Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Berbasis Modul Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Diah Prawitha Sari; Isman M Nur; Ruslan Laisouw; Hasanuddin Usman; Muzakir Hi Sultan; Yani Awal
JIMAT: Jurnal Ilmiah Matematika Vol 5 No 2 (2024): Juli - Desemeber 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63976/jimat.v5i2.731

Abstract

Diperlukan adanya inovasi model pembelajaran sehingga hasil belajar siswa dapat ditingkatkan. Model pembelajaran yang dapat meningkatkan kemampuan matematika siswa adalah model pembelajaran kooperatif berbasis modul. Pembelajaran berbasis modul lebih efisien dibandingkan dengan pembelajaran konvensional cenderung bersifat klasik. Karena itu, tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui hasil belajar matematika siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis modul. (2) untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan hasil belajar siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis modul. Metode penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain one group pretest posttest. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII berjumlah 23 orang. Analisis data pada penelitian ini adalah membandingkan skor tes awal dan skor tes akhir untuk mengetahui peningkatan setelah memperoleh pembelajaran. Hasil penelitian diperoleh. (1) hasil belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis modul dapat meningkatkan hasil belajar siswa dengan skor rata-rata tes awal 19,35, sedangkan skor rata-rata tes akhir 75,43. (2) model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw berbasis modul dapat meningkatkan hasil belajar matematika siswa mencapai 0,70 (kategori tinggi). Disarankan kepada peneliti selanjutnya perlu mengkaji model pembelajaran terintegrasi dengan kemampuan berpikir matematika siswa. Selain itu, mempertimbangkan jumlah subjek penelitian karena subjek pada penelitian disediakan hanya satu kelas yang berjumlah 23 orang.
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif Matematika Siswa SMP melalui Model Pembelajaran Aktif Tipe Snowball Throwing Isman M Nur; Diah Prawitha Sari; Ariyanti Jalal
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 14 No. 4 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.1980

Abstract

Kemampuan berpikir penting untuk dikembangkan dalam pembelajaran snowball throwing adalah berpikir kreatif. Siswa dituntut berpikir kreatif agar mudah menyelesaikan masalah di dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian adalah (1) untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui model pembelajaran snowball throwing dan pembelajaran konvensional. (2) mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui model pembelajaran snowball throwing dengan pembelajaran konvensional. (3) mengetahui aktivitas siswa dan peneliti terhadap pembelajaran snowball throwing. Metode penelitian kuantitatif dengan jenis kuasi eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII berjumlah 50 orang. Instrumen penelitian adalah soal uraian dan lembar observasi aktivitas siswa dan peneliti. Data observasi aktivitas siswa dan peneliti dianalisis menggunakan lima pilihan, sangat kurang, kurang, cukup, baik, dan sangat baik. Sedangkan data tes kemampuan berpikir kreatif dianalisis menggunakan uji normalitas, T-test dan N-Gain. Hasil penelitian diperoleh: (1) terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pembelajaran snowball throwing dan pembelajaran konvensional, (2) perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa melalui pembelajaran snowball throwing lebih baik dibandingkan siswa memperoleh pembelajaran konvensional, (3) siswa dan peneliti melaksanakan semua aktivitas pembelajaran dengan kategori baik. Penelitian selanjutnya perlu mengkaji model pembelajaran yang terintegrasi dengan kemampuan berpikir kreatif. Mempertimbangkan jumlah subjek penelitian karena subjek disediakan hanya dua kelas yang berjumlah 50 orang.
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP melalui Model Problem Based Learning pada Materi Invers Proporsi Diah Prawitha Sari; Isman M. Nur
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol. 16 No. 1 (2026): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v16i1.3680

Abstract

Pentingnya pengembangan kemampuan berpikir kritis matematis siswa melalui penerapan model Problem Based Learning. Siswa perlu mengembangkan kemampuan berpikir kritis agar lebih mudah dalam menyelesaikan masalah selama proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah: (1) mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa SMP melalui Problem Based Learning dan pembelajaran konvensional; (2) mengetahui perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis antara kedua model pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen. Subjek penelitian terdiri dari 40 siswa kelas VII. Instrumen berupa tes uraian mencakup empat soal, disertai kunci jawaban dan pedoman untuk penilaian skor. Data tes dianalisis menggunakan uji normalitas distribusi data skor gain ternormalisasi, Kolmogorov Smirnov, uji homogenitas varians data dan Levene Statistics. Hasil penelitian diperoleh, (1) hasil perhitungan N-Gain kelompok siswa yang diterapkan model pembelajaran Problem Based Learning memperoleh peningkatan 0,72 kategori tinggi. Hasil perhitungan N-Gain pada kelompok siswa mengikuti pembelajaran konvensional menunjukkan peningkatan sebesar 0,31, termasuk dalam kategori sedang. (2) hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa belajar dengan Problem Based Learning mengalami peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis lebih tinggi dibandingkan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional, dengan kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan pentingnya model pembelajaran terintegrasi dengan kemampuan berpikir kritis, dengan dua kelas berjumlah 40 siswa sebagai subjek penelitian.
Menjadi Guru Kreatif melalui Aplikasi Canva Wilda Syam Tonra; Nurma Angkotasan; Diah Prawitha Sari; Muhammad Ikhsan
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 1 (2023): Mei
Publisher : Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jpm.v8i1.7152

Abstract

The results of observations and interviews with teachers and principals at SD Islamiyah 6 Ternate City in early 2022 found several problems in the learning process (a) Teachers have not been creative in implementing learning, especially the use of technology (b) Teacher competence in utilizing media in learning is still needs to be improved (c) there is no good integration of each subject with blended-based learning media during the covid-19 pandemic. Therefore, there is a great need for training on the use of Canva for teachers. The purpose of implementing this community service (PKM) is to provide insight and creativity to teachers through Canva so that they can improve the abilities and competencies in providing interesting media in classroom learning. The participants are the 10 teachers at SD Islamiyah 6 City of Ternate. The training method are presentation and discussion. Then demonstration and practical training. The result obtained in this activity is an increase in teacher competence through Canva. This can be seen from the results of the teacher's own design on teachers’ device/handphone respectively. After the training, the teachers gave an assessment of the respondent's questionnaire in the implementation of this PKM activity with a very good category.