Articles
Pengembangan Model Pembelajaran Interaktif Berbasis Think Pair Share untuk Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa
Siti Asfiranna Sari Dalimunthe;
Mulyono Mulyono;
Edi Syahputra
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1229
Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengembangan model pembelajaran interaktif berbasis think pair share pada materi bangun datar (persegi dan persegi panjang) yang valid, praktis, dan efektif sehingga dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa; dan 2) mendeskripsikan peningkatan kemampuan komunikasi matematis mengunakan model pembelajaran interaktif berbasis think pair share. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah model ADDIE. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) pengembangan model pembelajaran interajktif berbasis think paur share yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan; dan 2) peningkatan kemampuan komunikasi matematis mengunakan model pembelajaran interaktif berbasis think pair share meningkat ditinjau dari Ngain uji coba I sebesar 0,30 dengan kritera rendah dan pada uji coba II dengan kriteria sedang.
Perbedaan Kemampuan Spasial dan Disposisi Matematik Siswa yang Diajar Melalui Pendekatan Penemuan Terbimbing Berbantuan Cabri 3-D
Togi A Napitupulu;
Mangaratua M Simanjorang;
Mulyono Mulyono
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1283
Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mengetahui perbedaan kemampuan spasial siswa antara siswa yang diajar menggunakan pendekatan penemuan terbimbing berbantuan Software Cabri 3D dengan metode ekspositori berbantuan Software Cabri 3D; 2) mengetahui perbedaan disposisi matematik siswa yang diajar menggunakan pendekatan penemuan terbimbing berbantuan Software Cabri 3D dengan metode ekspositori berbantuan Software Cabri 3D. Penelitian ini juga menggunakan mixed method research dimana menggabungkan antara penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Penelitian ini telah dilaksanakan di SMA Negeri 1 Medan pada semester I, bulan Oktober minggu ke 3 tahun pelajaran 2020/2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Terdapat perbedaan kemampuan spasial matematik siswa yang diajar melalui pendekatan penemuan terbimbing berbantuan Software Cabri 3D dengan siswa yang diajar melalui metode ekspositori berbantuan Software Cabri 3D; 2) Terdapat perbedaan disposisi matematik siswa yang diajar melaluipendekatan penemuan terbimbing berbantuan Software Cabri 3D dengan siswa yang diajar melalui metode ekspositori berbantuan Software Cabri 3D. Pembelajaran dengan pendekatan penemuan terbimbing berbantuan SoftwareCabri 3D pada pembelajaran matematika yang menekankan kemampuan spasial matematik dan disposisi matematik siswa, sehingga dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif untuk menerapkan pembelajaran matematika yang inovatif.
Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Pendekatan Matematika Realistik Untuk Meningkatkan Kemampuan Koneksi dan Kemandirian Belajar Siswa SMA Swasta Tunas Pelita Binjai
Nurliza Fahmi Lubis;
Bornok Sinaga;
Mulyono Mulyono
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1284
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Mengetahui perangkat pembelajaran berkualitas yang dikembangkan melalui pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistic valid, prakis, dan efektif; (2) Mendeskripsikan kemampuan koneksi matematis siswa melalui perangkat pembelajaran yang dikembangkan melalui pembelajaran pendekatan matematika realistic; (3) Mendeskripsikan kemandirian belajar siswa melalui perangkat pembelajaran yang dikembangkan melalui pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistic; (4) Mengetahui respon siswa terhadap perangkat pembelajaran yang dikembangkan melalui pembelajaran berbasis pendekatan matematika realistik. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan perangkat pembelajaran dalam penelitian ini diadaptasi dari model pengembangan 4-D. Instrument penelitian ini yang digunakan adalah lembar validasi, lembar penilaian terhadap perangkat pembelajaran, dan lembar observasi terhadap pelaksanaan pembelajaran, tes koneksi matematis, dan skala kemandirian belajar. Analisis data kevalidan dan analisis data kepraktisan masing-masing dilakukan dengan menkonversi data kuantitatif berupa skor hasil penilaian menjadi data kualitatif berupa nilai standar. Analisis data keefektifan tes koneksi matematis dilaksanakan dengan cara menentukan persentase ketuntasan minimal, sedangkan skala kemandirian belajar ditinjau dari peningkatan belajarnya. Rata-rata pencapaian kemampuan koneksi matematis siswa pada uji coba I sebesar 81,25% meningkat menjadi 90,63% pada uji coba II. Disamping itu, rata-rata setiap indikator kemampuan koneksi matematis meningkat dari uji coba I ke uji coba II.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Realistic Mathematic Education Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis Siswa Pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar
Ade Siti Rahma;
Edi Syahputra;
Mulyono Mulyono
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 1 (2022): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v6i1.1328
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Untuk mengembangkan modul pembelajaran berbasis Realistic Mathematic Education pada materi bangun ruang sisi datar yang valid, paktis, dan efektif; 2) Untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa dengan menggunakan modul pembelajaran berbasis Realistic Mathematic Education pada materi bangun ruang sisi datar. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang dimodifikasi dari Model Thiagarajan dengan mengembangkan modul pembelajaran berbasis Realistic Mathematics Education (RME). Penelitian ini akan dilaksanakan di MTs Islamiyah Belawan pada semester genap tahun pelajaran 2020/2021. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTs Islamiyah Belawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Validasi modul pembelajaran berbasis Realistic Mathematic Education yang dikembangkan berada pada kategori ‘Valid’ ditinjau dari analisis hasil validitas modul pembelajaran oleh validator dengan nilai rata-rata total sebesar 3,78, Modul pembelajaran berbasis Realistic Mathematic Education yang dikembangkan memenuhi kriteria keberhasilan kepraktisan modul pembelajaran ditinjau dari hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran, dan Modul pembelajaran yang dikembangkan telah memenuhi kriteria keefektifan yang ditetapkan; 2) Berdasarkan indeks gain ternormalisasi, diperoleh bahwa pada uji coba I terjadi peningkatan nilai sebesar 0,42 dengan kriteria sedang dan pada uji coba II terjadi peningkatan nilai sebesar 0,44 dengan kriteria sedang .
Pengembangan Media Pembelajaran Matematika Berbantuan Macromedia Flash Menggunakan Pendekatan Realistik untuk Meningkatkan Kemampuan Visual Thinking dan Motivasi Belajar Siswa
Endah Dwi Atika;
Mariani Mariani;
Mulyono Mulyono
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 6 No 2 (2022): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v6i2.1442
Tujuan penelitian ini adalah: 1) Menganalisis kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan media pembelajaran yang dikembangkan dengan macromedia flash menggunakan pendekatan realistik pada pembelajaran matematika; 2) Menganalisis peningkatan kemampuan visual thinking siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Medan dengan menggunakan media pembelajaran berbantuan macromedia flash yang dikembangkan menggunakan pendekatan realistik; 3) Menganalisis peningkatan motivasi belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 30 Medan dengan menggunakan media pembelajaran berbantuan macromedia flash yang dikembangkan menggunakan pendekatan realistik. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pengembangan (development research). Penelitian ini menggunakan model pengembangan 4-D. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 30 Medan yang berlokasi di Jalan Bunga Raya Asam Kumbang Medan 20133 pada siswa kelas VIII semester II Tahun Pelajaran 2021/2022. Hasil penelitian menunjukkan bahwa : 1) Media pembelajaran berbantuan macromedia flash yang dikembangkan memenuhi kriteria kevalidan, kepraktisan dan keefektifan; 2) Peningkatan kemampuan visual thinking siswa menggunakan media pembelajaran berbantuan macromedia flash yang dikembangkan pada materi kubus dan balok dilihat dari indeks gain ternormalisasi; 3) Peningkatan motivasi belajar matematika siswa menggunakan media pembelajaran berbantuan macromedia flash yang dikembangkan pada materi kubus dan balok dilihat dari meningkatnya nilai rata-rata hasil motivasi belajar siswa dari uji coba I ke uji coba II
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Lenny Gusti Anggraini;
Asmin Asmin;
Mulyono Mulyono
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4383
Covid 19 tidak menunjukkan motivasi atau hasil belajar siswa. terutama matematika kelas lima. Dengan demikian, yang diselidiki adalah: Apakah model pembelajaran PjBL atau DI menghasilkan hasil yang unggul, menginspirasi siswa, dan terlibat satu sama lain. Rancangan faktorial ini berupa eksperimen semu (2x2). Penelitian ini melibatkan 85 siswa kelas V SDN 060911 Medan Denai. Tes kemajuan akademik dan survei yang dirancang untuk mengukur motivasi intrinsik digunakan untuk mengumpulkan informasi untuk riset ini. Studi tersebut menemukan bahwa: Ada kemungkinan untuk mendapatkan hipotesis dengan cara ini (Fhitung=44,90>Ftabel= 3,96) sehingga H0 ditolak serta H1 diperoleh. Perihal ini membuktikan jika contoh pengajaran PjBL membagikan hasil yang lebih positif untuk peserta didik dibanding dengan model DI sehingga mendukung Hipotesis II (Fhitung= 7,46>Ftabel= 3,96) sehingga H0 ditolak serta H1 diperoleh. Perihal ini berarti semangat belajar peserta didik yang diajarkan dengan bentuk PjBL lebih bagus dari dorongan peserta didik yang diajarkan dengan bentuk DI; HipotesisIII diperoleh (Fhitung= 4,11>Ftabel=3,96) sehingga H0 ditolak serta H1 diperoleh. Ditetapkan jika hasil berlatih peserta didik berhubungan dengan cara penting dengan contoh kegiatan belajar mengajar yang mereka hadapi.
Pengaruh Model Pembelajaran Project Based Learning terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar
Lenny Gusti Anggraini;
Asmin Asmin;
Mulyono Mulyono
Jurnal Basicedu Vol 7, No 1 (2023): February
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/basicedu.v7i1.4383
Covid 19 tidak menunjukkan motivasi atau hasil belajar siswa. terutama matematika kelas lima. Dengan demikian, yang diselidiki adalah: Apakah model pembelajaran PjBL atau DI menghasilkan hasil yang unggul, menginspirasi siswa, dan terlibat satu sama lain. Rancangan faktorial ini berupa eksperimen semu (2x2). Penelitian ini melibatkan 85 siswa kelas V SDN 060911 Medan Denai. Tes kemajuan akademik dan survei yang dirancang untuk mengukur motivasi intrinsik digunakan untuk mengumpulkan informasi untuk riset ini. Studi tersebut menemukan bahwa: Ada kemungkinan untuk mendapatkan hipotesis dengan cara ini (Fhitung=44,90>Ftabel= 3,96) sehingga H0 ditolak serta H1 diperoleh. Perihal ini membuktikan jika contoh pengajaran PjBL membagikan hasil yang lebih positif untuk peserta didik dibanding dengan model DI sehingga mendukung Hipotesis II (Fhitung= 7,46>Ftabel= 3,96) sehingga H0 ditolak serta H1 diperoleh. Perihal ini berarti semangat belajar peserta didik yang diajarkan dengan bentuk PjBL lebih bagus dari dorongan peserta didik yang diajarkan dengan bentuk DI; HipotesisIII diperoleh (Fhitung= 4,11>Ftabel=3,96) sehingga H0 ditolak serta H1 diperoleh. Ditetapkan jika hasil berlatih peserta didik berhubungan dengan cara penting dengan contoh kegiatan belajar mengajar yang mereka hadapi.
Pengaruh Model Pembelajaran Think Pair Share Berbasis Budaya Minangkabau terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis
Novia Eka Fitri;
Edi Syahputra;
Mulyono Mulyono
Jurnal Pendidikan Matematika IKIP Veteran Semarang Vol 4 No 2 (2020): Journal of Medives : Journal of Mathematics Education IKIP Veteran Semarang
Publisher : Urogram Studi Pendidikan Matematika, Universitas IVET
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (291.747 KB)
|
DOI: 10.31331/medivesveteran.v4i2.1208
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk: (1) menganalisis pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think pair share) berbasis budaya Minangkabau terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa, (2) menganalisis interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think pair share) berbasis budaya Minangkabau dan kemampuan awal matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Instrumen yang digunakan tes kemampuan pemecahan masalah. Analisis data dilakukan dengan analisis varians (ANAVA) dua jalur. Hasil penelitiaan menunjukkan: (1) terdapat pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think pair share) berbasis budaya Minangkabau terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa, (2) terdapat interaksi antara model pembelajaran kooperatif tipe TPS (Think pair share) berbasis budaya Minangkabau dan kemampuan awal matematis terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa. Kata kunci: TPS (Think pair share), kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, KAM(Kemampuan Awal Siswa). ABSTRACT The purpose of this study was to: (1) analyze the influence of Minangkabau culture based TPS (Think pair share) cooperative learning models on students' problem solving abilities, (2) analyze the interactions between TPS (Think pair share) type cooperative learning modelsMinangkabau culture and the initial mathematical ability of students' mathematical problem solving abilities. the instrument used is a problem solving ability test. Data analysis was performed by two-way analysis of variance (ANAVA). The results of the research show: (1) there is an influence of the Minangkabau culture type TPS (Think pair share) cooperative learning model on students' problem solving abilities, (2) there is an interaction between the TPS (Think pair share) type cooperative learning model based on the Minangkabau culture and the initial mathematical ability of students' problem solving abilities. Keywords: TPS (Think pair share), students' mathematical problem solving skills, KAM (Early Mathematical Ability).
Profil Berpikir Komputasi Siswa dengan Menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) Ditinjau dari Gaya Belajar di SMA N 1 Langsa
Nindy Litia;
Bornok Sinaga;
Mulyono Mulyono
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2270
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Tingkat kemampuan berpikir komputasi siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). (2) Profil berpikir komputasi siswa ditinjau dari gaya belajar Kolb dalam penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dalam penelitian ini siswa kelas XI MIA 4 SMAN 1 Langsa, dengan instrumen angket gaya belajar tipe Kolb, tes kemampuan berpikir komputasi siswa, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Hasil tes tingkat kemampuan berpikir komputasi siswa dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL), siswa kategori rendah berjumlah 9 orang (25%), siswa kategori sedang berjumlah 15 orang (41,44%), sedangkan siswa kategori tinggi berjumlah 12 orang (33,33%). Untuk tingkat kemampuan berpikir komputasi siswa yang paling dominan berada di kategori sedang. (2) Profil subjek MS yang memiliki gaya belajar converger dengan indikator dekomposisi (4 dan 90.33%); pengenalan pola (3 dan 88.35%); berpikir algoritma (3 dan 72.85%); Abstraksi dan Generalisasi Pola (3 dan 69.71%). Profil subjek DYZ yang memiliki gaya belajar Diverger dengan indikator dekomposisi (4 dan 90.33%); pengenalan pola (3 dan 80.15%); berpikir algoritma (3 dan 71.85%); Abstraksi dan Generalisasi Pola (3 dan 69.40%).
Kontribusi Kemampuan Berpikir Kritis, Komunikasi Matematika, Narasi Matematika dan Spasial Terhadap Indeks Prestasi Kumulatif Mahasiswa
Mega Sari Lingga;
Edi Syahputra;
Mulyono Mulyono
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2420
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Kontribusi kemampuan berpikir kritis, komunikasi matematika, narasi matematika, dan kemampuan spasial terhadap IP Kumulatif; dan (2) Besarnya kontribusi variabel bebas tersebut terhadap IP Kumulatif. Penelitian ini termasuk penelitian ex-post facto dengan menggunakan pendekatan analisis kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa dikmat UNIMED tahun ajaran 2022/2023. Adapun jumlah sampel penelitian ini adalah seluruh jumlah populasi yaitu sebanyak 34 mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah berbentuk tes uraian dan tes objektif. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat kontribusi kemampuan berpikir kritis terhadap IP Kumulatif secara parsial (2) terdapat kontribusi kemampuan komunikasi matematika terhadap IP Kumulatif secara parsial; (3) terdapat kontribusi kemampuan narasi matematika terhadap IP Kumulatif secara parsial ditunjukkan oleh nilai thitung 2,507 > ttabel 2,03 dan nilai signifikansi 0,04 < 0,05; (4) terdapat kontribusi kemampuan spasial terhadap IP Kumulatif secara parsial; dan (5) secara simultan, seluruh variabel bebas berkontribusi terhadap IP Kumulatif. Besaran kontribusi variabel bebas terhadap variabel terikat dalam penelitian ini adalah 40,8%. Besaran kontribusi kemampuan berpikir tingkat tinggi, kemampuan komunikasi matematika, kemampuan narasi matematika dan kemampuan spasial terhadap Indeks Prestasi Kumulatif berada pada kategori sedang. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan untuk membekali diri dengan kemampuan-kemampuan lain yang dapat memberikan sumbangsih terhadap pencapaian prestasi akademik di perkuliahan.