Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

SOSIALISASI BUDIDAYA IKAN DI SALURAN AIR DESA SENGGURUH Ahmad Saepuddin; Mojibur Rohman; Bella Cornelia Tjiptady; Indah Martha Fitriani; Yayi Febdia Pradani; Zainal Abidin; Ratna Fajarwati Meditama; Agus Dwi Putra; Chuzaimatul Fitriyah
at-tamkin: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2022): At-Tamkin - Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/attamkin.v5i2.1729

Abstract

Pengabdian ini berjudul sosialisasi Budidaya Ikan di Desa Sengguruh. Cara budidaya ikan yang baik adalah cara memelihara dan membesarkan ikan serta memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol dan juga memberikan jaminan keamanan pangan dari pembudidayaan dengan memperhatikan situasi, obat ikan, pakan dan juga bahan kimia serta biologis. Sosialisasi cara budidaya ikan yang baik bertujuan Untuk Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta Pendapatan Masyarakat di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen dengan cara budidaya ikan yang baik dan mengurangi peluang gagal panen. Tujuan umum dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah Memberikan pelatihan dan pengetahuan secara praktis ilmu manajemen dalam pengembangan pengelolaan budidaya ikan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat di di Desa Sengguruh, Kecamatan Kepanjen.
Analisis Fisika dan Kimia Material Polimer Ramah Lingkungan Edible film Berbahan Rumput Laut E-Cottonii Sebagai Pengganti Kemasan Plastik Agus Dwi Putra; Yayi Febdia Pradani; Bella Cornellia Tjiptady
ROTASI Vol 24, No 4 (2022): VOLUME 24, NOMOR 4, OKTOBER 2022
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.24.4.8-15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mmenanggulangi masalah sampah plastik terutama di indonesia. Adapun target dalam penelitian ini yaitu untuk menguji material polimer ramah lingkungan pengganti kemasan plastik yakni edible film. Pengujian pada penelitian ini dibagi menjadi dua jenis yaitu pengujian secara fisika dan secara kimia. Pengujian fisika dimaksudkan untuk menguji tingkat ketebalan edible film, kuat Tarik, elongasi, dan titik leleh. Kemudian pengujian kimia ditujukan untuk menguji kadar air dan kadar karbohidrat edible film. Edible film yang diujikan meliputi tiga jenis variasi dengan masing-masing variasi memiliki campuran tepung jagung dan gliserol dengann konsentrasi takaran yang berbeda. Hasil menunjukkan bahwa ketebalan maksimum edible film mencapai 0,17 mm sedangkan ketebalan minimum sebesar 0,062 mm. Berikutnya hasil pengujian kuat Tarik didapatkan bahwa kuat Tarik maksimum mencapai 82 N/cm2 sedangkan kuat Tarik minimum sebasar 18 N/cm2. Pada pengujian tingkat elongasi didapatkan hasil bahwa elongasi maksimum sebesar 33% dan elongasi minimum sebesar 20,5%. Selanjutnya pada pengajuan titik leleh edible film didapatkan hasil titik leleh maksimum sebesar 75,8oC sedangkan titik leleh minimum sebesar 65,9oC. Pada pengujian kadar air dan kadar karbohidrat didapatkan kadar air dan karbohidrat maksimum adalah 13,67% dan 71,68%. Sedangkan kadar ari dan kadar karbihidrat minimum sebesar 12,9% dan 60,8%.
Analisis material polimer ramah lingkungan berbahan rumput laut e-cottonii sebagai kandidat pengganti kemasan plastik Agus Dwi Putra; Yayi Febdia Pradani; Mohammad Omar Al Momani
Jurnal Taman Vokasi Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v10i2.13274

Abstract

Sampah plastik di Indonesia sudah tidak asing karena begitu banyaknya, tercatat 17,2 % sampah plastik di Indonesia dan sebanyak 41,1% adalah sampah sisa makanan yang diantaranya berbahan kemasan palstik. Data ini diambil dari SIPSN (Sistem Informarsi Pengelolaan Sampah Nasional) pada tahun 2022. Dari beragam jenis sampah plastik tersebut penyumbang terbanyak dari palstik kemasan makanan. Untuk menanggulangi hal tersebut maka, diperlukan bahan pengganti material polimer yang mirip dengan plastik namun mempunyau biodegradasi tinggi salah satunya adalah edibel film. Edibel film berbahan rumput laut berjenis E-Cottonii dan pati jagung dengan komposisi takaran berbeda. Guna untuk memenuhi standar kemasan makanan edibel film diuji menggunakan pengujian fisika dan kimia untuk mengetahui ketebalan, titik leleh, titik jendal, elongasi, dan kuat tarik serta daya serap terhadap air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edibel film yang dihasilkan memiliki tingkat ketebalan maksimum sebesar 0,17 mm. Selanjutnya edibel film memiliki titik leleh maksimum sebesar 75,8oC. Pada pengujian titik jendal didapati titik jendal maksimum sebesar 45,7oC. Selanjutnya pada pengujian elongasi didapati elongasi maksimum sebesar 33%. Dan pada pengujian kuat tarik didapati kuat tarik maksimum sebesar 82 N/cm2. Serta edibel film emmiliki daya serap air maksimum sebesar 13,67%.
Effect of Cathode Distance, Anode and Electroplating Time on Aluminum Alloy Corrosion Rate Agus Dwi Putra; Dewi Izzatus Tsamroh; Yayi Febdia Pradani; Ratna Fajarwati Meditama; Ahmad Muflih
TRANSMISI Vol 19, No 1 (2023): March 2023
Publisher : University of Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jtmt.v19i1.9572

Abstract

Aluminum foil is used more often than actual aluminum in everyday life because aluminum is actually quite unstable and is not suitable for securing heavy containing objects. For car wheels, aluminum is mixed with manganese and then hardened to withstand the load. Using aluminum alloys requires an electroplating process to increase corrosion resistance, decorative value and friction resistance. The purpose of this study was to determine the properties of anodized cathode aluminum alloy and the required coating time. In this study, a quantitative experiment used 20 samples. The results showed that there were defects in the aluminum alloy lattice, but not too significant. Different corrosion rate values were shown using electrolysis periods of 30 minutes and 60 minutes combined with anode-cathode distances of 5 cm, 10 cm and 15 cm. The group with 30 minutes of coating time and 5 cm anode-cathode distance had the highest corrosion rate (0.853 mm/year), while the group with 30 minutes of coating time and 10 cm anode-cathode distance had the lowest corrosion rate (0.610). The group with 60 minutes of coating time and 10 cm distance between the anode and cathode had the highest corrosion rate of 1,564 mm/year, while the group with 60 minutes of coating time and 15 cm distance had the lowest corrosion rate. The anode-cathode distance partially affects the corrosion rate of aluminum alloy electroplating. The smaller the distance between the anode and cathode, the higher the corrosion rate of the aluminum alloy. The longer the coating lasts, the higher the corrosive rate of the Al alloy.
Sosialisasi dan Pelatihan Pemberian Pupuk Kandang dan Pupuk Kimia Pada Tanaman Sayur dan Buah-buahan di Desa Rejosari Kecamatan Bantur Agus Dwi Putra; Yayi Febdia Pradani; Ahmad Saepuddin; Indah Martha Fitriani; Bella Cornelia Tjiptady; Dewi Izzatus Tsamroh
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 3 No 1 (2023): I-Com: Indonesian Community Journal (Maret 2023)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (645.769 KB) | DOI: 10.33379/icom.v3i1.2348

Abstract

Kegiatan ini berisikan mengenai pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan di Desa Rejosari. Adapun keterlaksanaan acara ini dilatarbelakangi karena terdapat beberapa titik lahan di Desa Rejosari yang mengalami ketidaksuburan lahan. Acara ini meliputi proses pelatihan pupuk kandang dan pupuk kimia serta dimeriahkan dengan penanaman bibit tanaman manga, alpukat, sawo, klengkeng, dan manggis. Keberlangsungan acara ini dilatarbelakangi karena kurang suburnya tanah di Desa Rejosari serta untuk membangun ketahan pangan di Desa Rejosari. Proses atau metode pelatihan dilaksanakan di balai Desa Rejosari serta penyerahan bibit tanaman didampingi langsung oleh perwakilan Dinas Kehutanan Wilayah Malang. Proses pelatihan diisi oleh pemateri yang berasal dari Univerisitas Islam Raden Rahmat Malang yang kemudian dilanjutkan dengan praktek penanaman bibit tanaman. Penanaman bibit tanaman dilakukan selama seminggu sebelum di tanam bebas di hutan jati Dusun Balewarti Desa Rejosari, Kec. Bantur. Setelah perawatan selama satu minggu hasil bibit tanaman siap untuk ditanamkan secara bebas di hutan jati.
KONTRIBUSI PERSEPSI LINGKUNGAN, KOMPETENSI KERJA, DAN K3 TERHADAP KINERJA PEGAWAI Sugeng Pramudibyo; Yayi Febdia Pradani; Bella Cornelia Tjiptady
Steam Engineering Vol. 4 No. 2 (2023): STEAM Engineering, Vol. 4, No. 2, Maret 2023
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknik Mesin, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/jptm.v4i2.8335

Abstract

The high number of work accidents that occur in Indonesia causes many economic losses for both employees and companies. The aims of this study included knowing the effect of OSH implementation on performance, the influence of the work environment on performance, the influence of competence on performance, and the effect of OSH implementation, work environment, and competence on the performance of SMK alumni employees in the AHASS workshop in Malang City. The population in this study were all AHASS workshop mechanics in the city of Malang. Sampling was carried out by proportional random sampling and obtained as many as 118 people. The research design uses a correlational quantitative design. The results showed that there was a significant contribution between K3, work environment, and competency on the performance of SMK alumni employees in the AHASS workshop in Malang City. This is indicated by the contribution value of 63.4%. Partially, the application of OSH contributed 30.22%, perceptions of the work environment contributed 15.12%, and competence contributed 17.8%. So the conclusion from this study is that OSH, work environment, and competence each have an influence on the performance of SMK alumni employees. All three simultaneously have a significant contribution to performance. So it is hoped that the AHASS workshop can create a comfortable and safe work environment for employees, besides that mechanics are also expected to always improve the application of K3 at work.
Efektivitas Model PjBL STEM dalam Meningkatkan Keterampilan Menggambar Teknik Mahasiswa Yayi Febdia Pradani; Mojibur; Ahmad Saepuddin
Jurnal Taman Vokasi Vol 9 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30738/jtvok.v9i2.11325

Abstract

Gambar teknik merupakan salah satu matakuliah wajib program studi Teknik Mesin yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan keterampilan dalam membuat gambar kerja sesuai aturan dan standar yang berlaku. Penerapan model PjBL STEM dalam pembelajaran,  dapat menjadi solusi dan cara dalam meningkatkan keterampilan menggambar teknik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengidentifikasi keefektifan model PjBL terintegrasi STEM dalam meningkatkan keterampilan menggambar teknik mahasiswa. Untuk itu, penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan dalam 2 siklus. Sebanyak 18 orang mahasiswa program studi Teknik Mesin dari Unira Malang, berpartisipasi sebagai subjek penelitian. Pengumpulan data menggunakan lembar penilaian kinerja mahasiswa yang meliputi empat indikator mulai dari persiapan gambar, penggunaan alat, pembuatan gambar, dan hasil gambar. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial untuk menguji efektifitas model PjBL terhadap keterampilan menggambar teknik. Hasilnya, temuan penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan keterampilan mahasiswa yang diukur pada siklus I dan siklus II penelitian. Hasil analisis uji t dengan paired sample t-test memperoleh nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 yang artinya terdapat pengaruh signifikan dari penerapan model PjBL terhadap keterampilan menggambar pada matakuliah Gambar teknik.
Analisis Fisika dan Kimia Material Polimer Ramah Lingkungan Edible film Berbahan Rumput Laut E-Cottonii Sebagai Pengganti Kemasan Plastik Agus Dwi Putra; Yayi Febdia Pradani; Bella Cornelia Tjiptady
ROTASI Vol 24, No 3 (2022): VOLUME 24, NOMOR 3, JULI 2022
Publisher : Departemen Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/rotasi.24.3.22-28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanggulangi masalah sampah plastik terutama di indonesia. Adapun target dalam penelitian ini yaitu untuk menguji material polimer ramah lingkungan pengganti kemasan plastik yakni edible film. Pengujian pada penelitian ini dibagi menjadi dua jenis yaitu pengujian secara fisika dan secara kimia. Pengujian fisika dimaksudkan untuk menguji tingkat ketebalan edible film, kuat Tarik, elongasi, dan titik leleh. Kemudian pengujian kimia ditujukan untuk menguji kadar air dan kadar karbohidrat edible film. Edible film yang diujikan meliputi tiga jenis variasi dengan masing-masing variasi memiliki campuran tepung jagung dan gliserol dengann konsentrasi takaran yang berbeda. Hasil menunjukkan bahwa ketebalan maksimum edible film mencapai 0,17 mm sedangkan ketebalan minimum sebesar 0,062 mm. Berikutnya hasil pengujian kuat Tarik didapatkan bahwa kuat Tarik maksimum mencapai 82 N/cm2 sedangkan kuat Tarik minimum sebasar 18 N/cm2. Pada pengujian tingkat elongasi didapatkan hasil bahwa elongasi maksimum sebesar 33% dan elongasi minimum sebesar 20,5%. Selanjutnya pada pengajuan titik leleh edible film didapatkan hasil titik leleh maksimum sebesar 75,8oC sedangkan titik leleh minimum sebesar 65,9oC. Pada pengujian kadar air dan kadar karbohidrat didapatkan kadar air dan karbohidrat maksimum adalah 13,67% dan 71,68%. Sedangkan kadar ari dan kadar karbihidrat minimum sebesar 12,9% dan 60,8%.
Analisis Desain Katup Motor Menggunakan MEH (Metode Elemen Hingga) Dengan Meterial Aluminium Alloy Ratna Fajarwati Meditama; Agus Dwi Putra; Yayi Febdia Pradani; Mojibur Rohman; M. Zannur Habib
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 2 No 2: Mei 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/metrotech.v2i2.2775

Abstract

Katup memiliki peran penting dalam proses pembakaran bahan bakar di dalam silinder. Fungsi utama katup adalah mengatur aliran bahan bakar dan gas sisa pembakaran, serta mengendalikan tekanan dan aliran dalam ruang bakar. Dalam perancangan desain katup, pengujian dilakukan dengan menggunakan metode elemen hingga dengan variasi tekanan yang telah ditentukan meliputi 150 Psi dan 180 Psi. Hasil pengujian yang dianalisis meliputi deformasi, displacement, stress, dan strain. Bahan material yang dipilih adalah aluminium alloy karena memiliki kekuatan dan ketahanan korosi yang baik. Metode analisis yang digunakan adalah Finite Element Analysis (FEA) atau Metode Elemen Hingga (MEH) menggunakan software Solidworks 2018. Berdasarkan hasil analisis MEH, katup intake dengan material aluminium alloy dan working pressure maksimal 180 Psi memiliki kekuatan dan keamanan yang memadai. Faktor keamanan (safety factor) bernilai lebih tinggi daripada nilai safety factor minimum yang diizinkan.
Pengaruh Variasi Torsi Roller dan Lebar V-Belt Terhadap Top Speed Mesin Bella Cornelia Tjiptady; Rifki Zainur Rahman; Mojibur Rohman; Muchamad Hari Nugroho; Yayi Febdia Pradani
Metrotech (Journal of Mechanical and Electrical Technology) Vol 2 No 3: September 2023
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UNIRA Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/metrotech.v2i3.3378

Abstract

Di era teknologi saat ini, pengguna motor matic sangat populer di Indonesia karena harga yang relatif terjangkau oleh sebagian kalangan, serta konsumsi bahan bakar yang terbilang irit dan biaya operasional yang cukup murah. Permasalahan yang ada yaitu perlunya penelitian terkait top speed  mesin. Sepeda matic adalah sepeda yang dilengkapi dengan transmisi otomatis yang secara otomatis berpindah gigi sesuai dengan putaran mesin tanpa perlu berpindah gigi saat berakselerasi. CVT menggunakan sabuk (V-belt) dan katrol untuk membuat rasio rotasi. Puli pada CVT ini sangat fleksibel karena dapat dinaikkan atau diturunkan diameternya, menyebabkan perubahan rasio yang diharapkan. Penelitian ini diajukan untuk mengetahui top speed  mesin motor Honda Vario 125cc PGM-FI dengan menggunakan variasi lebar V-belt dan torsi roller yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode eksperimen, karena penelitian ini terdapat variabel bebas yaitu berupa variasi lebar V-belt dan variasi torsi roller. Hasil penelitian berupa daya, torsi dan top speed telah dijabarkan dalam bentuk grafik, Supaya mudah pembacaannya dan mudah dipahammi pada penelitian ini daya tertinggi yaitu 10.8 HP menggunakan variasi lebar v-belt 21,5 mm, dengan variasi torsi roller 9 gram, sedangkan torsi tertinggi yaitu 24.50 (N.m) menggunakan variasi lebar v-belt 22.0 mm, dengan variasi torsi roller 15 gram.