process of roasting coffee is an important process, even thepercentage of roasting process influences up to 30% in thecontirbution of aroma and taste. But so far the process of roastingcoffee can only be done by someone who is an expert at roastingcoffee so that it can determine the correct and appropiate level ofroasted coffee. In determining the level of roasted coffee is still alot based on someone’s subjective opinion. In Indonesia the levelof roasted coffee is categorized into three levels, light roast,medium roast, and dark roast. Therefore the author, designed anapplication that is able to classify the level of roasted coffee. Thisapplication aims to be able to hel standradize in determining thelevel of roasted coffee for people who are tryin to do coffeeroasting independently. This application was formed in form ofan application o nan androiud mobile device to facilitate the useso that it can be used whenever desired. In this reasearch wasconducted using combination of CNN architecture betweenLeNet5, AlexNet, MiniVGGMNet with ADAM, SGD, and NADAMoptimization functions. This research succeeded in producing amodel with highest accuracy 98% using a combination of LeNet5with ADAM optimization functions. This model is used as adefault option in application when classifying roasted coffee.Keywords: roast, coffee, android, LeNet5, AlexNet, MiniVGGNet,ADAM, SGD, NADAM
Pemanfaatan Sistem Informasi Geografis untuk Analisa Pola Distribusi Apotek di Kota dan Kabupaten Malang Eva Monica; Kestrilia Rega Prilianti; Indah Lestari; Endhirayanti Caesarika
JURNAL MANAJEMEN DAN PELAYANAN FARMASI (Journal of Management and Pharmacy Practice) Vol 12, No 3
Publisher : Faculty of Pharmacy, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jmpf.67445

Abstract

Health service facilities, especially pharmacies, play an important role in meeting the community's need for health support. A large number of pharmacies in Malang City and Regency is currently considered to be able to cause high competition between pharmacies so the geographic information system was chosen to see how the distribution of pharmacies is reviewed based on the population in each sub-district and the number of health facilities scattered in Malang. The purpose of this study was to determine the distribution pattern of pharmacies and their ratio to the total population density and health facilities in Malang City and Regency. The method used in this research is to collect data in the form of coordinate points of pharmacies and health facilities, followed by processing data in the form of a T index and using Arcgis 10.3 software to visualize it in the form of a map. In the analysis of the distribution of pharmacies in Malang City, the five sub-districts showed uniform or evenly distributed results, while in Malang District, out of 33 sub-districts, only 17 districts had a uniform pattern. Based on the ratio of pharmacies and the population of Kedungkandang District, it can be said to have the best accessibility, namely 1:1.010 (14:100,000), which has met the requirements set by the Ministry of Health and WHO. While the other 4 sub-districts in Malang City have met the requirements for pharmacists according to the Ministry of Health but have not met the requirements for pharmacists according to WHO. In Malang Regency, the standard of pharmacy service in terms of the ratio of the availability of pharmacies to the population has not been met, only 4 sub-districts have ratios that meet the requirements of the Ministry of Health but have not met the needs of WHO. The results of the ratio of pharmacies that were reviewed based on the number of health facilities showed that out of five sub-districts in Malang City, four other sub-districts namely Kedungkandang, Blimbing, Lowokwaru, and Klojen had a ratio with a good category, while Sukun District had a very good ratio. In Malang Regency, 17 sub-districts have a very good ratio, 3 sub-districts show a good ratio value, and 12 sub-districts have a ratio value of 0-0.9, indicating that the number of pharmacies in the sub-district is less than the number of health facilities.