Claim Missing Document
Check
Articles

Sintesis Media Tanam dari Kulit Singkong dengan Penambahan Abu Bagasse sebagai Porogen Nanik Astuti Rahman; Iryanti Fatyasari Nata; A. Anis Artiyani; M. Masrurotul Ajiza; L. Lalu Mustiadi; Aladin Eko Purkuncoro
Buletin Profesi Insinyur Vol 4, No 1 (2021): Buletin Profesi Insinyur (Januari-Juni)
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/bpi.v4i1.95

Abstract

Penggunaan serbuk kulit singkong, selain menyediakan unsur hara yang dibutuhkan tanaman, pengalihan bentuk kulit singkong menjadi serbuk dimaksudkan untuk memperbesar porinya sehingga air akan terperangkap didalamnya. Pembuatan media tanam ini dilakukan dengan cara membersihkan kulit singkong dari kotoran menempel, mengeringkan dan mengecilkan ukurannya dengan blender. Serbuk kulit singkong dicampurkan dengan arang bagasse dan tanah dengan ratio (%w/w) 50%, 45% dan 5%. Campuran yang sudah dicampur homogen didiamkan selama 10 menit, setelah itu media tanam siap diaplikasikan.  Kegiatan ini dilakukan di Desa Ngenep, Karangploso Kabupaten Malang. Untuk mendapatkan media tanam yang baik, campuran antara serbuk kulit singkong, sekam padi dan tanah berturut-turut adalah 55%; 45%; 5%. Kandungan unsur hara yang terdapat dalam media tanam dari kulit singkong ini adalah 2,9% N, 3,0% P dan 3,5% K.Kata kunci: kulit singkong, media tanam, arang bagasse, porogen
Peningkatan Ketrampilan dalam Pengecoran Aluminium Bagi Perajin Emas dan Perak di Lumajang Eko Budi Santoso; Aladin Eko Purkuncoro; Rita Alfin
PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA SURABAYA Vol. 1 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat : Perguruan Tinggi Meng
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (925.77 KB) | DOI: 10.33086/snpm.v1i1.885

Abstract

Kabupaten Lumajang merupakan salah satu daerah yang berada di wilayah bagian selatan Propinsi Jawa Timur. Kabupaten Lumajang terdiri dari 21 Kecamatan dengan batas-batas wilayah yaitu sebelah utara Kabupaten Probolinggo, sebelah timur Kabupaten Jember, sebelah selatan Samudera Indonesia, dan sebelah barat Kabupaten Malang. Disamping pertanian dan pertambangan di Lumajang juga terdapat sentra perajin emas dan perak. Pangsa pasar terbesar adalah dikirim ke Bali. Tetapi seiring terjadinya Bom Bali dan masa pandemi covid-19 maka penjualan menurun drastis. Maka dari itu sangat sangat diperlukan usaha untuk membuka sumber pendapatan baru selain kerajinan emas dan perak. Kegiatan yang dipilih dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pelatihan pengecoran limbah aluminium bagi perajin emas dan perak dalam rangka mencari sumber pendapatan baru pada saat penjualan kerajinan emas dan perak mengalami kelesuan pasar. Aluminium merupakan salah satu logam berat yang tidak bisa terurai dalam waktu yang singkat sehingga bisa mengakibatkan berkurangnya kesuburan tanah. Limbah aluminium banyak di dapatkan dari bekas kaleng minuman ringan , sampah dari bengkel motor/mobil, komponen elektronik, perabot rumah tangga dan bungkus makanan yang menggunakan aluminium foil. Tahapan yang dilakukan antara lain sosialisasi kepada mitra mengenai kegiatan yang akan dilakukan, pemberian pengetahuan dasar tentang logam aluminium, pelaksanaan pendampingan praktik dan praktik mandiri. Aluminium dengan titik lebur yang relatif rendah yaitu pada 725˚C menjadikannya lebih mudah untuk dilakukan daur ulang dengan cara pengecoran menggunakan alat yang sederhana. Proses pengecoran yang di pilih adalah menggunakan cetak pasir dan styrofoam bekas. Styrofoam dipilih karena merupakan limbah yang sulit untuk di urai oleh mikroorganisme. Hasil pengecoran dalam kegiatan ini berupa souvenir berupa gantungan kunci bertuliskan kota Lumajang.
Analysis of the Effect Composite Exhaust Silincer Models Using Banana Stem Fiber on the Engine Power of the Toyota Kijang 7K Car Aladin Eko Purkuncoro; Julianus Hutabarat; ‪Eko Budi Santoso‬

Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v9i3.3549

Abstract

Along with the development of the technological era, human needs are also increasing. In addition, environmental problems also arise such as air pollution, sound/noise. Composite materials are expected to be used to become exhaust materials, of course as a solution to prove that the composite materials are able to reduce noise. The purpose of this study was to determine the power of exhaust engines made from composite materials, to determine the effect of composite exhaust on the power contained in the car. The data collection method used in this study is the observation method and literature study, namely by testing using a dynamometer and the engine used is the Toyota Kijang 7K type. From the data analysis of the relationship between engine speed (rpm) and engine power (HP), it can be concluded that the higher the rpm used, the more horse power will be affected. The urgency of this research includes making a composite exhaust, conducting power testing using a dynotest, the car that will be used for testing is a Toyota Kijang 7K type composite exhaust, and the cylinder models used are cylinder 1 model, cylinder 2 model, and cylinder model 3.
Implementasi Teknologi Tepat Guna Mesin Pengering Biji Kopi Upaya Peningkatan Produk UMKM Aladin Eko Purkuncoro; Eko Budi Santoso; Eko Nurcahyo
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan Vol 4, No 6 (2024): JPM: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpm.v4i6.1034

Abstract

This study evaluates the application of appropriate technology through the use of coffee bean drying machines in Kampoeng Kopi Sumberdem, Malang, to improve the quality and quantity of coffee UMKM products. The methods used include observation, Focus Group Discussion (FGD), design, and testing of coffee bean drying machines. The results of the study indicate that the drying machine is significantly able to reduce the water content of coffee beans, maintain the aroma and taste, and increase production capacity. This technology also contributes to increasing the competitiveness of coffee products in the market. In addition, the training provided to farmers helps them understand the optimal use of the machine, which has a positive impact on their economic welfare. This study emphasizes the importance of technology integration in the agricultural sector, especially in coffee processing, and recommends further exploration of other technologies for more efficient and sustainable coffee production.ABSTRAKPenelitian ini mengevaluasi penerapan teknologi tepat guna melalui penggunaan mesin pengering biji kopi di Kampoeng Kopi Sumberdem, Malang, untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas produk UMKM kopi. Metode yang digunakan meliputi observasi, Focus Group Discussion (FGD), desain, dan pengujian mesin pengering biji kopi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin pengering secara signifikan mampu mengurangi kadar air biji kopi, menjaga aroma dan cita rasa, serta meningkatkan kapasitas produksi. Teknologi ini juga berkontribusi pada peningkatan daya saing produk kopi di pasar. Selain itu, pelatihan yang diberikan kepada petani membantu mereka memahami penggunaan mesin secara optimal, yang berdampak positif pada kesejahteraan ekonomi mereka. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi teknologi dalam sektor pertanian, khususnya dalam pengolahan kopi, serta merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut terhadap teknologi lain untuk produksi kopi yang lebih efisien dan berkelanjutan.
RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS KULIT BAWANG MERAH Eko Budi Santoso; Aladin Eko Purkuncoro; Ika Widya Ardhyani
CYBER-TECHN Vol. 16 No. 02 (2022): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah banyak dimanfaatkan utamanya bumbu dapur, baik bumbu olahan maupun sebagai bawang goreng. Banyaknya permintaan akan bawang kupas ini i menjadi kendala utama bagi ibu-ibu yang membuka jasa pengelupasan bawang merah. Sehingga sangat diperlukan adanya teknologi yang tepat berupa sebuah alat bantu yang dengan tenaga motor listrik. Prinsip kerja dari mesin ini beroperasi dengan rotary system yang di gerakkan oleh motor listrik. Bahan baku bawang merah di tempatkan pada bahan berjenis food grade material, di pilh stainless steel yang di campur air diputar ke kanan, dan saat berputar pada wadah yang sudah diberi karet plucker rubber terjadi benturan pada bawang merah, benturan bawang pada plucker rubber ini membantu proses pengupasan. Waktu pengupasan 2 menit kemudian ditiriskan selanjutnya di beri air untuk pembilasan. Hasil kupasan antara kulit bawang dengan bawang merah terpisah. Kulit yang telah terkelupas keluar melalui pipa pembuangan air sedangkan bawang merah keluar melalui tempat pengeluaran bawang yang disediakan. Kapasitas mesin dengan kecepatan putaran 399 rpm, menggunakan daya motor 370 watt dengan sumber tegangan 1 phase dalam sekali proses dapat mengupas bawang merah 1 kg dalam waktu 2 menit
Implementasi Teknologi Fitoremediasi untuk Pengolahan Efluen Ipal Komunal Pabrik Tahu Menggunakan Tanaman Akar Wangi dan Rami Hendriarianti, Evy; Wulandari, Candra Dwiratna; Purkuncoro, Aladin Eko
Jurnal Vokasi Vol 9, No 2 (2025): Juli
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/vokasi.v9i2.6862

Abstract

Industri pabrik tahu di Jogoroto Jombang telah memiliki IPAL bantuan dari Program Clean Industry Initiative Brantas Project pada tahun 2023. Efluen hasil pengolahan masih mengandung bahan organik dan nutrien yang belum memenuhi baku mutu. Diperlukan pengolahan lanjutan untuk menurunkan bahan organik efluen IPAL industri tahu ini. Salah satu teknologi pengolahan bahan organik dan nutrien dengan fitoremediasi. Kegiatan abdimas ini merupakan penerapan hasil penelitian sebelumnya yang menunjukkan pertumbuhan tanaman yang lebih baik dengan aliran efluen IPAL domestik. Tujuan kegiatan abdimas ini mengaplikasikan pengolahan fitoremediasi tanaman Akar Wangi dan Rami untuk pengolahan lanjutan efluen IPAL pabrik tahu.  Metode yang digunakan adalah fitoremediasi sistem land treatment tipe slow rate dengan tanaman Akar Wangi dan Rami.  Hasil kegiatan PkM ini adalah pengolahan lanjutan efluen IPAL Komunal Pabrik Tahu. Kesimpulan, Signifikasi, Implikasi dari PkM adalah tanaman Akar Wangi dan Rami tumbuh baik selama pengamatan 3 (tiga) bulan dengan peningkatan laju pertumbuhan  tanaman Akar Wangi dan Rami.  Proses fitoremediasi  mempunyai kemampuan mengolah bahan organik dan nutrien efluen IPAL pabrik tahu.
Analysis of the Effect Composite Exhaust Silincer Models Using Banana Stem Fiber on the Engine Power of the Toyota Kijang 7K Car Eko Purkuncoro, Aladin; Hutabarat, Julianus; Budi Santoso‬, ‪Eko
Journal Knowledge Industrial Engineering (JKIE) Vol 9 No 3 (2022): JKIE (Journal Knowledge Industrial Engineering)
Publisher : Department of Industrial Engineering - Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/jkie.v9i3.3549

Abstract

Along with the development of the technological era, human needs are also increasing. In addition, environmental problems also arise such as air pollution, sound/noise. Composite materials are expected to be used to become exhaust materials, of course as a solution to prove that the composite materials are able to reduce noise. The purpose of this study was to determine the power of exhaust engines made from composite materials, to determine the effect of composite exhaust on the power contained in the car. The data collection method used in this study is the observation method and literature study, namely by testing using a dynamometer and the engine used is the Toyota Kijang 7K type. From the data analysis of the relationship between engine speed (rpm) and engine power (HP), it can be concluded that the higher the rpm used, the more horse power will be affected. The urgency of this research includes making a composite exhaust, conducting power testing using a dynotest, the car that will be used for testing is a Toyota Kijang 7K type composite exhaust, and the cylinder models used are cylinder 1 model, cylinder 2 model, and cylinder model 3.
RANCANG BANGUN MESIN PENGUPAS KULIT BAWANG MERAH Eko Budi Santoso; Aladin Eko Purkuncoro; Ika Widya Ardhyani
CYBER-TECHN Vol. 16 No. 02 (2022): CYBER-Techn
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bawang merah banyak dimanfaatkan utamanya bumbu dapur, baik bumbu olahan maupun sebagai bawang goreng. Banyaknya permintaan akan bawang kupas ini i menjadi kendala utama bagi ibu-ibu yang membuka jasa pengelupasan bawang merah. Sehingga sangat diperlukan adanya teknologi yang tepat berupa sebuah alat bantu yang dengan tenaga motor listrik. Prinsip kerja dari mesin ini beroperasi dengan rotary system yang di gerakkan oleh motor listrik. Bahan baku bawang merah di tempatkan pada bahan berjenis food grade material, di pilh stainless steel yang di campur air diputar ke kanan, dan saat berputar pada wadah yang sudah diberi karet plucker rubber terjadi benturan pada bawang merah, benturan bawang pada plucker rubber ini membantu proses pengupasan. Waktu pengupasan 2 menit kemudian ditiriskan selanjutnya di beri air untuk pembilasan. Hasil kupasan antara kulit bawang dengan bawang merah terpisah. Kulit yang telah terkelupas keluar melalui pipa pembuangan air sedangkan bawang merah keluar melalui tempat pengeluaran bawang yang disediakan. Kapasitas mesin dengan kecepatan putaran 399 rpm, menggunakan daya motor 370 watt dengan sumber tegangan 1 phase dalam sekali proses dapat mengupas bawang merah 1 kg dalam waktu 2 menit
Penerapan Mesin Pakan Ternak Untuk Meningkatkan Kualitas Pakan Ternak Kambing Etawa Di “Konco Tani Makmur” Desa Bolosingo Kabupaten Pacitan Mulyadi, Lalu; Purkuncoro, Aladin Eko; Hidayat, Taufik
ABDIMAS NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): ABDIMAS NUSANTARA (Januari)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peternakan adalah suatu kegiatan usaha untuk meningkatkan biotik berupa hewan ternak dengan cara meningkatkan produksi ternak yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Untuk meningkatkan produktivitas ternak tersebut, peternak hendaknya menerapkan sapta usaha ternak yang meliputi bibit, pakan, perkandangan, reproduksi, pengendalian penyakit, pengolahan pascapanen, dan pemasaran. Hendaknya bibit yang dipilih adalah bibit unggul yang dapat menghasilkan keturunan yang unggul pula. Bibit yang unggul dapat diketahui melalui proses seleksi genetik. Pakan ternak merupakan salah satu kebutuhan pokok pengusaha yang berkecimbung di dunia peternakan. Kebutuhan pakan ternak saat ini semakin meningkat seiring dengan semakin banyaknya pengusaha ternak lainnya. Sedangkan harga pakan semakin mahal sehingga banyak peternak yang mengeluh masalah pemenuhan pakan ternak. “Konco Tani Makmur” sebagai pelaku pembudidaya kambing Etawa berharap adanya jenis pakan ternak yang ekonomis, murah tapi berkualitas.
Peningkatan Teknik Pengelasan Untuk Pekerja Las Keliling Di Kota Malang Subardi, Anang; Purkuncoro, Aladin Eko; Prikasari, Ester; Wahid, Abdul
ABDIMAS NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): ABDIMAS NUSANTARA (Januari)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Islam Majapahit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketrampilan yang mandiri dapat dibina melalui pelatihan yang terus menerus secara periodik dengan pola pelaksanaan yang telah ditentukan oleh pemerintah berdasarkan tingkat kebutuhan masyarakat. Bagi industri kecil dan menengah di bidang permesinan dan konstruksi baja ringan, lingkup pekerjaannya tidak bisa lepas dari bahan logam (terutama baja). Hasil produk yang dihasilkan selalu berkaitan dengan penyambungan antar komponen logam, penyambungan antar komponen yang paling umum bisa dilakukan adalah dengan mur baut, keling maupun las. Dalam pengabdian masyarakat melalui pelatihan ini dapat memberikan informasi tentang tugas dan kewenangan pemeriksa pengelasan. Memberikan pemahaman tentang dasar perhitungan kekuatan sambungan las, yang kemudian dipusatkan pada pembacaan tabel. Memahami fenomena penyimpangan setelah proses pengelasan. Memberikan pemahaman tentang cara memperbaiki cacat pengelasan. Juga dalam pelatihan ini bisa mendapatkan proses pengelasan dengan menggunakan prosedur pengelasan, sehingga manajemen proses pengelasan bisa berjalan dengan baik. Mereduksi tingkat kegagalan pengelasan, sehingga penggunaan bahan lebih efektif. Meningkatkan mutu sambungan las. Adapun tujuan khusus dengan sudah dilakukannya penelitian tentang proses pengelasan ini, kita melakukan pengabdian masyarkat dengan memberikan ketrampilan kepada mitra “Sinar Bulan”, dengan membuat beberapa produk yang dari proses pengelasan.