Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Analisis Kinerja Pelayanan Angkutan Umum Bus Akdp Antar Kota (Studi Kasus : Angkutan Umum Trayek Bajawa – Ende ) Andi Kumalawati; Elsy E Hangge; Damianus Raja
JUTEKS : Jurnal Teknik Sipil Vol 7 No 1 (2022): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v7i1.847

Abstract

Kebutuhan sarana transportasi terus mengalami peningkatan akibat semakin banyaknya aktivitas yang membutuhkan jasa transportasi sehingga bertambah pula intensitas pergerakan lalulintas antar Kota. Penelitian dilatar belakangi oleh Bus (AKDP) jurusan Bajawa – Ende yang merupakan solusi dalam menangani masalah transportasi antar Kota. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kinerja pelayanan angkutan umum trayek Bajawa – Ende dengan menggunakan metode deskriptif yang ditekankan pada analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa kinerja angkutan umum Bus (AKDP) masih cukup baik dari segi load factor dengan nilai 0,60%, Headway dengan nilai 7 - 10 menit masih memenuhi Standar SK Dirjen No. 687/AJ.206.DRJD/2002 yaitu 1 – 12 menit. Sedangkan untuk Kecepatan Perjalanan rata-rata 32,33 km/jam menunjukan bahwa Kecepatan belum seimbang diakibatkan karena faktor kerusakan jalan dan seringnya berhenti untuk menaikan dan menurunkan penumpang di pinggir jalan. Untuk waktu perjalanan 1 – 1,3 jam, masih memenuhi standar yaitu 1 – 1,5 jam. Kata kunci: Kinerja Pelayanan, Angkutan Umum (AKDP), Bajawa – Ende
Hubungan Elemen Arus lalu lintas dengan Metode Underwood, Greenberg dan Greenshield, di Jalan Timor Raya Kota Kupang Andi Kumalawati; Yuliana Arfinta Pivinsu; Elsy E Hangge; Hidayat Rizal
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 2 No 2 (2022): Volume 2 No.2 September 2022
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.657 KB) | DOI: 10.35508/forteks.v2i2.4694

Abstract

AbstrakJalan Timor Raya merupakan jalan yang sering mengalami masalah lalu lintas, Hal ini disebabkan karena meningkatnya volume kendaraan setiap tahunnya. Dari hasil analisis data menunjukan bahwa pada titk pengamatan 1 model hubungan V-S-D adalah model Greenshield dengan R2 = 0,9257, Sd= 0,3822 dengan persamaan Q = 0,0573.D-19,374. Pada titik pengamatan 2 model hubungan V-S-D yang sesuai adalah model Underwood dengan R 2 = 0,9662, Sd = 0,4707 dengan persamaan Q = 15,364 e0,001.D . Pada titik pengamatan 3 model hubungan V-S-D yang sesuai adalah model Greenshield dengan R2 = 0,9732,Sd= 0,4377 dengan persamaan Q = 0,0499.D-9,2086. Pada titk pengamatan 4 model hubungan V-S-D yang sesuai adalah model Underwood dengan R2 = 0,9826, Sd= 0,4354 dengan persamaan Q = 14,861e0,001.D. Nilai tingkat pelayanan jalan pada ke empat titik adalah C. Dimana kondisi arus lalu lintas masih dalam batas stabil. AbstractTimor Raya road is a often experiences traffic problems. This is due to the increasing volume of vehicles every year. From the result of data analysis, it shows that a the observation poin 1the V-S-D relationship model that is suitable is the Greenshield model with R2 = 0.9257, Sd =0.3822 with the equation Q = 0.0573. D-19,374. At observation point 2, the V-S-D relationship model that is suittable is the Underwood mode with R2 =0,9662, Sd = 0.4707 with the equation Q = 15.364. At observation poin 3 the V-S-D relationship model that is suitable is the Greenshield model with R2 = 0.9732, Sd = 0.4377 with the equation Q = 0.0499.D-9.2086. At the observation poin 4 the V-S-D relationship model that is suitable is the Underwood model with R2 = 0.9826, Sd = 0.4354 with the equation Q = 14.861e0,001.D. The value of the road service level at the four points is C. Where traffic flow conditions are still.
Pengaruh Variasi Girder Terhadap Perilaku Struktur Atas Jembatan Beton Prategang Akibat Gempa Horizontal Septiano H.E. Tefa; Dantje A.T Sina; Andi Kumalawati
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 2 No 1 (2022): Volume 2 Nomor 1 Mei 2022
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (532.144 KB) | DOI: 10.35508/forteks.v2i1.6624

Abstract

Earthquakes are dangerous natural disasters and cause damage on a large scale. Therefore, this study aimed to determine the mass participation of the structure, structure capacity, and performance levels. The analysis was carried out based on the spectral response, pushover, and FEMA-356 methods. In anticipation of the damage, the design of earthquake-resistant structures has become essential in structural design, especially in the bridge structure design. The bridge samples in this study were type I prestressed concrete bridges with a length of 37 m and a width of 4 m using ten variations of girders located at the Temef Dam. The results obtained are the most critical structural conditions occur in the transverse direction. The base shear maximum capacity is more significant in the longitudinal direction than in the transversal direction. The maximum displacement capacity is higher in the transversal direction than in the longitudinal direction. The effect of cross-sectional area and cross-sectional inertia of the beam girder on the structural’s capacity is the greater the cross-sectional area and inertia of the beam girder, the greater the capacity of the structures. All of The structure performance levels were Immediate Occupancy (IO).
Faktor Penyebab Kerusakan Jalan pada Ruas Jalan Pantura Kabupaten Ende dengan Metode Pavement Condition Index (PCI) Andi Kumalawati; Yohanes Eghu Jhon; Andi Hidayat Rizal
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 No.1 Mei 2023
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v3i1.4695

Abstract

Pada umumnya jalan dibangun guna memfasilitasi semua infrastruktur, kegiatan ekonomi masyarakat. Adanya jalan sangat dibutuhkan guna membantu pesatnya pertumbuhan pertanian, ekonomi serta sektir lainnya. Mengetahui sangat penting akan manfaat bidang konstruksi dan pemeliharaan jalan menjadi prioritas untuk diteliti dan dikembangkan dalam perencanaan, pelaksanaan dan penjagaannya. Keadaan Jalan Pantura Maukaro memiliki panjang 3.900 meter dan lebar 6 meter yang memiliki cukup banyak kerusakan, dari kerusakan yang ringan hingga kerusakan yang parah. Diadakan penelitian ini ialah untuk menemukan tipe dan tingkat kerusakan oada permukaan jalan, dan menyususn strategi untuk perbaikan kerusakan jalan berdasarkan tingkat dan jenis kerusakan yang dialami. Analisis dalam penelitian ini ialah dengan mengadakan survei visual di lokasi penelitian, menentukan jenis serta tingkat kerusakan kemudian mengukur dimensi kerusakan yang meliputi panjang, lebar dan kedalaman kerusakan. Menghitung luas dan menganalisis keadaan rusaknya permukaan jalan di Ruas jalan Maukaro menggunakan hitungan Nilai PCI secara keseluruhan dengan menggunakan metode (PCI). Berdasarkan hasil analisis, permukaan Jalan Pantura Maukaro berada pada tingkat kerusakan yang buruk dengan nilai PCI sebesar 31,8 sehingga alternatif yang sesuai adalah program patching, overlaying kemudian dilakukan perawatan rutin.Kata kunci: Faktor kerusakan jalan
Analisa Karakteristik Kecelakaan Lalulintas Berbasis Gender di Kota Kupang Latifah Nurhayati Diniar Aklis; Andi Kumalawati; H.A Hidayat Rizal; Rosmiyati A. Bella
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 3 No 1 (2023): Volume 3 No.1 Mei 2023
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v3i1.4971

Abstract

Kota Kupang tercatat pada tahun 2017 memiliki 356 kejadian kecelakaan dan meningkat pada tahun 2018 sebanyak 448 kejadian kecelakaan lalu lintas (BPS Kota Kupang, 2018). Salah satu faktor yang berpeluang terhadap resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas di Kota Kupang adalah faktor manusia (human error) yaitu faktor perbedaan gender. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuii karakteristik pengemudi dan karakteristik kecelakaan lalu lintas di Kota Kupang. Hasil analisis deskriptif diketahui bahwa Kecelakaan lalu lintas berbasis gender di kota Kupang memiliki karakteristik yang unik yakni terdapat kesamaan di mana pengemudi laki-laki dan pengemudi perempuan mayoritas mengalami kecelakan di waktu pagi (96%). Kemudian karakteristik kecelakaan yang lainnya berbeda yaitu pada pengemudi laki-laki mengalami cedera berat sebesar (96%), jenis kecelakaan tunggal dan ganda sama-sama berpotensi terjadi (96%), lokasi kejadian kecelakaan terbanyak terjadi di tempat umum (94%), jenis tabrakan/posisi kecelakaan yang terjadi adalah tabrakan samping-samping, tabrakan depan-samping, tabrakan depan-depan, tabrak pejalan kaki sebesar (94%), dan waktu kejadian kecelakaan lalu lintas adalah pada hari libur sebanyak (100%). Kecelakaan yang dialami oleh pengemudi perempuan mayoritas memiliki karakteristik sebagai berikut: cedera ringan sebesar (98%), jenis kecelakaan tunggal (92%), lokasi kejadian di tempat khusus (96%), kecelakaan terjadi di luar kendali (96%), waktu kejadian kecelakaan lalu lintas adalah pada hari libur dan hari kerja sebanyak (98%) dan waktu kejadian pada pagi hari sebesar (98%).
ANALISIS PENURUNAN TINGKAT KINERJA JALAN AKIBAT KEGIATAN PARKIR DI BADAN JALAN DI KOTA KUPANG Andi Kumalawati; Tiara Fritalota Neno; Dolly W. Karels
Jurnal Ilmiah Desain & Konstruksi Vol 22, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Gunadarma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35760/dk.2023.v22i1.7565

Abstract

Sebagai salah satu kelurahan di Kota Kupang, kelurahan Oesapa mengalami pembangunan yang sangat pesat dari tahun ke tahun. Hal ini mengakibatkan semakin padatnya arus lalu lintas di kelurahan Oesapa. Tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung derajat kejenuhan serta tingkat pelayanan jalan dan menghitung besar penurunan tingkat kinerja jalan akibat kegiatan parkir di badan jalan. Pelaksanaan survei volume lalu lintas (traffic counting) selama satu minggu (7 hari) pada pukul 07.00 – 22.00 WITA. Data yang telah diperoleh diolah dengan menggunakan Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI 2014). Dari hasil analisis diperoleh nilai derajat kejenuhan rata-rata 0,82 serta tingkat pelayanan jalan mencapai level D untuk kondisi parkir di badan jalan, derajat kejenuhan rata-rata 0,62 dengan tingkat pelayanan jalan level C untuk kondisi normal. Sedangkan untuk penurunan kinerja jalan terbesar terjadi pada hari Rabu pukul 18.00-19.00 sebesar 0.19, sehingga kegiatan parkir pada badan jalan sangat mempengaruhi kinerja ruas jalan, terutama pada ruas jalan Timor Raya Oesapa Kilometer 9.
Efek Rasio Ketinggian dan Luasan Lantai Setback Dua Arah Terhadap Respons Dinamik Struktur Remigildus Cornelis; Raynaldo Lewlelek; Andi Kumalawati
Jurnal Permukiman Vol 18 No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Permukiman dan Perumahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2023.18.83-91

Abstract

Struktur bangunan setback adalah jenis struktur dengan luasan lantai yang berkurang akibat tonjolan ke dalam atau memiliki suatu lonjakan bidang lantai. Beberapa faktor yang mempengaruhi respons struktur dengan desain setback terhadap beban gempa meliputi rasio luasan setback, rasio tinggi setback, arah setback (satu arah atau dua arah), dan letak setback (simetris atau asimetris) akan ditinjau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak dari rasio luasan dan ketinggian lantai setback dua arah terhadap respons dinamik struktur menggunakan beberapa variasi model setback yang sesuai dengan persyaratan SNI 1726:2019. Dalam penelitian ini, terdapat sepuluh model struktur yang diteliti, terdiri dari satu model struktur tanpa setback (model kontrol) dan sembilan model struktur dengan desain setback dua arah. Respons struktur pada model-model ini terhadap beban gempa dianalisis menggunakan metode respons spektrum. Temuan penelitian menunjukkan bahwa variasi rasio luasan dan ketinggian setback yang semakin meningkat akan mengakibatkan penurunan perpindahan antar tingkat, gaya geser dasar, gaya geser antar tingkat, dan kekakuan struktur antar tingkat. Pada lantai setback, simpangan antar tingkat, momen maksimum balok dan momen maksimum kolom antar tingkat akan semakin besar sebaliknya akan semakin kecil pada lantai tingkat non setback. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur dengan rasio luasan dan ketinggian setback yang memenuhi persyaratan SNI 1726:2019 adalah struktur setback jenis MRL36 yaitu jenis struktur dengan rasio luasan setback 36% dari luasan total dan rasio ketinggian setback 25% dari tinggi total struktur.
Karakteristik Pergerakan Penumpang Ferry Reguler dan Ferry Cepat Rute Kupang - Sabu dan Sabu - Kupang Kumalawati, Andi; Mema, Klotilda; Ramang, Ruslan; Rizal, Andi Hidayat
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 No. 2 September 2023
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v3i2.4904

Abstract

Kondisi geografis Kupang dan Sabu Raijua yang dipisahkan oleh laut menimbulkan lalu lintas pergerakan barang dan jasa. Dalam memenuhi lalu lintas pergerakan antar pulau ini disediakan angkutan penyeberangan ferry reguler ASDP dan ferry cepat swasta. Pada penelitian ini akan dianalisis karakteristik pergerakan penumpang ferry reguler dan ferry cepat pada rute Kupang–Sabu dan Sabu–Kupang dengan menggunakan kuesioner. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa karakteristik pergerakan penumpang Kupang dan Sabu memiliki kesamaan,yaitu antara lain penggunaan angkutan pribadi sebagai alat transportasi dari rumah menuju pelabuhan, dan waktu tunggu di pelabuhan yang berkisar antara 1–2 jam. Selain itu waktu tempuh ferry yang berkisar antara 6–12 jam baik dari Kupang menuju Sabu maupun sebaliknya, serta jarak dari pelabuhan menuju tempat tujuan yang berjarak antara 5–10 km. Sementara jarak dari rumah menuju pelabuhan penumpang dari kupang adalah 5–10 km sampai >20 km, dan jarak dari rumah menuju pelabuhan penumpang dari Sabu adalah 5–10 km. Serta estimasi biaya penumpang dari rumah menuju pelabuhan, dimana estimasi biaya transportasi penumpang dari Kupang Rp 50.000–Rp 75.000, dan penumpang dari Sabu sebesar Rp 50.000.
Analisis Kerusakan Jalan dan Penanganannya Pada Ruas Jalan Timor Raya Km. 4 – Km. 7 Kumalawati, Andi; Radja Pono, Hilary Melanthya; Bunganaen, Wilhelmus
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 No. 2 September 2023
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v3i2.12272

Abstract

The existence of highways is very necessary to support the pace of economic growth, agriculture, and other sectors. Given the important benefits, it is for this reason that the road construction and maintenance sector is a priority to be researched and developed in implementation planning, as well as maintenance. The purpose of this study was to determine the value of the Pavement Condition Index (PCI), identify the factors causing damage to Jalan Raya Timor Km.4-Km.7 and find out the type of repair according to the type and level of damage to Jalan Raya Timor Km.4 - Km.7. The average PCI value for Jalan Timor Raya Km.4 - Km.7 was 59.67 and there were 6 types of damage that occurred on Jalan Timor Raya Km.4 - Km.7, Oesapa Village, Kupang City, namely grain release, holes, crocodile skin cracks, bleeding, corrugation and collapse. The percentage of damage that occurs according to the type of damage is Grain Release 17.29%, Collapse 40.61%, Bleeding 31.72%, Crocodile Skin Cracks 2.44%, Holes. Factors causing damage to Jalan Timor Raya Km.4 – Km.7 include: Excessive vehicle loads so that the strength of the bottom structure of the road pavement or the road pavement structure itself is not able to carry it, poor compaction implementation, uneven or excessive use of asphalt and traffic that clears before the pavement is firmly used.
Analisis Laju dan Volume Sedimentasi pada Embung Oelomin Menggunakan Metode MUSLE (Modified Universal Soil Loss Equation) Bunganaen, Wilhelmus; Kumalawati, Andi; Endrayani, I Desak Putu Miarsi
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 1 (2024): Vol 4 No 1 (2024): Volume 4 No.1 Mei 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i1.15458

Abstract

Keberadaan Embung Oelomin cukup penting sebagai sumber air baku bagi masyarakat Desa Oelomin. Masyarakat mengelola lahan pertanian dengan memanfaatkan air dari embung. Umur embung telah mencapai 30 tahun tentunya mengalami beberapa perubahan yang menjadi faktor utama penyebab terjadinya erosi seperti perubahan tataguna lahan, aspek fisik serta kurangnya pemeliharaan yang berpengaruh terhadap kenaikan presentasi sedimen pada embung. Seiring waktu akan menyebabkan pendangkalan yang berpengaruh terhadap daya tampung embung. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui besarnya laju dan volume sedimentasi yang mengendap pada Embung Oelomin. Analisis laju dan volume sedimentasi menggunakan metode MUSLE dengan faktor limpasan permukaan sebagai penyebab erosi. Hasil penelitian diperoleh laju dan volume sedimentasi pada periode ulang 2, 5, 10, 15, 20, 30, 50 dan 100 tahun yaitu 1.031,407 ton dan 398,694 m3, 1.159,730 ton dan 448,97 m3, 1.223,877 ton dan 473,093 m3, 1.245,273 ton dan 481,364 m3, 1.267,043 ton dan 489,780 m3, 1.297,154 ton dan 501,419 m3, 1.329,491 ton dan 513,919 m3, 1.364,343 ton dan 527,391 m3. Secara teoritis pada periode ulang 30 tahun tampungan mati masih dalam batas yang disediakan yaitu 940 m3.