Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Program English Class untuk Meningkatkan Ketrampilan Berbahas Inggris pada Siswi MI Nurul Hidayah di Desa Pangereman, Pamekasan Imani, Kamelia; Hamidah, Alifah Nurul; Raghaibah, Ita Atir; Sunyigono, Andrie Kisroh; Ekawati, Rosyida; Triyasari, Sri Ratna
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat dan Komunitas Vol 2, No 2: 2025
Publisher : STAI Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jpmk.v2i2.155

Abstract

Dalam rangka kegiatan pentingnya bahasa inggris di Desa, Bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa asing yang dipakai sebagai alat komunikasi di seluruh dunia yang dikenal sebagai bahasa internasional. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk melatih siswa-siswi dalam berkomunikasi menggunakan bahasa inggris, membangun rasa percaya diri dalam berbicara bahasa inggris, dan meningkatkan keterampilan dalam bahasa inggris. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman dan dorongan dalam pembelajaran bahasa inggris. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini meliputi penyampaian materi dan praktik tentang cara belajar bahasa inggris secara cepat dan mudah agar lebih percaya diri. Hasil dari kegiatan ini adalah peningkatan kemampuan berbahasa inggris serta solusi melalui praktik langsung dalam berlatih berbicara bahasa inggris dengan membentuk kelompok antara siswa-siswi MI Nurul Hidayah. Oleh sebab itu, kegiatan ini berpotensi membantu siswa-siswi dalam mengembangkan kemampuan bahasa inggris mereka.
Strategi pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Pancoran Mas Desa Dempo Barat Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan Maulidya, Weny Eka Wahyu; Sunyigono, Andrie Kisroh
Agriscience Vol 4, No 2: November 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i2.21182

Abstract

Desa Dempo Barat memiliki potensi sumber daya yang berpeluang untuk dikembangkan menjadi unit usaha yang menguntungkan bagi BUMDes Pancoran Mas. Namun, potensi tersebut belum dikembangkan secara maksimal karena adanya beberapa faktor yang menghambat BUMDes. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui faktor internal dan eksternal yang terdapat pada BUMDes, (2) mengetahui rumusan alternatif strategi pengembangan BUMDes, dan (3) mengetahui alternatif strategi pengembangan prioritas yang dapat diterapkan pada BUMDes. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis SWOT. Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan terdapat 7 faktor internal dan 9 faktor eksternal pada BUMDes. Hasil analisis matriks SWOT diketahui terdapat 7 rumusan alternatif strategi. Terdapat 3 rumusan alternatif strategi prioritas yang diperoleh dari hasil perangkingan oleh informan diantaranya (1) mengadakan sosialisasi dan program pelatihan usaha sebagai upaya pengembangan inovasi, (2) meluaskan jaringan kerjasama dengan mitra usaha untuk mengakses permodalan setelah memiliki legalitas, (3) membuat peraturan desa terkait partisipasi masyarakat dalam mendukung program kerja BUMDes. Berdasarkan hasil analisis diharapkan BUMDes mampu mengimplementasikan alternatif strategi yang telah dihasilkan sebagai upaya pengembangan serta kelancaran program kegiatan BUMDes. 
Analisis faktor faktor yang mempengaruhi usaha ternak sapi sonok di Desa Dempo Barat Padang, David Alfredo; Sunyigono, Andrie Kisroh
Agriscience Vol 4, No 2: November 2023
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i2.21352

Abstract

Usaha ternak sapi sonok, merupakan kegiatan yang dijadikan salah satu sumber pendapatan pada masyarakat desa dempo barat. Kegiatan usaha ternak ini meliput kegiatan produksi yang dlikukan pada saat proses pemeliharaan sapi mulai dari pemeberian pakan, jamu, pelatihan, kebersihan dan perawatan kandang yang mendukung usaha ternak sapi sonok. Sapi sonok merupakan lambang kebudayaan yang berasal dari desa dempo barat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan setiap faktor produksi usaha ternak sapi sonok serta menganalisis dan juga untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi harga sapi sonok di Desa Dempo Barat. Model analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 2 variabel yang memepengaruhi harga sapi sonok secara parsial, yaitu variabel SKLB dan Variabel jamu sedangkan variabel frekuensi Keikutsertaan Kontes, Pakan, Aksesoris dan tenaga kerja tidak mempengaruhi harga sapi mempengaruhi harga sapi secara parsial sonok di desa dempo barat. Namun secara keseluruhan setiap variabel-variabel tersebut tetap mempengaruhi harga sapi sonok di Desa Dempo Barat.
Preferensi Peternak Dalam Membudidayakan Sapi Lokal Madura di Desa Tampojung Guwa Devi Indah Selvianah; Sri Ratna Triyasari; Andrie Kisroh Sunyigono; Elys Fauziyah
Jurnal Peternakan Lokal Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Peternakan Lokal
Publisher : Program Studi Peternakan Universitas Muslim Maros

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46918/peternakan.v7i1.2609

Abstract

Peternakan sapi lokal Madura memiliki peran penting yang tidak hanya dalam meningkatkan produksi daging sapi, tetapi juga dalam upaya melestarikan sapi lokal Madura sebagai salah satu sumber daya genetik hayati sapi lokal di Indonesia. Namun, terdapat permasalahan terkait crossing (praktik persilangan) tidak terkontrol pada sapi Madura.. Namun tingginya minat peternak dalam praktik persilangan dengan sapi impor dapat menyebabkan kepunahan dari sapi Madura. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik dan preferensi peternak dalam membudidayakan sapi lokal Madura di Desa Tampojung Guwa. 45 responden dipilih secara purposive sampling. Jenis penelitian ini adalah analisis deskriptif kuantitatif dengan pengolahan data rating scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak Desa Tampojung Guwa memiliki usia rata-rata produktif dengan tingkat pendidikan SD-SMP, dengan jumlah tanggungan keluarga kecil serta memiliki pengalaman beternak sapi Madura yang lama dan pendapatan di bawah UMK Pamekasan. Faktor preferensi kebudayaan menjadi variabel yang paling berpengaruh terhadap keputusan pemeliharaan sapi lokal Madura, diikuti dengan faktor preferensi psikologis, faktor preferensi marketing mix, dan faktor preferensi sosial.  Nilai budaya tetap menjadi faktor utama dalam pemeliharaan sapi Madura, sehingga perlu dukungan pemerintah untuk memprioritaskan event festival budaya sapi, baik sonok atau karapan sehingga dapat mempertahankan nilai-nilai budaya peternak untuk mendukung keberlanjutannya serta mencegah kepunahan akibat persilangan dengan sapi impor.
Karakteristik dan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha ternak sapi sonok di Desa Bujur Timur Saujana, Velyna Batari; Sunyigono, Andrie Kisroh
Agriscience Vol 4, No 3: Maret 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v4i3.15632

Abstract

Desa Bujur Timur merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Batumarmar  yang sebagian penduduknya melakukan usaha ternak Sapi Sonok. Didapat fakta  bahwa peternak di desa tersebut tidak selalu mendapatkan keuntungan dari usahanya. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk menganalisis karakteristik peternak sehingga dapat menjadi acuan dalam menganalisis pendapatan dan faktor – faktor yang mempengaruhi pendapatan usaha ternak Sapi Sonok dengan menggunakan analisis pendapatan menggunakan rumus Pd = TR-TC dan metode regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peternak di desa Bujur Timur masuk kedalam usia produktif dengan tingkat pendidikan yang relatif rendah, memiliki jumlah tanggungan  keluarga rata-rata 1-2 orang. Peternak memiliki pengalaman beternak rata-rata 4-6 tahun, lama pengalaman tersebut masuk pada kelompok pengalaman beternak yang rendah dan usaha ternak Sapi Sonok termasuk dalam skala usaha ternak sapi yang masih kecil. Berdasarkan analisis pendapatan, rata-rata pendapatan tahunan yang diterima oleh peternak di Desa Bujur Timur adalah Rp 10.735.364. Biaya sapi bakalan, biaya jamu, dan biaya kandang merupakan variabel yang mempengaruhi pendapatan peternak.
Saluran dan margin pemasaran sapi potong di Desa Bicorong Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan Lestari, Indah Alisia Puji; Sunyigono, Andrie Kisroh; Nugroho, Taufik Rizal Dwi Adi
Agriscience Vol 5, No 1: Juli 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i1.15639

Abstract

Sapi potong menjadi salah satu sektor unggulan yang dikembangkan di Kabupaten Pamekasan. Permasalah utama yang dihadapi adalah pada proses pemasaran yang masih melibatkan banyak lembaga pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk saluran dan margin pemasaran sapi potong di Desa Bicorong Kecamatan Pakong Kabupaten Pamekasan. Penelitian menggunakan sampel 42 peternak, pedagang sapi potong dan tukang jagal sapi dengan teknik sampling snowball. Metode penelitian yaitu menggunakan metode survei dengan analisis deskriptif untuk menjawab permasalahan pada saluran pemasaran, dan deskriptif kuantitatif pada analisis margin pemasaran dan farmer share. Hasil penelitian menunjukkan terdapat dua saluran pemasaran yaitu, peternak ke pedagang pengepul ke pedagang di pasar kemudian ke tukang jagal sapi. Sedangkan pada saluran kedua dari peternak ke pedagang di pasar kemudian terakhir tukang jagal sapi. Saluran pemasaran kedua menjadi saluran terefektif disebabkan mempunyai rantai terpendek dan hanya ada satu lembaga pemasaran yang terlibat didalamnya. Nilai margin pemasaran saluran pertama adalah Rp784.091 dengan farmer share 96,31% dan margin pemasaran saluran kedua Rp 640.000 dengan farmer share 95,07%. Berdasarkan nilai farmer share maka saluran pemasaran pertama lebih efisien dibandingkan saluran pemasaran kedua. Kebijakan penentuan harga terendah dan tertinggi dari pemerintah dapat meminimalkan kerugian bagi peternak dan konsumen sapi potong.