Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Pemanfaatan Material Lokal Laterite Simpang Pasir Kecamatan Palaran Kota Samarinda Sebagai Agregat Kasar Dalam Campuran Beton Normal Siregar, Adde Currie; Yatnikasari, Santi; Agustina, Fitriyati; Vebrian, V; Subandi, S
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton ringan banyak digunakan untuk bangunan gedung bertingkat yang hanya mempunyai berat isi antara 400 sampai 1900 kg/m3. Komposisi penggunaan jenis material penyusun beton sangat mempengaruhi berat total dari suatu bangunan, oleh karena itu pada penelitian ini akan di gunakan laterite sebagai pengganti agregat kasar untuk mengurangi berat bangunan. Batu laterite adalah batuan merah yang banyak ditemui di berbagai daerah di Kalimantan Timur dan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh penggunaan batu laterit dari kecamatan Palaran yang diharapkan dapat menjadi alternatif pengganti agregat kasar dan bahan penyusun beton ringan struktural. Batu laterite yang digunakan berasal dari jalan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran kota Samarinda, dimana laterite disini sangat berlimpah. Pada penelitian ini dibuat sampel beton sebanyak 18 sampel dengan variasi umur 7, 14 dan 28 hari menggunakan bentuk benda uji silinder dimensi 150 x 300 mm. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan berat benda uji rata-rata pada beton normal (BN) umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari bertuturut-turut sebesar 2334,52 kg/m3, 2338,11 kg/m3 dan 2323,21 kg/m3. Sedangkan berat benda uji rata-rata pada beton laterit (BL) umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari sebesar 2028,30 kg/m3, 1979,81 kg/m3 dan 1948,30 kg/m3. Dan kuat tekan rata-rata pada beton normal (BN) umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari sebesar 13,31 MPa, 16,93 MPa dan 20,05 MPa. Sedangkan kuat tekan rata-rata pada beton laterit (BL) umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari sebesar 6,62 MPa, 9,73 MPa dan 11,83 MPa. Penggunaan laterit sebagai bahan pengganti agregat kasar dapat mengurangi berat beton sehingga menjadi lebih ringan, namun penggunaan laterit sebanyak 100% belum bisa dimasukan ke dalam jenis beton ringan karena berat isi masih 1948,30 lebih dari 1900 kg/m3.
Desain dan Analisis Mata Pisau Pencacah Untuk Pengolahan Sampah Plastik Menggunakan Finite Element Analysis Haryo Pranoto, Sigiet; Yatnikasari, Santi; Noor Asnan, Muhammad; Ilmal Yaqin, Rizqi
Infotekmesin Vol 11 No 2 (2020): Infotekmesin: Juli 2020
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v11i2.260

Abstract

Plastic waste is one of the environmental problems in Indonesia. Plastic waste is a type of waste that is difficult to decompose, so it needs special handling for processing the problem. One alternative offered is by making a plastic chopper machine. One of the manufacturing of a machine is to design and analyze the components used. The blade is one of the important components of a plastic chopper. Model simulation of the blade itself needs to be done to analyze the performance of the blade during the performance of the machine. Simulation modeling is done using CAE software.. The form of meshing in the blade model is using tetrahedral and the meshing ratio is close to 1. The results obtained from the blade modeling process are the maximum Von mises stress on the loading of 300N, 500N, and 700N respectively at 6.752 x 10-3 MPa, 2.845 x 10- 3 MPa and 1,575 x 10-3MPa. While the amount of displacement in the variation of loading 300N, 500N, and 700N respectively has a value of 6.752 x 10-2 mm, 1.125 x 10-1 mm and 1.575 x 10-1 mm. The safety factor in this simulation is produced which has a value of 15, which means it is safe for all loading variations because it has a value of more than 1.
Analisa Daya Dukung Minipile Menggunakan Metode Meyerhof Berdasarkan Data SPT dan PDA (Studi Kasus : Taxiway Bandara APT Pranoto Samarinda) Yatnikasari, Santi; Vebrian, V; Pratiwi, Dheka Shara; Agustina, Fitriyati; Liana, Ulwiyah Wahdah Mufassirin
Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS 2022: Prosiding Seminar Nasional Teknik Sipil UMS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (198.161 KB)

Abstract

Daya dukung tanah sangat diperlukan dalam sebuah perencanaan suatu konstruksi. Pengujian daya dukung tanah dilakukan untuk mengidentifikasi kemampuan tanah dalam menahan beban bangunan yang disalurkan melalui fondasi. Pada penelitian ini dilakukan analisis daya dukung tiang pancang pada proyek pembangunan taxiway di bandara APT Pranoto. Perencanaan fondasi yang digunakan adalah fondasi mini pile dengan ukuran 20 x 20 cm. Data yang digunakan yaitu data Standar Penetration Test (SPT) dengan menggunakan metode Meyerhof dan dibandingkan dengan pengujian Pile Driving Analyzer (PDA) Test yang merupakan pengujian langsung pada fondasi tiang pancang. Berdasarkan hasil analisis data, perhitungan daya dukung ijin tiang mini pile berdasarkan data SPT diperoleh rata-rata dari 4 titik pengujian yaitu Qp = 31,43 ton, Qs = 18,94 ton, Qu = 50,37 ton, dan Qijin = 16,79 ton. Sedangkan daya dung mini pile berdasarkan data PDA padatitik 7-3 diperoleh Qp = 32,20 ton, Qs = 51,50 ton, Qu = 83,5 ton, dan Qijin 30,90 ton. Dari hasil perhitungan, dinyatakan bahwa hasil pengujian PDA test lebih besar dibandingkan hasil dari pengujian SPT sehingga daya dukung mini pile dinyatakan memenuhi nilai perencanaan dan aman.
PELATIHAN PEMANFAATAN BARANG BEKAS SEBAGAI SARANA KREATIVITAS ANAK-ANAK DI PANTI ASUHAN USWATUN HASANAH SAMARINDA Yatnikasari, Santi; Pitoyo, Pitoyo; Siswa, Taghfirul Azhima Yoga
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1852

Abstract

Panti asuhan berupaya dalam memberikan dukungan mental, fisik, dan sosial kepada anak asuh sebagai bentuk pelayanan kesejahteraan sosial untuk perkembangan kepribadiannya dengan bimbingan agama, pendidikan, sosial, dan lingkungan. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1) memberikan pengetahuan kepada anak asuh agar dapat memanfaatkan barang dan bahan bekas di lingkungannya, 2) memberikan pelatihan kepada anak asuh untuk membuat kreasi pemanfaatan barang bekas, 3) memberikan pengetahuan bahwa dengan produk kreasi yang memanfaatkan barang bekas dapat mengembangkan kreativitas anak sehingga dapat bersaing dan berjiwa wirausaha yang akan membentuk pribadi tangguh dan mandiri. Kegiatan pengabdian masyarakat di Panti Asuhan Uswatun Hasanah diawali dengan tahap persiapan, selanjutnya tahap pelaksanaan kegiatan antara lain sosialisasi kegiatan, penyampaian materi dan pelatihan kreasi. Kreasi pot bunga sebagai pemanfaatan barang dan bahan bekas dibuat dengan melakukan pencampuran air dan semen sehingga berbentuk pasta. Peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah 25 orang. Hasil dari kegiatan pelatihan, anak asuh memperoleh pengalaman dan pengetahuan yang baru dengan membuat 10 pot bunga yang dirancang menjadi produk kreatif bernilai estetika dan ekonomis serta menumbuhkan jiwa wirausaha. Berdasarkan aspek penilaian kreativitas dapat diketahui persentase kelompok yang mendapat nilai sangat baik adalah 30% dan nilai baik adalah 70% dari 10 kelompok yang ada, dengan nilai rata-rata adalah 77,6%, menunjukan bahwa peserta pelatihan pembuatan pot dengan memanfaatkan barang bekas mampu mengembangkan kreativitas dengan baik. Dengan kepedulian anak asuh terhadap kebersihan lingkungannya, maka dampak negatif dari pencemaran lingkungan dapat diminimalisir.
Analysis of Mini Pile Foundation in Istiqlal Mosque Loa Bakung Samarinda Construction Project Based on CPT and SPT Data Liana, Ulwiyah Wahdah Mufassirin; Yatnikasari, Santi; Siregar, Adde Currie; Syahrul, Muhammad
JSE Journal of Science and Engineering Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Science and Engineering
Publisher : LPPI Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jse.v1i2.3798

Abstract

Transportation as an activity of moving something from one place to another. The existence of various community activities causes the emergence of traffic movements. The more activities that take place, the more traffic generated. So that adequate infrastructure is needed to create a smooth movement. As the number of vehicles increases, the strength of the pavement decreases which results in road damage. Pavement in good condition in Samarinda City in 2020 decreased by around 6.3%, while roads in severely damaged conditions increased by almost 100% from 2015. Damage to pavement reduces the capacity of the previously planned roads. This affects the level of service on these roads, so it is necessary to compare the analysis of service levels with and without any damage. The research was conducted by surveying Ir. Sutami road, City of Samarinda with a length of 150 m. Primary data include the number of vehicles, road geometric data and documentation of road damage. The analytical method uses MKJI 1997. The volume of vehicles passing through Ir. Sutami as much as 1228.4 smp/hour on holidays and 3510.35 smp/hour on weekdays which are dominated by motorbikes. Road capacity Ir. Sutami in a condition without any damage, namely 6079.92 smp/hour which produces a V/C ratio of 0.58 with a service level of A, while currently the Ir. Sutami road with some damage such as holes and peeling so that the capacity decreased to 5251.067 smp/hour with a V/C ratio of 0.67.
Overview Implementation of Precast U-Ditch Drainage Construction on Jalan Otto Iskandardinata Tama, Brian Ricki; Yatnikasari, Santi; Handayani, Elvira; Umi, Zulfikar; Agustina, Fitriyati
JSE Journal of Science and Engineering Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Science and Engineering
Publisher : LPPI Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jse.v1i2.3833

Abstract

The increasing use of transportation infrastructure in Indonesia demands the development of facilities and infrastructure to enhance the quality of public services. Kalimantan Timur is a rapidly growing province. The rising population of Kalimantan Timur necessitates the construction of supportive facilities and infrastructure. Drainage refers to the action or process of draining/disposing of water, resulting from human activities like household wastewater, industrial wastewater, as well as natural processes such as rain, water accumulation, floods, and groundwater level reduction. The Drainage Project aims to improve the drainage system to reduce flood and waterlogging risks while preserving water quality, accommodating the growth of the population and the need for supporting infrastructure like housing, schools, and healthcare facilities. In the Drainage Development Project on Jalan Otto Iskandardinata, the precast concrete method with dimensions of 100x70x20 is used. The implementation of the U-Ditch Precast Drainage Project on Jalan Otto Iskandardinata is expected to alleviate flood issues. Before commencing the work, various tests such as the Slump Test, Compressive Strength Test, Hammer Test, and Tensile Strength Test are conducted to ensure compliance with the required specifications. Occupational Health and Safety (OHS) measures have been applied to the Drainage Project. Each stage of the project's implementation must be supervised by field inspectors to ensure the project runs smoothly and meets the required quality standards.
Implementation of Mini Piles and Retaining Wall in the Construction of the North Kalimantan Provincial DPRD Building in Bulungan Regency Hendi, Madrotin Noer; Liana, Ulwiyah Wahdah Mufassirin; Onaya, Gariel; Yatnikasari, Santi; Pitoyo, Pitoyo; Ilpandari, Ilpandari
JSE Journal of Science and Engineering Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Science and Engineering
Publisher : LPPI Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30650/jse.v1i2.3836

Abstract

Piles are used as the foundation for a building's construction when the underlying soil beneath the structure lacks sufficient bearing capacity to support the weight of the construction and its load, or when hard soil with enough bearing capacity lies at a significant depth. Retaining walls are a type of civil construction built to withstand the lateral active pressure of soil or water. Therefore, the construction of a retaining wall must be planned and designed to safely counter potential forces that could cause structural failure. The purpose of this writing is to understand the implementation of mini pile foundations and retaining walls concerning the stability control of the retaining wall against sliding, overturning, and soil-bearing capacity. The observational method used involves collecting secondary and primary data. The mini pile foundations are driven to a specified depth, with each pile segment being 4.0 meters long, and this piling activity aligns with the plan. The retaining wall used is a cantilever retaining wall with concrete quality K-300 f’c 25 MPa, where the successive heights, upper width, and bottom width of the retaining wall are 4.5 m, 0.3 m, and 2.7 m, respectively.
Peran Mahasiswa dalam Pelaksanaan Pengerjaan Sloof dan Balok pada Proyek Gedung Puskesmas Harapan Baru Wahyuni, Eka; Pratiwi, Dheka Shara; Agustina, Fitriyati; Liana, Ulwiyah Wahdah Mufassirin; Yatnikasari, Santi; Siregar, Adde Currie; Harris, Abdul; Pane, Ivindra
Jurnal Pengabdian Masyarakat Inovasi Indonesia Vol 3 No 3 (2025): JPMII - Juni 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jpmii.792

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk pendampingan teknis pada proyek pembangunan Gedung Puskesmas Harapan Baru di Samarinda, Kalimantan Timur, dengan fokus pada pekerjaan struktur Sloof dan balok. Mahasiswa Program Studi Teknik Sipil terlibat secara aktif sebagai peserta pengabdian dengan peran utama sebagai pengawas lapangan sekaligus pembelajar. Melalui pendekatan observasi partisipatif, mahasiswa mendampingi proses konstruksi mulai dari persiapan, pembesian, pemasangan bekisting, hingga pengecoran Sloof dan balok. Selain mengamati dan mencatat prosedur teknis, mahasiswa juga memantau penerapan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta mendokumentasikan kendala teknis di lapangan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman mahasiswa terhadap praktik konstruksi nyata, terutama terkait metode pelaksanaan dan kontrol mutu pekerjaan struktur. Di sisi lain, keberadaan mahasiswa turut membantu meningkatkan kesadaran pekerja terhadap pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) secara konsisten. Program ini memberikan kontribusi ganda, yakni penguatan kompetensi mahasiswa di bidang teknik sipil terapan dan dukungan terhadap kelancaran serta kualitas pembangunan fasilitas kesehatan masyarakat.