Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pengaruh Media Pembelajaran Interaktif Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Kelas X TJKT Mata Pelajaran Dasar-Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Lalisu, Kurnia Sandi; Novian, Dian; Takdir, Rahman; Dangkua, Eka Vickraien
Inverted: Journal of Information Technology Education Vol 4, No 1: Januari 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/inverted.v4i1.19255

Abstract

Pada saat pengamatan awal di SMK Negeri 1 Gorontalo khususnya kelas X TJKT pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi Proses belajar mengajar menggunakan media pembelajaran seperti media cetak (buku pelajaran) serta guru menggunakan metode ceramah dimana materi pelajaran akan disajikan secara monoton melalui media aplikasi power point sehingga membuat siswa menjadi malas, merasa jenuh dan bosan. Sehingga berdampak pada hasil belajar siswa menjadi menurun. Dibuktikan dengan Jumlah siswa Kelas X TJKT 3 dan kelas TJKT 4 berjumlah 60 siswa dan KKM yang ditentukan yaitu 70. Terdapat 18 atau (30%) siswa yang memperoleh nilai dibawah rata-rata atau dibawah standar KKM, dan 42 atau (70%) siswa yang memenuhi nilai rata-rata KKM. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui seberapa besar pengaruh media pembelajaran interakti terhadap hasil belajar siswa pada kelas X TJKT mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain nonequivalent control group design. Hasil belajar siswa pada pretest kelas eksperimen sebelum menggunakan media interaktif berjumlah 30 siswa memperoleh nilai rata-rata sebesar 49,33 serta terdapat 3 siswa atau 10 % mendapatkan nilai standar KKM dan 27 siswa atau 90 % mendapatkan nilai dibawah KKM. Selanjutnya dilakukan pembelajaran dengan menerapkan media interaktif pada posttest kelas ekperimen berjumlah 30 siswa memperoleh nilai rata-rata sebesar 83 serta terdapat 27 siswa atau 90 % mendapatkan nilai standar KKM dan 3 siswa atau 10 % mendapatkan nilai dibawah KKM. Selanjutnya perolehan nilai rata-rata posttest kelas kontrol menggunakan power point sebesar 74,67 dan nilai rata-rata posttest kelas eksperimen menggunakan media interaktif sebesar 83. Maka selisih besaran pengaruh penggunaan media pembelajaran interaktif terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran dasar-dasar teknik jaringan komputer dan telekomunikasi adalah sebesar 8,33 atau 11 %. Jadi dapat disimpulkan media pembelajaran interaktif yang diterapkan memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa.Kata kunci: Hasil Belajar; Media Pembelajaran Interaktif; Eksperiment
Peningkatkan Efektivitas Layanan Pengaduan dengan Sistem Informasi Layanan Pengaduan Berbasis Web Mobile Padiku, Indhitya Rahman; Takdir, Rahman; Paneo, Amirrudin
@is The Best : Accounting Information Systems and Information Technology Business Enterprise Vol 9 No 1 (2024): @is The Best : Accounting Information Systems and Information Technology Business
Publisher : Labkat Press KA FTIK UNIKOM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/aisthebest.v9i1.11902

Abstract

UPT TIK's complaint service relies on manual methods such as physical mail and WhatsApp, resulting in challenges related to prioritization and limited technical personnel availability. To tackle these obstacles, the study advocates for the utilization of the Multi-Attribute Utility Theory as a decision-making approach. This method facilitates a thorough evaluation of various pertinent factors crucial in decision-making processes about complaint resolution. The development process of the complaint service information system adheres to the Prototype method. Initial phases entail extensive stakeholder engagement to gain profound insights into their needs and expectations regarding the new system. Subsequent meticulous planning aims to formulate effective implementation strategies. Following this, detailed system structure design is conducted to provide a comprehensive depiction of the system's architecture and functionality. Subsequently, prototype construction ensues, aimed at developing software aligned with the agreed-upon design. The final stage involves system delivery and feedback, where the developed system is disseminated for widespread implementation among end-users. User feedback serves as a valuable tool for making necessary improvements and adjustments. The implementation of this complaint service information system is anticipated to streamline the complaint resolution process, prioritize urgent complaints, and optimize the utilization of technical resources. This endeavor is poised to enhance the quality of information technology and communication services within the university setting, consequently yielding substantial benefits for the academic and administrative community as a whole. Additionally, the study also discusses practical implications and outlines directions for future research.
Evaluasi Penerimaan dan Penggunaan Aplikasi Mobile Banking menggunakan Model UTAUT 2 Amali, Lanto Ningrayati; Takdir, Rahman; Diko, Yulianti; Pakaya, Nikmasari; Ashari, Sri Ayu; Lahay, Sri Nilawaty; Tuloli, Mohamad Syafri
Jambura Journal of Informatics VOL 6, N0 2: OKTOBER 2024
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/jji.v6i2.25973

Abstract

This study aims to identify factors in the UTAUT 2 model that significantly influence the acceptance and use of the XYZtouch mobile banking application in Gorontalo City. The research employed a quantitative approach with data from 129 respondents analyzed using PLS-SEM. The results reveal that of the seven independent variables in the UTAUT 2 model, only three variables significantly influence behavioral intention: social influence (β=0.133, p0.05), hedonic motivation (β=0.153, p0.05), and habit (β=0.374, p0.001). Meanwhile, performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, and price value do not have significant effects. Based on these findings, the study recommends the adoption of enhancement strategies focusing on strengthening social influence, developing the hedonic aspects of the application, and establishing usage habits. This research contributes to validating the UTAUT 2 model for the context of regional bank mobile banking in Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor dalam model UTAUT 2 yang secara signifikan mempengaruhi penerimaan dan penggunaan aplikasi mobile banking XYZtouch di Kota Gorontalo. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data dari 129 responden yang dianalisis menggunakan PLS-SEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tujuh variabel independen dalam model UTAUT 2, hanya tiga variabel yang berpengaruh signifikan terhadap behavioral intention, yaitu social influence (β=0,133, p0,05), hedonic motivation (β=0,153, p0,05), dan habit (β=0,374, p0,001). Sementara performance expectancy, effort expectancy, facilitating conditions, dan price value tidak berpengaruh signifikan. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan strategi peningkatan adopsi yang berfokus pada penguatan pengaruh sosial, pengembangan aspek hedonis aplikasi, dan pembentukan kebiasaan penggunaan. Penelitian ini berkontribusi dalam validasi model UTAUT 2 untuk konteks mobile banking bank regional di Indonesia
Evaluasi Penerimaan Pengguna Terhadap SIAK Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bone Bolango Dengan Pendekatan TAM Murni Setyani Gusti; Mukhlisulfatih Latief; Rahman Takdir
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 3, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v3i2.20510

Abstract

SIAK adalah sistem Informasi Yang Memamfaatkan Teknologi Informasi Dan Komunikasi untuk melakukan kegiatan pengelolaan data administrasi penduduk. Namu aplikasi SIAK belum banyak digunakan. Oleh karena itu, perlu dilakukannya evaluasi terhadap perimaan pengguna SIAK. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana  penerimaan pengguna terhadap SIAK menggunakan metode TAM. Hasil penelitian dari tujuh hipotesis di ajukan menunujukan Perceived ease of use berpengaruh signifikan terhadap perceived usefulness dalam penerimaan SIAK, Perceived ease of use berpengaruh signifikan terhadap attitude toward using dalam penerimaan SIAK, perceived usefulness berpengaruh signifikan terhadap attitude toward using dalam penerimaan SIAK, perceived usefulness berpengaruh signifikan terhadap acceptance of system dalam penerimaan SIAK, attitude toward using berpengaruh signifikan terhadap acceptance of system dalam penerimaan SIAK, Perceived ease of use dan perceived usefulness secara simultan dan signifikan berpengaruh terhadap attitude toward using dalam penerimaan SIAK, perceived usefulness dan attitude toward using secara simultan dan signifikan berpengaruh terhadap acceptance of system dalam penerimaan SIAK.
Dashbaord Sistem Informasi Pemberdayaan Kawasan Hutan Berbasis Web Iran N Rajanun; Rahman Takdir; Nikmasari Pakaya
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 3, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v3i2.20242

Abstract

Berdasarkan data dari Bpkh Wilayah XV Gorontalo Tahun 2017, area hutan Provinsi Gorontalo tercatat seluas 1.186.454,08 hektar. Dari jumlah luas area hutan  tersebut seluas 472.394,12 hektar dinyatakan rusak atau sebesar 39 persen, sehingga jumlah hutan yang tersisa saat ini di wilayah Provinsi Gorontalo tinggal sekitar 826.000 hektar. Luas lahan kritis di Kabupaten Gorontalo mencapai 75.351 Ha atau lebih kurang 43,04% dari luas Wilayah. Kecenderungan pengelolaan kawasan hutan Daerah Kabupaten Gorontalo yang belum sepenuhnya melibatkan masyarakat di dalam maupun sekitar kawasan dan menimbulkan perbedaan kepentingan antara pemerintah dengan masyarakat, sehingga pemberdayaan kawasan hutan masih sebatas mengamankan dari pada memanfaatkan potensi yang ada. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang Dashboard Sistem Informasi Pemberdayaan Kawasan Hutan Berbasis WEB (DASIPEKAN). Hasil penelitian ini diperoleh hasil akhir yang diharapkan dapat memudahkan masyarakat dan pemerintah untuk menyampaikan informasi terkait kawasan hutan dan tugas dari setiap balai yang ada di wilayah kabupaten Gorontalo, mengunakan dashboard sistem informasi pemberdayaan kawasan hutan berbasis web dengan  mengunakan metode pengembangan prototype . Kata Kunci: Dashboard Sistem Informasi, Pemberdayaan Kawasan Hutan, Metode Prototype
Sistem Pendukung Keputusan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya Menggunakan Metode Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART) Hasda Damopolii; Rahman Takdir; Alfian Zakaria; Mukhlisulfatih Latief; Roviana H. Dai; Indhitya R. Padiku
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 3, No 2 (2023): July 2023
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v3i2.19939

Abstract

Pada tahun anggaran 2021-2022 Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) mendapat alokasi peningkatan kualitas sebanyak 110 unit dengan lokasi dikawasan kumuh yang ditetapkan pada SK Walikota tentang lokasi perumahaan dan pemukiman kumuh di Kota Gorontalo, yang meliputi 18 kecamatan yaitu Limba U satu, Pohe, Tenda, Tanjung kramat, Bugis, Leato selatan, Leato utara, Talumolo, Tamulabutao, Buliide, Dembe 1, Lekobalo, Pilolodaa, Tenilo, Heledulaa utara, Padebuolo, Dembe 2, dan Dembe jaya. permasalahan yang terjadi saat ini adalah tidak adanya metode pengambilan keputusan yang dilakukan oleh pihak instansi sehingga dapat mengakibatkan kurang tepatnya penyaluran bantuan kepada masyarakat. Tujuan dari penelitian ini yaitu merancang Sistem Pendukung Keputusan Bantuan Stimulan Rumah Swadaya Berbasis Web di Kota Gorontalo. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Simple Multi Attribute Rating Technique (SMART). Hasil penelitian ini diperoleh hasil akhir yang diharapkan bisa membantu Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Kota Gorontalo dalam mengambil keputusan dengan menggunakan Sistem Pendukung Keputusan Penerima Bantuan Stimulan Rumah Swadaya (BSRS) menggunakan metode Multi Attribute Rating Technique.
Evaluasi Sistem Neraca Pangan Wilayah Dengan Pendekatan Metode Technology Acceptance Model (TAM) (Studi Kasus pada Dinas Pangan Kabupaten Bone Bolango) I Ketut Sutriana; Rahman Takdir; Indhitya R. Padiku
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 2, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v2i2.15459

Abstract

Kelangsungan operasional organisasi tidak lepas dari peran tata kelola Teknologi Informasi (TI) yang dimiliki dalam internal organisasi. Suatu organisasi memiliki standard dan menjalakan prosedur operasional untuk mencapai tujuan yang memiliki nilai strategis. Suatu sistem informasi menjadi tanggung jawab dan praktik kerja yang digunakan para eksekutif bisnis untuk dapat memiliki pandangan pada sasaran organisasi tersebut. Penerapan sistem Neraca Pangan Wilayah (NPW) dalam meningkatan akses, mutu, dan tata kelola, sejauh ini masih belum optimal dalam penggunaanya. Masih terdapat pengguna yang belum memahami menu-menu pada sistem NPW. Pendekatan metode Technology acceptance Model (TAM) digunakan untuk mengetahui tingkat penerimaan sistem Neraca Pangan Wilayah dengan hubungan antar konstruk TAM di Kantor Dinas Pangan Kabupaten Bone Bolango. Dalam metode TAM terdapat lima konstruk yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, perceived usefulness (PU), perceived ease of use (PEOU), attitude towards using (ATU), actual system usage (ASU) dan behavioral intention Technology use (BITU). Pada lima konstruk TAM tersebut disusun menjadi enam hipotesis hubungan antar konstruk. Pengambilan sampel menggunakan rumus dari slovin yakni jumlah populasi yang dibagi dengan taraf signifikan atau persentase dari populasi yang kemudian ditambah satu. Hasil analisis statistik menujukan terdapat empat hubungan antar konstruk yang berpengaruh signifikan terhadap penerimaan sistem Neraca Pangan Wilayah. Hubungan antara konstrk BITU ASU memiliki nilai paling besar dalam pengaruh tingkat penerimaan sistem Neraca Pangan Wilayah.Kata kunci: Evaluasi, Technology Acceptance Model, Hubungan antar Konstruk TAM, Partial Least Square (PLS)
Pengukuran Kinerja Set Top Box (STB) Sebagai Penyimpanan Cloud Rusdiyanto Patuke; Arip Mulyanto; Rahman Takdir
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 2, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v2i2.13149

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja Set Top Box (STB) digunakan sebagai penyimpanan cloud dan untuk mengetahui proses penggunaan STB sebagai penyimpanan cloud dengan menggunakan dua server yaitu apache dan nginx. Penelitian ini ditulis dengan menggunakan metode penelitian eksperimental, yaitu penulis mencari dan mengolah sendiri data-data yang berhubungan dengan objek yang diteliti yaitu pengukuran STB digunakan sebagai penyimpanan cloud, pada penelitian ini juga akan dilakukan beberapa proses pengujian terhadap beberapa aktivitas diantaranya upload, download dan response time. Proses upload, download dan response time dilakukan terhadap beberapa jenis dan ukuran file yang berbeda yakni file Mp4 (100 Mb), file BIN (500 Mb), file ISO (1 Gb) dan file RAR (2 Gb). Selain itu, penelitian ini terdapat perbandingan dari segi penggunaan CPU (central processing unit), RAM (random acces memory) dan response time terhadap file mp4, BIN, ISO dan RAR dari kedua server yang digunakan yaitu apache2 dan nginx. hasil penelitian ini memungkinkan penulis untuk mengetahui kinerja STB sebagai media penyimpanan cloud serta penulis dapat mengetahui proses penggunaan STB sebagai penyimpanan cloud. Hasil penelitian yang diperoleh penulis cukup baik karena penulis berhubungan langsung dengan objek penelitian. Penelitian ini diharapakan dapat diterapkan dikalangan masyarakat banyak sehingga memberikan manfaat bagi orang lain maupun penulis itu sendiri. Kata Kunci : Set Top Box, Penyimpanan Cloud
Perancangan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Studi Kasus di Gereja Kanaan Suwawa Friscilla Anggriani Husain; Mukhlisulfatih Latief; Rahman Takdir
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 2, No 1 (2022): January 2022
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v2i1.13123

Abstract

Sistem informasi keuangan adalah sistem informasi yang dirancang untuk menyediakan informasi mengenai arus uang bagi para pemakai di seluruh organisasi yang digunakan untuk memecahkan masalah-masalah keuangan. Pengelolaan keuangan di Gereja Kanaan Suwawa saat ini belum memiliki sistem informasi yang baik sehingga seringkali mendapatkan kesulitan dalam pengelolaan data keuangan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu bendahara gereja dalam mengelola data keuangan agar lebih teratur dan terperinci sehingga pembuatan laporan lebih akurat. Penelitian ini menggunakan metode prototype. Hasil dari penelitian ini yaitu tersedianya sebuah sistem informasi keuangan yang dapat mempermudah bendahara dalam mengelola data keuangan
Sistem Informasi Pengelolaan Perjalanan Dinas Berbasis Mobile Web di Dinas Penanaman Modal ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo Fadhilah Linti Olilingo; Roviana H. Dai; Rahman Takdir
Diffusion: Journal of Systems and Information Technology Vol 1, No 2 (2021): July 2021
Publisher : Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37031/diffusion.v1i2.11511

Abstract

Official travel is a trip carried out by employees in an institution/company related to official duties. Official travel occurs in each institution, for instance, at the Office of Investment, Energy and Mineral Resources, and Transmigration in Gorontalo Province. Yet, there are several problems encountered in the official travel system. The problem is that institution's data recap regarding official travel will be lost every year. Another problem is in the process of report filling, where the report filling can only be performed by the treasurer. As a result, the treasurer has difficulties since s/he must input various reports, and it took a long time. Equally important,as long as the report has not been filled in, the employees cannot perform official travel. Based on the problem above, the proposed solution is creating an information system that can facilitate the treasurer in managing the data of employees and searching the annual reports. Keywords: Offiaical Travel, Official Travel System