Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Mediator

Perjalanan Depth Reporting Kurnia, Septiawan Santana
Mediator Vol 2, No 2 (2001)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depth reporting merupakan kegiatan yang senantiasa mengalami perubahan dan perkembangan dari waktu ke waktu, seiring dengan perubahan nilai-nilai dan kebutuhan masyarakat. Konsep-konsep tradisional pada pelaporan, pemilihan sumber, kepekaan jurnalisme, peliputan, dan kinerja wartawan bergeser pada interes khalayak media dan tuntutan profesional. ‘Depth reporting’ sendiri merupakan karya jurnalistik yang memerlukan kesenian, kemampuan, dan perencanaan yang matang dari penulisnya.
Jurnalisme Investigasi Kurnia, Septiawan Santana
Mediator Vol 3, No 1 (2002)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kisah-kisah jurnalisme investigatif punya ukuran dan keluaran yang tak mudah digenera/isasikan. Ada yang mengukurnya dari pemuatan kisah "seorang korban" (victim), ada pula yang mengaitkannya dengan kelemahan sebuah sistem. Kesemua bahan liputan direkontekstua/isasikan ke dalam klasijikasi dan struktur pengisahan, berdasarkantema dan tipe-tipe spesijikasi kisah. Dari keseluruhan kerja liputan jurnalisme investigatif, pada umumnya ditentukan unsur-unsur yang dapat dikenali, yang menjadi karakteristik wacana reportase investigatif antara lain: subjek investigasi, hipotesis riset, sumber sekunder, pikiran dokumentati, narasumber, teknik riset, berpikir wisdom.
Melihat Bisnis Bias Kapital Media: Asumsi Aksiologi dan Ontologis Sederhana Kurnia, Septiawan Santana
Mediator Vol 4, No 2 (2003)
Publisher : FIkom Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kisah-kisah jurnalisme investigatifpunya ukuran dan keluaran yang tak mudahdigenera/isasikan. Ada yang mengukurnya dari pemuatan kisah "seorang korban" (victim), ada pula yang mengaitkannya dengan kelemahan sebuah sistem. Kesemua bahan liputan direkontekstualisasikan ke dalam klasifikasi dan struktur pengisahan, berdasarkan tema dan tipe-tipe spesijikasi kisah. Dari keseluruhan kerja  liputan jurnalisme investigatif pada umumnya ditentukan unsur-unsur yang dapat dikenali, yang menjadi karakteristik wacana reportase investigatif, antara lain: subjek investigasi, hipotesis riset, sumber sekunder, pikiran dokumentati, narasumber, teknik riset, berpikir wisdom.