Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pemilihan Moda Transportasi Umum dan Transportasi Online di Kabupaten Kupang Rizal, Andi Hidayat; Bani, Thymoty Patrick; Sina, Dantje A. T.; Kumalawati, Andi
WARTA ARDHIA Vol 49, No 2 (2023)
Publisher : Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v49i2.548.60-68

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat mengakibatkan terjadinya pergeseran penggunaan transportasi umum konvensional menjadi sistem online. Wilayah Kecamatan Kupang Tengah memiliki populasi yang tinggi dan umumnya bekerja dalam bidang pekerjaan kantoran, perdagangan, dan pendidikan ke Kota Kupang. Hal tersebut mengakibatkan tingkat kemacetan meningkat karena ketersediaan rute yang dilalui transportasi umum sangat terbatas dan jumlah kendaraan pribadi yang melalui jalur tersebut juga cukup tinggi. Hal ini juga menjadikan transportasi umum online menjadi alternatif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kriteria oleh masyarakat Kecamatan Kupang Tengah yang menjadi prioritas saat melakukan perjalanan dalam menggunakan transportasi umum; (2) mengetahui persentase pemilihan moda transportasi umum antara transportasi umum dan transportasi online dari setiap kriteria di Kecamatan Kupang Tengah; dan (3) mengetahui perbandingan prioritas dalam pemilihan transportasi umum dan transportasi online. Metode penelitian dilakukan dengan metode Analytical Hierarchy Process, di mana pertimbangan kriteria yang diukur antara lain: Biaya, Keamanan, Kenyamanan, Waktu Tempuh, dan Ketersediaan. Analisis data diperoleh dengan cara memberikan kuesioner  kepada masyarakat yang berpotensi menggunakan transportasi umum, lalu data tersebut diolah dengan bantuan software Ms. Excel. Hasil yang dicapai dari penelitian: (1)  Kriteria prioritas oleh masyarakat Kecamatan Kupang Tengah dalam melakukan perjalanan meliputi keamanan, ketersediaan, kenyamanan, waktu tempuh, dan biaya; (2) Alternatif transportasi umum yang menjadi prioritas antara lain: kriteria biaya yang menjadi prioritas adalah transportasi umum, kriteria keamanan yang menjadi prioritas adalah transportasi online, kriteria kenyamanan yang menjadi prioritas adalah transportasi online, kriteria waktu tempuh yang menjadi prioritas adalah transportasi online, dan kriteria ketersediaan yang menjadi prioritas adalah transportasi online; (3) Persentase perbandingan pemilihan moda transportasi umum dan transportasi online di Kecamatan Kupang Tengah adalah 1:4; dan transportasi online lebih diprioritaskan dibandingkan dengan transportasi umum pada masyarakat Kecamatan Kupang Tengah.
Efek Rasio Ketinggian Dan Luasan Lantai Setback Dua Arah Terhadap Respons Dinamik Struktur Cornelis, Remigildus; Raynaldo Lewlelek; Andi Kumalawati
Jurnal Permukiman Vol 18 No 2 (2023)
Publisher : Direktorat Bina Teknik Bangunan Gedung dan Penyehatan Lingkungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31815/jp.2023.18.83-91

Abstract

Struktur bangunan setback adalah jenis struktur dengan luasan lantai yang berkurang akibat tonjolan ke dalam atau memiliki suatu lonjakan bidang lantai. Beberapa faktor yang mempengaruhi respons struktur dengan desain setback terhadap beban gempa meliputi rasio luasan setback, rasio tinggi setback, arah setback (satu arah atau dua arah), dan letak setback (simetris atau asimetris) akan ditinjau. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dampak dari rasio luasan dan ketinggian lantai setback dua arah terhadap respons dinamik struktur menggunakan beberapa variasi model setback yang sesuai dengan persyaratan SNI 1726:2019. Dalam penelitian ini, terdapat sepuluh model struktur yang diteliti, terdiri dari satu model struktur tanpa setback (model kontrol) dan sembilan model struktur dengan desain setback dua arah. Respons struktur pada model-model ini terhadap beban gempa dianalisis menggunakan metode respons spektrum. Temuan penelitian menunjukkan bahwa variasi rasio luasan dan ketinggian setback yang semakin meningkat akan mengakibatkan penurunan perpindahan antar tingkat, gaya geser dasar, gaya geser antar tingkat, dan kekakuan struktur antar tingkat. Pada lantai setback, simpangan antar tingkat, momen maksimum balok dan momen maksimum kolom antar tingkat akan semakin besar sebaliknya akan semakin kecil pada lantai tingkat non setback. Hasil analisis menunjukkan bahwa struktur dengan rasio luasan dan ketinggian setback yang memenuhi persyaratan SNI 1726:2019 adalah struktur setback jenis MRL36 yaitu jenis struktur dengan rasio luasan setback 36% dari luasan total dan rasio ketinggian setback 25% dari tinggi total struktur.
Model Pemilihan Moda Angkutan Feri Reguler dan Feri Cepat Rute Kupang–Sabu dan Sabu–Kupang Kumalawati, Andi; Mema, Klotilda G; Ramang, Ruslan; Puriningsih, Feronika S
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 1 (2023): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v35i1.1907

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan wilayah kepulauan, di mana angkutan penyeberangan feri menjadi salah satu transportasi yang sangat diminati oleh masyarakat karena biayanya yang dapat dijangkau oleh semua lapisan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. Kota Kupang dan Kabupaten Sabu Raijua secara geografis dipisahkan oleh laut sehingga menimbulkan lalu lintas pergerakan barang dan jasa. Untuk memenuhi kebutuhan lalu lintas pergerakan antarpulau ini disediakan angkutan penyeberangan feri reguler ASDP dan feri cepat swasta. Keduanya memiliki frekuensi pelayaran yang sama, namun waktu tempuh, biaya, dan kapasitas kapal yang berbeda sehingga menimbulkan pertimbangan pemilihan moda angkutan yang akan digunakan oleh penumpang. Penelitian ini menganalisis model pemilihan moda angkutan dengan metode stated preference dan model logit biner. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa penumpang lebih memilih feri cepat sebagai moda angkutan dengan probabilitas 66%, sementara feri reguler 34%. Sama halnya dengan penumpang Sabu yang memilih menggunakan feri cepat dengan probabilitas 86%, sementara feri reguler 14%.
PENINGKATAN JARINGAN AIR TANAH DAN TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT PEMAKAI AIR TANAH DESA BATAKTE Nasjono, Judi K.; Krisnayanti, Denik S.; Frans, John; Simatupang, Partogi; Hunggurami, Elia; Kumalawati, Andi; Seuk, Maria Desideria
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jaringan air bersih yang meliputi sumur bor, reservoir, jaringan pipa dan bak hidran umum telah tersedia di Desa Batakte. Dengan adanya sistim air pedesaan ini masyarakat sekitar diharapkan dapat terpenuhi kebutuhan air mereka. Namun kenyataan saat ini pembagian air untuk masyarakat masih belum terpenuhi karena beberapa anggota masyarakat masih tinggal relatif jauh dari hidran umum sehingga memerlukan usaha lebih dalam memenuhi kebutuhan air, Beberapa kerusakan pada sistim jaringan air bersih telah berhasil diidentifikasi mempengaruhi distribusi air pada msayarakat. Penelitian oleh mahasiswa memperlihatkan tingkat kepuasan masyarakat atas jaringan air yang tersedia. Perbaikan jaringan dan perluasan telah dikarjakan dan telah dinikmati masyarakat. Mayoritas masyarakat pemakai air bekerja sebagai petani, pekerjaan tidak tetap lainnya, mereka umumnya puas dengan adanya jaringan air tanah di lingkungannya dan berpartisipasi penuh dalam kegiatan menyangkut perbaikan dan perluasan jaringan air baku ini.
Pemilihan Moda Transportasi Umum dan Transportasi Online di Kabupaten Kupang Rizal, Andi Hidayat; Bani, Thymoty Patrick; Sina, Dantje A. T.; Kumalawati, Andi
WARTA ARDHIA Vol. 49 No. 2 (2023)
Publisher : Sekretariat Badan Kebijakan Transportasi, Kementerian Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/wa.v49i2.548.60-68

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat mengakibatkan terjadinya pergeseran penggunaan transportasi umum konvensional menjadi sistem online. Wilayah Kecamatan Kupang Tengah memiliki populasi yang tinggi dan umumnya bekerja dalam bidang pekerjaan kantoran, perdagangan, dan pendidikan ke Kota Kupang. Hal tersebut mengakibatkan tingkat kemacetan meningkat karena ketersediaan rute yang dilalui transportasi umum sangat terbatas dan jumlah kendaraan pribadi yang melalui jalur tersebut juga cukup tinggi. Hal ini juga menjadikan transportasi umum online menjadi alternatif masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui kriteria oleh masyarakat Kecamatan Kupang Tengah yang menjadi prioritas saat melakukan perjalanan dalam menggunakan transportasi umum; (2) mengetahui persentase pemilihan moda transportasi umum antara transportasi umum dan transportasi online dari setiap kriteria di Kecamatan Kupang Tengah; dan (3) mengetahui perbandingan prioritas dalam pemilihan transportasi umum dan transportasi online. Metode penelitian dilakukan dengan metode Analytical Hierarchy Process, di mana pertimbangan kriteria yang diukur antara lain: Biaya, Keamanan, Kenyamanan, Waktu Tempuh, dan Ketersediaan. Analisis data diperoleh dengan cara memberikan kuesioner  kepada masyarakat yang berpotensi menggunakan transportasi umum, lalu data tersebut diolah dengan bantuan software Ms. Excel. Hasil yang dicapai dari penelitian: (1)  Kriteria prioritas oleh masyarakat Kecamatan Kupang Tengah dalam melakukan perjalanan meliputi keamanan, ketersediaan, kenyamanan, waktu tempuh, dan biaya; (2) Alternatif transportasi umum yang menjadi prioritas antara lain: kriteria biaya yang menjadi prioritas adalah transportasi umum, kriteria keamanan yang menjadi prioritas adalah transportasi online, kriteria kenyamanan yang menjadi prioritas adalah transportasi online, kriteria waktu tempuh yang menjadi prioritas adalah transportasi online, dan kriteria ketersediaan yang menjadi prioritas adalah transportasi online; (3) Persentase perbandingan pemilihan moda transportasi umum dan transportasi online di Kecamatan Kupang Tengah adalah 1:4; dan transportasi online lebih diprioritaskan dibandingkan dengan transportasi umum pada masyarakat Kecamatan Kupang Tengah.
Analisis Kelayakan Penggunaan Agregat Lokal Sebagai Material Lapis Pondasi Perkerasan Jalan Sasi, Helga Noviana Inriyati; Kumalawati, Andi; Sina, Dantje A.T.
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 No. 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i1.21292

Abstract

Agregat merupakan komponen primer dari struktur perkerasan jalan yang sifatnya dapat menentukan kualitas perkerasan jalan. Pekerjaan perkerasan jalan di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara, mayoritas menggunakan material lokal, diantaranya adalah potensi material yang ada pada quarry Naiola dan quarry Bijeli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat-sifat fisik dan kelayakan dari material quarry lokal sebagai agregat lapis pondasi perkerasan jalan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, yakni metode eksperimental dan dokumentasi yang dilakukan di laboratorium Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Timor Tengah Utara serta metode analisis statistik. Hasil pengujian yang dilakukan di laboratorium menunjukan nilai yang memenuhi spesifikasi dengan hasil uji analisa saraingan atau gradasi agregat gabungan pada Quarry Naiola dan Quarry Bijeli lolos saringan No. 4 dan tertahan saringan No. 200, hasil berat jenis rata-rata 2,5, penyerapan rata-rata <3%, dan abrasi Quarry Naiola 17,19% < 40% dan Quarry Bijeli 25,10% < 40, sehingga telah memenuhi spesifikasi Umum Bina Marga Tahun 2018.
Desain Perkerasan Kaku dengan Metode Bina Marga 2017 dan Rencana Anggaran Biaya Ruas Jalan Anggrek Dara, Harlando Ha'e; Kumalawati, Andi; Udiana, I Made
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 1 (2025): Volume 5 No. 1 Mei 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i1.21309

Abstract

Ruas jalan Anggrek, merupakan ruas jalan yang sering mengalami kerusakan sebelum sampai pada umur masa layannya, ini dikarenakan adanya aktifitas kendaraan berat seperti tengki air yang setiap hari melewati ruas jalan ini. Maka perlu di lakukan perencanaan perkerasan jalan yang baik agar dapat melayani arus lalu lintas sesuai umur rencana, dengan menggunakan perkerasan kaku sebagai lapisan permukaan. Tujuan dari penelitian ini melakukakn perencanaan lapisan perkerasan kaku, dan mnganalisis besarnya anggaran biaya konstruksi perkerasan kaku pada ruas jalan Anggrek. Metode yang digunakan dalam penelitian ini, adalah Metode Bina Marga 2017 untuk merencanakan tebal lapisan perkerasan kaku, sedangkan untuk menghitung perkiraan anggaran biaya untuk konstruksi perkerasan kaku menggunakan analisis Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Tahun 2022. Pada analisis ini, diperoleh tebal perkerasan kaku dengan tulangan sebesar 285 mm dengan biaya Rp. 3.476.515.000, dengan umur rencana selama 40 tahun, dan diperoleh untuk pondasi beton kurus 100 mm dengan biaya Rp. 900.372.000, lapisan drainase 150 mm dengan biaya Rp. 625.920.000, dan untuk stabilisasi semen sebesar 300 mm dengan biaya Rp. 1.699.981.000. Sehingga dengan semua biaya yang diperoleh untuk setiap lapisan perkerasan kaku, didapat biaya total untuk konstruksi perkerasan kaku untuk jalan Anggrek dengan panjang total 1050 meter, diperoleh sebesar Rp. 7.537.875.000.
Pengaruh Volume Lalu Lintas Terhadap Tingkat Kebisingan Di Kota Kupang (Studi Kasus Jalan Jenderal Sudirman Kuanino) Kumalawati, Andi; Bere, Flavianus; Udiana, I Made; Rizal, Andi Hidayat; Utama, Andi Agung Wahyu
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 No. 2 September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i2.24728

Abstract

Penelitian ini dimaksudkan untuk menganalisis tingkat kebisingan kendaraan akibat lalu lintas pada jalan Jend. Sudirman Kota Kupang dan menyatakan hubungan antara tingkat kebisingan yang terjadi dengan volume kendaraan serta memberikan solusi untuk kebisingan yang terjadi. Analisis data kebisingan menggunakan metode Calculation of Road Traffic Noise (CoRTN Method), kemudian dilakukan analisis hubungan antara volume kendaraan dengan tingkat kebisingan menggunakan Metode Regresi Linear Berganda pada Software SPSS 22.0 For Windows. Berdasarkan Hasil analisis maka tingkat kebisingan tertinggi pada Jalan Jenderal Sudirman Kuanino Kota Kupang adalah sebesar 77,59 dB(A) telah melewati baku mutu kebisingan untuk kawasan perdagangan dan jasa yaitu sebesar 70 dB(A). Bentuk model persamaan tingkat kebisingan lalu lintas terbaik adalah (Y) = 48,365 + 0,010X1 + 0,459X2 dengan nilai R2 = 0,873 yang menunjukan bahwa pengaruh yang diberikan variabel X1 dan X2 (variabel bebas) terhadap variabel Y (kebisingan) adalah sebesar 87,30 %. Dimana nilai X1 adalah volume total kendaraan (sepeda motor, kendraan ringan dan kendaraan berat) X2 adalah kecepatan rata-rata kendaraan dan Y nilai tingkat kebisingan. Alternatif solusi penanganan yang ditawarkan pada lokasi penelitian ini yaitu insulasi pada facade bangunan dengan penggantian jendela berkaca ganda atau triple dengan ketebalan kaca minimal 6 mm dapat mengurangi kebisingan secara teoritis hingga 15-25 dB(A).
Evaluasi Geometrik Jalan di Desa Ekateta, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang Nitbani, Adythio Jordi; Kumalawati, Andi; Karels, Dolly W
JURNAL FORUM TEKNIK SIPIL (J-ForTekS) Vol 5 No 2 (2025): Volume 5 No. 2 September 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/forteks.v5i2.24741

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui, mengevaluasi dan merencanakan ulang kondisi geometrik jalan di Desa Ekateta, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, dengan mengacu pada Pedoman Desain Geometrik Jalan 2021. Kondisi eksisting geometrik jalan di Desa Ekateta menunjukkan bahwa parameter geometrik, seperti gradien jalan. Jenis jalan Desa Ekateta adalah Jenis Lokal Primer dengan panjang jalan 4 km dan mempunyai 25 tikungan. Berdasarkan hasil evaluasi geometrik jalan pada Desa Ekateta terdapat lebar jalan yang bervariasi dari 3,5 – 4,5 meter dan semua sudah memenuhi syarat untuk jalan desa, setelah melalukan analisis di Autocad Civil 3D di dapatkan data-data elevasi dan gradien jalan Desa Ekateta, Jenis medan jalan di Desa Ekateta mempunyai 2 jenis,yaitu Daerah Datar = <10% dan Daerah Bukit = 10-25%, dan memiliki 5 tikungan yang di evaluasi, masing-masing tikungan mempunyai kecepatan rencana yang sama 40 Km/Jam. Hasil perencaan ulang geometrik jalan dari hasil evaluasi di Desa Ekateta terdapat trase jalan dan gradien yang memenuhi standar Pedoman Desain Geometrik Jalan, 2021, hasil perencanaan ulang pada alinyemen horizontal, seluruh tikungan memiliki jenis tikungan yang sama, yaitu Spiral-Circle-Spiral dan seluruh paremeter yang ada telah memenuhi standar Pedoman Desain Geometrik Jalan, 2021.
Peran Transportasi Terhadap Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pedesaan di Kabupaten Timor Tengah Utara-NTT Kumalawati, Andi; Nifu, Lidwina Lidya; Udiana, I Made; Rizal, Andi Hidayat
Warta Penelitian Perhubungan Vol. 35 No. 2 (2023): Warta Penelitian Perhubungan
Publisher : Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25104/warlit.v35i2.2217

Abstract

Sarana dan prasarana transportasi merupakan komponen yang sangat penting dalam menunjang keberhasilan ekonomi masyarakat dan pembangunan wilayah. Desa Eban, Kecamatan Miomaffo-Barat Timor Tengah Utara dengan luas 31,2 Km2 dengan jumlah penduduk pada tahun 2020-2021 sebanyak 2.508 Jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui pengaruh prasarana transportasi terhadap peningkatan ekonomi dan pengembangan wilayah di Desa Eban. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini berupa skala Likert, analisis regresi linear berganda, dan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh prasarana transportasi terhadap peningkatan ekonomi di Desa Eban memiliki pengaruh yang positif. Berdasarkan analisis penentuan skor dengan menggunakan skala Likert, variabel yang memiliki nilai skala Likert paling besar yaitu variabel distribusi barang dan jasa dengan nilai skala Likert 75% dan berdasarkan analisis regresi berganda diperoleh persamaan sebagai berikut ? = 2,158 + 0,498?₁ + 1,133?₂ + 0,334?3  + 0,118?4 + 0,227?5. Hal ini menunjukkan bahwa variabel ekonomi masyarakat dapat meningkat sebesar 2,158 terhadap semua variabel bebas dan variabel yang paling berpengaruh adalah variabel kondisi prasarana dengan koefisien 1,133. Sementara itu, prasarana transportasi terhadap pengembangan wilayah memiliki pengaruh yang positif. Berdasarkan hasil analisis korelasi dengan menggunakan korelasi berganda antara setiap variabel independen terhadap pengembangan wilayah diperoleh nilai (R) sebesar 0,47. Uji signifikansi korelasi berganda menunjukkan nilai Fhitung > Ftabel (4,39 > 2,31), maka terdapat hubungan atau pengaruh yang signifikan antara lima variabel independen terhadap ekonomi masyarakat dan pengembangan wilayah di Desa Eban.