Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

HIDROPONIK BASKOM BAGI KAUM PEREMPUAN RAYON 12 GMIT POHONITAS KOTA KUPANG Hangge, Elsy Elisabet; Kumalawati, Andi; Nasjono, Judi K; Sina, Dantje
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 15 No 2 (2021): DESEMBER 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v15i2.6050

Abstract

Abstrak Ketersediaan lahan di daerah perkotaan saat ini untuk pertanian terbatas, karena peralihan lahan menjadi perumahan dan fasilitas umum yang menunjang di daerah perkotaan. Sedangkan kebutuhan bahan pangan, khususnya sayuran bagi kebutuhan konsumsi rumah tangga terus meningkat. Di saat pandemi covid-19 yang sedang mewabah, maka perlu meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengkonsumsi sayur sehat. Kegiatan program kemitraan masyarakat ini, mencoba mengenalkan kepada masyarakat khususnya kelompok Anugerah kaum perempuan rayon 12 Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Pohonitas Manulai II Kota Kupang tentang pemanfaatan lahan terbatas menggunakan sistem hidroponik baskom untuk menanam sayur guna pemenuhan kebutuhan konsumsi sayur rumah tangga. Metode hidroponik dapat dikembangkan dan diaplikasikan disektor rumah tangga atupun skala besar untuk peningkatan perekonomian masyarakat. Sistem hidroponik baskom relatif mudah untuk diterapkan di kalangan Ibu rumah tangga, karena sistem penanaman sayur tidak menggunakan media tanah melainkan menggunakan media air bernutrisi yang diletakkan dalam baskom, sehingga sayuran dapat tumbuh dengan baik karena akar menyerap unsur-unsur hara yang diperlukan. Hasil kegiatan memberikan pemahaman dan pelatihan tentang pentingnya mengoptimalkan lahan pekarangan agar mandiri dalam menghasilkan kebutuhan sayuran sehat untuk konsumsi rumah tangga. sehingga diharapkan dengan pelatihan penanaman sayuran menggunakan metode hidroponik baskom dapat memberikan solusi penyediaan sayuran sehat pada lahan terbatas di daerah perkotaan. Abstract The availability of land in urban areas is currently limited for agriculture, due to the shift of land into housing and supporting public facilities in urban areas. Meanwhile, the need for food, especially vegetables for household consumption needs continues to increase. During the COVID-19 pandemic, it is necessary to increase endurance by consuming healthy vegetables. This community partnership program activity tries to introduce to the community, especially the Anugerah women group of the 12 Evangelical Christian Church in Timor (GMIT) Pohonitas Manulai II Kupang City about the use of limited land using a basin hydroponic system to grow vegetables to fulfill household vegetable consumption needs. The hydroponic method can be developed and applied in the household sector or on a large scale to improve the community's economy. The basin hydroponic system is relatively easy to implement among housewives, because the vegetable growing system does not use soil media but uses nutritious water media that is placed in a basin, so that vegetables can grow well because the roots absorb the necessary nutrients. The results of the activity provide understanding and training on the importance of optimizing the yard so that it is independent in producing the needs of healthy vegetables for household consumption. so it is hoped that the training of vegetable planting using the basin hydroponic method can provide a solution for providing healthy vegetables on limited land in urban areas.
PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK UNTUK TEKNOLOGI AKUAPONIK PADA KUB Sta. MARIA IMAKULATA KELURAHAN LASIANA Bunganaen, Wilhelmus; Ramang, Ruslan; Sina, Dantje; Kumalawati, Andi; Simatupang, Partogi H.; Bella, Rosmiyati A.; Hangge, Elsy E.; Krisnayanti, Denik Sri
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana Vol 17 No 2 (2023): DESEMBER 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/jpkmlppm.v17i2.13389

Abstract

Kupang merupakan ibu kota Propinsi Nusa Tenggara Timur, yang memiliki kondisi iklim kering, karena musim hujan berlangsung hanya kurang lebih empat bulan dan delapan bulan musim kemarau. Ketersediaan air yang tidak cukup, menyebabkan pengolahan tanah dan tanaman sayur untuk skala rumah tangga terbatas. Begitupula untuk pemeliharaan ikan (kolam ikan) skala rumah tangga mengalami kesulitan. Oleh karena itu, adanya inovasi untuk pemenuhan kebutuhan, dengan cara pembudidayaan sayur mayur (hidroponik) dan ikan air tawar (akuakultur) melalui pembuatan akuaponik. Budidaya sayuran dan ikan air tawar melalui teknologi akuaponik dapat dilakukan dengan berbagai cara salah satunya pemanfaatan limbah plastik. metode yang digunakan dalam pengabdian yakni Metode Diskusi atau Metode Ceramah, Metode Demonstrasi dan Metode Pendampingan. Adapun sasaran dari kegiatan pengabdian ini adalah warga KUB Sta. Maria Imakulata, yang terletak di RT. 026, RT. 029, RT. 31 dan RT. 32, Bimoku Kelurahan Lasiana Kecamatan Kelapa Lima Kota Kupang Propinsi Nusa Tenggara Timur. Hasil dari pelatihan dan demonstrasi yang dilakukan oleh Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM), dalam mentransfer ilmu pengetahuan dan teknologi mencapai keberhasilan 100%. Hasil yang dicapai : meningkatnya pemahaman Kelompok Umat Basis Sta. Maria Imakulata akan materi yang diberikan, melalui demonstrasi.
Pemodelan Kinerja Lalu Lintas Simpang Bersinyal Menggunakan Metode Simulasi Vissim ( Studi Kasus : Simpang Bersinyal Patung Kirab, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang) Amuntoda, Odorikus Richard L.; Kumalawati, Andi; Cornelis, Remigildus
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 2 (2024): Volume 4 No.2 September 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i2.16081

Abstract

Simpang bersinyal adalah suatu persimpangan yang terdiri dari beberapa lengan dan dilengkapi dengan pengaturan sinyal lampu lalu lintas (traffic light). Simpang bersinyal merupakan suatu elemen yang cukup penting dalam sistem transportasi di pusat kota, salah satu simpang yang berada di Jln Frans seda Kota Kupang tepatnya di Bundaran Oebobo kecamatan Oebobo, Kota Kupang . Adapun metode yang digunakan untuk menganalisa simpang bersinyal dengan menggunakan metode simulasi software Vissim. Pada analisis menggunakan simulasi software vissim pada kondisi eksisiting di dapat nilai tundaan pada masing - masing kaki simpang antara lain , pada kaki simpang jalan frans seda arah timur laut memiliki nilai tundaan 56,01 dtk/skr ,pada kaki simpang jalan veteran memiliki nilai tundaan 53,99 dtk/skr , pada kaki simpang jalan frans seda arah barat daya memiliki nilai tundaan 47,01 dtk/skr dan pada kaki simpang jalan thamrin memiliki nilai 36,19 dtk/skr.
Analisis Kinerja Ruas Jalan Hayam Wuruk Kota Soe Akibat Aktivitas Arus Lalu Lintas Lasboy, Otsedon Marsel; Kumalawati, Andi; Rizal, Andi Hidayat
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 4 No 2 (2024): Volume 4 No.2 September 2024
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v4i2.16931

Abstract

Sebagai salah satu ruas jalan yang berada di Kota Soe, Kabupaten TTS, yang dimana pada ruas jalan tersebut terdapat Pasar Inpres Soe dan sejumlah pembangunan pertokoan. Hal ini tentu saja mengakibatkan aktivitas kegiatan cukup tinggi sehingga mempengaruhi kinerja ruas jalan. Penelitian ini dilaksanakan bertujuan untuk mengetahui dampak aktivitas arus lalu lintas dan tingkat pelayanan akibat aktivitas arus lalu lintas. Data yang telah diperoleh diolah dengan menggunakan PKJI 2014. Dari hasil analisis diperoleh volume arus lalu lintas puncak yang terjadi pada hari senin yaitu sebesar 3074 skr/jam dan hambatan samping tertinggi terjadi pada hari sabtu yaitu 1247 kejadian/jam, dengan masuk kategori kelas hambatan samping ST (Sangat Tinggi) yang dimana frekuensi kejadian > 900, sehingga berdampak terhadap kecepatan tempuh menjadi semakin rendah yaitu sebesar 36 km/jam, dengan kapasitas sebesar 7264 skr/jam, derajat kejenuhan 0,42 sehingga untuk tingkat pelayanan adalah C dengan Arus stabil, tetapi kecepatan gerak kendaraan dikendalikan dan pengemudi dibatasi dalam memilih kecepatan.
IbM PENGOLAHAN DAN PEMANFAATAN LIMBAH RUMAH TANGGA YANG RAMAH LINGKUNGAN DAN BERNILAI EKONOMI BAGI SANTRI PANTI ASUHAN PUTRI AISYIYAH KOTA KUPANG Kumalawati, Andi; Rizal, Andi Hidayat; Cornelis, Remigildus; Sina, Dantje A.; Utama, Andi Agung Wahyu; Lestari, Tri Ayu
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian bagi masyarakat (IPM) ini adalah untuk 1) Pengolahan dan penfaatan limbah organik (sampah) yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. 2) Meningkatkan ketrampilan produktif bagi Anak – anak Panti Asuhan Putri Aisyiyah Kota Kupang untuk mengaplikasikan metode pengolahan dan pemanfaatan limbah organik (sampah) yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui pelatihan dan praktek pengolahan dan pemanfaatan limbah organik (sampah) yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi. Tolak ukur dari hasil yang diperoleh dalam pengolahan dan pemanfaatan limbah organik (sampah) rumah tangga yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomi dapat dinikmati, sebagai sumber pendapatan kelurga jika hasil olahan limbah organik ini di perjualbelikan, dapat meningkatkan pengetahuan serta inovasi baru melalui teori dan praktek yang telah diberikan oleh Tim IbM LPM Universitas Nusa Cendana ini.
KUANTIFIKASI PENGARUH TERMINAL BAYANGAN TERHADAP KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL BERBASIS PKJI 2023 Ridwan Rinaldo Loe; Andi Kumalawati; Remigildus Cornelis; Alvin Alfredo Bara4
Racic : Rab Construction Research Vol. 11 No. 1 (2026): JUNI
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v11i1.8126

Abstract

Informal terminals are unofficial public transport stopping points that generate side friction and may degrade the performance of urban unsignalized intersections. This study evaluates the performance of the Sikumana four-leg unsignalized intersection in Kupang City and quantifies performance changes caused by informal terminal activities. A quantitative descriptive case-study approach was applied using the Indonesian Highway Capacity Guidelines (PKJI) 2023, with level of service classified according to HCM 2000. Primary data were collected through surveys of geometry, traffic volume, speed, side friction, and informal terminal activities over seven days during three peak periods. Four scenarios were analyzed: existing 2025 with the informal terminal, 2025 without it, and 2030 projections with and without it. At the peak hour (Monday, 11 August 2025, 17.00–18.00), traffic flow reached 2,765.60 pcu/hour against a capacity of 2,701.10 pcu/hour, yielding a degree of saturation of 1.024, delay of 20.184 sec/pcu, queue probability of 42.15–83.59%, and LoS C. Removing the informal terminal increased capacity by 2.15%, reduced the degree of saturation to 1.002 and delay to 19.160 sec/pcu, yet the intersection remained oversaturated at LoS C. The 2030 projection shows LoS E in both scenarios; therefore, informal terminal management should be combined with staged traffic management.
Strategi Pengembangan Jaringan Transportasi Darat Terhadap Potensi Sumber Daya Alam di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) Yerno G Benu; Andi Kumalawati; Elia Hunggurami
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 , No.1, mei 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v6i1.21002

Abstract

Abstrak Sejalan dengan pengembangan kawasan Kabupaten TTS, maka perlu untuk memaksimalkan pemanfaatan jaringan jalan yang tersedia agar dapat digunakan secara maksimal dalam mendukung pengembangan wilayah. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui potensi sumber daya alam yang menjadi sektor basis dan kondisi jaringan jalan di kawasan Kabupaten TTS dan mengetahui strategi pengembangan jaringan transportasi darat untuk menunjang distribusi hasil produksi pada kawasan Kabupaten TTS. Penelitian ini dianalisis dengan menggunakan metode Metode Location Quotient (LQ) dan Metode Analisis SWOT. Berdasarkan hasil analisis LQ matriks potensi wilayah pada 3 Kecamatan di TTS yang menjadi sektor basis menurut jenis tanaman Pangan, Perkebunan, dan Peternakan yang memiliki jumlah potensi terbanyak terdapat pada Kecamatan Mollo Selatan yakni meliputi 10 jenis subsektor potensi sumber daya alam. Dilihat dari Kondisi Jaringan jalan Pada tiga Kecamatan di Kabupaten TTS masih terdapat banyak jaringan jalan yang mengalami rusak berat. Berdasarkan hasil matriks analisis SWOT pengembangan jaringan transportasi darat di Kabupaten TTS berada pada strategi SO (Streght-Opportunity) dengan menggunakan kekuatan dan memanfaatkan peluang). Abstract In line with the development of the TTS Regency area, it is necessary to maximize the utilization of the available road network so that it can be used optimally in supporting regional development. This study aims to determine the potential of natural resources that are the base sector and the condition of the road network in the TTS Regency area and to determine the strategy for developing a land transportation network to support the distribution of production results in the TTS Regency area. This study was analyzed using the Location Quotient (LQ) Method and the SWOT Analysis Method. Based on the results of the LQ analysis of the regional potential matrix in 3 Districts in TTS which are the base sector according to the type of Food crops, Plantations, and Livestock which have the largest number of potentials are in the Mollo Selatan District, which includes 10 types of natural resource potential subsectors. Judging from the condition of the road network in the three Districts in TTS Regency, there are still many road networks that are severely damaged. Based on the results of the SWOT analysis matrix, the development of the land transportation network in TTS Regency is in the SO (Strength-Opportunity) strategy by using strengths and taking advantage of opportunities).
Analisis Tingkat Kepuasan Penumpang Terhadap Kinerja Angkutan Kota dan Angkutan Pedesaan Kota Kefamenanu Andi Kumalawati; Febrianus Felix Neonnufa; Wilhelmus Bunganaen; Andi Hidayat Rizal
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 , No.1, mei 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v6i1.25254

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, untuk menganalisis kepuasan penumpang terhadap kinerja angkutan kota dan pedesaan (Bemo Kapasitas 12 Kursi). Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi faktor faktor yang memengaruhi kepuasan penumpang serta menilai kualitas pelayanan. Metode yang digunakan meliputi Importance Performance Analysis (IPA) dan statistik deskriptif. Hasil IPA menunjukkan keseluruhan pelayanan angkutan kota dan angkutan pedesaan sudah tergologong (Baik) namun beberapa aspek perlu diprioritaskan. Pada angkutan kota, masalah utama meliputi kendaraan sering mogok atau berisik, kondisi tempat duduk tidak layak, serta waktu tunggu dan kedatangan yang terhambat akibat pengemudi menunggu penumpang penuh. Pada angkutan pedesaan, permasalahan meliputi pintu dan jendela sulit dibuka, kursi tipis dan keras, kebersihan buruk, kapasitas penumpang berlebih, tarif tidak stabil, serta ketidakpastian waktu tunggu dan tiba. Hasil analisis deskriptif menunjukkan kualitas pelayanan keseluruhan, yang secara umum berada pada kategori (Baik). Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun tingkat kepuasan penumpang tergolong baik, masih terdapat kesenjangan antara harapan dan kinerja pelayanan. Oleh karena itu, perbaikan pada faktor-faktor prioritas menjadi penting untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan penumpang secara berkelanjutan di Kota Kefamenanu.
Model Tarikan Pergerakan Transportasi pada Tempat Wisata (Studi Kasus Pantai Warna Oesapa dan OCD Beach Cafe & Hostel) Kota Kupang Andi Kumalawati; Gledhis Stevany Sinlaeloe; Wilhelmus Bunganaen; Andi Agung Wahyu Utama
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 6 No 1 (2026): Volume 6 , No.1, mei 2026
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v6i1.25402

Abstract

Pemanfaatan lahan sebagai kawasan wisata menimbulkan tarikan pergerakan transportasi yang berdampak pada kepadatan lalu lintas, seperti di Pantai Warna Oesapa dan OCD Beach Cafe & Hostel, Kota Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi tarikan pergerakan, faktor pembanding dalam pemilihan tempat wisata, serta pemodelan tarikan pergerakan transportasi. Penelitian ini menggunakan metode skala likert dan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Pantai Warna, faktor yang mempengaruhi tarikan adalah biaya berkegiatan dan kondisi jalan, sedangkan pada OCD adalah penghasilan perbulan, kondisi jalan dan akses transportasi. Faktor pembanding dalam pemilihan tempat wisata Pantai Warna adalah kondisi pantai sebagai daya tarik, keindahan alam, harga makanan bervariasi dan terjangkau, spot fotografi, serta keamanan dan kenyamanan, sedangkan pada OCD adalah kondisi pantai sebagai daya tarik, keindahan alam, harga makanan bervariasi dan terjangkau, dan spot fotografi. Model tarikan yang dihasilkan adalah Y1a = 53,948 + 0,085 X2 + 0,767 X4 (Pantai Warna); Y1b = 32,990 + 0,011 X1 (OCD); Y2a = 29,430 + 0,009 X2 + 0,013 X3 (Pantai Warna); Y2b = 18,476 + 0,251 X4 (OCD); Y3a = 266,513 + 0,086 X2 + 0,938 X4 (Pantai Warna); Y3b = 181,737 + 0,101 X2 (OCD).