Claim Missing Document
Check
Articles

PENGARUH MACAM PUPUK ORGANIK DAN PENYIRAMAN AIR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) DI LAHAN PASIR PANTAI Septiawan, Muhammad Inti; Maryani, Yekti; Darnawi, Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam pupuk organik dan penyiraman air pada tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.) di lahan pasir pantai. Penelitian ini dilaksanakan di Dusun Bungkus, Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, D.I.Y. Ketinggian ± 10 m dpl dengan rata – rata curah hujan per tahun 1400 – 1900 mm3/th, pH tanah 5,6 – 6,0, kelembaban udara 65 – 85%. Jenis tanah adalah tanah berpasir, Penelitian telah dilaksanakan pada bulan Januari – Maret 2020. Penelitian ini dilaksanakan menggunakan Split plot dengan menggunakan dua faktor dan satu kontrol yang disusun dengan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Faktor pertama adalah penyiraman yang terdiri dari F1: satu kali satu hari, F2: satu kali dua hari, F3: satu kali tiga hari. Faktor kedua adalah pemberian macam pupuk organik yaitu P0: tanpa pemberian pupuk, P1: pupuk organik kompos, P2: pupuk organik kascing dan P3: pupuk organik guano fosfat. Variabel yang diamati meliputi dua fase yaitu vegetatif dan generatif. Pengamatan pada fase vegetatif yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, panjang akar, bobot segar akar, bobot kering akar, bobot segar tajuk, bobot kering tajuk, dan klorofil daun. Pengamatan pada fase generatif yaitu jumlah polong per tanaman, bobot polong per tanaman, dan bobot biji per hektar. Analisis data pengamatan dengan menggunakan sidik ragam pada jenjang nyata 5% sedangkan perbedaan antar perlakuan diuji dengan uji jarak berganda DMRT (Duncan Multiple Range Test) pada jenjang 5%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan macam pupuk organik dan penyiraman menunjukan tidak ada interaksi terhadap variabel pertumbuhan dan hasil. Perlakuan macam pupuk organik memberikan pertumbuhan dan hasil lebih tinggi dibanding kontrol. Perlakuan penyiraman menunjukan ada beda nyata terhadap pertumbuhan. Perlakuan penyiraman 1 hari 1 kali dan 2 hari 1 kali memberikan hasil lebih tinggi dibandingkan 3 hari 1 kali.
PENGARUH KOMBINASI PUPUK DAN JUMLAH TUNAS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PADI (Oryza sativa L) BERAS MERAH VARIETAS PAMELEN DENGAN SISTEM SALIBU Aprilian, Irwan; Maryani, Yekti; Pamungkas, Djoko Heru
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi pupuk dan jumlah tunas terhadap pertumbuhan dan hasil padi beras merah varietas pamelen dengan sistem salibu. Penelitian ini dilakukan di Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya (PAS) “Lestari Makmur”, Jalan Wates Km. 12 Dusun Semampir, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul Yogyakarta selama kurang lebih 90 hari. Dengan ketinggian tempat 88 mdpl, jenis tanah regosol, dengan pH tanah 5,5-7, suhu rata-rata yaitu 26-32oC, dan curah hujan yaitu 1.654 mm/tahun. Penelitian dilakukan dengan percobaan faktorial 3 x 3 dengan menggunakan rancangan acak kelompok lengkap (RAKL) meliputi 2 faktor yaitu jumlah tunas/anakan per rumpun yang terdiri dari 3 level yaitu : jumlah tunas 8 (A1), jumlah tunas 10 (A2), jumlah tunas 12 (A3) sebagai main plot. Faktor kedua adalah kombinasi pupuk yang terdiri dari 3 level meliputi: NPK phonska + SP-36 (P1), NPK phonska + pupuk kandang kambing (P2), NPK phonska + POC (P3) sebagai sub plot. Analisis data dengan menggunakan sidik ragam dengan menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) Duncan Multiple Range Test pada taraf α = 5%. Hasil analisis sidik ragam menunjukan bahwa tidak adanya interaksi antara perlakuan jumlah tunas dan macam pupuk terhadap variabel pengamatan pertumbuhan dan hasil padi merah varietas pamelen tanam salibu. Perlakuan jumlah tunas tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan dan hasil padi pamelen salibu. Perlakuan kombinasi pupuk tidak berpengaruh terhadap Pertumbuhan dan hasil padi pamelen salibu.
PENGARUH PEMBERIAN DOSIS PUPUK HAYATI (BIOFERTILIZER) DAN NPK PHONSKA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL PRODUKSI SAWI HIJAU (Brassica Juncea L.) Junaidin, Junaidin; Maryani, Yekti; Darnawi, Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi pemberian pupuk NPK Phonska dengan pupuk Hayati evagrow terhadap hasil tanaman sawi hijau (Brassica juncea L). Percobaan ini dilaksanakan di Pusat Pelatihan Dan Pedesaan Swadaya P4S Lestari Makmur, Desa Argorejo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Yogyakarta, dengan ketinggian tempat ± 87,50 mdpl, suhu minimum 24,5ºC dan Suhu maksimum 32,5ºC. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) yang terdiri dari 3 ulangan dengan menggunakan 2 faktor. Faktor pertama adalah dosis pupuk Biofertilizer yang terdiri dari 2.5 g/ha, 5 g/ha, dan 7.5 g/ha. Faktor kedua yaitu dosis pupuk NPK Phonska yang terdiri dari 200 kg/ha dan 300 kg/ha. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, bobot tajuk, bobot akar, dan bobot tajuk per ha. Analisis hasil pengamatan menggunakan sidik ragam taraf 5% dilanjutkan dengan uji jarak Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf α = 5%. Hasil penelitian ini yaitu perlakuan dosis pupuk Biofertilizer terdapat beda nyata terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah daun, bobot tajuk, dan bobot akar. Sedangkan untuk variabel hasil bobot tajuk per hektar tidak menunjukkan ada beda nyata. Perlakuan dosis pupuk NPK Phonska terdapat beda nyata terhadap variabel pengamatan tinggi tanaman dan jumlah daun. Sedangkan untuk variabel pengamatan bobot tajuk, bobot akar, dan bobot tajuk per hektar tidak menunjukkan ada beda nyata.
PENGARUH PUPUK ORGANIK KOTORAN SAPI DAN PUPUK MAJEMUK TERHADAP PERTUMBUHAN dan HASIL TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) VARIETAS MELATI Afifi, Marina; Pamungkas, Djoko Heru; Maryani, Yekti
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 5 No 1 (2021): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui interaksi antara dosis pupuk NPK dengan pupuk organik kotoran sapi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman padi. Penelitian ini dilaksanakan selama ( 3 bulan) dari tanggal 1 Juli 2020 sampai 27 September 2020 bertempat di Pusat Penelitian Pertanian dan Pedesaan Swadaya (P4S) “Lestari Makmur”, Jalan Wates Km. 10, Agromulyo, Sedayu, Karanglo, Agromulyo, Kec. Sedayu, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Ketinggian tempat 88 mdpl; jenis tanah regosol; pH tanah 5,5-6,7; rata-rata hujan per tahun 1,654 mm/tahun. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) Faktorial tiga ulangan. Faktor pertama, dosis pupuk NPK Phonska terdiri atas 400 kg.ha-1, 500 kg.ha-1 dan 600 kg.ha-1. Faktor kedua, dosis pupuk organik kotoran sapi terdiri atas 4 t.ha-1, 5 t.ha-1 dan 6 t.ha-1. Variabel pengamatan meliputi tinggi tanaman, jumlah anakan, panjang malai, jumlah malai, berat segar brangkasan, berat kering brangkasan, berat segar gabah perpetak, berat kering gabah perpetak, bobot 100 gabah, dan persentase gabah isi. Analisis data menggunakan sidik ragam pada taraf 5%, dilakukan analisis lanjutan dengan menggunakan Uji Jarak Berganda Duncan (DMRT) pada taraf α = 5%. Perlakuan dosis pupuk organik kandang sapi dengan dosis pupuk majemuk NPK Phonska menunjukan tidak ada interaksi pada semua variabel kecuali berat segar gabah per hektar dan berat kering gabah per hektar. Perlakuan dosis pupuk organik kandang sapi dosis 6 ton ha-1 memberikan pertumbuhan padi melati tertinggi. Perlakuan dosis pupuk majemuk NPK Phonska menunjukkan tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan padi melati. Kombinasi perlakuan dosis pupuk organik kandang sapi dosis 6 ton ha-1 dengan dosis pupuk majemuk NPK Phonska 600 kg ha-1 memberikan hasil padi melati lebih tinggi daripada kombinasi perlakuan lain, kecuali kombinasi perlakuan dosis pupuk organik kandang sapi dosis 6 ton ha-1 dengan dosis pupuk majemuk NPK Phonska 500 kg ha-1.
Pengaruh Lama Penyimpanan Benih Padi Merah (Oryza nivara L) Varietas Pamelen Dan Dosis Pupuk Npk Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Renikasari, Suci; Maryani, Yekti; Pamungkas, Djoko Heru
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 6 No 1 (2022): Maret
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the effect of storage time of red rice (Oryza nivara L.) pamelen variety and the dose of NPK Phonska fertilizer on growth and yield.This research was carried out in a self-help agricultural and rural research center (P4S) “Lestari Makmur”.Located on jalan Wates km 12,Semampir Hamlet,Argorejo village,Sedayu District regency,Yogyakarta. The agro-climatic nature of the research area is a low area with an altitude of 88 meters above sea level,the type of soil is regosol with a pH of 5,5-7 with an average temperature of 26-32 and a rainfall of 1.654 mm/year.Held in november 2021-march 2022.The experimental design used in this study was a 3x3 factorial design using a completely randomized block design (RAKL) and using a tile planting system with two treatment factors.The first factor is (A1) the duration of storage of rice seeds for 1 month, (A2) the duration of storage of rice seeds for 2 months, (A3) storage time of rice seeds for 3 months. The second factor is the application of NPK and Phonska fertilizer at a dose B1 (300) kg/ha,B2 (400) kg/ha and B3 (500) kg/ha. Obsevation variables included plant height, number of tillers,number of panicles, fresh weight of stover, dry weight of stover, percentage of empty seeds, percentage of pithy seeds,weight of 1000 grains,moisture content and weight of grain per hectare.Analysis of observations using variance at 5% level followed by the Duncan's Multiple Range Test (DMRT) distance test at a level of = 5%. Research result can be concluded that There was no interaction between the length of storage of rice seeds and the dosage of Phonska NPK fertilizer on the growth and yield variables of pamelen red rice plants. The treatment of long storage of rice seeds showed no significant difference to the growth and yield of pamelen red rice varieties. Phonska NPK fertilizer dose treatment showed no significant difference on the growth and yield of pamelen variety red rice plants.
PENGARUH VARIETAS DAN PENGOLAHAN TANAH TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KACANG TANAH (Arachis Hipogaea.L): Kacang tanah, varietas, pengolahan tanah Muhamad Amin Putra; Maryani, Yekti; Darnawi
JURNAL ILMIAH AGROUST Vol 9 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jiagt.v9i2.20879

Abstract

This study aims to determine the effect of variety and soil treatment on the growth and yield of peanuts (Arachis Hypogaea L.). The study was conducted from July to November 2024 at the self-help agricultural and rural training center (P4S) “Lestari Makmur” on Jalan Wates km 12, Dusun Poleman, Argorejo, Sedayu District, Bantul Regency, DIY. The agronomic characteristics of the study site include a lowland area with an elevation of 88 meters above sea level (masl), soil pH ranging from 5.5 to 6.7, temperature between 26 and 32°C, and annual rainfall of 1,564 mm. This study was designed as a Complete Randomized Block Design with three replications, consisting of Varieties (V) comprising three types: V1 (Giraffe), V2 (Elephant), and V3 (Kancil), and Soil Preparation (T) consisting of three types: T1 (Soil Preparation), T2 (No Soil Preparation), and T3 (Soil Preparation + Straw). The observed variables included: plant height (cm), number of leaves, fresh plant weight, dry plant weight, number of pods per plant, number of filled pods per plant, pod weight per plant, fresh pod weight per harvest plot, and seed weight per plot. Analysis was conducted using a 5% analysis of variance (ANOVA). If significant differences were found, the analysis was continued with Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at the 5% level. The results of the variety treatment and soil cultivation showed no interaction on the growth and yield of peanut plants, the variety treatment showed no significant difference on the growth and yield of peanut plants except for the number of leaves, the soil cultivation treatment showed no significant difference on the growth and yield of peanut plants except for the number of pods per plant.
KAJIAN MACAM PUPUK ORGANIK DAN PENYIRAMAN TERHADAP HASIL DAN KUALITAS KACANG HIJAU (Vigna radiata L.) Setyaningsih, Indah Rohana; Inti, Muhammad; Nurhidayat, Efan; Rokim, Anjariana Makmum; Nurhuda, Muhammad; Rohmadan, Ananda Rizqi azharry; Anggraini, Dinna Juwita; Nurmaliatik, Nurmaliatik; Nurwito, Nurwito; Setiawan, Nurdin Cahyo; Wicaksana, Yuda; Hidayat, Nurul; Widata, Sri; Maryani, Yekti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 1 (2021): Edsi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i1.1274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh macam pupuk organik dan perbedaan penyiraman pada tanaman kacang hijau (Vigna radianta L.). Data pendukung diperoleh dari percobaan yang dilaksanakan di Desa Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan ketinggian ± 10 meter di atas permukaan laut. Lokasi percobaan memiliki jenis tanah berpasir. Percobaan ini dilaksanakan dengan rancangan split plot dengan menggunakan dua faktor. Faktor pertama adalah penyiraman satu kali satu hari dan tiga hari satu kali. Adapun faktor kedua adalah pemberian macam pupuk organik, yaitu tanpa pemberian pupuk, pupuk kompos, pupuk kascing, pupuk guanofosfat. Variabel yang diamat adalah pada fase generative yang meliputi jumlah polong, bobot polong per tanaman, bobot biji per tanaman, bobot biji per hektar, bobot 100 biji, kandungan karbohidrat, kandungan protein, dan kandungan lemak. Analisis data pengamatan menggunakan sidik ragam pada jenjang nyata lima persen, sedangkan perbedaan antar-perlakuan diuji dengan uji jarak berganda Duncan Multiple Range Test pada jenjang lima persen. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perlakuan pupuk kompos, kascing, dan guanofosfat memberikan hasil per hektar lebih tinggi daripada tanpa pupuk. Perlakuan frekuensi penyiraman sehari sekali memberikan hasil per hektar kacang hijau lebih tinggi daripada frekfensi penyiraman tiga hari sekali. Kombinasi pemberian pupuk kompos dengan frekuensi penyiraman tiga hari sekali pada tanaman kacang hijau memberikan kualitas hasil tertinggi.
STUDI PENGARUH PEMBERIAN PUPUK KANDANG DAN GUANO FOSFAT TERHADAP SERAPAN KALIUM TANAMAN KACANG HIJAU (Vigna radiata L) Nurmaliatik, Nurmaliatik; Inti, Muhammad; Nurhidayat, Efan; Anggraini, Dinna Juwita; Hidayat, Nurul; Nurhuda, Muhammad; Rokim, Anjariana Makmum; Rohmadan, Ananda Rizqi azharry; Nurwito, Nurwito; Setyaningsih, Indah Rohana; Setiawan, Nurdin Cahyo; Wicaksana, Yuda; Darnawi, Darnawi; Maryani, Yekti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 1 (2021): Edsi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i1.1278

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengkaji pupuk kandang dan guano fosfat terhadap serapan kalium tanaman kacang hijau (Vigna radiata L). Data pendukung diperoleh dari percobaan di Desa Parangtritis, Kretek, Bantul, ketinggian ± 10 m dpl dan jenis tanah berpasir. Percobaan disusun dalam Split plot dua factor. Pertama, frekuensi penyiraman sebagai main plot, terdiri dari satu kali satu hari dan tiga hari satu kali. Kedua, pemberian pupuk kandang dan guano fosfat sebagai sub plot, yaitu tanpa pemberian pupuk, pupuk kandang kambing, pupuk kandang sapi, dan guano fosfat. Variable yang diamati: pada fase vegeratif meliputi rasio tajuk-akar segar, rasio tajuk-akar kering, kandungan kalium tersedia tanah, dan kandungan kalium jaringan tanaman. Analisis data menggunakan sidik ragam jenjang nyata 5% dilanjutkam uji jarak berganda DMRT jenjang 5%. Hasil: perlakuan pupuk kandang sapi, pupuk kandang kambing, guanofosfat memberikan kandungan kalium jaringan tanaman kacang hijau sama dengan tanpa pupuk. Perlakuan pupuk guano fosfat dan pupuk kandang sapi memberikan Sum Growth Rate lebih tinggi dari pada tanpa pupuk. Penyiraman sehari sekali sehari memberikan Sum Growth Rate lebih tinggi dari pada penyiraman 3 hari sekali.
RESPON TANAMAN JAGUNG MANIS (Zea mays saccharata Sturt) TERHADAP RIZOBAKTERIA DAN PUPUK KALIUM Maryani, Yekti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 2 (2021): edisi Juli
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i2.1395

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon petumbuhan dan hasil tanaman jagung manis terhadap rizobakteria dan pupuk kalium. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Banguntapan, Bantul, Daerah Istimewah Yogyakarta dengan ketinggian 78 meter dari permukaan laut, jenis tanah regosol dengan suhu 24-37oC dengan curah hujan 1089 mm per tahun. Percobaan disusun dalam Rancangan Acak Kelompok Lengkap factorial 4 x 2 dengan tiga ulangan. Faktor pertama adalah aplikasi rizobakteria dengan 4 aras, yaitu tanpa rizobakteria (kontrol), benih direndam diberikan saat tanam dan penyiraman setiap minggu. Faktor kedua pupuk kalium dengan dua aras yaitu 50 kg per tanaman dan 100 kg per hektar. Variabel pengamatan hasil meliputi panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol, bobot tongkol per hektar. Analisis data dengan menggunakan uji varian pada taraf 5% dilanjutkan dengan Uji Jarak Berganda Duncan pada taraf 5%. Analisis dilalukan pada bobot segar tanaman, bobot kering tanaman dan bobot tongkol per hektar. Variabel panjang tongkol, diameter tongkol, bobot tongkol, dan tingkat kemanisan dituangkan dalam analisis dan sum quality rate ( SQR). Perlakuan aplikasi rizobakteri dengan cara menyiram setiap minggu sekali memberikan pertumbuhan hasil tertinggi dan kualitas jagung manis terbaik. Perlakuan pupuk kalium menunjukkan tidak berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis, tetapi meningkatkan bobot segar brangkasan dan kualitas jagung manis.
KAJIAN PENGARUH PERLAKUAN MACAM PUPUK KANDANG TERHADAP HASIL DAN KANDUNGAN VITAMIN E DAN A KACANG HIJAU ( (Vigna radiata L) Setiawan, Nurdin Cahyo; Inti, Muhammad; Nurhidayat, Efan; Rokim, Anjariana Makmum; Setyaningsih, Setyaningsih Rohana; Nurhuda, Muhammad; Rohmadan, Ananda Rizqi azharry; Anggraini, Dinna Juwita; Nurmaliatik, Nurmaliatik; Nurwito, Nurwito; Wicaksana, Yuda; Hidayat, Nurul; Widata, Sri; Maryani, Yekti
Agros Journal of Agriculture Science Vol 23, No 1 (2021): Edsi Januari
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Janabadra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37159/jpa.v23i1.1275

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengkaji macam pupuk kandang terhadap hasil dan kandungan Vitamin E dan Vitamin A pada kacang hijau (Vigna radiata L.) Data pendukung didapat dari percobaan yang dilaksanakan pada bulan Januari hingga Maret 2020 di lahan pasir Depok, Bantul, D.I. Yogyakarta dengan ketinggian 10 meter dari permukaan laut. Penelitian di lapangan menggunakan rancangan Split Plot meliputi dua faktor, yaitu pertama, freskuensi penyiraman sehari sekali dan tiga hari sekali sebagai main plot dan faktor kedua, emberian macam pupuk kandang, yaitu tanpa pupuk, pupuk kandang sapi, pupuk kandang kambing, pupuk kandang ayam sebagai sub plot. Hasil: perlakuan pupuk kandang sapi, kambing, dan ayam memberikan hasil kacang hijau per hektar lebih tinggi daripada tanpa pupuk. Perlakuan frekfensi penyiraman menunjukkan tidak berpengaruh terhadap hasil per hektar kacang hijau. Kombinasi perlakuan pupuk kandang sapi dengan penyiraman tiga hari sekali memberikan kandungan vitamin E kacang hijau terendah, sebesar 121,77 mg/100 g dibandingkan perlakuan tanpa pupuk dengan penyiraman tiga hari sekali. Kombinasi perlakuan tanpa pupuk dengan penyiraman sehari sekali memberikan kandungan vitamin A kacang hijau tertinggi sebesar 5365,22 µm per 100 g.
Co-Authors Abinowo, Bondan Afifi, Marina Ahmad Sofian Ahmad Yusuf Aji, Restu Ambarsari, Widi Komala Anak Agung Gede Sugianthara Ananda Rizqi azharry Rohmadan Anggraini, Dinna Juwita Anjariana Makmum Rokim Anwar, Muhammad Safrizal Aprilian, Irwan Apriyandi, Desi Ardian, Riko Ari Sudana Arif Nurcahyo Arintoko Arintoko, Arif Nurcahyo azharry Rohmadan, Ananda Rizqi Bere, Demetrius Bondan Abinowo Carolina, Tya Anniza Christiningsih, Rosanna Dany Irfani Dayriza Darnawi Darnawi Darnawi Darnawi Darnawi Darnawi Darnawi Dayriza, Dany Irfani Demetrius Bere Desi Apriyandi Dian Eka Kusumawati Dinna Juwita Anggrain Dinna Juwita Anggraini Djawas, Sabria H Djoko Heru Pamungkas Djoko Heru Pamungkas Driska Arnanto Efan Nurhidayat Elisabeth Puput Naru Salo Evayulianti, Evayulianti Evi Setiawati Fauzia, Wiwin Fernandez, Maria Familia Fery Anton Purwoko Fidianingrum, Dias Nur Gema Swara Prana Sukmanaa Gumelar, Rima MR Hardiane, Ketut Hariadi Subagja Hengki Adi Irawan Heru Pamungkas, Djoko Igd. Suprih Sudrajat Ign Suprih Sudrajat Ika Budi Utami Indah Rohana Setyaningsih Inti, Muhammad Irawan, Hengki Adi Irwan Aprilian Junaidin, Junaidin Ketut Hardiane Koswara, Galih Indra Kusdiarti, Lilik Lilik Kusdiarti Linanta, Momy Ega Maikel Omar Safuf Maria Familia Fernandez Maria Theresia Darini Marina Afifi Maulana Abni Romadhoni Momy Ega Linanta Muhamad Amin Putra Muhammad Inti Muhammad Inti Septiawan Muhammad Nurhuda Muhammad Nurhuda Muhammad Ramdan Muhammad Safrizal Anwar Muhammad Yusril Heri Pradana Nurdin Cahyo Setiawan Nurhidaya, Efan Nurhidayat, Efan Nurmaliatik Nurmaliatik Nurmaliatik, Nurmaliatik Nurul Hidayat NURUL HIDAYAT Nurwito Nurwito Nurwito, Nurwito Pradana, Muhammad Yusril Heri Prana Sukmanaa, Gema Swara Prasetyowati, Sri Endah Purwoko, Fery Anton Rahardiyan Eko Bagus Wijanarko Rahma Fikran Sujadi Ramdan, Muhammad Renikasari, Suci Restu Aji Riko Ardian Rizky, Goldy Maura Rohmadan, Ananda Rizqi azharry Rokim, Anjariana Makmum Romadhoni, Maulana Abni Rosanna Christiningsih Sabria H Djawas Safuf, Maikel Omar Salo, Elisabeth Puput Naru Septiawan, Muhammad Inti Setiawan, Nurdin Cahyo Setyaningsih, Indah Rohana Setyaningsih, Setyaningsih Rohana Sidang Aji Sampurna Siti Asiyah Siti Asiyah Sofian, Ahmad Sri Endah Prasetyowati Sri Endah Prasetyowati S Sri Endah Prasetyowati Susilaningsih Sri Widata Suci Renikasari Sudana, Ari Sugeng Triono Susi Widiatmi Susilaningsih, Sri Endah Prasetyowati Triono, Sugeng Tya Anniza Carolina Utami, Ika Budi Wahyu Wijayantoko Wicaksana, Yuda Widi Komala Ambarsari Wijanarko, Rahardiyan Eko Bagus Wijayantoko, Wahyu Wiwin Fauzia Yohanes Kiri, Novasarita Banda Yuda Wicaksana Zamroni Zamroni Zamroni Zamroni