p-Index From 2021 - 2026
5.989
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

APLIKASI MULTIMEDIA SEBAGAI MEDIA INFORMASI PADA PENGENALAN MONUMEN YOGYA KEMBALI YOGYAKARTA Zulkarnain Effendi; Murinto Murinto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 1 (2014): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v2i1.2631

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat saat ini, multimedia merupakan salah satu hal yang paling trend dan unggul di dunia teknologi informasi. Multimedia merupakan salah satu kecanggihan teknologi komputer untuk mengolah data menjadi suatu informasi yang menarik dan berguna bagi masyarakat. Monumen Yogya Kembali Yogyakarta merupakan suatu tempat atau sarana untuk mengabadikan peristiwa, memperingati dan mewariskan semangat nilai-nilai luhur perjuangan bangsa Indonesia kepada generasi penerus. Dalam penyampaian suatu informasi Monumen Yogya Kembali Yogyakarta sampai saat ini masih menggunakan media cetak buku panduan dan web yaitu www.monjali-jogja.com sebagai media untuk memperkenalkan dan penyampaian informasinya. Media cetak buku panduan dan web yang ada saat ini hanya berisi tentang informasi gambaran secara umum saja dari Monumen Yogya Kembali Yogyakarta dan koleksi - koleksi  yang ada di Monumen Yogya Kembali Yogyakarta, sedangkan untuk keterangan dan penjelasan dari koleksi-koleksi yang ada di Museum Monumen Yogya Kembali belum sepenuhnya ada yaitu hanya berupa nama dari koleksi yang ada dan disajikan dalam bentuk papan nama.                                                                 Subjek penelitian dalam skripsi ini adalah membangun sebuah media informasi pada koleksi yang ada dilantai 1 ruang museum III dan koleksi Diorama dilantai 2 yang diimplementasikan dengan menggunakan multimedia interaktif. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan metode observasi, wawancara langsung, kepustakaan dan dokumentasi. Pada tahap perancangan sistem untuk menyusun sistem yang baru dilakukan beberapa tahap perancangan konsep, merancang isi, merancang naskah, merancang grafis, memproduksi sistem, pengetesan sistem dengan black box dan alpha test, dan aplikasi multimedia ini dibuat dengan menggunakan software Macromedia Flash CS8.Hasil dari penelitian ini adalah Aplikasi Multimedia Sebagai Media Informasi Pada Pengenalan Monumen Yogya Kembali Yogyakarta. Dengan hasil pengujian didapat prosentase penilaian= 100% untuk Blackbok test dan untuk Alfa test diperoleh prosentase nilai sangat setuju= 44,16%, setuju= 54,17%, Kurang setuju= 0%, tidak setuju= 0% dan prosentase penilaian= 100% untuk hasil Uji Kelayakan Aplikasi. Berdasarkan hasil uji coba yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa aplikasi multimedia ini dapat dipergunakan sebagai media informasi kepada pengunjung terutama pengunjung dalam bentuk rombongan untuk memahami dan mendapatkan sebuah informasi mengenai koleksi yang ada dilantai 1 ruang museum III dan koleksi lantai 2 ruang Diorama di Monumen Yogya Kembali Yogyakarta. Kata Kunci : Multimedia, Monumen Yogaya Kembali, Teknologi Informasi.
ANALISIS PERBANDINGAN TEKNIK SEGMENTASI CITRA DIGITAL MENGGUNAKAN METODE LEVEL-SET CHAN & VESE DAN LANKTON Dyah Apriliani; Murinto Murinto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 1, No 1 (2013): Juni
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v1i1.2534

Abstract

Perkembangan teknologi yang pesat di bidang komputer telah mendorong semakin berkembangnya penelitian dan penerapan teknik pengolahan citra. Beberapa pertumbuhan kemajuan teknologi baru membuka peluang bagi pengembangan lebih lanjut dalam bidang ini. Saat ini pengolahan citra mempunyai peranan yang sangat penting dalam berbagai bidang kehidupan. Segmentasi adalah proses pemisahan objek dengan latar belakangnya. Saat ini telah banyak dilakukan penelitian tentang segmentasi. Ada banyak metode dalam melakukan segmentasi salah satunya adalah level-set menggunakan metode Chan & Vese dan Lankton. Penggunaan metode tersebut dalam proses segmentasi terkadang belum tentu sesuai dengan hasil yang diharapkan. Untuk itu perlu dilakukan analisis terhadap kinerja teknik segmentasi menggunakan metode Chan & Vese dan Lankton.Penelitian menggunakan metode Chan & Vese dan Lankton dengan input citra berupa citra berekstensi *.jpeg. Citra dimasukkan ke dalam program dan dilakukan proses Chan & Vese serta proses Lankton. Adapun parameter yang digunakan adalah iterasi untuk yang digunakan sebagai pembanding perulangan yang dilakukan, citra hasil yang digunakan untuk melihat banyak sedikitnya segmen, histogram citra digunakan untuk mengetahui intensitas dan kontras suatu citra, timing run digunakan untuk mengetahui lamanya suatu proses citra, dan SNR (Signal to Noise Ratio) yang digunakan untuk mengetahui kualitas citra. Pengujian dilakukan dengan melakukan uji coba terhadap 10 citra dan selanjutnya dilakukan analisis.Hasil penelitian 50 hasil dari 10 buah sampel citra dengan lima kali iterasi yaitu : iterasi 100, 200, 300, 400 dan 500 terlihat bahwa segmen yang dihasilkan dari proses segmentasi mengunakan metode Lankton lebih baik dibandingkan proses segmentasi menggunakan metode Chan & Vese. Rata-rata timing run pada proses Chan & Vese adalah 0,2952 detik dan proses Lankton sebesar 0,3177 detik. Rata-rata SNR pada Proses Chan & Vese 6,0335 dB dan dengan proses Lankton sebesar 7,4524 dB.Kata Kunci: Chan & Vese, Lankton, Segmentasi Citra
MEDIA INFORMASI WISATA KULINER RAWA JOMBOR KLATEN BERBASIS MULTIMEDIA Binar Aji Hermawan; Murinto Murinto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 3, No 1 (2015): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v3i1.2928

Abstract

Latar Belakang Potensi pariwisata di Kabupaten Klaten sangat beragam, salah satunya adalah wisata kuliner yang ada di Kawasan Rawa Jombor. Kawasan tersebut merupakan salah satu asset dalam bidang wisata yang sangat berharga milik Kabupaten Klaten. Akan tetapi dikarenakan kurangnya media promosi yang berisi tentang informasi detail mengenai wisata kuliner Rawa Jombor menyebabkan kurang dikenal oleh masyarakat luas. Sehingga perlu adanya media informasi terkait wisata kuliner yang ada di Rawa Jombor.Tujuan Memberikan alternatif baru dalam penyampaian informasi yang lebih detail dan menarik tentang wisata kuliner Rawa Jombor Klaten kepada masyarakat luas, pengunjung dan memberikan solusi kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Klaten dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan terbatasnya informasi (Promosi) wisata kuliner Rawa Jombor Klaten.Metode Penelitian yang digunakan dalam pembuatan sebuah aplikasi yaitu studi pustaka, wawancara, dan observasi. Penelitian ini menggunakan metode pengembangan terhadap analisis kebutuhan user dan analisis kebutuhan sistem yang dibangun dengan menggunakan konsep multimedia bertujuan untuk memudahkan user dalam mendapatkan informasi. Subjek diberikan kuessioner pretest sebelum menggunakan aplikasi dan kuessioner posttest setelah menggunakan aplikasi, kemudian data yang diperoleh dianalisis menggunakan Uji T.Hasil Terdapat perbedaan tingkat pemahaman setelah dilakukan testing  (p<0,05), yang berarti bahwa penggunaan aplikasi Media Informasi Wisata Kuliner Rawa Jombor Klaten terbukti cukup efektif dan mampu meningkatkan pemahaman masyarakat luas dan pengunjung dalam mendapatkan informasi mengenai Wisata Kuliner Rawa Jombor Klaten.Kesimpulan Media Informasi Wisata Kuliner Rawa Jombor Klaten Berbasis Multimedia. Terdapat peningkatan pemahaman informasi terkait wisata kuliner Rawa Jombor Klaten yang meliputi menu yang disediakan, fasilitas dan hiburan dari warung-warung yang ada di kawasan Rawa Jombor Klaten. Kata kunci multimedia, wisata kuliner, Rawa Jombor Klaten
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN LOKASI PEMBANGUNAN TOWER BASE TRANSCEIVER STATION (BTS) MENGGUNAKAN KRITERIA BAYES YANG DISERTAI LETAK GEOGRAFISNYA Abdul Jawad; Murinto Murinto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 3, No 1 (2015): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v3i1.2898

Abstract

Perusahaan telekomunikasi PT. Smartfren berusaha untuk mempertahankan pasar agar tidak kalah bersaing dengan media telekomunikasi lainya, salah satunya yaitu dengan memperbanyak tower BTS di daerah yang belum ada  tower BTS tersebut. Dengan diberlakukanya kebijakan PT. Smartfren tersebut maka semakin banyak pendirian tower BTS tanpa memperhitungkan faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan mereka, semakin sedikitnya lahan strategis semakin mempersulit para pendiri tower untuk mengambil keputusan. Tujuan peneliltian ini memberikan solusi berbasiskan teknologi informasi berupa sistem pendukung keputusan yang akan memberikan output berupa nilai prioritas yang akan menjadi pertimbangan penentuan lokasi pembangunan BTS dan  dikembangkanya Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Pembangunan Tower Base Transceiver Station (BTS) Menggunakan Kriteria Bayes Yang Disertai Dengan letak Geografisnya dapat membantu proses perhitungan setiap skor dari setiap pertanyaan yang digunakan sebagai indikator dalam penentuan lokasi.Penelitian ini dikembangkan melalui beberapa tahap yang meliputi mendengar user, menganalisa kebutuhan sistem (spesifikasi kebutuhan, pemodelan proses, pemodelan data dan model keputusan), membuat suatu rancangan secara urut dimulai dari perencangan algoritma, tabel, menu, dan form, serta mengimplementasikan semua rancangan dan diakhiri dengan pengujian sistem. Sistem dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman Visual Basic 6.0 serta dengan database Microsoft Acces. Pengujian sistem dilakukan dengan black box test dan alpha test.Hasil penelitian ini berupa aplikasi Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Pembangunan Tower Base Transceiver Station (BTS) Menggunakan Kriteria Bayes Yang Disertai Dengan letak Geografisnya yang dapat membantu user dalam mengambil suatu keputusan untuk menentukan lokasi pendirian tower BTS yang baru. Sistem ini telah melalui tahap pengujian yang hasilnya sangat setuju 72,5% dan setuju 27,5%  dengan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi ini dinyatakan baik.Kata kunci       : BTS, kriteria bayes, lokasi BTS, sistem pendukung keputusan.
Sistem Pendukung Keputusan Menggunaka Metode Promethee (Studi Kasus: Cathead Apparel) Muhammad Arif Nuur Hafidz; Murinto Murinto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 9, No 3 (2021): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v9i3.20332

Abstract

Industri konveksi saat ini menjadi salah satu klaster industri prioritas di Indonesia. Saat ini tidak semua perusahaan dapat memproduksi bahan baku utama sendiri namun didapat dari supplier. Cathead Apparel merupakan perusahaan konveksi yang beroperasi di Yogyakarta. Pemilihan supplier yang dilakukan Cathead Apparel masih bersifat subyektif dan konvensional hanya berdasarkan pengalaman menjadi mitra. Kriteria dan sub kriteria yang dipakai dalam menentukan supplier yang banyak dalam kasus ini bertujuan memberi solusi atau hasil dari beberapa alternatif untuk diambil sebuah keputusan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui kesesuaian penerapan metode Promethee dalam kasus sistem pendukung keputusan pemilihan supplier konveksi agar dapat membantu pemilik konveksi maupun masyarakat umum dalam memilih supplier konveksi. Subyek penelitian ini adalah pemilihan supplier konveksi menggunakan algoritma Promethee. Sistem ini diimplementasikan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Tahap penelitian ini meliputi subyek penelitian, spesifikasi kebutuhan yang berupa perangkat keras serta perangkat lunak yang digunakan, metode pengumpulan data yang meliputi studi pustaka, teknik wawancara, serta observasi, analisis kebutuhan sistem terdiri dari analisis kebutuhan data, analisis kebutuhan user serta analisis kebutuhan sistem, perancangan sistem yang meliputi perancangan manajemen data, subsistem manajemen model, subsistem antar muka pengguna, serta subsistem manajemen berbasis pengetahuan, implementasi sistem, dan pengujian yang menggunakan pengujian beta test dan black box test menggunakan teknik equivalence partitions yang dilakukan berdasarkan lima tahapan, yaitu menentukan kriteria, data uji, kasus uji, pengujian, dan evaluasi. Hasil dari penelitian ini adalah aplikasi SPK pemilihan supplier yang menerapkan algoritma Promethee. Teknik equivalence partitions Dari hasil uji yang telah dilakukan kepada karyawan dan pemilik, diperoleh hasil 79% atau 3,95/5 diterima. Hasil pengujian menghasilkan feedback berupa rekomendasi untuk masukan bagi pemilik konveksi.
Implementasi Media Pembelajaran Transformasi Wavelet Pada Matakuliah Pengolahan Citra Berbasis Multimedia Caswito Caswito; Murinto Murinto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 1, No 2 (2013): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v1i2.2590

Abstract

Pembelajaran pengolahan citra tentang transformasi wavelet bagi sebagian mahasiswa sangatlah susah dipahami apalagi pada kegiatan belajar mengajarkarena konsep pada transformasi wavelet yang bersifat abstrak dan matematis, dan penyampean meteri selama ini belum menggunakan alat bantu media pembelajaran. Dengan adanya media pembelajaran berbasis multimedia ini diharapkan mahasiswa dapat lebih aktif dalam kegiatan belajar mengajar khususnya mengenai materi transformasi wavelet.Subjek penelitian adalah sebuah aplikasi paket belajar transformasi wavelet pada mata kuliah pengolahan citra yang interaktif dengan menggunakan Macromedia Flash 8 yang dapat digunakan sebagai alat bantu dosen dalam melakukan proses pembelajaran. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode  Study literature, pengumpulan data dari internet/browsing, wawancara dan observasi. Aplikasi disusun dengan prosedur yang mencakup indentifikasi masalah, studi kelayakan, analisis kebutuhan sistem, merancang konsep, merancang isi, merancang naskah, merancang grafik, memproduksi sistem, pengetesan sistem dengan black box dan alpha test, dan tahap akhir adalah penggunaan sistem.Hasil penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai media pembelajaran pengolahan citra khususnya pada materi transformasi wavelet bagi mahasiswa jurusan teknuk informatika di Universitas Ahmad Dahlan yang telah diuji coba menggunakan black box test dan alpha test. Bedasarkan hasil uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran ini dapat membantu proses pembelajaran pada mahasiswa dan dapat digunakan sebagai alat bantu dosen untuk menunjang pembelajaran pengolahan citra di kelas.Kata Kunci : pengolahan citra, transformasi wavelet, pembelajaran, multimedia
IMPLEMENTASI METODE CANNY UNTUK DETEKSI TEPI MUTU DAUN TEMBAKAU Arief Yudiyanto; Murinto Murinto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 2, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v2i3.2894

Abstract

Uji Kualitas mutu daun tembakau Temanggung berdasarkan kerusakan maih dilakukan secara manual menggunakan penglihatan masusia. Untuk itu fungsi mata manusia digantikan dengan proses otomatisai yang dapat mengetahui kualitas mutu daun berdasarkan kerusakan secara lebih cepat dan akurat. Proses yang dilakukan adalah dengan mendeteksi kerusakan berupa lubang atau permukaan daun tembakau menggunakan metode Canny.Pada penelitian ini, proses otomatisasi uji mutu daun tembakau dilakukan dengan mendeteksi kerusakan pada daun tembakau menggunakan metode deteksi tepi Canny dengan menggunakan software Borland Delphi7.0. kemudian dilakukan perbandingan terhadap citra daun acuan dan citra daun uji dengan operasi jumlah pixel untuk menentukan jenis mutu daun tembakau. Kualitas dari suatu daun tembakau dikategorikan menjadi tiga yaitu mutu baik, mutu sedang, dan mutu buruk. Ada beberapa langkah program yang dilakukan dalam metode canny yaitu pelembutan (smooting), citra smooting kemudian dihitung potensi gradien citra dengan operator sobel, langkah selanjutnya adalah Non-maksimum suppresion, kemudian apply hysteresis dengan edge linking. Proses hasil dalam kualiatas mutu daun tembakau adalah perbandingan hasil jumlah pixel merah pada citra acuan dan jumlah pixel merah pada citra uji lalu dikalikan 100 % untuk mendapatkan prosentasenya.Dari penelitian ini yang telah dilakukan, maka diperoleh hasil dari deteksi tepi menggunakan metode Canny menghasilkan titik tepian yang bersambung cukup jelas sehingga mempermudah dalam uji mutu daun teambakau. Dari hasil pengujian program dengan menggunakan 30 sempel citra daun tembakau didapat akurasi kebenaranya sebasar 90% sehingga aplikasi ini layak digunakan.Kata kunci : Deteksi tepi, Mutu daun tembakau, metode canny.
MEDIA PEMBELAJARAN RENANG GAYA BEBAS BERBASIS MULTIMEDIA INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN SISWA PADA MATA PELAJARAN PENJASORKES Yan Adhi Permadi; Murinto Murinto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 5, No 1 (2017): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v5i1.10820

Abstract

Renang adalah olahraga yang menyenangkan serta bermanfaat bagi perkembangan tubuh baik otot-otot tubuh maupun kekuatan jantung dan paru. Selain itu renang merupakan kemampuan untuk penyelamatan darurat di dalam air bagi seseorang. Pada proses pembelajaran renang, keberhasilan penguasaan keterampilan ditentukan oleh banyak faktor di antaranya adalah faktor diri siswa didik, faktor pengajar, faktor sarana prasarana, faktor lingkungan, dan faktor strategi pembelajaran. Oleh karena itu, penggunaan multimedia pembelajaran renang sebagai alat peraga renang dapat digunakan sebagai salah satu alternatif untuk menciptakan suatu metode belajar dengan tujuan meningakatkan minat dan pemahaman siswa dalam materi renang, sehingga dapat menunjang pembelajaran renang.Dalam penelitian ini peneliti menggunakan metode pengembangan multimedia versi Luther-Sutopo yang dikemukakan oleh Sutopo (2003). Adapun rangkaian kegiatan yang dilakukan dalam pengembangan sistem ini berdasarkan metodologi tersebut diantaranya adalah : 1) concept, 2) Design, 3) Material Collecting, 4) Assembly, 5) Testing, 6) Distribution.Penelitian ini menghasilkan media pembelajaran interaktif yang dapat memvisualisasikan gerakan renang gaya bebas, serta memvisualisasikan teknik meluncur yang baik dan benar berupa animasi dan video. Hasil pengujian sistem dengan metode Black Box Test terhadap fungsi aplikasi diperoleh hasil lulus dan metode Alpha Test terhadap 20 responden dengan presentase 81% menyatakan setuju dan dapat dipergunakan.Kata kunci : Media pembelajaran, Penjasorkes, Renang
Media Pembelajaran Materi Pengenalan Opengl Pada Mata Kuliah Grafika Komputer Jamhari Widadi; Murinto Murinto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 6, No 1 (2018): Februari
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v6i1.12386

Abstract

Pembelajaran Grafika Komputer pada materi pengenalan OpenGL bagi sebagian mahasiswa masih sulit dipahami. Berdasarkan data yang diperoleh dari 10 mahasiswa yang sedang dan yang pernah mengambil mata kuliah grafika komputer, terlihat bahwa jumlah prosentase mahasiswa yang belum memahami materi objek dua dimensi dan tiga dimensi lebih banyak dari pada mahasiswa yang paham akan materi pengenalan OpenGL. Jumlah mahasiswa yang membutuhkan alat bantu berupa media pembelajaran lebih banyak dari pada jumlah mahasiswa yang tidak membutuhkan. Untuk itu perlu dibangun aplikasi pembelajaran grafika komputer khususnya pada materi objek dua dimensi dan tiga dimensi agar dapat digunakan mahasiswa sebagai sarana belajar dan mempermudah memahami materi yang disampaikan dosen. Subjek dalam penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai media pembelajaran grafika komputer pada materi pengenalan OpenGL.Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan metode studi pustaka, dan metode observasi. Aplikasi disusun dengan prosedur yang mencakup indentifikasi masalah yang diperoleh, analisis kebutuhan, merancang konsep, merancang isi, design document dan diagram navigasi, merancang naskah, merancang grafis, memproduksi sistem, pengetesan sistem alpha test. Hasil penelitian ini adalah aplikasi multimedia sebagai media pembelajaran grafika komputer pada materi pengenalan OpenGL bagi mahasiswa Program Studi Teknik Informatika di Universitas Ahmad Dahlan yang berdasarkan hasil pengetesan tersebut dapat disimpulkan bahwa aplikasi pembelajaran ini dapat membantu proses pembelajaran pada mahasiswa untuk memahami materi dan dapat digunakan sebagai alat bantu untuk menunjang pembelajaran Grafika Komputer
ANALISIS PERBANDINGAN METODE LI DAN CHAN-VESE PADA PROSES SEGMENTASI CITRA DIGITAL Rizki Muriliasari; Murinto Murinto
Jurnal Sarjana Teknik Informatika Vol 1, No 2 (2013): Oktober
Publisher : Teknik Informatika, Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/jstie.v1i2.2591

Abstract

Suatu data tidak terbatas berupa teks, tetapi juga berupa citra, audio, dan video. Citra merupakan salah satu komponen multimedia yang memiliki peranan penting yaitu sebagai bentuk informasi visual. Segmentasi citra memegang peranan penting dalam analisis citra, yaitu pengenalan objek. Pengenalan suatu objek (object recognition) diawali dengan proses segmentasi. Segmentasi merupakan proses memisahkan citra menjadi bagian-bagian pembentuknya. Dalam proses segmentasi, tidak semua citra berhasil dikenali seluruh polanya, sehingga diperlukan beberapa metode untuk menganalisis proses segmentasi pada citra digital. Adanya permasalahan tersebut, sehingga akan dikembangkan penelitian untuk menganalisis perbandingan metode Li dan Chan-Vese pada proses segmentasi citra digital.Subjek penelitian adalah menganalisis kinerja metode Li dan Chan-Vese pada proses segmentasi citra digital. Langkah dalam menganalisis kinerja kedua metode tersebut diawali dengan analisis kebutuhan sistem, perancangan diagram alir, perancangan sistem, perancangan interface, implementasi sistem dengan Matlab 7.6, dan pengujian dengan membandingkan empat citra, yaitu citra medis, citra real, citra aerial, dan citra sintetis.Hasil penelitian dengan menggunakan 40 sampel citra menunjukkan bahwa hasil segmentasi citra menggunakan metode Li mampu mensegmentasi citra secara baik namun terdapat lokalitas jika terdapat lebih dari satu objek dan kontras citra asli yang kurang baik. Sedangkan dengan menggunakan metode Chan-Vese, citra yang tersegmentasi terlebih dahulu yang berada di sekitar kontur awal dan belum sepenuhnya tersegmentasi meskipun nilai iterasi yang digunakan sama dengan metode Li. Pada metode Chan-Vese tidak terjadi lokalitas meskipun objek lebih dari satu. Dari hasil timing run, metode Li rata-rata membutuhkan waktu proses 35.07306 detik, sedangkan metode Chan-Vese rata-rata membutuhkan waktu proses 36.20313 detik. Waktu proses metode Li lebih cepat 1.13007 detik dari pada metode Chan-Vese. Dari hasil SNR, rata-rata nilai SNR metode Li adalah 7.713102 dB dan rata-rata nilai SNR metode Chan-Vese adalah 3.674622 dB, sehingga dapat diketahui bahwa kualitas citra hasil segmentasi metode Li lebih baik dari pada kualitas citra segmentasi metode Chan-Vese.Kata kunci : Chan-Vese, Li, Segmentasi citra.
Co-Authors Abdul Fadlil Abdul Jawad Achmad Sahri Ramdhani Adam, Irfan adelia fitriawati zakiyyah Adhi Prahara Adhi Prahara Adhi Prahara, Adhi Aditya Kurniawan Agus Harjoko Agus Harjoko Amin Padmo A.M Angga Prasetio Romadhon Anton Yudhana Arfiani Nur Khusna Arief Yudiyanto Arya Yugi B Astika AyuningTyas, Astika Auzan, Muhammad Azhari, Ahmad B, Arya Yugi Bachrudin Muchtar Bachrudin Muchtar Benny Adrian Bidinnika, Muhammad Kunta Binar Aji Hermawan Caswito Caswito darmanto darmanto Daru Thobrani Furqon Deris Alfiansyah Kurnia Dewi Pramudi Ismi Dyah Apriliani Dyah Apriliani Dyah Apriliani Ediansa, Oka Eko Aribowo Eko Aribowo Elena Yustina Elena Yustina Erik Iman Heri Ujianto Faisal, Ilyas Farajullah Farajullah Ferangga Puguh Furizal, Furizal Gading Surya Lesmana Galang Romadhon Gustava Ardiantoro Habibillah, Ahmad Yasin Habie, Khairul Fathan Hafin, Aqid Fahri Hazar, Siti Herman Yuliansyah, Herman Ikhwan Hawariyanta Imam Riadi Indarto Indarto Indra Dwi Ananto Irfan Adam Irfan Adam Jamhari Widadi Kartika Firdausy Krisna Astianingrum Labib Azhar Janotama Lesmana, Gading Surya Martania Melany Mawarni, Syifa’ah Setya Miftahurahma Rosyda Miftahurrahma Rosyda Muchtar, Bachrudin Muhammad Arif Nuur Hafidz Muhammad Ridwan Murein Miksa Mardhia Nagala Wangsa kencana Nur Rochmah Dyah Pujiastuti Nurkhasanah Nurkhasanah Nurul Istiqomah Nuur Hafidz, Muhammad Arif Padmo A.M, Amin Pawestri, Sheraton Permadi, Yuda Prambudi, Rizal Pratama, Ridho Haikal Puji Triono Pujiyono, Wahyu Putri, Salsabilla Azahra Rajunaidi, Rajunaidi Risnadi Syazali Rizki Muriliasari Royyan Yuni Miladi Rusydi Umar Salsabilla Azahra Putri Sefiyanti, Reza Shireen Panchoo Sismadi, Wawan Siti Hajar Son Ali Akbar Sri Handayaningsih Sri Hartati Sri Winiarti Suhendra Edi Saputra Sunardi Sunardi Sunardi, Sunardi Suyahman Suyahman Syifa&#039;ah Setya Mawarni Taufik Cahya Prayitna Teguh Sudrajat Thoat Khoirudin Tri Kasihno Triono, Puji Wahju Tjahjo Saputro Wahyu Pujiyono Wahyu Pujiyono Wawan Ragil Wibowo Wijayanti, Dedi Willy Permana Putra Wintolo, Hero Wisnu Ahmad Maulana Yan Adhi Permadi Yesiansyah Yesiansyah Yuda Permadi Yuliansah, Herman Yulisasih, Baiq Nikum Yunianti, Rizqi Yustina, Elena Zakiyyah, Adelia Fitriawati Zulkarnain Effendi