Articles
APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI PENDIRIAN WARNET DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (Studi Kasus : PT. Pika Media Komunika)
Winiarti, Sri;
Yuraida, Ulfah
Jurnal Informatika Vol 3, No 2: July 2009
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (23.425 KB)
Adanya kesulitan bagi perusahaan memiliki kesulitan dalam menentukan lokasi yang tepat untuk pendirian warnet yang sesuai dengan keinginan perusahaan agar dapat bertahan ditengah persaingan antar warnet yang begitu pesat. Penentuan lokasi pendirian warnet yang selama ini dilakukan hanya dengan cara konvensional atau kira-kira saja tanpa adanya suatu metode dan penghitungan matematis yang pasti dan belum terkomputerisasi. Akibatnya tidak sedikit Warnetyang mengalami gulung tikar. Untuk mempermudah penentuan lokasi pendirian warnet dibutuhkan suatu program aplikasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu dalam mengambil keputusan secara cepat, tepat dan akurat. Penelitian yang dilakukan menghasilkan program aplikasi sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP).
PEMANFATAN TEOREMA BAYES DALAM PENENTUAN PENYAKIT THT
Winiarti, Sri
Jurnal Informatika Vol 2, No 2: July 2008
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (23.425 KB)
Dalam konsep pelacakan dalam mencari solusi dengan pendekatan artificial inteligent, ada berbagai metode yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah ketidakpastian saat proses pelacakan terjadi. Salah satunya adalah teorema bayes. Adanya ketidakpastian pada proses pelacakan dapat terjadi karena adanya perubahan pengetahuan yang ada di dalam sistem. Untuk itu diperlukan adanya suatu metode untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dalam penelitian ini telah diterapkan suatu metode untuk mengatasi ketidakpastian dengan teorema Bayes pada kasus pelacakan untuk mendiagnosa penyakit pada THT (Telinga,Hidung dan Tenggorokan). Subjek pada penelitian ini adalah proses pelacakan untuk menentukan penyakit THT dengan model penalaran forward chaining dan metode kepastiannya menggunakan teorema bayes dengan cara menghitung nilai probabilitas suatu penyakit dan membandingkan probabilitas setiap gejalanya. Model pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah Waterfall. Metode Waterfall diawali dengan analisis data, perancangan sistem, pengkodean menggunakan Visual Basic 6.0, pengujian sistem dengan black box test dan alfa test. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak yaitu yang mampu menentukan penyakit pada THT dengan menerapkan metode bayes untuk mengatasi ketidakpastian. Hasil uji coba sistem menujukkan bahwa aplikasi ini layak dan dapat digunakan.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN SISTEM PELACAKAN PADA MATA KULIAH KECERDASAN BUATAN BERBASIS MULTIMEDIA
Nugraha, Dedi;
Winiarti, Sri
Jurnal Informatika Vol 5, No 2: Juli 2011
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (23.425 KB)
Pembelajaran Kecerdasan Buatan pada materi Sistem Pelacakan bagi sebagian mahasiswa sangatlah susah dipahami. Berdasarkan data yang diperoleh dari 30 mahasiswa yang sedang dan yang pernah mengambil mata kuliah kecerdasan buatan, terlihat bahwa jumlah presentase mahasiswa yang tidak memahami materi Sistem Pelacakan lebih banyak dari pada mahasiswa yang paham akan materi Sistem Pelacakan. Jumlah mahasiswa yang membutuhkan alat bantu berupa media pembelajaran lebih banyak dari pada jumlah mahasiswa yang tidak membutuhkan. Untuk itu perlu dibangun aplikasi pembelajaran Kecerdasan Buatan khususnya pada materi Sistem Pelacakan agar dapat digunakan mahasiswa sebagai sarana belajar dan mempermudah dosen dalam menyampaikan materi. Subjek dalam penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai media pembelajaran Kecerdasan Buatan pada materi Sistem Pelacakan. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, metode observasi, dan metode wawancara. Aplikasi disusun dengan prosedur yang mencakup indentifikasi masalah yang diperoleh, analisis kebutuhan, merancang konsep, merancang isi, design document dan diagram navigasi, merancang naskah, merancang grafis, memproduksi sistem, pengetesan sistem dengan black box dan alpha test. Hasil penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai media pembelajaran Kecerdasan Buatan pada materi Sistem Pelacakan bagi mahasiswa Program Studi Teknik Informatika di Universitas Ahmad Dahlan yang berdasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran ini dapat membantu proses pembelajaran pada mahasiswa untuk memahami materi dan dapat digunakan sebagai alat bantu dosen untuk menunjang pembelajaran Kecerdasan Buatan.
PEMANFATAN INFORMASI TEKNOLOGI DALAM PENENTUAN BEASISWA SISWA KURANG MAMPU
Sulistyo, Dian;
Winiarti, Sri
Jurnal Informatika Vol 9, No 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (705.213 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v9i1.a2037
Pendidikan merupakan salah satu kewajiban setiap warga negara Indonesia. Untuk mendukung program Pemerintah yaitu wajib belajar hingga 12 tahun, Pemerintah Kabupaten Sleman khususnya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (DIKPORA) memberikan beasiswa kepada siswa yang kurang mampu guna meningkatkan motifasi untuk terus belajar. Banyaknya pemohon beasiswa dan keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki keahlian dalam mengolah data sehingga sering menemui kendala diantaranya kesalahan dalam menginput data, memerlukan waktu yang relatif lama dan memerlukan ketelitian. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibuat suatu penelitian untuk mengembangkan suatu sistem aplikasi sistem pendukung keputusan yang mampu menyelesaikan masalah penyeleksian beasiswa dengan metode Promethee. Subjek dalam penelitian adalah aplikasi sistem pendukung keputusan untuk menentukan penerima beasiswa kurang mampu. Metode pengumpulan data dengan metode studi pustaka, wawancara, dan observasi. Tahap pengembangan aplikasi meliputi system requiremant, desain model dan alur keputusan, pemodelan proses, pemodelan data, implementasi, dan pengujian. Sistem yang dikembangkan menggunakan metode Preference Ranking Organization Method For Enrichment Evaluation (PROMETHEE) dengan perhitungan Multi Criteria Decesion Making (MCDM) dan pengujian sistem dengan black box test, dan alpha test. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak sistem pendukung keputusan untuk menentukan penerima beasiswa kurang mampu dengan metode Promethee dengan kemampuan yang dapat memberikan informasi dan rekomendasi penerima beasiswa yang disertai dengan nilai hasil perangkingan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi ini layak dan dapat digunakan. Kata Kunci : Beasiswa, Promethee, Sistem Pendukung Keputusan.
PEMANFATAN TEOREMA BAYES DALAM PENENTUAN PENYAKIT THT
Winiarti, Sri
Jurnal Informatika Vol 2, No 2: July 2008
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1508.974 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v2i2.a5233
Dalam konsep pelacakan dalam mencari solusi dengan pendekatan artificial inteligent, ada berbagai metode yang dapat diterapkan untuk mengatasi masalah ketidakpastian saat proses pelacakan terjadi. Salah satunya adalah teorema bayes. Adanya ketidakpastian pada proses pelacakan dapat terjadi karena adanya perubahan pengetahuan yang ada di dalam sistem. Untuk itu diperlukan adanya suatu metode untuk mengatasi permasalahan tersebut. Dalam penelitian ini telah diterapkan suatu metode untuk mengatasi ketidakpastian dengan teorema Bayes pada kasus pelacakan untuk mendiagnosa penyakit pada THT (Telinga,Hidung dan Tenggorokan). Subjek pada penelitian ini adalah proses pelacakan untuk menentukan penyakit THT dengan model penalaran forward chaining dan metode kepastiannya menggunakan teorema bayes dengan cara menghitung nilai probabilitas suatu penyakit dan membandingkan probabilitas setiap gejalanya. Model pengembangan perangkat lunak yang digunakan dalam penelitian ini adalah Waterfall. Metode Waterfall diawali dengan analisis data, perancangan sistem, pengkodean menggunakan Visual Basic 6.0, pengujian sistem dengan black box test dan alfa test. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak yaitu yang mampu menentukan penyakit pada THT dengan menerapkan metode bayes untuk mengatasi ketidakpastian. Hasil uji coba sistem menujukkan bahwa aplikasi ini layak dan dapat digunakan. Kata kunci : Penyakit, THT, Teorema Bayes.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN LOKASI DAN EVALUASI LOKASI PEMASARAN PRODUK (GULA) MENGGUNAKAN METODE AHP (STUDI KASUS : PT.MADUBARU)
Irawan, Riki;
Winiarti, Sri
Jurnal Informatika Vol 9, No 2 (2015): Juli
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (161.216 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v9i2.a2962
PT. Madubaru yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta bergerak di bidang agro industry dengan memiliki satu pabrik gula dan satu pabrik alkohol dan spiritus, yang dikenal dengan nama PG/PS Madukismo. PG/PS Madubaru di tuntut untuk dapat menciptakan kinerja pemasaran dan penjualan gula pasir yang handal. Dalam pemenuhan sasaran tersebut ada beberapa kendala yang dihadapi oleh perusahaan yaitu dalam proses penjualan gula pasir yang dilakukan tidak tercapai target yang diinginkan. Untuk lokasi yang sudah ada belum dilakukan evaluasi kembali untuk dinyatakan layak atau tidak untuk dilakukan pemasaran kembali dilokasi tersebut. Informasi ini diperoleh berdasarkan hasil wawancara dengan Yudi Pratama selaku wakil Kepala Bagian Pemasaran di PT. Madubaru PG-PS Madukismo. Oleh karena itu PT. Madubaru ingin membuka cabang untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dan melakukan evaluasi terhadap lokasi lama yang sudah menjadi lokasi pemasaran sebelumnya. Akan tetapi PT. Madubaru membutuhkan lokasi yang strategis dengan kriteria lokasi yang tepat. Sehingga dapat memaksimalkan penjualan. Dalam mengoptimalkan hal itu tentu ada berbagai kriteria yang saling berlawanan seperti halnya lokasi yang baik tentunya memiliki harga yang sesuai. Sedangkan dalam memilih lokasi lama ini PT. Madubaru melakukan secara manual. Subjek dalam penelitian ini, adalah aplikasi system pendukung keputusan yang digunakan untuk membantu proses pemilihan lokasi dan evaluasi lokasi lama yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh PT. Madubaru. Desain system dengan model proses Modified waterfall. Setelah implementasi selesai, hasil dari system ini, memberikan rekomendasi alternative lokasi yang terbaik serta mengevaluasi lokasi yang sudah ada sehingga dapat diketahui apakah dilajutkan atau tidak lokasi pemasaran tersebut, dengan mengacuh kepada kriteria yang sudah ditentukan dengan menggunakan metode perhitungan AHP. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan perangkat lunak yaitu âSistem Pendukung Keputusan Pemilihan Lokasi dan Evaluasi lokasi Pemasaran (Gula) Menggunakan Metode AHPâ yang dapat digunakan oleh bagian pemasaran PT.Madubaru, untuk menentukan lokasi yang direkomendasikan lokasi terbaik serta mengevaluasi lokasi lama untuk mengetahui apakah dilanjutkan atau tidak sebagai lokasi pemasaran.Kata Kunci : Lokasi Dan Evaluasi, AHP,Sistem Pendukung Keputusan.
APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI PENDIRIAN WARNET DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (Studi Kasus : PT. Pika Media Komunika)
Winiarti, Sri;
Yuraida, Ulfah
Jurnal Informatika Vol 3, No 2: July 2009
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1509.145 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v3i2.a5263
Adanya kesulitan bagi perusahaan memiliki kesulitan dalam menentukan lokasi yang tepat untuk pendirian warnet yang sesuai dengan keinginan perusahaan agar dapat bertahan ditengah persaingan antar warnet yang begitu pesat. Penentuan lokasi pendirian warnet yang selama ini dilakukan hanya dengan cara konvensional atau kira- kira saja tanpa adanya suatu metode dan penghitungan matematis yang pasti dan belum terkomputerisasi. Akibatnya tidak sedikit Warnetyang mengalami gulung tikar. Untuk mempermudah penentuan lokasi pendirian warnet dibutuhkan suatu program aplikasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu dalam mengambil keputusan secara cepat, tepat dan akurat. Penelitian yang dilakukan menghasilkan program aplikasi sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Kata kunci : SPK, metode AHP, penentuan lokasi.Â
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PEMILIHAN LOKASI DAN EVALUASI LOKASI PEMASARAN PRODUK (GULA) MENGGUNAKAN METODE AHP (STUDI KASUS : PT.MADUBARU)
Riki Irawan;
Sri Winiarti
Jurnal Informatika Vol 9, No 2 (2015): Juli
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (161.216 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v9i2.a2962
PT. Madubaru yang berlokasi di Daerah Istimewa Yogyakarta bergerak di bidang agro industry dengan memiliki satu pabrik gula dan satu pabrik alkohol dan spiritus, yang dikenal dengan nama PG/PS Madukismo. PG/PS Madubaru di tuntut untuk dapat menciptakan kinerja pemasaran dan penjualan gula pasir yang handal. Dalam pemenuhan sasaran tersebut ada beberapa kendala yang dihadapi oleh perusahaan yaitu dalam proses penjualan gula pasir yang dilakukan tidak tercapai target yang diinginkan. Untuk lokasi yang sudah ada belum dilakukan evaluasi kembali untuk dinyatakan layak atau tidak untuk dilakukan pemasaran kembali dilokasi tersebut. Informasi ini diperoleh berdasarkan hasil wawancara dengan Yudi Pratama selaku wakil Kepala Bagian Pemasaran di PT. Madubaru PG-PS Madukismo. Oleh karena itu PT. Madubaru ingin membuka cabang untuk mendapatkan hasil yang diinginkan dan melakukan evaluasi terhadap lokasi lama yang sudah menjadi lokasi pemasaran sebelumnya. Akan tetapi PT. Madubaru membutuhkan lokasi yang strategis dengan kriteria lokasi yang tepat. Sehingga dapat memaksimalkan penjualan. Dalam mengoptimalkan hal itu tentu ada berbagai kriteria yang saling berlawanan seperti halnya lokasi yang baik tentunya memiliki harga yang sesuai. Sedangkan dalam memilih lokasi lama ini PT. Madubaru melakukan secara manual. Subjek dalam penelitian ini, adalah aplikasi system pendukung keputusan yang digunakan untuk membantu proses pemilihan lokasi dan evaluasi lokasi lama yang sesuai dengan kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh PT. Madubaru. Desain system dengan model proses Modified waterfall. Setelah implementasi selesai, hasil dari system ini, memberikan rekomendasi alternative lokasi yang terbaik serta mengevaluasi lokasi yang sudah ada sehingga dapat diketahui apakah dilajutkan atau tidak lokasi pemasaran tersebut, dengan mengacuh kepada kriteria yang sudah ditentukan dengan menggunakan metode perhitungan AHP. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan perangkat lunak yaitu “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Lokasi dan Evaluasi lokasi Pemasaran (Gula) Menggunakan Metode AHP†yang dapat digunakan oleh bagian pemasaran PT.Madubaru, untuk menentukan lokasi yang direkomendasikan lokasi terbaik serta mengevaluasi lokasi lama untuk mengetahui apakah dilanjutkan atau tidak sebagai lokasi pemasaran.Kata Kunci : Lokasi Dan Evaluasi, AHP,Sistem Pendukung Keputusan.
APLIKASI SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI PENDIRIAN WARNET DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (Studi Kasus : PT. Pika Media Komunika)
Sri Winiarti;
Ulfah Yuraida
Jurnal Informatika Vol 3, No 2: July 2009
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1509.145 KB)
|
DOI: 10.26555/jifo.v3i2.a5263
Adanya kesulitan bagi perusahaan memiliki kesulitan dalam menentukan lokasi yang tepat untuk pendirian warnet yang sesuai dengan keinginan perusahaan agar dapat bertahan ditengah persaingan antar warnet yang begitu pesat. Penentuan lokasi pendirian warnet yang selama ini dilakukan hanya dengan cara konvensional atau kira- kira saja tanpa adanya suatu metode dan penghitungan matematis yang pasti dan belum terkomputerisasi. Akibatnya tidak sedikit Warnetyang mengalami gulung tikar. Untuk mempermudah penentuan lokasi pendirian warnet dibutuhkan suatu program aplikasi Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu dalam mengambil keputusan secara cepat, tepat dan akurat. Penelitian yang dilakukan menghasilkan program aplikasi sistem pendukung keputusan dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Kata kunci : SPK, metode AHP, penentuan lokasi.Â
PEMANFATAN INFORMASI TEKNOLOGI DALAM PENENTUAN BEASISWA SISWA KURANG MAMPU
Dian Sulistyo;
Sri Winiarti
Jurnal Informatika Vol 9, No 1 (2015): Januari
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26555/jifo.v9i1.a2037
Pendidikan merupakan salah satu kewajiban setiap warga negara Indonesia. Untuk mendukung program Pemerintah yaitu wajib belajar hingga 12 tahun, Pemerintah Kabupaten Sleman khususnya Dinas Pendidikan Pemuda dan Olah Raga (DIKPORA) memberikan beasiswa kepada siswa yang kurang mampu guna meningkatkan motifasi untuk terus belajar. Banyaknya pemohon beasiswa dan keterbatasan sumber daya manusia yang memiliki keahlian dalam mengolah data sehingga sering menemui kendala diantaranya kesalahan dalam menginput data, memerlukan waktu yang relatif lama dan memerlukan ketelitian. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka dibuat suatu penelitian untuk mengembangkan suatu sistem aplikasi sistem pendukung keputusan yang mampu menyelesaikan masalah penyeleksian beasiswa dengan metode Promethee. Subjek dalam penelitian adalah aplikasi sistem pendukung keputusan untuk menentukan penerima beasiswa kurang mampu. Metode pengumpulan data dengan metode studi pustaka, wawancara, dan observasi. Tahap pengembangan aplikasi meliputi system requiremant, desain model dan alur keputusan, pemodelan proses, pemodelan data, implementasi, dan pengujian. Sistem yang dikembangkan menggunakan metode Preference Ranking Organization Method For Enrichment Evaluation (PROMETHEE) dengan perhitungan Multi Criteria Decesion Making (MCDM) dan pengujian sistem dengan black box test, dan alpha test. Dari penelitian yang dilakukan menghasilkan sebuah perangkat lunak sistem pendukung keputusan untuk menentukan penerima beasiswa kurang mampu dengan metode Promethee dengan kemampuan yang dapat memberikan informasi dan rekomendasi penerima beasiswa yang disertai dengan nilai hasil perangkingan. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi ini layak dan dapat digunakan. Kata Kunci : Beasiswa, Promethee, Sistem Pendukung Keputusan.