Claim Missing Document
Check
Articles

ANALYSIS OF MICROPLASTIC CONTENT IN SEAWATER AT PADANG AND PARIAMAN TOURISM BEACHES, WEST SUMATRA PROVINCE Fikri, Ishlahul; Nedi, Syahril; Elizal, Elizal
Asian Journal of Aquatic Sciences Vol. 5 No. 3 (2022): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Coastal and marine areas have the potential for anthropogenic pollution. Solid waste, especially plastic, is a pollutant that contributes greatly to polluting coastal areas. Plastic will degrade into small sizes known as microplastics. The purpose of this study was to determine the content of microplastics in the Padang and Pariaman Coastal Waters, West Sumatra. This research was conducted in November 2021 in the seawaters of Padang Wisata Beach (Air Manis Beach and Muaro Lasak Beach) and Pariaman Beach (Kata Beach and Gandoriah Beach) of West Sumatra Province. Based on the results of the study, four types of microplastics were found, namely fiber, film, fragments, and granules. The type of fragment is the dominant type found, followed by the type of film, fiber and granules. Microplastic abundance at Air Manis Beach ranged from 616.67-2196.97 particles/m3, Muaro Lasak Beach 916.67-2396.67 particles/m3, Kata Beach 320.00-1190.00 particles/m3, and Gandoriah Beach 550, 00-1363.33 particles/m3. In general, at Padang Beach and Pariaman Beach by type, microplastic fragments were the most common type found with a percentage of 53%. The type of film is the second most common type (32%), followed by the type of fiber (11%) and the type of grain (4%). Microplastics were distributed in seawater at Padang Beach and Pariaman Beach with different abundances.
Pelatihan Penanaman Bibit Mangrove dengan Metode Klaster pada Mitra Sekat Bakau di Desa Buruk Bakul Kabupaten Bengkalis Rifardi, Rifardi; Yoswaty, Dessy; Efriyeldi, Efriyeldi; Elizal, Elizal
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 5 No. 1 (2023): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Salah satu kelompok masyarakat yang menaruh perhatian untuk melakukan upaya konservasi hutan mangrove yaitu mitra Kelompok Peduli Mangrove (KPM) Sekat Bakau di Desa Buruk Bakul Provinsi Riau, dibentuk sejak tahun 2019, dengan kegiatan pembibitan dan penanaman mangrove. Namun, dampak abrasi, kegiatan perambahan hutan mangrove, alih fungsi lahan dan berbagai aktivitas antropogenik menyebabkan keberadaan hutan mangrove mengalami kerusakan. Bibit mangrove yang ditanam mitra KPM Sekat Bakau sekitar 1000 batang/bulan. Harga jual bibit mangrove sekitar Rp. 5000/batang, untuk pembelian polybag dan beberapa peralatan tanam Rp. 500.000. Keuntungan yang diperoleh Rp. 4.500.000/bulan. Sebagian keuntungan dibagi untuk 10 orang anggota KPM Sekat Bakau dan sebagian lagi untuk simpanan kas. Hal ini belum memberikan keuntungan yang optimal dari usaha pembibitan mangrove. Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra KPM Sekat Bakau dan masyarakat di Desa Buruk Bakul berupa teknik penanaman mangrove secara klaster (bergerombol) untuk upaya konservasi hutan mangrove. Hasil kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) menunjukkan bahwa peserta pelatihan yang berjumlah 20 orang sangat antusias menerima transfer iptek yang telah diberikan oleh tim penyuluh LPPM Universitas Riau. Kegiatan ini juga telah memperluas jaringan masyarakat di Desa Buruk Bakul dalam program pelestarian hutan mangrove yang ramah lingkungan.
PELATIHAN PEMBUATAN NUGGET IKAN NILA SALIN (Oreochromis niloticus) PADA MITRA IBU PKK DI KELURAHAN PANGKALAN SESAI KOTA DUMAI Yoswaty, Dessy; Rifardi, Rifardi; Mubarak, Mubarak; Elizal, Elizal
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 4 No. 2 (2023): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Permasalahan yang sering dihadapi oleh mitra ibu PKK (Pembinaan Kesejahteraan Keluarga) di Kelurahan Pangkalan Sesai Kota Dumai yaitu kesulitan dalam mencari alternatif usaha untuk diversifikasi produk olahan pangan. Akses informasi dan perkembangan teknologi masih terbatas, perlu informasi penting mengenai teknologi tepat guna yang sederhana dan diterapkan pada kehidupan sehari-hari. Kegiatan pelatihan dilakukan tentang pembuatan nugget ikan nila salin (Oreochromis niloticus). Tujuan kegiatan yaitu meningkatkan diversifikasi produk olahan ikan nila salin berupa nugget pada mitra ibu PKK. Manfaat kegiatan yaitu untuk memperoleh keterampilan dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan, turut mengsukseskan program pemerintah yaitu Gemar Makan Ikan. Mitra ibu PKK telah menerima pelatihan dan praktek pembuatan nugget ikan nila salin yang telah dilaksanakan pada tanggal 13-15 Juli 2022. Sasaran dalam kegiatan pelatihan yaitu mitra ibu PKK yang berjumlah 20 orang Kegiatan PKM dilakukan dengan memberikan teori atau teknik dan praktek pembuatan nugget ikan nila salin melalui ceramah dan diskusi kelompok secara terarah. Kegiatan pelatihan dapat terlaksana dengan baik, mitra ibu PKK sangat antusias mengikuti pelatihan dan mempunyai motivasi untuk mempraktekkan pembuatan nugget ikan secara mandiri. Hasil penghitungan analisis biaya produk nugget ikan nila salin selama 1 bulan, yaitu Rp. 1.257.360. Pembuatan nugget ikan nila salin dapat memberikan nilai tambah pendapatan melalui kegiatan pemberdayaan masyarakat di Kelurahan Pangkalan Sesai.
Peningkatan Nilai Ekonomi Ekosistem Mangrove Melalui Pengolahan Buah Api-Api (Avicennia sp) sebagai Bahan Makanan Di Desa Sungai Kayu Ara Kabupaten Siak Efriyeldi, Efriyeldi; Mulyadi, Aras; Samiaji, Joko; Nursyirwani, Nursyirwani; Elizal, Elizal
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 1 No. 1 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Hutan mangrove mempunyai peranan yang sangat banyak, yang dapat dikelompokkan menjadi peranan biologi, fisik-kimia dan ekonomis. Buah api-api (Avicennia sp)yang merupakan salah jenis mangrove, mempunyai potensi sebagai bahan baku buat kue yang masih kurang dimanfaatkan. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah: 1. Untuk meningkatkan nilai ekosistem mangrove melalui pengolahan buah api-api sebagai bahan membuat kue di Desa Sungai Kayu Ara Kecamatan Sungai Apit 2. Untuk meningkatkan jenis bahan baku pembuat kue bagi masyarakat sekitar hutan mangrove khususnya, dan 3. Meningkatkan perekonomian masyarakat yang berlanjut meningkatnya kesadaran masyarakat untuk melestarikan ekosistem mangrove di Desa Sungai Kayu Ara Kecamatan Sungai Apit. Hasil kegiatan penyuluhan ini menunjukkan bahwa peserta mengikuti dengan serius mendengarkan materi yang disampaikan oleh tim penyuluh dari awal sampai akhir. Peserta dapat memahami tentang materi yang disampaikan dengan baik dan berperan aktif dalam sesi tanya jawab, diskusi, dan terlibat langsung bersama pemateri dan mahasiswa dalam membuat bolu dan puding. Sebanyak 90 % peserta yang tidak pernah tau buah api-api dapat dijadikan tepung, setelah penyuluhan menjadi semuanya. Peserta yang sebelumnya hanya 15 % mengetahui adanya potensi buah api-api untuk bahan buat kue setelah kegiatan penyuluhan menjadi 100 % paham. Sebanyak 90 % peserta berkeyakinan bahwa dengan meningkatnya nilai ekonomi hutan mangrove, mangrove dapat lestari.
Pembinaan Kelompok Ibu Rumah Tangga Di Kampung Minas Barat Kabupaten Siak Provinsi Riau Effendi, Irwan; Tanjung, Afrizal; Nedi, Syahril; Nasution, Syafruddin; Elizal, Elizal
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 1 No. 1 (2019): Desember
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Ibu rumah tangga merupakan potensi tersendiri untuk pengembangan ekonomi dan nutrisi keluarga. Ikan lele dumbo memiliki rasa gurih dan telah menjadi bagian dari menu masyarakat Riau. Di sisi lain, ikan ini relatif mudah dibudidayakan, tahan terhadap lingkungan ekstrim bahkan di daerah sempit tanpa perlu air mengalir. Kegiatan ini bertujuan membina ibu rumah tangga untuk memelihara ikan lele dumbo di dalam drum, membuat pakan ikan lele sendiri dan memproses sebagian dari hasil panen mereka. Program ini diadakan di Kampung Minas Barat, Kabupaten Siak, Riau dengan menggunakan metode demonstrasi langsung. Para peserta diajari cara membuat pakan ikan, budidaya ikan lele dan kegiatan pasca panen. Dimulai dari pembentukan kelompok dan pengangkatan ketua dan sekretaris. Dilanjutkan dengan kegiatan tatap muka, praktik langsung membuat pakan ikan, persiapan wadah tumbuh, penebaran benih ikan dan pemeliharaan. Setiap peserta diberikan 1 unit drum bervolume 200 L, 300 ekor bibit ikan dan sejumlah pakan ikan lele yang mereka produksi sendiri. Satu unit mesin pembuat pelet diserahkan kepada kelompok ini. Kegiatan pemantauan dilakukan terus menerus dengan setiap 2-3 minggu, baik melalui kunjungan langsung atau melalui telepon. Peserta binaan terlihat serius, antusias dan rajin dalam menjalankan program ini. Sampai di akhir kegiatan ikan sudah mulai dipanen dan dikonsumsi oleh anggota keluarga sendiri. Dilihat dari perspektif penguatan ekonomi keluarga dan peningkatan gizi rumah tangga, kegiatan ini dianggap cukup baik dan diharapkan ditiru oleh anggota masyarakat lainnya.
PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN KELOMPOK KONSERVASI LASKAR MANDIRI DALAM PEMBIBITAN DAN PENANAMAN BIBIT MANGROVE DI DESA KAYU ARA PERMAI KAB. SIAK Efriyeldi, Efriyeldi; Mulyadi, Aras; Samiaji, Joko; Siregar, Sofyan H.; Elizal, Elizal; Ramadhan, A.R.; Rizki, A.; Yanti, D.H.; Despela, Despela; Sari, D.J.; Rahmita, R.; Ginting, T.B.; Wahyudi, Wahyudi; Desmarina, Y.; Zientika, Zientika
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 2 No. 1 (2020): Desember
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Hutan mangrove merupakan salah satu ekosistem pesisir yang mempunyai banyak peranan, namun saat ini banyak mengalami kerusakan.Upaya untuk memperbaiki kondisi telah dilakukan melalui penanaman kembali. Kegiatan itu memerlukan bibit mangrove. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, khususnya anggota kelompok konservasi Laskar Mandiri dalam membibitkan dan menanam bibit mangrove untuk kebutuhan merehabilitasi hutan mangrove yang rusak di Desa Kayu Ara Permai Kecamatan Sungai Apit. Metode yang digunakan dalam melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah ceramah, tanya jawab, peragaaan dan praktek tentang semua rangkaian pembibitan dan penanaman bibit mangrove dengan melibatkan secara langsung semua tim pengabdian termasuk mahasiswa kukerta UNRI tahun 2020. Untuk mengetahui pemahaman peserta terhadap materi yang disampaikan dilakukan evaluasi dengan meminta peserta mengisi kuisioner sebelum dan setelah kegiatan dilakukan. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil kegiatan penyuluhan ini menunjukkan bahwa peserta mengikuti dengan serius mendengarkan materi yang disampaikan oleh tim penyuluh dari awal sampai akhir. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa peserta sebelum adanya penyuluhan 75 % mengetahui peranan hutan mangrove meningkat menjadi 100 %, sebelum penyuluhan masih ada sekitar 10 % peserta yang belum mengetahui ciri-ciri benih atau buah matang menjadi 100 % setelah penyuluhan. Sebelum kegiatan hanya 80 % peserta yang mengetahui bahwa perlu memilih buah yang bebas hama menjadi 100%. Peserta yang sebelum pelatihan masih ada sekitar 30 % tidak mengetahui dampak kalau bibit putus akarnya waktu penanaman mejadi 95 % mengetahui dampak yang ditimbulkan. Peserta yang sebelumnya masih ada yang tidak tau (10 %) dampak penanaman saat gelombang besar menjadi 100 mengetahui. Semua peserta (100%) di akhir kegiatan pengabdian mengaku kegiatan pengabdian bermanfaat. karena masih ada hal-hal penting yang belum kami pahami.
Analysis of Suitability and Supporting Capacity of Sasak Beach Tourism Pasaman Barat Andriani, Fikri; Rifaldi, Rifardi; Elizal, Elizal
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 27 No. 1 (2022): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This research was conducted in February 2021 at Sasak Beach, West Pasaman Regency, West Sumatra Province, aiming and the benefit of this study is to examine the suitability of beach tourism in Sasak Beach based on biophysical aspects, including the precept of the community to ecotourism activities in Sasak Beach, as well as analyze the supporting factors of its activities. The method used in the study is a method of surveying directly to the research site and measuring the necessary data qualitatively and quantitatively The goal is to get information about Sasak Beach and the perspective of tourists on the development of marine ecotourism at the research site. Sasak Beach has a specific feature with the planting program of a thousand pine trees. This beach has great potential and opportunities to be developed as a beach tourism area The highest conformity values are found in station I, and the lowest are in stations II and III. This value makes Sasak Beach can be used as a marine ecotourism.
Analysis of Shoreline Changes Period 1991 – 2001 Pasumpahan Island, Padang, West Sumatera Sanora, Fifi; Rifardi, Rifardi; Elizal, Elizal
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 1 (2023): February
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Pasumpahan Island is an area that is affected by currents, waves and sedimentation processes because it is directly adjacent to the Indian Ocean and the mouth of the Pisang River, this causes changes in the coastline in the form of abrasion and accretion on the island. This study aims to determine the effect of currents, waves, and sedimentation processes on the rate of change of the shoreline for 10 years (1991-2001) on Pasumpahan Island. This research was conducted in March 2022 on Pasumpahan Island, Padang City, West Sumatra Province. The method used is a survey method to obtain primary data including current speed, heightwaves and sediments. The study method used is a quantitative method with a multi-temporal satellite imagery approachusing the Digital Shoreline Analysis System (DSAS) software with the End Point Rate (EPR) approach. The results of the analysis of current velocity values ​​ranged from 0.21-0.28 m/s, wave heights ranged from 0.24-0.55 m, the average diameter of the sediment ranged from 0.83-1 Φ. The results of image data processing show that there has been a change in the shoreline in the form of low category abrasion (0.4 m/year), stable (1.42 m/year), and accretion (3.07 m/year) on Pasumpahan Island.
Analysis of Inundation Area as an Impact of Sea Level Rise in Dumai City, Riau Province Situmorang, Ally Wibowo; Mubarak, Mubarak; Elizal, Elizal
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 28 No. 2 (2023): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

This research was carried out in December 2021-January 2022 in Dumai City District, Riau Province. The purpose of this study is to determine the rate of sea level rise based on analysis of tide data from 2001-2021 and to predict inundation areas in the next 20 years. This research method is a descriptive survey using remote sensing as an additional tool to show the results. Acquisition needs are in the form of primary data (land use and tide data) and secondary (slope data, elevation, land use, and tide data). These parameters are processed and analysed to describe the extent of the inundation by displaying a map of the City of Dumai. The results showed that the waters of Dumai City have a Formzhal number of 0.5, which means that the water area is classified as a mixed tide, semi-diurnal prevalence, with a sea level rise of 2.003 cm/year. Then, the numbers used to predict the height of sea level rise in the next 20 years are 0.973 m each. Furthermore, sea level height was analyzed to obtain the inundation area for the next 20 years, it turns out that the inundation area each year is 11.89 ha.
Analysis of Sea Surface Temperature Distribution and Its Relation to Rainfall in Pariaman City Seven, Diko Alafchan; Mubarak, Mubarak; Elizal, Elizal
Jurnal Perikanan dan Kelautan Vol. 30 No. 2 (2025): June
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jpk.30.2.245-251

Abstract

This research was conducted in February 2024. The research locations of Pariaman City waters include Angso Duo Island, Tangah Island, Ujung Island, and Kasiak Island. The research objectives were to determine the distribution of sea surface temperature, average rainfall, and the relationship between sea surface temperature and rainfall. The survey method, direct observation at the research location, was used. The results of this study indicate that the sea surface temperature in the study area in the western season (December - February) ranges from 30.70- 30.430C. The sea surface temperature in the first transitional season (March-May) ranges from 30.06-31.090C. The sea surface temperature in the east season (June - August) ranges from 30.46- 30.90C. The sea surface temperature in the second transitional season (September - November) ranges from 30.08-30.120C. The maximum rainfall in Pariaman City is in the form of rainfall. The maximum rainfall in Pariaman City occurs in November, with an average rainfall of 444 mm, while the minimum rainfall occurs in February, with an average rainfall of 235 mm. The results of the correlation analysis of sea surface temperature with rainfall are weak and strong correlation categories. In March, it produces an "r" value of 0.303, a weak category, and a coefficient of determination (R2) of 0.092 or 9.2%. In October, it produces an "r" value of o.686, a strong category, and a coefficient of determination (R2) of 0.470 or 47%.
Co-Authors ', Zefendra Aditya, M Afrizal Tanjung Al-Izhar, Muhammad Amari, Tomi Andre Febriadi Zaryano, Andre Febriadi Andrian, Fikri Andriani, Fikri Anggie Agustian Apriani, Cici Aras Mulyadi Arbaeyah ' Ardiana, Eka Arif Teguh Satria Arinalhaq, Aminah Aristi, Fiona Armanda Armanda Armanda, Armanda Armani, Shanya Puthi Athhary, Dhiva Danaya Azmiada, Zela Azrihaironi, Azrihaironi Baruza Arrizqa Bayu Putra U Irawan Bintal Amin Cahyani Fitrah Tanjung Cici Lestari Manurung Cut Intan Zahara Darul Amin Debby Irfandinata Deddy Bahagia Manik Dedek Susanto Dedi . Dedi Muksin Pane, Dedi Muksin Desmarina, Y. Despela, Despela Dessy Yoswaty Dewita Dewita Dimas Agung Guntara Efriyeldi, Efriyeldi Elfis Suanto Fadhil, Yozi Ahmad fajar sidik Febrianto Roby Mukhti Fertikasari, Indah Fikri, Ishlahul Gaol, Amelia Risnauli br. Lumban Ginting, T.B. Giovano Aldizia Gusmanti, Afni Gustasya, Yosy Halida Sisda Harahap Hamidah Dasno Vera Handoyo, Edi Hari Mulyadi, Hari Harif, Ichwanul Hutabarat, Mona Uli Hutapea, Yeru Daniel Octryan Ibad, Rizky Nur Ide Rival Dianta Sitepu Ikhsan Setiawan Ilham Ilahi Indah Fertikasari Irfandi, Muhammad Adri Irvina Nurachmi Irwan Effendi Irwan Irwan Joko Samiaji Juliamanda, Ghina Juliando Saputra Khairil Ihsan Khoiriyah, Latifatul Lulu Mayna Nabilla Mahzwan Putra Pratama Manik, Everson Manik, Yolanda Marlan Tamba, Marlan Masyurah, Dzaitul Metry, Gita Mifdhol Hafli, Raja Diddin Moulidia, Candri Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Mubarak Muhammad Sofyan Musrifin Galib Musrifin Ghalib Mutia, Safira Nababan, Bastian Vepry Odynata Nabila Afifah Azuga Nabilla, Lulu Nabilla, Lulu Mayna Ningrum, Astrid Kusuma Novhitasari Simbolon Novriadi, Yoga Nuriska, Alda Nuro, Syazliana Nursyirwani, Nursyirwani Ogesnain Sinaga Oriza, Syucitra Pambudi, Bagas Ariya Panjaitan, Sutrisno Pasaribu, Ridwan Saiful Basri Putri, Zulherija Rahdian Putra Rahmanda, Melysa Rahmi Relva Rahmita, R. Raja Yogi Prayoga Ramadhan Ramadhan Ramadhan Ramadhan Ramadhan, A.R Ramadhan, A.R. Ramadhan, Fauzi Raphita, Suci Ridwan Manda Putra Rifaldi Rifaldi, Rifaldi Rifardi Rio Aprialis Safitra Rizki, A. Romanta A. Tamba Romanta Andrianus Tamba Romauli, Junita Romel Kefriansa Putra Sanora, Fifi Saragih, Desra Agus Surya Sari, D.J. Satria Putra Anggara Seven, Diko Alafchan Sherly Ayunarita Sidabalok, Westy Yulia Sihotang, Nico Darminto Sihotang, Yula Elawati Simamora, Yohanna Beata Sinaga, Ade Ferdinus Sinaga, Ogesnain Situmorang, Ally Wibowo Sofyan H. Siregar Sofyan Husein Siregar Sri Dewi Utami Suci Monika Putri Sukendi Sukendi Syafruddin Nasution Syahril Nedi Syahwandi, Muhammad Tanjung, Cahyani Fitrah Tanjung, Cahyani Fitrah Thamrin ' Thamrin Thamrin Thamrin Thamrin Tiara Sri Mulawanti Tomi Suhendra Ulfa Rahmi Wahyu Novra Wanda Wahyudi Wahyudi Wendy, Lovvia Wenika Fitria Dona Yandra, Yoli Yanti, D.H. Yoga Novriadi Yozi Ahmad Fadhil Yusni Ikhwan Zani, Rahma Zientika, Zientika Zulkifli ' Zurma, Intan Alsyahkina