Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

ANALISIS DISPOSISI MATEMATIS DALAM PENERAPAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW Tri Dwi Larosa Simanjuntak; Arsin Lubis; Mulyono Mulyono
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v11i2.22891

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis disposisi matematis siswa melalui penerapan pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, meliputi (1) Disposisi matematis siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw, (2) indikator disposisi matematis mana yang dominan meningkat dalam pembelajaran dan (4) kesulitan siswa ditinjau dari indikator disposisi matematis setelah pembelajaran. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa X – IPA 1 SMA Global Prima National Plus School Medan sebanyak 32 orang dan objek penelitian ini adalah disposisi matematis siswa. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan terdiri dari angket disposisi matematis, pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model Mile and Huberman. Berdasarkan data yang diperoleh, (1) siswa dengan disposisi matematis tinggi memiliki kepercayaan diri, fleksibilitas, ketekunan, keingintahuan, reflektif, aplikasi dan apresiasi tinggi. Siswa dengan disposisi matematis sedang memiliki kepercayaan diri, fleksibilitas, ketekunan, keingintahuan, reflektif, aplikasi dan apresiasi sedang. Siswa dengan disposisi matematis rendah memiliki kepercayaan diri, fleksibilitas, ketekunan, keingintahuan, reflektif, aplikasi dan apresiasi rendah, (2) indikator disposisi matematis yang dominan meningkat adalah indikator dua (fleksibilitas)Kata Kunci : Disposisi Matematis, Model Pembelajaran Tipe Jigsaw
ANALISIS KEPERCAYAAN DIRI (SELF-CONFIDENCE) SISWA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING Zuhur Fardani; Edy Surya; Mulyono Mulyono
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 14, No 1 (2021): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v14i1.24809

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sikap Kepercayaan diri (self confidence) siswa setelah pelaksanaan model Problem Based Learning. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah siswa MAS Al-Washliyah Km. 6 Medan, Kelas XI-A yang berjumlah 30 orang. Kemudian dipilih subjek wawancara berdasarkan kategori kecerdasan logis matematis dan pola jawaban yang dominan pada setiap kategori. Adapun hasil penelitian sebagai berikut: (1) Kepercayaan diri (self confidence) siswa setelah diterapkan model problem based learning didapat bahwa dari 30 siswa terdapat 6 siswa yang memiliki keepercayaan diri (self confidence) kategori tinggi, 20 siswa yang memiliki kategori sedang, dan 4 siswa yang memiliki kategori rendah. (2) Kesulitan siswa dalam menyelesaikan tes kecerdasan logis matematis siswa a) pada kategori tinggi dan sedang, siswa mengalami kesulitan pada kategori pemecahan masalah; b) pada kategori rendah, siswa mengalami kesulitan pada kategori konsep dan pemecahan masalah.Kata Kunci: Kepercayaan Diri Siswa, Self-Confidence, Model Problem Based Learning
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE BERBASIS BUDAYA MINANGKABAU TERHADAP SELF-EFFICACY SISWA SMP NEGERI 1 PANTI Novia Eka Putri; Edi Syahputra; Mulyono Mulyono
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v11i3.22924

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk : (1) menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) berbasis budaya Minangkabau terhadap Self Efficacy, (2) menganalisis interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) berbasis budaya Minangkabau dan kemampuan awal matematis terhadap Self Efficacy siswa. Instrumen yang digunakan Angket Self Efficacy. Analisis data dilakukan dengan analisis varians (ANAVA) dua jalur. Hasil penelitiaan menunjukkan : (1) terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) berbasis budaya Minangkabau terhadap Self Efficacy, (2) terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think Pair Share) berbasis budaya Minangkabau dan kemampuan awal matematis terhadap Self Efficacy siswa.Kata Kunci: TPS, Think Pair Share, Self Efficacy Siswa, KAM.
PENGEMBANGAN SOAL MATEMATIKA PISA-LIKE PADA KONTEN CHANGE AND RELATIONSHIP UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH Wahidah Amalia; Mulyono Mulyono; Elvis Napitupulu
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 2 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v11i3.22925

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: menghasilkan soal matematika PISA-LIKE pada konten Change and Relationship yang valid dan praktis untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMP. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (Research and Development) tipe formative evaluation Tessmer yang terdiri dari dua tahap yakni; (1) tahap preliminary, dan (2) tahap formative evaluation yang meliputi self-evaluation dan prototyping. Untuk tahap prototyping terdiri dari expert reviews, one-to-one, small group, dan field test. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX-I SMP Dr. Wahidin Sudirohusodo yang berjumlah 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa telah berhasil dikembangkan soal matematika PISA-LIKE pada konten Change and Relationship yang berkualitas dari aspek kevalidan dan kepraktisan. Valid berdasarkan hasil validasi oleh para ahli yang menyatakan “soal dapat digunakan dengan sedikit revisi”. Praktis berdasarkan penilaian dari ahli, angket respon guru dan angket respon siswa. Hasil angket respon guru sebesar 83,33% adalah “sangat positif” terhadap soal yang telah diberikan, sedangkan respon siswa sebesar 75% adalah “positif” terhadap soal yang telah diberikan oleh peneliti. Berdasarkan hasil analisis data tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa terhadap soal yang dikembangkan paling banyak berada pada kategori “sedang” sebanyak 15 siswa (41,67%).Kata Kunci Soal matematika PISA-LIKE, Pemecahan Masalah Matematis, Formative Evaluation, Change and Relationship
PENGARUH GAYA BELAJAR VISUAL, AUDITORI, KINESTETIK TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS BERBANTUAN E-LEARNING DI SMP NEGERI 1 BINJAI Rizky Ikhwan Permana; Zul Amry; Mulyono Mulyono
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 12, No 1 (2019): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v11i2.22893

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : Mengetahui pengaruh gaya belajar VAK terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, Mengetahui kontribusi masing-masing gaya belajar terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, Mengetahui pengaruh e-learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, dan Mengetahui kontribusi e-learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Binjai dan sampel dalam penelitian ini adalah 3 kelas sebanyak 96 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh gaya belajar VAK terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa dilihat dari nilai Fhitung = 22,803 lebih besar dari Ftabel = 2,70; dan terdapat kontribusi signifikan dari masing-masing gaya belajar VAK terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMP Negeri 1 Binjai yaitu secara keseluruhan sebesar 42,6%, gaya belajar visual sebesar 28,3%, gaya belajar auditori sebesar 18%, gaya belajar kinestetik sebesar 32%, gaya belajar visual dan auditori sebesar 4,4%, gaya belajar visual dan kinestetik sebesar 3,2%, dan gaya belajar auditori dan kinestetik sebesar 23,1%. Selanjutnya terdapat pengaruh pembelajaran e-learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa sebesar Fhitung = 9,220 lebih besar dari Ftabel = 2,70; dan terdapat kontribusi signifikan dari pembelajaran e-learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa di SMP Negeri 1 Binjai yaitu secara keseluruhan sebesar 8,9%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh gaya belajar VAK terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa berbantuan e-learning di SMP Negeri 1 Binjai.Kata Kunci: Gaya belajar VAK, Kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, e-learning
Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis dan Karakter Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Langsa Aburizal Bakri; Mulyono Mulyono; Edi Syahputra
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 14, No 2 (2021): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v14i2.32030

Abstract

Penelitian ini  bertujuan untuk menganalisis dan mengetahui 1) Pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa; 2) Pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap karakter siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa; 3) Interaksi antara model pembelajaran dan KAM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa; 4) Interaksi antara model pembelajaran dan KAM terhadap karakter siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa. Penelitian ini adalah penelitian kuasi eksperimen dengan pendekatyan kuantitatif. Pengambilan sampel pada penelitian ini dengan menggunakan teknik undian, dimanan kelas VII.2A sebagai kelas eksperimen dan kelas VII.5B sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir krtitis dan angket karakter siswa. Untuk pengujian hipotesis digunakan Anava dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa; 2) Terdapat pengaruh model pembelajaran inkuiri terhadap karakter siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa; 3) Terdapat interaksi antara model pembelajaran dan KAM terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa; 4) Tidak terdapat interaksi antara model pembelajaran dan KAM terhadap karakter siswa kelas VII SMP Negeri 3 Langsa Kata Kunci: Model Pembelajaran Inkuiri, Kemampuan Berpikir Kritis, Karakter Siswa
PERBEDAAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN SELF EFFICACY SISWA ANTARA PEMBELAJARAN BLENDED LEARNING BERBASIS MASALAH DAN PEMBELAJARAN KONVENSIONAL DI SMP Efiyanti Siregar; Mulyono Mulyono; Asmin Asmin
PARADIKMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 11, No 1 (2018): PARADIKMA JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA
Publisher : Study Program of Mathematics Education of Unimed Postgraduate Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/paradikma.v11i1.22883

Abstract

Ada lima standar kemampuan matematis yang harus dimiliki siswa salah satunya yaitu kemampuan pemecahan masalah. Kemudian, faktor afektif juga bisa menjadi pendukung peningkatan kemampuan pemecahan masalah seperti self efficacy yang ada dalam diri siswa. Penerapan pembelajaran blended learning  berbasis masalah diharapkan dapat memperlihatkan perbedaan kemampuan pemecahan masalah siswa yang diberi pembelajaran blended learning  berbasis masalah dan siswa yang diberi pembelajaran konvensional. Serta dapat diketahui apakah terdapat interaksi antara KAM dan model pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah dan juga self efficacy sehingga hal ini juga yang mejadi tujuan dari penelitian ini. Yang mana penelitian ini dilaksanakan di SMP swasta Imelda Medan dengan jumlah populasi seluruh siswa di SMP tersebut. Dan sampel penelitian berjumlah 60 siswa yang terdiri dari dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan kemampuan pemecahan masalah dan self efficacy antara siswa yang diberi pembelajaran blendd learning berbasis masalah dan siswa yang diberi pembelajaran konvensional. Yang mana kemampuan pemecahan masalah dan self efficacy siswa di kelas eksperimen memiliki rata-rata yang lebih tinggi yaitu sebesar 78,53 dan 28,73, dibandingkan kelas kontrol yang rata-ratanya sebesar 71,56 dan 22,3. Kemudian terdapat interaksi KAM dan model pembelajaran terhadap kemampuan pemecahan masalah dengan nilai Fhitung  sebesar 3,766 dan  karena . Dan tidak terdapat interaksi KAM dan model pembelajaran terhadap self efficacy nilai Fhitung sebesar 1,481 dan  F(0.05,2,54) = 3,17 karena< F(0.05,2,54) = 3,17.Kata Kunci: Kemampuan Pemecahan Masalah, Self Efficacy, Pembelajaran Blended Learning Berbasis Masalah, Pembelajaran Konvensional
The Influence of Autograph Software Aid STAD Learning Model on Mathematic Communication Ability and Mathematic Disposition of Gender Nida UL Husnah; Mulyono Mulyono; Asmin Asmin
Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education (BirLE) Journal Vol 3, No 3 (2020): Budapest International Research and Critics in Linguistics and Education, August
Publisher : BIRCU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birle.v3i3.1215

Abstract

   This study aims to determine how the effect of STAD learning model assisted by autograph software on mathematical communication skills and mathematical dispositions in terms of gender. The sample used in this study is Senior High School PAB 4. With the method of data collection literature study. The method used is literature study. The results of this study indicate that the overall STAD learning model assisted by autograph software has an effect on mathematical communication skills and mathematical dispositions, this can be seen from the results of previous studies and strengthened by the theories of experts.
Development of Mathematics Teaching Materials Based on Metacognition Approaches to Improve Students' Mathematical Reasoning Ability Silvia Yanti; Amin Fauzi; Mulyono Mulyono
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2021): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika: Volume 5 Nomor 2, In press
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v5i2.582

Abstract

This study aims to describe: (1) the validity, practicality, and effectiveness of the teaching materials developed based on expert validators. practitioners, as well as based on the implementation of teaching materials; 2) To describe the improvement of students' mathematical reasoning abilities by using teaching materials with a metacognition approach; This research is a development research conducted in two stages, namely the first stage of developing learning tools through the metacognition approach using the Dick & Carey development model and the second stage of testing teaching materials based on the metacognition approach developed in classes VIII-1 and VIII-4 MTs Hifzhil Qur. 'an Medan. (1) the developed teaching materials meet the valid and effective criteria based on the expert validator and practitioner assessment; and effective based on classical completeness, student responses, and the ability of teachers to manage learning; (2) in the first trial there was an increase in mathematical reasoning abilities using the teaching materials developed in the low category, namely 0.24 and in the second trial there was an increase in mathematical reasoning abilities using the teaching materials developed in the medium category, which was 0.52.
Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa dalam Pembelajaran Berbasis Lesson Study for Learning Community Berdasarkan Gaya Belajar Kolb Dedi Ahmad Syaputra; Mulyono Mulyono; Hasratuddin Hasratuddin
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1225

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk 1) menganalisis tingkat kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau berdasarkan gaya belajar setelah pelaksanaan Pembelajaran Lesson Study for Learning Community pada siswa SMA Muhammadiyah 1 Medan; 2) Untuk menganalisis kesalahan dan kesulitan yang dialami siswa SMA Muhammadiyah 1 Medan dalam menyelesaikan soal kemampuan pemecahan masalah matematis siswa ditinjau dari gaya belajar setelah pelaksanaan Pembelajaran Lesson Study for Learning Community. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif-kualitatif. Subjek penelitian ini melibatkan siswa kelas XI MIA SMA Muhammadiyah 1 Medan yang diberi perlakuan pembelajaran Lesson Study for Learnig Community pada semester genap Tahun Ajaran 2021/2022 yang berjumlah 36 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Dari hasil klasifikasi gaya belajar, pada gaya belajar divergen lebih banyak dari pada gaya belajar yang lain. Namun gaya belajar divergen bukanlah gaya belajar yang mendapatkan nilai tertinggi dalam tes kemampuan pemecahan masalah, akan tetapi gaya belajar konvergen yang mendapatkan nilai tertinggi dalam hal tes kemampuan pemecahan masalah matematis.; 2) Siswa converger, diverger, accommodator, dan assimilator mampu memecahkan masalah dengan melalui tahap memahami masalah dengan mengetahui apa yang diketahui dan ditanyakan pada masalah serta mampu menjelaskan masalah dengan kalimat sendiri.