Claim Missing Document
Check
Articles

Found 37 Documents
Search

Optimization of time scheduling planning with the precedence diagram method (PDM) on the drainage construction project Siregar, Adde Currie; Noorkhayati, Noorkhayati; Yatnikasari, Santi; Aprisandi, Dasa; Agustina, Fitriyati
Jurnal Teknika Vol 20, No 1 (2024): Available Online in June 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/tjst.v20i1.24193

Abstract

Jalan Pemuda 1 is one of the city roads located in the Samarinda region that often experiences flooding. Therefore, the construction of adequate drainage is necessary to address this flood issue. The construction of this drainage system is expected to effectively solve the flooding problems in the area. The project utilizes precast U-ditches as part of the drainage, replacing the less effective manual methods. The project site frequently experiences tidal fluctuations from the Karangmumus River, which triggers the floods. The U-ditch Precast has dimensions of 240 cm width, 180 cm height, and 10 cm length. Additionally, this research aims to analyze the time optimization in drainage channel construction projects using the Precedence Diagram Method (PDM). The critical tasks in the construction of the drainage channel project are also analyzed using the PDM method. In this research phase, the author chose the Precedence Diagram Method (PDM) not only to clarify the tasks but also to improve project management efficiency and effectiveness to achieve optimal results. The advantage of the Precedence Diagram Method (PDM) is that it does not require dummy or additional activities, simplifies the project network creation, and the interdependence between activities can be arranged without adding new tasks. The accelerated tasks include mobility work, reduced from 7 days to 2 days, and demobilization, reduced from 7 days to 1 day. The occupational safety and health management system (K3) is reduced from 7 days to 2 days, and utility tasks (PDAM, PLN, Telkom) are reduced from 7 days to 2 days. The initial project scheduling indicates a duration of 210 days, but with optimization, the project is completed in 196 days, resulting in a time savings of 13 days. This study provides insights into the effectiveness of the PDM method in addressing critical challenges in construction projects, with implementation leading to more efficient planning and timely project completion.
PEMANFAATAN LIMBAH TEMPURUNG DAN SERAT SERABUT KELAPA SEBAGAI BAHAN CAMPURAN PAVING BLOCK Mahardika, Hendra; Yatnikasari, Santi; Magfirona, Alfia; Liana, Ulwiyah Wahdah Mufassirin
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 7, No 1 (2024): Vol 7, No 1 (2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Juni 202
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v7i1.13039

Abstract

Pada umumnya paving block digunakan untuk jalan berukuran kecil, perumahan maupun perkotaan. Pemanfaatan limbah tempurung dan serat serabut kelapa sebagai agregat atau bahan campuran perkerasan jalan yaitu paving block yang tentu saja sangat ramah lingkungan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisa hasil uji resapan air lalu menganalisa hasil pengujian kuat tekan paving block dengan menambahkan abu limbah tempurung serta serat serabut kelapa yang digunakan untuk material campuran paving block dengan mengacu penggunaan jumlah semen dengan komposisi campuran variasi 5%, 10%, 15%, 20% dari berat semen dengan acuan control benda uji 0% dengan waktu perawatan benda uji 7, 14, dan 28 hari. Pada semua benda uji saat perendaman tidak terlalu banyak gelembung udara yang dihasilkan saat perendaman menandakan bahwa semua benda uji termasuk padat dan minim rongga. Temuan pada penelitian ini menunjukkan bahwa penyerapan tertinggi terdapat pada benda uji dengan variasi campuran 20% di umur 7 hari sebesar 4,638% dan penyerapan paling rendah terdapat pada persentase campuran 15 % 28 hari sebesar 1,423% sesuai dengan mutu paving block SNI 03-0691-1996. Penambahan abu limbah tempurung dan serat serabut kelapa menghasilkan uji kuat tekan yang tidak efektif pada variasi 5%, 10% 20% pada umur perawatan 7 hari namun efektif divariasi 15% diumur 28 hari dengan hasil paling tinggi yaitu 29,039 Mpa sesuai dengan mutu paving block SNI 03-0691-1996 dan hasil terendah terdapat divariasi 5% umur 7 hari yaitu sebesar 6,371 Mpa tidak sesuai SNI 03-0961-1996.
Analisis Perbandingan Produktivitas Alat Pancang Drop Hammer dan Jack in Pile Proyek Pembangunan SMAN 14 Samarinda Adde Currie Siregar; Santi Yatnikasari; Fitriyati Agustina; Vebrian Vebrian; Muhammad Jalil
Jurnal Teknik Sipil Vol 19 No 2 (2023): Jurnal Teknik Sipil
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28932/jts.v19i2.5344

Abstract

Along with the development of construction projects, many tools have been created and developed to assist and facilitate activities in construction projects. In carrying out the selection of tools, it is very necessary to plan properly and carefully according to the conditions of the project and the ability of the workers. One tool that is generally used in projects for tall buildings is the piling tool for working on the foundation. In the construction project of SMAN 14 Samarinda, the rigging tools are used, namely drop hammer and jack in pile. This study discusses productivity and several strategies to increase the duration of pile equipment. The data used is obtained from the project in the form of pile tool cycle time data. From the analysis it is known that the average productivity value of the jack in pile is 2.19 and the drop hammer is 1.20. From this productivity, the jack in pile is more efficient than the drop hammer. The use of a drop hammer was chosen because it is relatively inexpensive and the jack in pile was chosen because this method uses static pressure without causing negative impacts (noise and vibration) to the residents around the project. The piling tools used must prioritize the economic value aspects and without negative impact on the community.
ANALISIS KAPASITAS SERAP BIOPORI DI JALAN PARIKESIT II RT 40 KELURAHAN RAWA MAKMUR KECAMATAN PALARAN KOTA SAMARINDA Ramadhiyanty, Ichania Rizka; Agustina, Fitriyati; Yatnikasari, Santi
Jurnal Kacapuri : Jurnal keilmuan Teknik Sipil Vol 7, No 2 (2024): Vol 7, No 2 2024 JURNAL KACAPURI : JURNAL KEILMUAN TEKNIK SIPIL (Edisi Desember
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jk.v7i2.13045

Abstract

Kota Samarinda termasuk wilayah yang rawan banjir, penyebab banjir akibat berlebihnya limpasan permukaan dan tidak tertampungnya limpasan tersebut sehingga air meluap. Beberapa faktor penyebab terjadinya banjir di Kota Samarinda dikarenakan faktor manusia dan faktor alam. Untuk faktor manusia sumber utamanya adalah pada pertumbuhan penduduk diikuti dengan laju kebutuhan infrastruktur. Dari aktivitas masyarakat berdampak kepada datangnya sumber genangan, seperti banjir kiriman akibat pasang Sungai Mahakam, dan banjir lokal. Salah satu alternatif ramah lingkungan, untuk mengurangi banjir dan genangan air adalah biopori. Salah satu biopori yang ada di samarinda diawasan di samarinda yang menerapkan biopori adalah di Kelurahan Rawa Makmur, Kecamatan Palaran. Biopori yang dibuat berukuran dengan diameter 12 cm, dengan kedalaman 100 cm. Sumur resapan dibuat untuk pelestarian sumber daya air tanah, menanggulangi kekurangan air bersih, menjaga keseimbangan dalam tanah, mengurangi limpasan permukaan dan erosi tanah. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis kondisi tanah dan mengetahui nilai koefisien permeabilitas yang berpengaruh terhadap kinerja daya serap lubang resapan biopori. Jenis tanah yang ditentukan dengan uji indeks properties termasuk tanah lempung sedikit membatu, hal ini dibuktikan dengan jumlah kadar air tanah dengan rata-rata nilai keseluruhan sampel sebesar 10,01%. Untuk mengetahui kapasitas serap biopori dengan jenis tanah lempung, maka diketahui bahan yang terserap hanya berasal dari curah hujan di lokasi penelitian. Didapat curah hujan harian maksimum rata-rata sebesar 197,47, dengan koefisien permeabilitasnya sebesar 0,004 cm/detik. 
PROFIL KEMAMPUAN KETRAMPILAN PROSES SAINS DASAR SISWA MADRASAH ALIYAH AL-FIRDAUS SAMARINDA SETELAH PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT UKUR Yatnikasari, Santi; Asnan, Muhammad Noor; Zulkarnain, Isnaini
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v2i2.1068

Abstract

Keterampilan proses sains dikembangkan dengan tujuan untuk melatih kreativitas siswa agar dapat berpikir dan menemukan konsep secara mandiri, terampil dan ilmiah dalam memecahkan berbagai masalah. Penerapan keterampilan proses sains dasar adalah upaya untuk mengurangi kesulitan belajar khususnya di bidang sains dengan menggunakan praktikum dalam menggunakan alat ukur. Kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan di Madrasah Aliyah (MA) Al-Firdaus Samarinda dengan tujuan sebagai sumbangsih ilmu pengetahuan terhadap peningkatan kualitas pendidikan masyarakat. Selain itu untuk melatih siswa menggunakan alat ukur sebagai penerapan keterampilan proses sains dasar. Kegiatan tersebut diikuti oleh 30 siswa, dimulai dengan presentasi, kemudian tim memberikan pendampingan kepada siswa untuk melakukan pengukuran dan pengisian LKS yang telah disediakan, kemudian diberikan angket. Respon siswa menyatakan bahwa materi pelatihan menambah pengetahuan, mudah dipahami dan diterapkan dengan persentase 84,64% dengan kriteria baik. Respon siswa terhadap pelatih dari tim Pengabdian Masyarakat adalah pelatih yang memberikan perhatian, pendampingan dan mempresentasikan materi dengan baik dengan persentase 86,21 dengan kriteria baik. Hasil evaluasi siswa menunjukkan nilai rata-rata 75,2% dengan kriteria cukup baik. Hal tersebut menjadi indikator ketercapaian pada kegiatan pengabdian ini dalam kemampuan penggunaan alat ukur
Peningkatan Keterampilan Pengolahan Data dengan Microsoft Excel terhadap Peserta Didik Madrasah Aliyah Al-Uswah Samarinda Pratiwi, Dheka Shara; Yatnikasari, Santi; Liana, Ulwiyah Wahdah Mufassirin; Agustina, Fitriyati; Siregar, Adde Currie
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minimnya pengetahuan teknologi informasi dan komunikasi di kalangan siswa Sekolah Menengah Atas menyebabkan sebagian siswa lulusan SMA/sederajat akan mengalami kesulitan dalam berdaptasi di perguruan tinggi dan dunia pekerjaan. Oleh karenanya, dengan begitu pesatnya perkembangan teknologi menuntut para siswa mengikuti setiap perkembangannya. Salah satunya adalah penggunaan Microsoft Excel umumnya dikenal sebagai software pengolah angka atau bisa dikatakan sebagai program aplikasi lembar yang berfungsi mengolah data secara otomatis seperti perhitungan, rumus, pemakaian fungsi, tabel, pembuatan grafik dan manajemen data untuk menciptakan data informasi digunakan dalam rangka pengambilan keputusan. Pelatihan dasar Microsoft Excel yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah Al-Uswah Samarinda diharapkan dapat melatih siswa agar dapat berpikir kreatif, bersikap ilmiah dan terampil dalam memecahkan berbagai masalah terutama dalam hal pengolahan data, serta dapat menemukan konsep secara mandiri. Metode pelaksanaan kegiatan ini adalah metode pelatihan, diskusi, dan tanya jawab secara langsung. Hasil peningkatan kemampuan siswa rata-rata sebelum dan sesudah pelatihan, yaitu sebesar 63,6% dapat dikatakan cukup pesat dikarenakan antusias dan keaktifan para siswa dalam mengikuti kegiatan pelatihan ini. Hal ini juga menjadi indikator pencapaian kegiatan ini dalam meningkatkan kemampuan Microsoft Excel.
Sosialisasi Pemanfaatan Abu Tempurung dan Serat Serabut Kelapa Untuk Pembuatan Paving Block di SMAN 5 Samarinda Yatnikasari, Santi; Shara Pratiwi, Dheka; Agustina, Fitiryati; Mufassirin Liana, Ulwiyah Wahdah; Currie Siregar, Adde
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i2.2928

Abstract

Paving block  adalah material konstruksi yang dibuat dari campuran semen Portland atau bahan perekat hidrolis sejenis, air, dan agregat. Bahan ini juga dapat mengandung zat tambahan lain yang tidak memengaruhi kualitas paving block. Latar belakang dari pentingnya sosialisasi mengenai pemanfaatan abu tempurung dan serat serabut kelapa dalam pembuatan paving block adalah karena meningkatnya jumlah limbah organik yang tidak terkelola dengan baik.  Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya pengelolaan limbah dan pengoptimalan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Tujuan lainnya adalah untuk memberikan pengetahuan kepada siswa tentang pentingnya inovasi dan kreativitas dalam menggunakan sumber daya alam, serta mendorong mereka untuk terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan melalui tindakan nyata, yang pada akhirnya akan membentuk sikap peduli terhadap lingkungan. Peserta kegiatan adalah siswa kelas XII-IPA SMAN 5 Samarinda, sejumlah 36 orang. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian meliputi ceramah, pendampingan/workshop, dan evaluasi akhir. Hasil evaluasi akhir melalui kuisioner menunjukkan bahwa pendekatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta terkait penggunaan dan pembuatan paving block. Jumlah peserta yang berhasil memahami materi dan keterampilan yang diajarkan menjadi bukti keberhasilan dari kegiatan sosialisasi dan pelatihan ini.
Inovasi Pemanfaatan Limbah Arang Kulit Kayu Galam Sebagai Bahan Tambah Pada Campuran Beton Vebrian, Vebrian; Asnan, Muhammad Noor; Yatnikasari, Santi; Santoso, Hadi; Joewono, Andrew; Dumendehe, Tri Dianingsi
Widya Teknik Vol. 24 No. 1 (2025): May
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/wt.v24i1.6086

Abstract

Kayu galam merupakan tanaman yang tumbuh subur pada daerah rawa di Pulau Kaimantan. Kayu galam banyak dimanfaatkan di dunia konstruksi salah satunya sebagai perancah bangunan. Namun pemanfaatan tersebut terdapat limbah yang dihasilkan berupa kulit kayunya. Kulit kayu galam pada umumnya hanya digunakan sebagai bahan bakar atau dibuang begitu saja di tumpukan kayu dan di alam terbuka. Jika hal ini tidak segera diatasi, maka lingkungan akan dicemari oleh limbah kulit kayu galam yang semakin hari semakin melimpah. Untuk mengatasi pencemaran tersebut, penulis melakukan penelitian tentang pemanfaatan limbah arang kulit kayu galam sebagai bahan tambah campuran beton. Limbah arang kayu galam diperoleh dari hasil bakaran yang terdapat pada salah satu lokasi penjuaan kayu galam di kota Samarinda. Sampel benda uji yang dibuat menggunakan silinder dengan dimensi 15 x 30 cm dan penambahan arang kulit kayu galam sebesar 2,5% dari berat semen. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan berat beton rata-rata pada umur 3 hari sebesar 12,100 kg dan dan 7 hari sebesar 12,103 kg dengan kuat tekan rata-rata umur 3 hari sebesar 12,25 MPa dan umur 7 sebesar 13,80 MPa. Dari hasil penelitian ini bahwa penambahan limbah arang kulit kayu galam sebesar 2,5% sebagai bahan tambah dapat meningkatkan mutu beton dan dapat digunakan sebagai bahan tambah maupun bahan addictive alternatif yang ramah lingkungan dan bernilai ekonomis.
Pemanfaatan Material Lokal Laterite Simpang Pasir Kecamatan Palaran Kota Samarinda Sebagai Agregat Kasar Dalam Campuran Beton Normal Siregar, Adde Currie; Yatnikasari, Santi; Agustina, Fitriyati; Vebrian, V; Subandi, S
Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri 2022: Prosiding Simposium Nasional Rekayasa Aplikasi Perancangan dan Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Beton ringan banyak digunakan untuk bangunan gedung bertingkat yang hanya mempunyai berat isi antara 400 sampai 1900 kg/m3. Komposisi penggunaan jenis material penyusun beton sangat mempengaruhi berat total dari suatu bangunan, oleh karena itu pada penelitian ini akan di gunakan laterite sebagai pengganti agregat kasar untuk mengurangi berat bangunan. Batu laterite adalah batuan merah yang banyak ditemui di berbagai daerah di Kalimantan Timur dan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pengaruh penggunaan batu laterit dari kecamatan Palaran yang diharapkan dapat menjadi alternatif pengganti agregat kasar dan bahan penyusun beton ringan struktural. Batu laterite yang digunakan berasal dari jalan Simpang Pasir, Kecamatan Palaran kota Samarinda, dimana laterite disini sangat berlimpah. Pada penelitian ini dibuat sampel beton sebanyak 18 sampel dengan variasi umur 7, 14 dan 28 hari menggunakan bentuk benda uji silinder dimensi 150 x 300 mm. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan berat benda uji rata-rata pada beton normal (BN) umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari bertuturut-turut sebesar 2334,52 kg/m3, 2338,11 kg/m3 dan 2323,21 kg/m3. Sedangkan berat benda uji rata-rata pada beton laterit (BL) umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari sebesar 2028,30 kg/m3, 1979,81 kg/m3 dan 1948,30 kg/m3. Dan kuat tekan rata-rata pada beton normal (BN) umur 7 hari, 14 hari dan 28 hari sebesar 13,31 MPa, 16,93 MPa dan 20,05 MPa. Sedangkan kuat tekan rata-rata pada beton laterit (BL) umur 7 hari, 14 hari, dan 28 hari sebesar 6,62 MPa, 9,73 MPa dan 11,83 MPa. Penggunaan laterit sebagai bahan pengganti agregat kasar dapat mengurangi berat beton sehingga menjadi lebih ringan, namun penggunaan laterit sebanyak 100% belum bisa dimasukan ke dalam jenis beton ringan karena berat isi masih 1948,30 lebih dari 1900 kg/m3.
Desain dan Analisis Mata Pisau Pencacah Untuk Pengolahan Sampah Plastik Menggunakan Finite Element Analysis Haryo Pranoto, Sigiet; Yatnikasari, Santi; Noor Asnan, Muhammad; Ilmal Yaqin, Rizqi
Infotekmesin Vol 11 No 2 (2020): Infotekmesin: Juli 2020
Publisher : P3M Politeknik Negeri Cilacap

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35970/infotekmesin.v11i2.260

Abstract

Plastic waste is one of the environmental problems in Indonesia. Plastic waste is a type of waste that is difficult to decompose, so it needs special handling for processing the problem. One alternative offered is by making a plastic chopper machine. One of the manufacturing of a machine is to design and analyze the components used. The blade is one of the important components of a plastic chopper. Model simulation of the blade itself needs to be done to analyze the performance of the blade during the performance of the machine. Simulation modeling is done using CAE software.. The form of meshing in the blade model is using tetrahedral and the meshing ratio is close to 1. The results obtained from the blade modeling process are the maximum Von mises stress on the loading of 300N, 500N, and 700N respectively at 6.752 x 10-3 MPa, 2.845 x 10- 3 MPa and 1,575 x 10-3MPa. While the amount of displacement in the variation of loading 300N, 500N, and 700N respectively has a value of 6.752 x 10-2 mm, 1.125 x 10-1 mm and 1.575 x 10-1 mm. The safety factor in this simulation is produced which has a value of 15, which means it is safe for all loading variations because it has a value of more than 1.