Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PERBEDAAN KETERLIBATAN KERJA DAN TURNOVER INTENTION DITINJAU DARI PERBEDAAN GENERASI (MILENIAL DAN ZILENIAL) Sari, Puteri Andika; Diana Pitaloka
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 4 No. 4: September 2024
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jirk.v4i4.8521

Abstract

Fenomena keterlibatan kerja dan turnover intention erat kaitannya dengan generasi Y dan Z karena terkenal dengan karakteristik disloyal yang cukup tinggi. Untuk itu, penelitian ini bermaksud untuk membandingkan tingkat keterlibatan kerja dan turnover intention generasi Y dan Z di perusahaan. Metode yang menggunakan deskriptif komparatif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 120 responden karyawan generasi Y dan Z dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengujian hipotesis menggunakan uji independent sample t test dan uji effect size. Hasilnya secara uji independent sample t test menunjukkan keterlibatan kerja terdapat perbedaan yang signifikan antara generasi Y dan Z. Sedangkan turnover intention menunjukkan tidak adanya perbedaan yang signifikan. Selain itu uji effect size menghasilkan perbedaan yang sangat tinggi pada keterlibatan kerja dan perbedaan yang sedang pada turnover intention. Hal tersebut perlu perusahaan kenali lebih dalam karakteristik kedua generasi tersebut sehingga nantinya perusahaan dapat mengambil tindakan yang tepat untuk membentuk dan mempertahankan keterlibatan kerja serta menurunkan turnover intention. Salah satunya dengan menciptakan fleksibilitas dalam bekerja karena kedua generasi ini cenderung tidak menyukai pekerjaan yang terlalu mengikat.
OPTIMIZING THE PERFORMANCE OF YOUNG ENTREPRENEURIAL MSMES (STUDEPRENEURS) THROUGH INCREASING ENTREPRENEURIAL COMPETENCE Sari, Wiendy Puspita; Sari, Puteri Andika
Abdi Dosen : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2023): MARET
Publisher : LPPM Univ. Ibn Khaldun Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32832/abdidos.v7i1.1642

Abstract

Indonesia is one of developing countries that has been severely affected by Covid-19, especially in economics. This causes Businesses in Indonesia to sluggish, especially micro, small, and medium enterprises (MSME’s). Audience of this activity is community of young entrepreneurs called Studepreneur. Studepreneur consist of college students who have business in varous sectors, such as culinary, fashion, plant cultivation, fish cultivation, etc. Initially Studepreneurs were entrepreneurship to fill their spare time, but during this pandemic this entrepreneurial activity also supports the cost of living, especially the education fee. Lack of entreperenurial competences is a challenge for Studepreneurs to maintain and improve their business performance during pandemic. The purpose of this service activity is to give knowledge and insight of entrepreneurial competencies to support their business sustainability. The method used in this cativity is training dan interactive discussion. 11 member of Studepreneurs are join this training. Pre test and Post Test are used to evaluate the training. The evaluation results show that 100% audience more understand entrepreneurial competencies after the training.
KESEIMBANGAN KEHIDUPAN-PEKERJAAN DOSEN FE UNPAR : STUDI KUALITATIF TENTANG BATAS PERAN, DUKUNGAN KELUARGA DAN SISTEM KERJA HYBRID Maria Merry Marianti; Triyana Iskandarsyah; Brigita Meylianti Sulungbudi; Deti Mulyo Harsono; Puteri Andika Sari
Jurnal Ilmiah Manajemen, Ekonomi, & Akuntansi (MEA) Vol 9 No 3 (2025): Edisi September - Desember 2025
Publisher : LPPM STIE Muhammadiah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31955/mea.v9i3.6814

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman dosen Universitas Katolik Parahyangan dalam menyeimbangkan tuntutan pekerjaan akademik dan kehidupan pribadi pascapandemi melalui analisis tematik atas data Focus Group Discussion (FGD). Temuan mengidentifikasi tujuh tema utama, yaitu dampak kesibukan terhadap peran keluarga, rasa syukur terhadap pekerjaan, perasaan bersalah dan pelanggaran batas, keprihatinan keluarga, persepsi terhadap sistem kerja WFO–WFH, kemampuan fokus saat bekerja dari rumah, serta preferensi terhadap kerja hybrid. Hasil menunjukkan bahwa beban kerja akademik, batas peran yang tidak tegas, dan ekspektasi institusional sering memicu konflik peran, sementara dukungan keluarga, fleksibilitas pekerjaan, dan makna profesi berkontribusi pada ketahanan psikologis dosen. Penelitian ini memberikan implikasi praktis berupa perlunya kebijakan fleksibilitas kerja yang jelas, pengelolaan beban kerja yang proporsional, dukungan sensitif gender, serta program kesejahteraan dosen untuk menjaga kesehatan mental dan pemulihan diri. Keterbatasan penelitian meliputi jumlah partisipan yang terbatas, satu lokasi penelitian, dan analisis tematik dilakukan dengan menggunakan software Nvivo. Studi selanjutnya disarankan melibatkan lebih banyak institusi, menggunakan kombinasi metode FGD dan wawancara mendalam. Penelitian lanjutan juga perlu mengeksplorasi dinamika WLB berdasarkan gender, jenjang karier, status keluarga, serta meninjau perubahan WLB secara longitudinal mengikuti perkembangan kebijakan kampus.