Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Mejuajua

Pengenalan Profesi Arsitek Pada Masyarakat Pelajar Kota Lhokseumawe Hendra; Deni; Bambang Karsono; Muhammad Iqbal; Effan Fahrizal
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i2.104

Abstract

Profesi Arsitek kini tidak dapat lagi hanya ditempuh melalui pendidikan strata satu (S1) program studi ilmu arsitektur, tahap selanjutnya harus menjalani pendidikan satu tahun lagi di program studi Pendidikan Profesi Arsitek (PPAr). Dengan adanya perubahan pencapaian profesi arsitek ini terdapat kekhawatiran bahwa akan memperlambat populasi profesi arsitek dalam kapasitas nasional. Profesi arsitek merupakan profesi yang memiliki tanggung jawab terhadap hajat dan kualitas hidup manusia dalam menjawab permasalahan ruang dalam menampung aktivitas yang ada. Dengan lambatnya pertumbuhan profesi ini dikhawatirkan dapat menurunkan hajat dan kualitas hidup manusia. Untuk menjawab permasalahan tersebut, sebagai pendekatan dari pihak akademisi yang memiliki predikat profesi merasa terpanggil untuk membuat kegiatan pengenalan profesi arsitek pada masyarakat pelajar setempat sebagai pemahaman profesi sejak dini bagi mereka. Atas adanya kegiatan ini diharapkan agar pelajar dapat mempersiapkan dirinya sejak dini untuk menjemput profesi arsitek yang mereka tuju. Kegiatan pengabdian masyarakat terbagi dalam dua bagian, pertama yaitu pengenalan kode etik profesi arsitek sebagai instrument kegiatan rancang bangun bangunan secara mendasar untuk diletakkan pemahamannya kepada mental dan intelektual peserta. Kedua, kegiatan pengenalan teknis tentang pertanahan, perencanaan kota, rencana arsitektur, lingkungan dan manajemen proyek dalam lingkup ketetapan tata ruang. Oleh karena pengenalan profesi arsitek secara argumentatif ini masih baru di tingkat intelektual pelajar, namun lambat laun mereka mulai memiliki rasa keingintahuan yang kuat sebagai nilai mental tumbuhnya benih minat mereka dalam bidang Arsitektur. Dampak yang diterima dengan adanya pengenalan profesi arsitek pada masyarakat pelajar Kota Lhokseumawe adalah terlihatnya ketertarikan mereka dalam mengikuti kegiatan dengan fokus, interaktif dan komunikatif dengan harapan bahwa profesi ini dapat menjadi profesi yang mereka tuju di kemudian hari.
Pengenalan Bangunan Industri Bagi Pelajar Kota Lhokseumawe Dela andriani; Deni; Hendra; Masthura Hassan, Soraya; Fidyati; Muliana, Erna
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 3 No. 3 (2024): April 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v3i3.111

Abstract

Bangunan Industri bagi pelajar kota Lhokseumawe khususnya merupakan sosok wujud bangunan yang sulit untuk dijamah keberadaannya. Melalui kegiatan pengabdian ini dilakukan observasi langsung ke lokasi bangunan industri PT. Pupuk Iskandar Muda Kota Lhokseumawe menjadi suatu yang menarik sebagai moda pemicu membudayakan generasi arsitek dimasa yang akan datang. Profesi akademisi arsitektur merupakan profesi yang memiliki tanggung jawab terhadap pembelajaran dan kualitas hidup manusia dalam menjawab permasalahan ruang dalam menampung aktivitas yang ada, khususnya pada bangunan industri. Untuk menjawab permasalahan tersebut, sebagai pendekatan dari pihak akademisi merasa terpanggil untuk mengadakan kegiatan pengenalan bangunan industri pada pelajar setempat sebagai referensi intelktuali arsitektur mereka. Kegiatan pengabdian masyarakat terbagi dalam dua bagian, pertama yaitu pengenalan wujud fisik bangunan atas ruang-ruang yang tercipta dari aspek ide strukturasi. Kedua, kegiatan pengenalan teknis tentang pemahaman bangunan industri melalui ide pragmatis fungsionalitas ruang arsitektur. Kegiatan pengenalan bangunan industri dilakukan secara argumentatif dan interaktif hanya menyasar ikatan intelektual pelajar, berharap mereka mulai memiliki rasa keingintahuan yang kuat sebagai nilai mental tumbuhnya benih minat mereka dalam bidang Ilmu Arsitektur. Dampak yang diterima dengan adanya pengenalan profesi arsitek pada pelajar Kota Lhokseumawe adalah terlihatnya ketertarikan mereka dalam mengikuti kegiatan dengan fokus, interaktif dan komunikatif dengan harapan bahwa keilmuan arsitektur yang mendapat tempat di pikiran mereka di masa depan.
PROGRAM KELAS INTENSIF AUTODESK REVIT BAGI PELAJAR KOTA LHOKSEUMAWE Hendra; Deni; Masthura Hassan, Soraya; Munandar, Aris; Muliana, Erna
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v4i2.184

Abstract

Pembentukan intelektual manusia tidak dapat terjadi secara sederhana, pengenalan profesi-profesi yang ada didunia kerja dapat dilakukan secara dini yang ditujukan untuk mereka. Sebagai pendekatan dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat oleh para pendidik Prgram Studi Arsitektur Universitas Malikussaleh salah satunya mengadakan program kelas intensif Autodesk Revit tingkat basic. Program ini bukan hanya bersifat pengenalan, namun lebih kepada pelatihan agar para pelajar memahami secara jernih tetang bagaiamana pembentukan bangunan gedung melalui proses rancang bangun dalam dunia arsitektur. Adapun kegiatan berisi materi pembelajaran yang memuat Drafting Basic Introduction, Circulation and Partition, Modeling Drawing, Guide Exercise, Rendering Model, View Corner Model, First Anotation, Second, Anotation, Examination Intensive Basic Class. Materi tersebut adalah tahap pengoperasian program autodesk Revit tingkat basic untuk permodelan bangunan tingkat rendah. Metode kegiatan dilakukan tatap muka secara langsung agar pemahaman materi dan progres pembelajaran dapat dikendalikan secara setempat. Pembahasan pada hasil kegiatan merujuk pada kualitas kondisi manusia terhdap labour, work dan action sebagai interpretasi dari substansi hasil kegiatan pengabdian. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian didapatkan temuan bahwa program kelas intensif ini telah memberikan keilmuan dan keahlian yang baru bagi para pelajar Kota Lhokseumawe dalam mengenal profesi arsitek dalam merencanakan dan merancang bangunan gedung.