Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

PENERAPAN INTEGRATIVE MODEL BERBANTUAN LKS INTERACTIVE DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN METAKOGNITIF SISWA PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI Nurazizah, Aulia; Tresnawati, Cita; Toharudin, Uus
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 8, No 2 (2023): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v8i2.217-226

Abstract

Kemajuan sains dan teknologi pada abad 21 menjadi sebuah pertimbangan seorang pendidik dalam menyampaikan pengetahuan. Strategi pembelajaran dalam proses belajar perlu diseimbangkan dengan perkembangan zaman. Salah satu strategi belajar adalah dengan menggunakan integrative model berbantuan LKS Interactive. Penelitian ini bertujuan untuk menguji keefektifan penerapan integrative model dalam meningkatkan keterampilan metakognitif siswa pada materi sistem reproduksi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental dengan desain One-Grup Pre-test and Post-test. Penelitian ini melibatkan 30 siswa kelas XI IPA 3 di SMAN 1 Lemahabang Karawang. Instrumen yang digunakan yaitu tes kognitif dan metakognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kognitif taraf signifikan 0,000 < α 0,05, dan metakognitif signifikan 0,005 < α 0,05 dapat diartikan hasil tersebut menunjukkan model pembelajaran integrative melalui kegiatan mendeskripsikan, membandingkan, menemukan pola, menjelaskan persamaan dan perbedaan, membuat hipotesis, dan menggeneralisasi dengan berbantuan LKS interaktif mampu meningkatkan keterampilan metakognitif siswa pada indikator pengetahuan strategi, pengetahuan kinerja kognitif, dan pengetahuan diri dengan rata-rata persentase 73,3%. Selain itu, respon siswa terhadap penerapan integrative model berbantuan LKS Interactive pada konsep sistem reproduksi sangat baik dengan rata-rata persentase 93,3%. Terkait hasil tersebut efektivitas integrative model berpengaruh terhadap kognitif dan metakognitif dengan hasil yang menunjukkan feedback positif.
Implementasi Concept Development Model Berbantuan Video Animasi Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Materi Sistem Ekskresi Adetia, Reni; Tresnawati, Cita; Toharudin, Uus
Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA Vol 8, No 2 (2023): Eksakta : Jurnal Penelitian dan Pembelajaran MIPA
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, UM-Tapsel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/eksakta.v8i2.235–241

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis siswa diakibatkan kurangnya dukungan model dan media pembelajaran yang mampu membantu mereka meningkatkan kemampuan berpikir kritisnya. Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui efektivitas implementasi concept development model berbantuan video animasi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa pada materi sistem ekskresi, serta tanggapan mereka terhadap proses pembelajaran tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan desain one group pretest-posttest. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa tes kemampuan berpikir kritis. Sejumlah 31 siswa kelas XI MIPA di salah satu SMA Swasta di Bandung dilibatkan dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi concept development model berbantuan video animasi pada taraf signifikansi < 0,05 , artinya signifikan mampu meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Peningkatan tersebut ditunjukan dengan nilai N-gain 0,83 pada kategori tinggi. Hasil kemampuan memberikan penjelasan sederhana pada taraf 91%, membangun keterampilan dasar sebesar 85%, menyimpulkan sebesar 93%, membuat keputusan lebih lanjut sebesar 96% dan mengatur strategi dan taktik sebesar 97%. Selain itu respon terhadap pembelajaran yang dilakukan pada siswa menunjukan respon positif dengan rata-rata 78 pada kriteria baik. Secara keseluruhan concept development model dengan tahapan mencantumkan, pengelompokan, pelabelan, pengelompokan ulang dan sintesis menggunakan bantuan video animasi mampu mengorientasikan  kemampuan berpikir kritis siswa dengan baik.
Pemberdayaan Masyarakat Non Produktif Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung melalui Budidaya Tanaman Hias Hizqiyah, Ida Yayu Nurul; Suteja, Jaja; Toharudin, Uus; Ibrahim, Yusuf; Cartono, Cartono; Darta, Darta; Riani, Dini; Harmaen, Dheni
Jurnal Indonesia Mengabdi Vol. 4 No. 2 (2022): December Edition
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Nurul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30599/jimi.v4i2.1657

Abstract

During the current pandemic, people are looking for activities that can fill their spare time, one of which is the cultivation of ornamental plants. In addition to channeling hobbies, ornamental plant cultivation can increase people's income by marketing products to the market. The purpose of this activity is to provide knowledge and skills in the cultivation of Sirih Gading (Epipremnum aureum) ornamental plants vegetatively and by cuttings, to partners and provide information about business prospects and marketing strategies for fruit and ornamental plants in Griya Prima Asri Complex, Kec. Baleendah, Kab. Bandung. The selection of the Sirih Gading (Epipremnum aureum) ornamental plant as the object of service because this plant can grow in Indonesian climatic conditions, easy to care for, easy to observe and measure its growth, such as number of leaves, leaf width, leaf length, stem height, and root length. In addition, marketing assistance for ornamental plant products and fruit plants that are developed vegetatively is also carried out. The methods used are socialization, workshops/training, and monitoring. The results of this activity were 90% of the participants stated that the ornamental plant propagation training provided benefits and knowledge to cultivate and develop them into entrepreneurial prospects, in the midst of many people who lost their jobs due to the impact of the pandemic.
Pengaruh Model Pembelajaran Discovery Learning terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Peserta Didik Pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV SD Nurhaifa, Annisa Fadillah; Fazriyah, Nurul; Toharudin, Uus
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah selaku lembaga pendidikan dituntut guna mempunyai keterampilan berpikir kreatif (creative thinking), berpikir kritis dan pemecahan masalah (critical thinking and problem solving), berkomunikasi (communication), serta berkolaborasi (collaboration). Rendahnya kapablitias berpikir kritis peserta didik ditinjau berdasarkan perolehan studi hasil survey PISA (Programme for International Student Assesment) di tahun 2022, Indonesia tercatat di peringkat ke-65 melalui skor 383 (OECD, 2023). Usaha guna menaikkan keterampilan berpikir kritis bisa dilaksanakan melaui beragam cara, salah satunya Model Discovery Learning. Tujuan penelitian ini dilakukan guna mencari tahu berapa besar kapabilitas berpikir kritis peserta didik peserta didik setelah mempergunakan Model Pembelajaran Discovery Learning. Metode yang dipergunakan pada studi ini mempergunakan metode eksperimen semu (kuasi) bentuk nonequivalent control group design. Populasi dalam studi ini ialah kelas IV B dan IV C di SDN 067 Nilem, yang kemudian digunakan dua kelas selaku sampel yakni kelas IV C selaku kelas eksperimen serta kelas IV B kelas kontrol. Hasil dari studi ini yaitu ditemukan dampak pemanfaatan model pembelajaran Discovery Learning kepada berpikir kritis peserta didik pada mata pelajaran IPAS kelas IV SD. Kesimpulan ini berdasarkan kriteria pengujian memakai signifikansi kecil sama dengan 0,05, didapat nilai signifikansi 0,000 kecil sama dengan 0,05 mana berlandaskan nilai signifikansi tadi Ho ditolak.
PERAN PRIOR KNOWLEDGE DALAM SELF REGULATION SISWA PADA MATERI SISTEM REPRODUKSI Toharudin, Uus
JURNAL BIOEDUKASI Vol 6, No 1: Jurnal Bioedukasi Edisi April 2023
Publisher : UNIVERSITAS KHAIRUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33387/bioedu.v6i1.5977

Abstract

Kondisi intenal dan kondisi eksternal berperan penting dalam proses pembelajaran. salah satu faktor internal yang mempengaruhi hasil belajar siswa adalah prior knowledge dan self regulation. Prior knowledge merupakan faktor utama yang akan mempengaruhi pengalaman belajar bagi para peserta didik dan amat penting perannya dalam meningkatkan kebermaknaan pengajaran, selain itu belajar juga dikontrol oleh aspek internal yang diatur oleh diri sendiri (self regulation) dengan mengelola proses belajar individu melalui pengaturan dan pencapaian tujuan dengan menggunakan strategi yang melibakan kognitif, motivasi dan perilaku. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi mengenai prior knowledge dan kemampuan self regulation serta mendapatkan informasi mengenai hubungan antara prior knowledge dan self regulation pada pembelajaran sistem reproduksi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Subjek pada  penelitain ini adalah siswa SMA Pasundan 2 Cimahi, kelas XI IPA 1 dengan total 32 siswa. Teknik pengumpulan data untuk prior knowledge menggunakan tes, sedangkan untuk self regulation menggunakan angket. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, uji korelasi dan uji regresi. Hasil penelitian menujukan bahwa, prior knowledge siswa termasuk kedalam kategori tinggi, yaitu sebanyak 62,5% memiliki skor di atas KKM. Self regulation  siswa  dikategorikan baik, dengan 8 aspek yang sudah baik dan 2 aspek yang masih harus ditingkatkan. Terdapat kontribusi yang signifikan pada prior knowledge terhadap self regulation yaitu sebesar 56,6%. Dengan demikian dapat disimpulakn bahwa  prior knowledge merupakan kemampuan yang harus dimiliki siswa karena secara tidak langsung akan membentuk self regulation siswa dengan sendirinya.
Penggunaan Multimedia Interaktif Sebagai Komponen Tpack Dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Pada Materi Sistem Ekskresi mulyani, pipit sri; Toharudin, Uus; Nurdiani, Nia
Jurnal BIOEDUIN : Program Studi Pendidikan Biologi Vol 14 No 1 (2024): Bioeduin Februari
Publisher : Department of Biology Education UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/bioeduin.v14i1.28388

Abstract

Rendahnya kemampuan berpikir kritis peserta didik salah satunya disebabkan oleh kegiatan pembelajaran yang dilakukan tidak mendukung peserta didik untuk berpikir kritis, seperti  media pembelajaran yang belum mampu merepresentasikan materi menjadi lebih mudah sehingga tingkat pemahaman cenderung rendah, salah satu media yang dapat digunakan yaitu dengan mengintegrasikan materi ke dalam teknologi berupa multimedia interaktif . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan multimedia interaktif sebagai komponen TPACK dalam meningkatkan kemampuan berpikir peserta didik pada materi sistem ekskresi. Penelitian ini menggunaan metode  ­pre-experimental dengan desain one-grup pretest-posstest.   subjek yang digunakan yaitu kelas XI MIPA 2 dengan jumlah peserta didik sebanyak 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil perhitungan N-gain didominasi dengan kategori peningkatan tinggi (50% peserta didik) (0,7≤ N-gain ≤1,00 Kesimpulan pada penelitian ini yaitu penggunaan multimedia interaktif sebagai komponen TPACK dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik pada materi sistem ekskresi.One of the reasons for the low critical thinking ability of students is that the learning activities carried out do not encourage students to think critically, such as learning media that has not been able to represent material more easily so that the level of understanding tends to be low, one of the media that can be used is by integrating material into in technology in the form of interactive multimedia . The purpose of this study was to determine the use of interactive multimedia as a TPACK component in improving students' thinking skills on excretory system material. This study used the pre-experimental method with a one-group pretest-posttest design, the subject used was class XI MIPA 2 with a total of 28 students. The results showed that the results of the N-gain calculation were dominated by the high improvement category (50% of students) (0.7≤ N-gain ≤1.00) thus indicating that the increase in critical thinking was in the high category. The conclusion in this study is that the use of interactive multimedia as a TPACK component can improve students' critical thinking skills in excretion system material.
PEMBELAJARAN BERBASIS IOT: MEMBANGUN KETERAMPILAN KREDIBILITAS PADA PEMBELAJARAN BIOLOGI Agni, Kaisa Yusri; Hizqiyah, Ida Yayu Nurul; Toharudin, Uus; Ahmad, Intan
BIOCHEPHY: Journal of Science Education Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : MO.RI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan kredibilitas dalam menilai dan mengidentifikasi sumber informasi digital menggunakan IoT pada pembelajaran Biologi. Metode yang digunakan yakni pre-eksperimen tipe one-group pretest-posttest. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari jumlah total peserta didik 33, sebanyak 21 peserta didik mengalami peningkatan keterampilan, dan 4 memperoleh hasil yang sama. Sedangkan hanya 6 orang yang mengalami penurunan penilaian keterampilan. Hal ini menunjukkan manfaat dari pembelajaran biologi berbasis IoT yang dapat diterapkan salah stunya pada aplikasi Blynk IoT. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara menggunakan kueisioner.Setiap aspek penilaian terdapat korelasi menggunakan spearmans dengan nilai pretest terhadap nilai keterampilan kredibilitas sebesar  0,727 > 0,05 dan nilai posttest terhadap nilai keterampilan kredibilitas sebesar, 0.606 > 0. 05. Serta hasil keterampilan terhadap materi ekosistem mengalami perubahan yang signifikan dari 76,8% menjadi 78,8%.
PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA WORDWALL TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS KELAS V SDN 029 CILENGKRANG KOTA BANDUNG Shandi, Yoga Fadilla; Toharudin, Uus; Rahmiati, Devi
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4112

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS peserta didik kelas V di SDN 029 Cilengkrang Kota Bandung yang masih banyak di bawah KKTP (70) karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan minim variasi media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media Wordwall terhadap hasil belajar IPAS. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Sampel penelitian terdiri atas 27 siswa kelas eksperimen dan 27 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar (pretest dan posttest), observasi aktivitas, serta dianalisis menggunakan uji normalitas, homogenitas, uji-t, dan uji effect size. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata pretest kelas eksperimen 52,22 dan kontrol 47,63 dengan nilai sig 0,148 > 0,05 (tidak signifikan), sedangkan rata-rata posttest kelas eksperimen 67,59 dan kontrol 52,78 dengan nilai sig 0,000 < 0,05 (signifikan). Uji effect size menghasilkan nilai 1,796 yang termasuk kategori pengaruh besar. Observasi aktivitas belajar menunjukkan persentase 79,5% (cukup baik) pada kelas eksperimen dan 73% (cukup baik) pada kelas kontrol. Dengan demikian, penerapan model Problem Based Learning berbantuan media Wordwall berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPAS peserta didik kelas V di SDN 029 Cilengkrang Kota Bandung.
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN BIOLOGI BERORIENTASI ETNOPEDAGOGI PADA MAHASISWA CALON GURU Iwan Setia Kurniawan; Uus Toharudin
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol. 6 No. 1 (2017): June (2017)
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v6i1.1287

Abstract

This study aimed to describe the ability of student teachers of biology at Pasundan University in developing learning models oriented of ethno-pedagogy. This research used a quasi-experimental with quantitative descriptive analysis techniques, data obtained based on the results of data analysis are described for obtaining information or a description of the results of this study. The population in this study as many as 197 students were divided into 38 groups, the sample in this study as many as 28 groups. Data collected by the non-test, the data obtained from a document or report student assignments given a score based on the indicators are divided into several aspects of the assessment, the questionnaire responses of students and teacher ratings. The results showed that the ability of student teachers of biology in developing the oriented of ethno-pedagogy learning models included in both categories, with an average score of 78.04. The average score highest on aspects of the grammar used by students in developing learning models oriented of ethno-pedagogy at 83.21 and the lowest score associated with the creative aspect of student groups in developing learning models oriented of ethno-pedagogy at 74.84. The response of students to the development oriented of ethno-pedagogy learning model is quite good as many as 74.96% of students than expected. Assessment of teachers in general about the development oriented of ethno-pedagogy learning model is quite good, teachers want their socialization and the need for further development of the learning model with ethno- pedagogy is based on the local wisdom.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan mahasiswa calon guru biologi di Universitas Pasundan dalam mengembangkan model pembelajaran berorientasi etnopedagogi. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif, data yang diperoleh berdasarkan hasil analisis data dideskripsikan untuk memperoleh informasi atau gambaran hasil penelitian ini. Populasi pada penelitian ini sebanyak 197 mahasiswa yang terbagi dalam 38 kelompok, sampel dalam penelitian ini sebanyak 28 kelompok. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan nontest, data diperoleh dari dokumen atau laporan tugas mahasiswa yang diberikan skor berdasarkan indikator-indikatornya yang terbagi kedalam beberapa aspek penilaian, kuesioner respon mahasiswa dan penilaian guru. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan mahasiswa calon guru biologi dalam mengembangkan model pembelajaran berorientasi etnopedagogi termasuk kategori dalam baik, dengan skor rata-rata sebesar 78,04. Skor rata-rata tertinggi yaitu pada aspek tatabahasa yang digunakan oleh mahasiswa dalam mengembangkan model pembelajaran berorientasi etnopedagogi sebesar 83,21 dan skor terendah terkait dengan aspek kreativitas kelompok mahasiswa dalam mengembangkan model pembelajaran berorientasi etnopedagogi sebesar 74,84. Respon mahasiswa terhadap pengembangan model pembelajaran berorientasi etnopedagogi cukup baik yaitu sebanyak 74,96% mahasiswa dari yang diharapkan. Penilaian guru secara umum mengenai pengembangan model pembelajaran berorientasi etnopedagogi cukup baik, guru menghendaki adanya sosialisasi dan perlu adanya pengembangan model pembelajaran lebih lanjut dengan berbasis etnopedagogi yang dilandasi dengan kearifan lokal (local wisdom).