Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Siswa Sekolah Dasar Kelas IV Fitrotul Jamil; Tri Ayu Lestari; I Wayan Karmajaya; Dadi Setiadi
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SD Negeri 14 Cakranegara dengan melibatkan 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa setelah penerapan PBL. Model PBL yang mendorong siswa untuk aktif mencari solusi atas masalah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, dan keterampilan berpikir kritis siswa sehingga meningkatnya hasil belajar siswa. Selain itu, Problem Based Learning juga mampu mengatasi permasalahan yang muncul akibat penerapan Kurikulum Merdeka, terutama dalam pembelajaran mata pelajaran IPAS yang baru. Melalui dua siklus pembelajaran, diperoleh hasil bahwa penerapan model Problem Based Learning secara signifikan meningkatkan rata-rata nilai siswa dari 51,7 pada pra-siklus menjadi 79 pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa Problem Based Learning mampu merangsang keaktifan siswa dalam belajar, meningkatkan pemahaman konsep, dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Analisis kualitatif menunjukkan bahwa siswa lebih termotivasi, terlibat aktif dalam diskusi kelompok, dan mampu mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS, terutama dalam konteks penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada siswa dan relevan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Problem Based Learning merupakan alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.
Evaluasi Kegagalan Sistem Mitigasi Tsunami: Studi Kasus Tohoku 2011 Tri Ayu Lestari
Globe: Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan Vol. 3 No. 2 (2025): Mei : Publikasi Ilmu Teknik, Teknologi Kebumian, Ilmu Perkapalan
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Teknik Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/globe.v3i2.797

Abstract

The 2011 Tohoku tsunami stands as one of the most catastrophic natural disasters in Japan’s history, resulting in massive loss of life, extensive property damage, and severe disruption to infrastructure along the northeastern coast. This study aims to examine the physical characteristics of the Tohoku tsunami and critically evaluate the factors that led to the failure of Japan’s disaster mitigation systems. Utilizing an essay-based synthesis approach, this analysis draws from a range of previous research findings and post-disaster assessments. The tsunami was caused by a 9.0 magnitude megathrust earthquake off the eastern coast of Honshu, generating wave heights that exceeded 10 meters in several locations. The tsunami’s immense energy produced destructive currents that penetrated deep inland, surpassing the protection capabilities of existing coastal defenses.The study identifies several contributing factors to the mitigation system’s shortcomings: the design limitations of seawalls, which were not built to withstand such extreme events; delays and limitations in the early warning system’s ability to reach all at-risk populations in time; and inadequate public preparedness, as the event exceeded historical precedents and training scenarios. These vulnerabilities highlight the need for integrated, adaptive disaster risk management strategies.Drawing lessons from Japan’s experience, this study proposes recommendations for improving tsunami mitigation efforts in Indonesia. Key suggestions include reinforcing and redesigning coastal defense structures, advancing early warning technologies such as seabed sensors and coastal radar systems, and enhancing disaster literacy through public education and scenario-based training. By adopting a science- and technology-driven approach, Indonesia can strengthen its resilience and reduce vulnerability among coastal populations facing future tsunami threats.
Pengaruh Model Pembelajaran SrVER Berbantukan Media Video Pembelajaran Terhadap Hasil Belajar IPA Peserta Didik Kelas VIII di SMPN 2 Narmada Sanirim, Sanirim; Baiq Sri Handayani; Tri Ayu Lestari; Mohammad Liwa Ilhamdi
Journal of Classroom Action Research Vol. 7 No. SpecialIssue (2025): Maret 2025
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v7iSpecialIssue.10756

Abstract

Hasil belajar peserta didik salah satunya dipengaruhi oleh gaya belajar. Penggunaan model pembelajaran dan media pembelajaran yang kurang sesuai dengan gaya belajar peserta didik menyebabkan hasil belajar peserta didik yang rendah. Model pembelajaran yang sesuai dengan gaya belajar peserta didik yaitu model pembelajaran SrVER yang merupakan singkatan dari Screening, Visualization, Elaboration, dan Reflection. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran SrVER berbantukan media video pembelajaran terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Narmada. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasy Experimental dengan desain penelitian Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian yang digunakan yaitu seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 2 Narmada. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampel populasi sehingga sampel yang digunakan adalah seluruh populasi yakni sebanyak 2 kelas dengan jumlah 60 orang peserta didik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes hasil belajar peserta didik. Analisis data menggunakan uji hipotesis Anacova, sebelum uji hipotesis dilakukan uji prasyarat yakni uji homogenitas dengan Levene dan uji normalitas Shapiro-Wilk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest dan posttest kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan nilai rata-rata pretest dan posttest kelas kontrol. Nilai rata-rata kelas kontrol pada pretest sebesar 25.73 dan posttest sebesar 39.00. Nilai rata-rata kelas eksperimen pada pretest sebesar 43.86 dan posttest sebesar 68.66. Hasil analisis data diperoleh nilai Signifikansi (Sig) sebesar 0,000 < 0,05. Hasil ini menunjukkan bahwa ada pengaruh yang signifikan dengan penerapan model pembelajaran SrVER berbantukan media video pembelajaran terhadap hasil belajar IPA peserta didik kelas VIII pada materi sistem pencernaan manusia. Sehingga penggunaan model pembelajaran SrVER berbantukan media video pembelajaran layak diterapkan dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar pada Siswa Sekolah Dasar Kelas IV Fitrotul Jamil; Tri Ayu Lestari; I Wayan Karmajaya; Dadi Setiadi
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 2 (2025): May
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i2.731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV pada mata pelajaran IPAS melalui penerapan model pembelajaran Problem-Based Learning (PBL). Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan di SD Negeri 14 Cakranegara dengan melibatkan 30 siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar siswa setelah penerapan PBL. Model PBL yang mendorong siswa untuk aktif mencari solusi atas masalah yang relevan dengan kehidupan sehari-hari terbukti efektif dalam meningkatkan motivasi belajar, pemahaman konsep, dan keterampilan berpikir kritis siswa sehingga meningkatnya hasil belajar siswa. Selain itu, Problem Based Learning juga mampu mengatasi permasalahan yang muncul akibat penerapan Kurikulum Merdeka, terutama dalam pembelajaran mata pelajaran IPAS yang baru. Melalui dua siklus pembelajaran, diperoleh hasil bahwa penerapan model Problem Based Learning secara signifikan meningkatkan rata-rata nilai siswa dari 51,7 pada pra-siklus menjadi 79 pada siklus II. Peningkatan ini menunjukkan bahwa Problem Based Learning mampu merangsang keaktifan siswa dalam belajar, meningkatkan pemahaman konsep, dan mengembangkan keterampilan berpikir kritis. Analisis kualitatif menunjukkan bahwa siswa lebih termotivasi, terlibat aktif dalam diskusi kelompok, dan mampu mengaitkan materi pelajaran dengan kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS, terutama dalam konteks penerapan Kurikulum Merdeka yang menekankan pada pembelajaran yang berpusat pada siswa dan relevan dengan kehidupan nyata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Problem Based Learning merupakan alternatif yang efektif untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPAS.
Peran Orangtua Dalam Menanamkan Nilai Agama Dan Moral Pada Anak Usia Dini Tadzkirah; Tri Ayu Lestari; Suridha
Anakta : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1 No 2 (2022): Anakta : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/anakta.v1i2.4469

Abstract

Educating children is a very important thing for parents to pay attention to because children's development will be greatly influenced by how parents behave in educating children. As parents, there are many roles that are carried out in their lives. One very important role to pay attention to is instilling good attitudes or morals in children from an early age, but not all parents understand or lack awareness of the importance of instilling moral and religious attitudes in children from an early age. This article discusses the role of parents in instilling moral and religious values ​​in early childhood. This research uses qualitative data types with literature review methods from several journals or articles. The results of the study show that parents are the main educators who play a very important role in determining the attitude or character of the child. So that parents are very emphasized to be a good role model in instilling moral and religious values ​​in early childhood.
Meningkatkan Bahasa Anak Melalui APE di Kelompok B2 TK PAUD Terpadu Al-Madinah Sri Mulianah; Asnar, Armi Nadilah; Tri Ayu Lestari
Anakta : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1 No 2 (2022): Anakta : Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/anakta.v1i2.4495

Abstract

The purpose of writing this article is to see how the initial language is improved by using educational games (APE). Action Research in AL-MAIDNAH INTEGRATED PAUD Kindergarten. This research is based on consistency in planning the action itself, observing and reflecting on educational institutions. The subjects in this study were children of AL-MADINAH INTEGRATED PAUD Kindergarten who had problems with language skills. The method used is to use a non-text method, accompanied by documentation and also photo documentation. The results obtained. APE can improve your child's language skills in kindergarten. The application of APE language skills in schools can be influenced by factors such as teacher competence, school facilities and children. The synergistic effect on the elements of children's language skills increases optimally.
Upaya Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas I di SDN 14 Cakranegara melalui Media Tangga Pintar St. Minarniwati; Tri Ayu Lestari; I Wayan Agus Karmajaya
Jurnal Pendidikan, Sains, Geologi, dan Geofisika (GeoScienceEd Journal) Vol. 6 No. 4 (2025): November
Publisher : Mataram University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/goescienceed.v6i4.1507

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan minat belajar siswa kelas I SDN 14 Cakranegara melalui penggunaan media Tangga Pintar. Rendahnya minat belajar menjadi tantangan utama yang mengakibatkan siswa cenderung pasif, mudah bosan, dan kurang antusias saat mengikuti pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian meliputi 27 siswa kelas I SDN 14 Cakranegara. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan guru dan siswa, serta dokumentasi proses pembelajaran. Data kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk melihat perubahan indikator minat belajar siswa dari siklus pertama ke siklus kedua dengan fokus pada perhatian, keaktifan, antusiasme bertanya, dan semangat menyelesaikan tugas. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan pada minat belajar siswa setelah penerapan media Tangga Pintar. Pada siklus pertama, minat belajar siswa berada pada kategori cukup dengan persentase rata-rata 68%. Peningkatan terjadi pada siklus kedua dengan skor rata-rata mencapai 87% dalam kategori sangat baik, menunjukkan siswa menjadi lebih aktif, antusias, dan termotivasi mengikuti pembelajaran. Kesimpulannya, media Tangga Pintar efektif digunakan untuk meningkatkan minat belajar siswa kelas I pada pembelajaran tematik. Media ini tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang interaktif dan menyenangkan, tetapi juga mampu mendorong partisipasi aktif siswa sehingga direkomendasikan sebagai alternatif media pembelajaran di sekolah dasar guna meningkatkan kualitas pendidikan dasar.
Sosialisasi Hasil Penelitian Serapan dan Kandungan Karbon Sedimen pada Ekosistem Mangrove di Kawasan Ekosistem Esensial Mangrove Bagek Kembar, Lombok Barat Suyantri, Eni; Imam Bachtiar; Gito Hadiprayitno; Didik Santoso; Tri Ayu Lestari; Gde Cahyadi Wirajagat; Pahrurrozi; Sri Aprilia Nur Larasati; Safariyanti Manisa
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.13665

Abstract

Kegiatan sosialisasi hasil penelitian dilaksanakan di Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Mangrove Bagek Kembar, Lombok Barat, dengan fokus utama penyampaian temuan ilmiah terkait serapan dan kandungan karbon pada sedimen ekosistem mangrove. Sosialisasi dilakukan melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, serta penyajian data penelitian yang menunjukkan bahwa sedimen mangrove di KEK Mangrove Bagek Kembar mampu menyimpan karbon hingga 583,41 ton C/ha. Sedangkan untuk serapan karbon sedimen mencapai ± 2.139,12 ton CO₂/ha. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai peran mangrove sebagai penyerap dan penyimpan karbon yang signifikan dalam upaya mitigasi perubahan iklim. Respon peserta sangat positif, peserta aktif berdiskusi, mengajukan pertanyaan, dan memberikan masukan terkait pengembangan pengelolaan mangrove berbasis konservasi. Antusiasme peserta menegaskan pentingnya diseminasi hasil riset guna mendukung pengelolaan mangrove yang berkelanjutan serta pemberdayaan masyarakat lokal.