Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Kepuasan Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi terhadap Peran Pelaksanaan Kegiatan Urban Farming di Kelurahan Karangmalang, Kota Semarang Istianah Istianah; Dewi Hastuti; Istanto Istanto; Endah Subekti
AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis Vol. 6 No. 3 (2026): AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Ekonomi & Bisnis
Publisher : Perhimpunan Sarjana Ekonomi dan Bisnis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37481/jmeb.v6i3.2251

Abstract

Rapid urbanization has accelerated the conversion of agricultural land into non-agricultural uses, limiting food production areas in urban environments and creating challenges for community-based food security initiatives. Urban farming has emerged as a practical strategy to address this issue, yet its sustainability depends on the active participation and satisfaction of community members. This study aimed to assess the satisfaction level of members of the Srikandi Women Farmers Group (Kelompok Wanita Tani/KWT) regarding the implementation of urban farming activities and to identify priority attributes requiring improvement. A quantitative descriptive survey was conducted using a saturated sampling technique involving all 15 members of the group. Data were collected through observation, interviews, and structured questionnaires and analyzed using the Customer Satisfaction Index (CSI) and Importance Performance Analysis (IPA). The findings indicate that the overall satisfaction level of members was classified as very satisfied, with a CSI value of 0.85. The IPA results identified planning learning needs, conducting regular meetings, and implementing group agreements as the main priorities for improvement, while several other attributes should be maintained because of their high importance and satisfactory performance. These findings provide practical input for strengthening urban farming management and enhancing member participation to support the long-term sustainability of community-based urban agriculture.
Analisis Break Even Point (BEP) dan Pendapatan Usaha Ternak Sapi Perah di Desa Samirono Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Ani Wahyu Lestari; Endah Subekti; Dewi Hastuti; Shofia Nur Awami
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2325

Abstract

Usaha ternak sapi perah memiliki peran penting dalam penyediaan susu sekaligus sebagai sumber pendapatan masyarakat pedesaan, namun sebagian besar peternak belum melakukan analisis kelayakan usaha secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan menganalisis total biaya, penerimaan, pendapatan, Break Even Point (BEP), dan Revenue Cost Ratio (R/C Ratio) usaha ternak sapi perah di Desa Samirono, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian berjumlah 133 peternak sapi perah, dengan sampel sebanyak 34 responden yang ditentukan menggunakan purposive sampling dan accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis biaya produksi, penerimaan, pendapatan, Break Even Point, dan R/C Ratio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata total biaya produksi sebesar Rp56.995.474, rata-rata penerimaan Rp72.865.307, dan rata-rata pendapatan Rp15.869.834 per periode laktasi. Nilai rata-rata BEP unit sebesar 8.091,23 liter, BEP harga sebesar Rp5.819 per liter, sedangkan nilai R/C Ratio sebesar 1,22. Penelitian ini menyimpulkan bahwa usaha ternak sapi perah di Desa Samirono telah melampaui titik impas, memberikan keuntungan, dan layak untuk dikembangkan.