Di era perkembangan digital, teknologi telah menjadi faktor kunci dalam transformasi pendidikan, termasuk dalam pembelajaran seni rupa. Penggunaan teknologi digital dalam pendidikan seni rupa memungkinkan ekplorasi alat digital, aplikasi desain grafis, serta platform berbasis AI atau AR untuk meningkatkan kreativitas peserta didik. Namun, implementasi teknologi dalam pembelajaran seni rupa menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya keterampilan teknis pendidik, serta kesulitan dalam mengintegrasikan metode pembelajaran tradisional dengan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis begaimana pendidik seni rupa menyesuaikan metode pembelajaran mereka dengan perkembangan teknologi digital, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas penerapan teknologi, serta strategi yang digunakan dalam mengatasi hambatan yang muncul. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumupan data menggunakan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi institusi pendidikan dalam mengembangkan strategi ientgrasi teknologi digital dalam pembelajaran seni rupa secara efektif serta mendorong inovasi dalam metode pembelajaran. Luaran utama dalam penelitian ini yaitu published pada jurnal nasional bersinta 2, Luaran tambahan yaitu yaitu seminar nasional dan publikasi pada media nasional. Penelitian ini berada dalam pengujian prototype pada skala terbatas dilingkungan pendidikan sebenarnya, yang sesuai dengan karakteristik TKT 7 sebelum nantinya dapat dikembangkan lebih lanjut menuju implementasi yang lebih luas.