Beton merupakan bahan yang paling banyak digunakan dalam pembangunan gedung, jembatan, jalan dan lain-lain. Beton termasuk bahan yang mempunyai kuat tekan tinggi, tahan terhadap api dan keausan, tahan cuaca, dan harganya relatif murah, karena menggunakan bahan-bahan dasar dan lokal, dapat diangkut maupun dicetak sesuai keinginan, biaya perawatan relatif murah, serta mutu betonnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pada penelitian ini, penulis hanya membuat beton normal dengan tujuan untuk mengetahui nilai slump setiap variasi umur dan berapa faktor pengali pada nilai kuat tekan beton dengan variasi umur 3 hari, 4 hari, 7 hari, 14 hari dan 28 hari. Benda uji yang digunakan yaitu berberntuk slinder berdiameter 15 cm dan tinggi 30 cm sebanyak 3 benda uji setiap variasi umur, perhitungan perencanaan campuran beton menggunakan SNI 03-2834-2000 dengan kuat tekan rencana 32 Mpa. Hasil penelitian pada nilai slump mendapatkan nilai yang berbeda dan ada yang sama dengan nilai berturut-turut 16 cm, 15 cm, 17 cm, 16 cm, dan 17 cm penyebab dari nilai slump yang berbeda adalah pada saat pembuatan benda uji dengan waktu yang berbeda. Kuat tekan beton berturut-turut 7,92 MPa, 8,01 MPa, 12, 07 MPa, 15,8 MPa dan 21,12 MPa. Adapun nilai faktor pengali berdasarkan persamaan y = 0,0007x2 + 0,0047x2 + 0,343 R2 = 0,9909 berturut-turut sebesar 0.60; 070; 082; 0,90; dan 1.